
Yuan Yuan terpesona menatap Dong Sheng yang tengah membopongnya. "Bukankah ini adegan yang kuimpikan semasa remajaku? Mimpi itu sekarang menjadi kenyataan, tapi kenapa rasanya tidak nyata?"
Tapi begitu menurunkan Eva dari panggung, Xiao Nan mendadak muncul dan langsung menarik Eva pergi. Dong Sheng tidak terima dan jadilah kedua pria itu tarik-tarikan Eva. Tak ada satupun yang mau mengalah tak peduli biarpun ada banyak reporter di sana.
Yi Ren lah yang cepat-cepat menengahi mereka dan melepaskan tangan Dong Sheng secara paksa sembari mengingatkannya bahwa Jason Wang masih menunggunya. Xiao Nan dengan sengaja merangkul Eva dan membawa Eva ke ruang ganti, sebaiknya dia ganti baju karena para juri sudah selesai memberikan penilaian mereka.
Tak lama kemudian, para peserta jejer di atas panggung dan Eva dinyatakan sebagai pemenang World Angel tahun ini. Hanya Rebecca satu-satunya yang tidak tampak senang.
Usai Jason Wang memberikan pialanya, Eva mempersembahkan ucapan terima kasih pertamanya pada seorang gadis kecil (sosok dirinya di masa lalu). Gadis kecil yang tidak cantik, sangat jelek malah. Tapi sejak kecil, gadis kecil itu selalu ingin meraih hal-hal yang baik.
"Dia selalu berdiri di depan etalase, melihat baju-baju yang dijahit dengan indah. Waktu itu juga, dia menonton TV yang menyiarkan program The World Angel."
Ucapannya kontan membuat Dong Sheng teringat masa lalu. Dulu dia pernah melihat Yuan Yuan tampak sangat tertarik menonton siaran fashion show di TV. Sayangnya waktu itu Yuan Yuan tidak pernah sadar bahwa Dong Sheng diam-diam sedang memperhatikannya dari belakang.
"Sejak saat itu, dia selalu membayangkan. Bagaimana jika suatu hari dia bisa mengenakan baju-baju yang cantik itu. Alangkah bagusnya jika dia bisa tampil di hadapan seluruh dunia."
Maka dari itulah, dia berusaha sangat keras hingga tak bisa terbayangkan oleh siapapun. Menahan rasa sakit yang sulit dibayangkan orang biasa. Dia pernah berpikir untuk menyerah. Tapi pada akhirnya dia bertahan.
"Gadis itu... adalah saya hari ini. Tapi momen ini membuatku menyadari bahwa bunga yang segar hanya disirami. Impianmu hanya bisa diwujudkan oleh dirimu sendiri. Aku ingin memberikan saran pada para gadis yang merasa rendah diri dan hanya duduk di depan TV. Kalian hebat, teruslah bermimpi, segalanya mungkin." Pungkas Eva mengakhiri pidatonya.
Acara lalu ditutup oleh Dong Sheng yang memahkotai Eva dan mengucap selamat untuknya.
Eva pulang dengan hati berbunga-bunga sambil berputar-putar dengan masih mengenakan jasnya Dong Sheng. Xiao Nan kesal melihatnya begitu. Siapa yang kemarin datang padanya sambil nangis dan bilang bahwa Dong Sheng menggodanya lalu meninggalkannya begitu saja? Dan sekarang apa? Eva jatuh cinta sama Dong Sheng?
Eva menyangkal, dia hanya mengingat masa-masa kemenangannya tadi. Sudah sejak lama dia bisa melihat triknya Dong Sheng. Lagipula 'Semakin lembut talinya, ikatannya akan semakin kuat'. Dong Sheng itu masih kurang banyak pengalaman.
"Kau pasti sangat yakin kalau dia adalah 'tali yang lembut' dan bukan hanya 'ikatan yang kuat'." Nyinyir Xiao Nan.
"Apa maksudmu? Lihatlah aku sekarang? Tubuh ini... wajah ini... takdir ini. Kenapa dia bukan 'tali yang lembut'? Aku hanya perlu lebih proaktif sedikit. Maka dia pasti akan jatuh cinta padaku. Lihatlah sikapnya padaku tadi."
"Aku harus mengingatkanmu bahwa di saat seperti ini, kau benar-benar tidak boleh jatuh cinta dan tergila-gila. Cuma menyembuhkan luka hati, tapi lupa menyembuhkan luka fisik. Apa kau tidak ingin tahu siapa yang diam-diam membulimu kali ini?"
Eva sinis. Tidak perlu dipikir, jelas-jelas pelakunya Rebecca. Sudah cukup lama Rebecca tidak menyukainya. Tapi jangan khawatir, dia tidak akan tinggal diam begitu saja. Sekarang saatnya membuat Rebecca mengetahui kekuatan Yuan Yuan!
Baiklah, Xiao Nan merasa tenang sekarang. Eva memang tidak gampang dibuli. Kalau begitu, sekarang dia pulang dulu yah. Tapi mendadak dia memikirkan sesuatu lalu mengambil jasnya Dong Sheng dan berkata kalau dia akan membantu Eva mengembalikan jas itu ke Dong Sheng. Jelas itu cuma alasan, Eva jelas curiga dan cemas karenanya.
Begitu Dong Sheng membuka pintu, Xiao Nan sontak menguncinya di tembok dan melabraknya. Jangan kira kalau dia tidak tahu apa maksud Dong Sheng, sebaiknya dia menjauh dari Eva.
"Bagaimana kalau aku tidak mau?"
"Ada apa sebenarnya denganmu? Apa kau tidak mengerti bahasa manusia?"
"Kau yang tidak mengerti bahasa manusia. Aku sudah bilang padamu sejak lama, aku menyukai Yuan Yuan! Aku tidak akan menyerah!"
"Benar. Yang kau suka adalah Yuan Yuan. Tapi yang kau kejar sekarang adalah Eva. Kaulah yang tidak punya integritas."
"Karena aku curiga kalau Eva adalah Yuan Yuan. Benar kan?"
Xiao Nan jelas menyangkal, dari mana datangnya pikiran konyol itu? Ujung-ujungnya mereka jadi saling dorong-dorongan dan tonjok-tonjokkan.
Eva mencoba menguping mereka dari luar tapi tidak bisa. Maka dia cepat-cepat memasang ponselnya ke tongsis dan mengulurkannya sejauh mungkin sampai ke jendela rumahnya Dong Sheng dan merekam mereka, dari situlah dia akhirnya bisa mendengar dan melihat kedua pria itu bergulingan di atas sofa.
Cemas, Eva hampir saja mengetuk pintunya Dong Sheng. Tapi tiba-tiba saja pintu itu terbuka dan kedua pria itu keluar dalam keadaan baju-bajunya setengah terbuka sambil berangkulan sok akrab. Err... kayaknya Eva mikir yang nggak-nggak deh. Shock dan tak percaya, Eva langsung masuk kembali ke rumahnya dengan dramatis.
Xiao Nan khawatir, apa mungkin Eva mendengar sesuatu? Dong Sheng lebih penasaran apa sebenarnya hubungan Xiao Nan dengan Eva? Xiao Nan menolak menjawab, itu bukan urusan Dong Sheng.
Gara-gara pikiran negatifnya itu, Eva sekarang jadi kesal sama Xiao Nan. Dia bahkan mencoret semua muka Xiao Nan di semua foto-foto kenangan mereka. Bahkan saat Xiao Nan menelepon untuk mengabarkan jadwalnya besok, Eva mendadak ngamuk-ngamuk meneriakinya, menolak datang ke acara itu, lalu melampiaskan kekesalannya pada semua bonekanya yang malang.
Berkat aksi heroiknya Dong Sheng di kontes World Angel itu, sekarang jumlah penggemar mereka di medsos meningkat tajam. Bahkan topik makanan sehat sekarang menjadi topik paling menarik nomor satu. Karena itulah, Yi Ren dan Asisten Ni punya ide untuk memanfaatkan kesempatan ini, yaitu mengubah gayanya Dong Sheng.
"Maksud kalian, kalian ini memasangkanku dengan Eva?"
Betul sekali! Dengan ini mereka bisa menutupi rumor buruk yang sebelumnya. Selain itu, karena sebentar lagi tahun baru, maka mereka bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk mempromosikan produk pertama di pasar domestik. Dan mereka bisa semakin menyebarluaskannya dengan reputasinya Eva. Yi Ren akan mulai menyusun kontrak untuk Eva.
"Sebentar. Ada satu hal lagi yang harus ditambahkan (di dalam kontrak). Selama menjadi model perwakilan, Eva tidak boleh punya rumor dengan pria mana pun. Termasuk dengan Xiao Nan." Perintah Dong Sheng.
Xiao Nan mendatangi lokasi syutingnya Eva dan mendapatinya baru selesai didandani. Eva sebenarnya masih kesal banget sama dia, tapi dia menahan diri hanya karena dia ingat kalau Xiao Nan sudah banyak membantunya.
Tapi, bukankah produser acara ini adalah mantannya Xiao Nan yang dendam kesumat sama Xiao Nan? Xiao Nan santai-santai saja, apa Eva mau lihat dia sengsara?
Oh yah, belakangan ini dia selalu saja dibuntuti sama si Luo Yi Ren itu. Yi Ren bilang bahwa karena Eva memenangkan kompetisi, dia ingin membuat Eva jadi semakin terkenal.
"Aku merasa dia sangat menyedihkan."
"Benarkah?" Sela Yi Ren yang mendadak datang.
Xiao Nan jadi canggung, "biar kuambilkan air untukmu."
Tidak perlu. Yi Ren datang hanya untuk menyampaikan pesan Produser Yang bahwa dia menyerahkan pekerjaan ini pada Xiao Nan hanya karena Produser Yang menghormati Yi Ren dan Eva.
"Jika kau melakukan kesalahan, maka dia akan memilih lagu yang paling kau sukai untuk diputar... di pemakamanmu." Sinis Yi Ren.
Malu, Xiao Nan buru-buru mendorongnya menjauh. Perlu banget yah dia bicara seterus terang itu? Apa Yi Ren pikir dia orang yang tidak tahu malu?
"Presiden Xiao, kau pasti ingat konten kontrak kita. Wajahmu tidak dalam jaminan kami. Dan juga, Presiden Ruan sendiri yang akan menyerahkan kontrak pada Eva." Nyinyir Yi Ren lalu pergi.
Setelah itu, Yi Ren mencoba menghubungi seorang wakil presiden sebuah perusahaan untuk meminta bantuan perusahaan itu dalam kegiatan mereka. Tapi orang di seberang malah mengaku bahwa dia baru berhenti dari pekerjaannya dan menyuruh Yi Ren untuk bicara pada wakil presiden yang baru saja.
Syuting dimulai, si MC memulai pertanyaan pertanyaannya dengan membahas pidatonya Eva di kontes itu yang mana Eva berterima kasih kepada orang yang menantangnya. Sepertinya kalimatnya
itu memiliki arti yang dalam. Apakah orang itu benar-benar menantang Eva?
Eva meralat, tidak benar-benar menantang sih. Mungkin para seniornya itu banyak menderita, makanya untuk membantunya menjadi lebih dewasa, mereka memintanya untuk banyak latihan. Contohnya... Senior Rebecca.
Sontak saja pernyataannya itu membuat Rebecca mendapat sorotan negatif di berbagai media. Ada yang bilang bahwa selama training, Eva dipaksa oleh Rebecca untuk menurunkan berat badannya sampai Eva pingsan. Para netizen juga berkata bahwa Rebecca sering membuli anak-anak baru.
Eva puas banget menonton berita itu. Wanita memang harus kejam. Jika tidak, maka posisi mereka tidak akan jelas. Tiba-tiba perutnya keroncongan lagi.
Tapi dia mengabaikannya dan berusaha tetap bertahan. "Aku harus berusaha keras. Tidak usah pedulikan si ******** Ruan Dong Sheng!"
Baru juga diomongin, pintunya tiba-tiba diketuk, Dong Sheng datang membawakan serantang makanan.
Rebecca kesal membaca berbagai komentar negatif tentang dirinya di internet. Tiba-tiba sekretarisnya Gao Quan mendatanginya dan to the point mengajak Rebecca untuk bekerja sama dengan bosnya.
Bosnya dendam pada Dong Sheng, sedangkan Rebecca dendam pada Eva. Jadi bukankah lebih baik mereka saling bekerja sama? Rebecca sepertinya tertarik dengan tawaran itu.
Puas menikmati masakannya Dong Sheng, Eva akhirnya mulai memperhatikan Dong Sheng dan tanya kenapa Dong Sheng memanggilnya kemari.
Maka Dong Sheng pun menyerahkan surat kontraknya dan memberitahu bahwa Xiao Nan sudah menyetujuinya. Jadi silahkan Eva pelajari. Kalau tidak ada masalah, maka tanda tanganilah.
Eva diam-diam kesal merutuki Xiao Nan dan Dong Sheng, kedua orang itu benar-benar pintar memikirkan keuntungan diri mereka sendiri dengan cara memanfaatkannya.
Tapi kemudian dia mendapati sebuah syarat yang menyatakan bahwa dia tidak boleh punya rumor dengan pria mana pun selama menjadi model perwakilan mereka. Apa-apaan ini. Eva tidak setuju.
"Kecuali syarat yang itu, yang lain boleh kau ubah."
"Terserah aku?"
"Terserah kau."
Mendengar itu, Eva langsung mendekatinya dengan gaya menggoda. "Aku ingin bersamamu, memainkan karakter, berakting cinta."
"Cinta? Apa maksudmu?"
Pertama, dia ingin Dong Sheng siaga 24 jam dan segera datang begitu dia panggil. Kedua, dia ingin Dong Sheng memberikan password rumahnya biar dia bisa masuk ke rumahnya Dong Sheng setiap saat. Gugup, Dong Sheng kontan menjauh dan mengingatkan Eva untuk menjaga harga dirinya.
Eva bingung maksudnya. "Aku kan hanya ingin kau memasak makanan untukku. Kenapa aku harus menjaga harga diri?"
Pfft! Dong Sheng tercengang. "Masak?"
"Iya. Cinta palsu, tapi masaknya beneran. Kenapa?"
"Tidak kenapa-kenapa. Aku setuju, cepat tandatanganilah."
Eva langsung tanda tangan dan sejak saat itu, Dong Sheng rutin memasak untuknya bahkan mengantarkan langsung ke lokasi pemotretannya Eva dan menyuapinya. Dan tak peduli sebanyak apapun, Eva pasti menghabiskan semuanya sampai ludes tak bersisa.
Hari itu, Dong Sheng seperti biasanya, menghabiskan waktunya di kantor dengan memasak dan membuat menu baru. Dia memberitahu Yi Ren bahwa butuh waktu bagi menu barunya ini untuk dilakukan pengujian rasa.
Tapi Yi Ren memberitahu bahwa mereka sudah harus menyerahkan materi untuk dipublikasikan mulai minggu depan. Dong Sheng tak sennag mendengarnya, apa tidak ada solusi lain? Meneliti dan memasak makanan itu tidak bisa buru-buru.
Yi Ren punya ide. Bagaimana kalau Dong Sheng memperkenalkan masakan tradisional yang dibuat oleh ayahnya semasa beliau masih hidup? Bukankah Dong Sheng selalu ingin memperkenalkan masakan ayahnya itu? Ini kesempatan yang bagus.
"Tapi keempat hidangan itu masih belum memenuhi persyaratanku."
"Tapi bagi sebagian besar pelanggan, hidangan-hidangan itu sangat lezat. Bisa dibilang itu adalah hidangan yang paling sempurna."
"Aku mengerti. Biar kupikirkan."
Maka kemudian Dong Sheng membuat kembali keempat hidangan itu dan menyajikannya untuk Eva. Dia memberitahu Eva bahwa keempat hidangan ini memiliki kisah, apa Eva mau dengar?
"Aku suka banget mendengarkan cerita. Mendengar sambil makan."
Eva pun mulai makan, sementara Dong Sheng memulai ceritanya tentang ayahnya semasa beliau masih hidup. Dulu ayahnya membuka sebuah restoran dan ingin mengkombinasikan makanan Cina dan makanan barat. Karena itulah dia menciptakan keempat hidangan ini yang dinamai 'Empat Rasa Dunia Manusia'.
Flashback.
Hidangan pertama adalah 'Badai Hati yang Manis' yang dibuat dari biji lotus yang digoreng dengan jus pir untuk membuat rasanya menjadi manis. Hidangan kedua adalah tumis udang dan asparagus dengan saus tomat segar, hidangan ini memiliki rasa pahit dan asam seperti janji cinta, dan karena itulah beliau namainya 'Penemuan cinta'.
Hidangan ketiga adalah steak sapi yang dimasak dengan jus pare, kepahitan menjadi seorang koki sama seperti semangat baja seekor sapi yang berlari hingga sampai ke tujuan akhir. Dan hidangan yang terakhir adalah foie gras yang dimasak dengan wine dan kecap spesial.
"Ini adalah hadiah untukmu."
"Baik. Aku janji akan mempelajarinya," janji Dong Sheng kecil.
Flashback end.
Eva sungguh tak menyangka kalau ini adalah warisan lezat dari ayahnya Dong Sheng. Ini benar-benar lezat, sirupnya serasa meledak di mulutnya. Tapi ini pasti bukan sekedar warisan keluarga kan?
Dong Sheng mengaku bahwa dulu ada seorang gadis kecil yang sering datang ke restoran ayahnya. Gadis itu paling suka keempat hidangan ini. Tapi kemudian terjadi musibah, restoran ayahnya terbakar.
Dong Sheng dan gadis itu terjebak di reruntuhan bangunan. Waktu itu dia benar-benar sulit bernapas. Kalau saja waktu itu gadis itu tidak memberinya permen, dia mungkin tidak akan hidup sampai sekarang.
"Karena itulah, aku masih mencarinya selama bertahun-tahun. Aku pernah berjanji padanya untuk memasak untuknya setiap hari. Tapi aku tidak tahu apakah aku punya kesempatan untuk memenuhi janji itu atau tidak."
Eva prihatin mendengarnya dan berusaha menyemangatinya. Kalau Dong Sheng punya tekad, segalanya pasti bisa dilakukan. Dunia ini begitu besar. Orang yang ditakdirkan untuknya, pasti akan bertemu lagi dengannya.
"Jadi pertemuan di antara kita berdua, apakah ini adalah pertemuan kembali setelah perpisahan lama?" Tanya Dong Sheng berusaha memancingnya.
Tapi Eva tak terpengaruh dan memberitahu Dong Sheng bahwa semua pertemuan di dunia ini adalah pertemuan kembali setelah lama berpisah. Jangan khawatir, Dong Sheng pasti akan menemukan gadis itu. Dong Sheng kecewa.
Seorang wanita bernama Qiao Man meminta schedule-nya Eva dari Xiao Nan karena mereka kali ini mereka akan menjadi Eva fokus terbesar dalam home page aplikasi mereka.
Masalahnya, jadwalnya Eva sudah penuh sekarang. Begini saja, Xiao Nan akan membicarakannya dulu dengan Eva, mungkin saja dia akan mau mengosongkan dua hari untuk mereka.
"Kalau begitu, aku harus berterima kasih lebih dulu pada Presiden Xiao. Bagaimana kalau kita pergi ke suatu tempat untuk minum bersama malam ini?" Goda Qiao Man.
Tepat saat itu juga, Yi Ren juga tiba di sana. Xiao Nan pun memperkenalkan Qiao Man padanya sebagai wakil presiden baru Huashe Food, perusahaan aplikasi makanan.
Tapi yang tak disangkanya, kedua wanita itu sebenarnya saling mengenal. Hanya saja Yi Ren baru tahu kalau ternyata wakil presiden Huashe yang baru adalah Qiao Man.
Kedua wanita itu biarpun saling menyapa dengan ramah, tapi jelas terasa persaingan di antara mereka. Berhubung mereka sudah lama tidak bertemu, Qiao Man usul agar mereka minum-minum bersama. Yi Ren sebenarnya agak ragu, tapi tak mungkin dia menolak demi menjaga hubungan baik kedua perusahaan.
Mereka akhirnya duduk bersama di restoran di mana Yi Ren bersulang untuk Qiao Man sebagai ucapan selamat atas jabatan baru Qiao Man sebagai wakil presiden sekaligus permintaan maaf mewakili bosnya karena sepertinya Qiao Man pernah memiliki kesalahpahaman terhadap peruahaan Qing dulu.
Qiao Man sinis, Yi Ren sepertinya bisa minum dengan baik. Bagaimana kalau Yi Ren bekerja padanya saja daripada menghabiskan waktunya sepanjang hari mematuhi perintah Dong Sheng.
Yi Ren tak gentar. "Nona Qiao Man, anda sangat lucu. Berbagi kekhawatiran bos saya adalah tugas saya. Jika saya punya masalah, saya akan mundur. Apakah ada orang yang berani mempekerjakan saya nantinya? Jika anda tidak puas juga, saya akan menghabiskan satu cangkir lagi."
Tapi Qiao Man yang mulai kesal, dengan sengaja menantang Yi Ren untuk menghabiskan beberapa gelas alkohol. Xiao Nan cemas dan berusaha melarang Yi Ren minum, jangan pura-pura sok kuat terus.
Tapi Yi Ren mengabaikannya dan nekat menghabiskan semuanya padahal jelas-jelas dia sudah mulai tidak kuat lagi dan membuat Xiao Nan jadi semakin mencemaskannya.
Eva tidak bisa tidur sampai jam dua pagi. Dong Sheng pasti sudah tidur. Tidak baik kalau dia mengetuk pintunya jam segini. Maka Eva memutuskan untuk nekat menyelinap masuk secara diam-diam ke rumahnya Dong Sheng.
Dong Sheng seketika terbangun mendengar suara pintu dibuka. Mengira ada maling, dia langsung mengambil tongkat dan keluar dari kamarnya mencari si maling. Dia melihat sebuah bayangan di dapur.
Perlahan-lahan dia mendekat dan mengayunkan tongkatnya untuk menghantam si pencuri makanan, tapi Eva mendadak lebih gesit darinya dan BUG! Meninju Dong Sheng sekuat tenaga.
Kepalanya Dong Sheng sampai harus dikompres gara-gara itu. Heran dia, siapa yang mengajari Eva serangan hook kanan itu?
"Xiao Nan."
"Pantas saja rasanya familier."
"Xiao Nan bilang bahwa wanita harus belajar beberapa ilmu bela diri untuk melindungi diri mereka sendiri dari orang ca~~l."
"Tengah malam kau masuk ke rumah seorang pria dengan pakaian pendek begini, tapi kau menyebut orang lain ca~~l?"
"Kukira kau tidur."
Canggung, Dong Sheng akhirnya mengambilkan kemejanya buat Eva. Dia berusaha tidak melihat, tapi tetap saja ujung-ujungnya matanya berakhir melirik pa~a mulusnya Eva. Gugup, Dong Sheng langsung menyeret Eva keluar dengan alasan dia tidak masuk dapur pasca jam 12 malam.
Tapi itu malah membuat Eva jadi tambah heboh menggedori pintunya sambil teriak-teriak yang pastinya mengganggu tetangga mereka. Bibi tetangga sontak keluar dan membentaki Dong Sheng dan menyuruhnya untuk memasak saja buat gadis cantik ini. Dan berkat bentakan bibi tetangga itulah, Dong Sheng akhirnya membawa Eva masuk kembali dan masak untuknya.
Eva disuruh mengiris timun, tapi cuma dia melakukannya dengan malas-malasan. Maka Dong Sheng langsung memeluknya dari belakang dengan alasan untuk mengajarinya cara mengiris yang baik dan benar.
Eva jadi gugup karenanya. Tapi diam-diam dia mengingatkan dirinya sendiri untuk tidak dibodohi sama Dong Sheng.
Dong Sheng sendiri lama-lama jadi gugup dan tiba-tiba saja dia melepaskan diri. Eva iris sendiri saja, dia mau nyalahin AC, rasanya mendadak panas banget.
Eva bingung, "masa panas sih?"
Keesokan harinya, Yi Ren datang ke kantor dalam keadaan masih agak lemas dan linglung gara-gara semalam. Kejadian kemarin membuatnya yakin kalau mereka tidak akan bisa bekerja sama dengan perusahaan Huashe lagi.
Tapi saat dia memberitahu Asisten Ni bahwa sepertinya metode promosi mereka harus sedikit berubah, Asisten Ni malah memberitahu bahwa Huashe barusan menelepon dan tanya kapan mereka akan mulai beriklan.
Dong Sheng baru datang saat itu dalam keadaan masih ngantuk. Dia bahkan menyuruh mereka untuk membatalkan dua pertemuan hari ini. Mereka jadi cemas, dia kenapa?
"Hanya dalam satu malam, Eva meneleponku 7 kali dan bilang 'Tak peduli sebanyak apapun aku makan, rasanya tidak kenyang'."
Asisten Ni tercengang, err... kayaknya dia mikir yang dimaksud Dong Sheng tuh bukan sekedar makan biasa. Dia benar-benar kagum. Bos mereka memang hebat, bos mereka itu jenis orang yang kalau melakukan sesuatu, dia akan menyelesaikannya sampai akhir.
Malam berikutnya, Eva lagi-lagi berniat mendatangi rumahnya Dong Sheng. Tapi sepertinya tidak ada orang di rumahnya Dong Sheng. Apa mungkin Dong Sheng merasa terganggu karenanya, terus sekarang Dong Sheng marah?
"Kau picik sekali. Aku tidak bisa berkencan karenamu! Tidak bisakah kau memasak untukku?!" Kesal Eva.
"Bukankah kau jatuh cinta padaku?" Dong Sheng mendadak muncul dari belakangnya.
Dong Sheng akhirnya memberinya makan lagi. Tapi dia memberitahu bahwa belakangan ini dia sibuk membuat menu baru yang sesuai cuaca. Jadi mungkin dia tidak bisa memasak untuk Eva tepat waktu.
"Jangan! Apa ada yang bisa kubantu?"
Dong Sheng mengaku bahwa Yi Ren menyarankannya untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk mempromosikan 4 hidangan klasik ayahnya. Tapi, biarpun keempat hidangan itu bisa memuaskan sebagan besar pelanggan, tapi dia sendiri tidak puas. Dia merasa keempat hidangan yang dia buat itu tidak sesuai dengan standar. Jadi dia belum membuat keputusan.
"Apa itu keempat hidangan yang kumakan waktu itu? Sebenarnya... aku punya beberapa ide."
"Katakan."
Maka Eva pun mulai memberikan beberapa idenya untuk memperbaiki rasa tiap-tiap jenis hidangan seperti mengganti beberapa bahan, mengubah cara masak beberapa hidangan, dll.
Dia benar-benar paham kekurangan masing-masing hidangan buatan Dong Sheng itu hingga membuat Dong Sheng kagum padanya. Tak disangka kalau Eva ternyata memiliki indera perasa yang sangat sensitif.
Aduh, maaf! Eva baru sadar kalau dia malah pamer dan lupa kalau Dong Sheng tidak bisa merasakan. Tapi jangan khawatir. Mulai sekarang, Eva akan jadi lidahnya Dong Sheng. Dia akan merasakan semua makanan lezat di seluruh dunia untuk Dong Sheng.
"Kalau begitu, tinggallah di sini malam ini. Aku akan memasak untukmu. Kau akan mulai menggunakan lidahmu."
Di kantor, Dong Sheng heran kenapa tidak ada jamur liar dalam daftar bahan-bahan yang sudah mereka beli untuk menu baru mereka. Asisten Ni melapor bahwa ini gara-gara hujan lebat yang belakangan ini melanda wilayah produksi jamur liar.
Para petani tidak ada yang mau naik gunung karena jalannya licin dan berbahaya. Dia juga sudah mencoba memberi mereka lebih banyak uang, tapi tetap saja tak ada yang mau.
"Kalau begitu, aku akan pergi sendiri."
"Saya akan ikut dengan anda."
"Tidak perlu, pesankan saja tiket untuk Eva."
"Hah? Bos, anda mau pergi dengan Eva?"
Tentu saja, Eva kan perwakilan perusahaan mereka. Ini kesempatan yang baik baginya untuk belajar lebih banyak tentang perusahaan mereka. Selain itu, Eva juga berkontribusi terhadap penelitian dan pengembangan menu baru. Jadi ini adalah hadiah untuknya.
Jadilah mereka berpetualang berdua saja ke area pegunungan. Eva tampak antusias banget. Sungguh tak disangka cara Dong Sheng berterima kasih sangat unik. Dia sampai harus berbohong sama Xiao Nan biar dia bisa keluar. Tapi tidak masalah sih, pemandangan di sini sangat indah.
"Asalkan kau bahagia."
"Aku sangat bahagia."
Tapi lama-lama capek juga. Di mana sih letak jamur liar yang mau Dong Sheng petik itu? Mana tidak ada sinyal lagi.
Saking bingungnya mencari sinyal, Eva jadi tidak lihat jalan dan tersandung. Dia jadi oleng karenanya, Dong Sheng berusaha meraihnya tapi terlambat dan jadilah mereka berdua terjatuh bergulingan hingge Eva berakhir menimpa Dong Sheng. Eva cemas, apa Dong Sheng baik-baik saja.
"Jangan khawatir, aku akan melindungimu."
Eva terpesona sampai dia tidak sadar kalau dia terus-terusan menatap Dong Sheng. Baru saat Dong Sheng menegurnya, akhirnya dia sadar dan cepat-cepat menjauh, tapi malah mendapati kakinya Dong Sheng tergores dan berdarah.
Untung saja dia bawa P3K dan langsung membantu mengobati kakinya. Ini mungkin agak sakit, jadi tahan saja yah. Dong Sheng dengan angkuhnya mengklaim bahwa pria sejati tidak takut sakit. Tapi begitu Eva menyemprot obatnya, dia malah menjerit heboh.
"Katanya kau tidak takut sakit?"
"Tadi... aku cuma nggak siap." Alasan Dong Sheng.
Maka Eva dengan sengaja terus menyemprotkan obat ke lukanya dan sukses membuat Dong Sheng jejeritan lagi. Tapi dia benar-benar merawat lukanya Dong Sheng dengan baik hingga membuat Dong Sheng terpesona padanya.
Tapi sepertinya lukanya bukan cuma sekedar tergores, Dong Sheng bahkan tidak bisa berdiri sekarang. Maka Eva pun langsung memapahnya.
Setelah berjalan cukup lama, mereka akhirnya menemukan jamur liar yang dicari-cari itu lalu bekerja sama untuk memetikinya.
Eva kecapekan memapah Dong Sheng, sementara Dong Sheng malah mesam-mesem menikmati perhatian Eva. Tapi di tengah jalan, mereka malah bertemu anjing. Dong Sheng berusaha menenangkan Eva, tapi anjing itu tiba-tiba saja lari ke mereka.
Dong Sheng sontak melesat membawa Eva lari bersamanya dan menyelamatkan diri ke atas pohon. Dan saat itulah Eva baru menyadari sesuatu yang aneh dari Dong Sheng. Katanya kakinya sakit, kok dia bisa lari cepet banget dan manjat pohon barusan. Pfft!
Canggung, Dong Sheng beralasan bahwa ini cuma karena terpicu oleh adrenalin. Eva kesal, jelas-jelas dia sudah dibohongi.
Si anjing akhirnya menyerah dan pergi setelah malam tiba. Tapi saat mereka hendak turun, Dong Sheng tiba-tiba menyadari bunga-bunga di pohon yang mereka naiki, baru saja mekar.
Terpesona, Eva memetik satu bunga dan mencoba merasakannya. Manis. Dia langsung menyodorkannya ke Dong Sheng dan kedekatan mereka itu kontan membuat Dong Sheng terpesona padanya. Tenggelam dalam perasaan mereka, Dong Sheng pun mendekat untuk menciumnya.