Love The Way You Are

Love The Way You Are
episode 4



Marilah kita kembali dulu saat Dong Sheng mulai curiga tentang Yuan Yuan dan Eva. Hari itu, kedua anak buahnya menunjukkan rekaman CCTV yang memperlihatkan Dong Sheng minum-minum berdua dengan Eva dan pulang bersama Eva.


Jelas hanya Eva seorang yang tampak memasuki rumahnya Dong Sheng malam itu. Sama sekali tak ada rekaman yang menunjukkan Yuan Yuan masuk ke rumahnya.


Tapi anehnya, video pada keesokan paginya menunjukkan hanya Yuan Yuan yang keluar dari rumahnya Dong Sheng. Sama sekali tidak ada rekaman yang menunjukkan Eva keluar dari rumah Dong Sheng.


Lucunya, di salah satu video di restoran menunjukkan Dong Sheng yang sudah mabuk, nari-nari gaje di atas kursi. Kedua anak buahnya sampai harus menahan tawa melihat rekaman itu.


Malu, Dong Sheng sontak menutup video itu dan tanya apakah mungkin ada orang yang mengedit video itu? Penjaga ruang CCTV menyangkal. Dia selalu menyimpan rekamannya di sini, jadi tidak mungkin ada orang yang bisa menyentuh rekaman itu.


"Kalau begitu hanya ada satu kemungkinan. Eva adalah Yuan Yuan." Duga Dong Sheng.


Jelas saja kedua anak buahnya tak percaya. Yang satu model s~~si dan yang satunya gendut. Mana mungkin ada orang yang bisa menjadi gemuk hanya dalam waktu semalam.


"Itu memang tidak masuk akal. Tapi apa kalian berdua punya penjelasan yang lebih baik?"


Yi Ren dan Asisten Ni sontak terdiam. Sepertinya Dong Sheng harus mencari tahu sendiri.


Yah, begitulah awal mula Dong Sheng mencurigai Eva dan sekarang dia berusaha mendekatinya dengan segala cara, termasuk pindah jadi tetangganya Eva, tepat di unit sebelah. Eva tidak mengerti kenapa Dong Sheng mau pindah ke sini? Apa karena dia?


"Betul. Kaulah alasannya." Jujur Dong Sheng.


Eva jadi canggung. "Walaupun aku pernah menyatakan cinta padamu sekali, tapi sekarang hatiku sudah mati."


"Tapi aku bisa melihat wajahmu yang tampak sangat tertekan. Sepertinya aku masih punya harapan," Goda Dong Sheng dan langsung menyudutkan Eva ke tembok dan otomatis membuat Eva gugup.


"Aku... itu... cuma perasaan sementara. Aku ada kerjaan, aku harus pergi!" Eva sontak kabur kembali ke lift.


Xiao Nan baru bangun tidur dan langsung shock melihat Eva mendadak sudah duduk di atas kasurnya. Sejak kapan dia ada di sini? Mereka sudah bukan anak-anak lagi, jangan asal naik ke tempat tidurnya seperti dulu.


"Sekarang bukan saatnya membahas itu. Aku datang untuk memberitahumu bahwa situasinya tidak terlihat bagus."


"Aku tahu. Memangnya seberapa serius sih? Apa Ruan Dong Sheng mengeksposmu?"


"Tidak sesederhana itu. Tadi pagi aku mendapati Ruan Dong Sheng pindah ke sebelah rumahku."


"APA? Kenapa dia pindah ke sana? Apa dia menyinggungku?"


"Tidak. Kenapa juga dia menyinggungmu?"


"Baguslah kalau begitu."


Apanya yang bagus?! Tidak ada bagus-bagusnya sama sekali! Apa yang akan terjadi kalau Dong Sheng sampai tahu aku adalah Yuan Yuan dan punya penyakit aneh. Dia itu Ruan Dong Sheng loh.


Dong Sheng bahkan menyelidiki postingan statusnya. Setelah itu mereka jadi sering bertemu di mana-mana. Apa yang harus dia lakukan sekarang.


Xiao Nan santai saja. Selama ini kan Yuan Yuan sudah mengikuti naskahnya. Jadi yang perlu mereka lakukan sekarang hanya sedikit mengubah beberapa keadaan.


Saat Eva pulang tak lama kemudian, dia bertekad mau menghindari Dong Sheng. Maka dengan sengaja dia melepas sepatu high heels-nya biar kedatangannya tidak terdengar oleh Dong Sheng.


Tapi saat dia melewati kamarnya Dong Sheng, langkahnya mendadak terhenti gara-gara mencium aroma makanan yang enak. Yuan Yuan sontak tergoda untuk menempelkan dirinya ke pintu hanya demi membaui makanan itu.


Kayaknya Dong Sheng sengaja mengipasi makanan-makanannya biar baunya menguar sampai keluar. Saking bahagianya membaui makanan-makanan itu, Yuan Yuan sampai tidak sadar pintunya terbuka dan sekarang kepalanya nempel di dadanya Dong Sheng... sampai saat Dong Sheng menegurnya.


Yuan Yuan akhirnya melepaskan diri dan mengucap selamat atas rumah barunya dengan gaya sok imut. Tak disangka kalau Dong Sheng sampai membuat pesta untuknya. Sepertinya Dong Sheng tidak bisa melupakannya yah? Hihi...


"Selamat atas rumah baru? Lalu mana hadiah untukku?"


Oh, tunggu sebentar. Yuan Yuan langsung merogoh ke dalam tasnya lalu mengeluarkan sebuah gantungan kunci boneka **** warna pink. Nih hadiahnya, ini limited edition yang dia beli di luar negeri loh.


Dia langsung nyelonong masuk setelah itu dan melihat di meja sudah penuh dengan makanan yang jelas-jelas untuk porsi dua orang. Tapi Dong Sheng tak membiarkannya makan dengan gratis, ada syaratnya.


"Kau boleh makan, tapi kau harus bermain game dulu denganku."


"Oke. Terserah apapun maumu."


"Game ini bernama 'Jujurlah'."


"Aku tidak takut. Ayo mulai!"


Gao Quan sedang memandangi ikan-ikan peliharaannya di akuarium saat sekretarisnya datang dan memberitahu bahwa Jason Wang sudah menandatangani kerja sama dengan perusahaan Qing. Jadi sekarang hanya perusahaan Qing yang akan menghadiri expo tahun ini.


Gao Quan memang tampak tenang, tapi jelas dia tidak terima begitu saja. "Xiao Yang, apa ikan-ikan ini ada yang sekarat?"


"Tidak. Mereka hidup dengan baik."


"Ikan-ikan yang tidak bisa berjuang mendapatkan makanan, bukankah mereka akan mati? Ruan Dong Sheng, pertandingan kita belum selesai!"


Yuan Yuan puas banget menghabiskan makanannya sampai tidak sadar sudut bibirnya belepotan saus. Dia juga sudah selesai menjawab semua pertanyaan Dong Sheng tentang biodatanya. Dong Sheng merekam semua informasi itu lalu mengirimnya ke Asisten Ni untuk diperiksa kebenarannya.


Yuan Yuan benar-benar percaya diri dengan segala informasi tentang Eva yang dia berikan pada Dong Sheng. Dia bahkan tidak keberatan kalau Dong Sheng mau tanya-tanya lagi tentangnya. Tanya saja.


"Kapan terakhir kali kau mencium seseorang?"


Uhuk-uhuk! Pertanyaan yang sungguh tak disangka-sangka. "Presiden Ruan, apa kau sudah jatuh cinta padaku?"


"Kenapa kau berpikir begitu."


Karena Dong Sheng melakukan banyak hal untuknya. Dong Sheng memberinya uang yang sangat banyak, Dong Sheng juga sangat baik padanya selama di pestanya Jason Wang. Lalu waktu Dong Sheng mabuk, Dong Sheng bahkan memberitahunya tentang rahasianya. Dan sekarang Dong Sheng pindah ke sebelah rumahnya dan menanyakan hal-hal pribadinya.


Dengan semua itu, jika Dong Sheng tidak naksir dia, berarti Dong Sheng sedang merencanakan sesuatu. Dong Sheng santai mengakuinya, dia memang punya rencana terhadap Yuan Yuan.


Dia ingin membantu mengelap sudut bibir Yuan Yuan, tapi Yuan Yuan langsung merebut tisunya dan salah paham menggunakannya untuk menyeka hidungnya.


Geli melihat kegugupannya, Dong Sheng langsung pindah duduk di dekatnya. "Kau sudah malu, lalu bagaimana kita bisa lanjut?"


Dia tiba-tiba menarik kursinya Yuan Yuan hingga jarak mereka jadi semakin dekat dan Yuan Yuan sontak menundukkan pandangannya saking gugupnya.


"Kau salah posisi, biar aku membantumu."


Dong Sheng mengelap sudut bibirnya dan itu benar-benar membuat Yuan Yuan jadi semakin gugup tak karuan hingga dia langsung melepaskan diri dan kabur kembali ke rumahnya sambil merutuki dirinya sendiri.


Tapi setelah itu, Dong Sheng mendapat kabar dari Asisten Ni yang memberitahu bahwa tak ada yang salah dari semua informasi yang Eva berikan. Dong Sheng kecewa dan bingung sekarang.


Keesokan harinya di kantor, Yi Ren malah mendapati Asisten Ni bukannya kerja malah nulis novel online yang bertema h~mo. Pfft! Yi Ren langsung merebut ponselnya, berniat mau membacanya.


Tapi Xiao Nan mendadak muncul merebut ponsel itu dan salah paham mengira Yi Ren-lah yang menulis novel itu. Menjijikkan! Sudah berapa lama Yi Ren menjomblo sampai menulis novel macam beginian? Ada yang mau dia bicarakan sama Yi Ren, ayo ikut!


Kesal dan menolak diperintah, Yi Ren tetap berdiri di tempatnya. Xiao Nan ngomong saja dari situ, dia bisa mendengar Xiao Nan dari sini kok.


"Kuhitung sampai tiga. Kalau kau tidak datang ke sini, akan terjadi hal buruk." Ancam Xiao Nan.


Yi Ren tak gentar sedikit pun dan tetap keukeuh berdiri di tempatnya. 1... 2... 3... Habis sudah kesabaran Xiao Nan! Dia langsung mendekat... lalu menggotong Yi Ren keluar bersamanya tak peduli biarpun mereka harus jadi tontonan semua orang.


Setelah cukup jauh, dia akhirnya menurunkan Yi Ren dan memerangkapnya di tembok. Ada berita buruk tentang Dong Sheng dan Xiao Nan yang digosipin h~mo (Pfft!), dan rumor itu sudah beredar di internet selama 20 jam lamanya.


Makanya Xiao Nan benar-benar heran, apa sih yang dikerjakan Yi Ren sebagai kepala departemen PR? Yi Ren dengan penuh harga diri membela dirinya dan menegaskan bahwa dia punya cara sendiri dalam mengerjakan sesuatu.


"Pekerjaanmu adalah membaca fanfic bodoh itu, yah?" Sinis Xiao Nan.


"Presiden Xiao, sebelum segalanya lebih jelas, kita tidak boleh terburu-buru mengambil kesimpulan atau kita akan dikritik. Dan anda datang tepat waktu, saya juga ingin tahu apa sebenarnya hubungan anda dengan Presiden Ruan kami?"


"Tidak ada! Dan akan selalu begitu!"


"Kalau memang tidak ada, lalu kenapa anda tampak begitu tertekan, Presiden Xiao? Tidak pernahkah anda mendengar pribahasa yang berkata 'Paron besi yang bagus tidak akan takut ditempa palu'. Apakah anda 'paron besi yang bagus'?"


"Aku sangat normal! Aku bisa membuktikannya padamu."


"Caranya?" Tantang Yi Ren sambil menyodorkan dirinya.


Tapi Xiao Nan sontak menjauh dan dengan angkuhnya berkata kalau dia sama sekali tidak tertarik dengan cewek kecerdasan buatan seperti Yi Ren. Dia kasih waktu 3 jam. Jika saat itu Yi Ren masih belum bisa menyelesaikan masakan, kontrak mereka batal!


Yi Ren kesal. "Memalukan sekali sampai kau datang ke kantorku sendiri. ********!"


Asisten Ni melapor bahwa babak prakualifikasi World Angel telah berakhir dan para model yang terpilih harus menjalani pelatihan setelah setengah bulan. Jason Wang ingin Dong Sheng sebagai ahli gizi-nya.


Tapi Dong Sheng bahkan tidak tertarik sedikitpun dan menolak permintaan Jason itu dengan alasan sibuk. Dia bahkan menolak permintaan seorang duta besar yang ingin dimasakkan langsung olehnya.


Bahkan saking cueknya, dia sampai tidak tahu tentang adanya rumor tentang dirinya dan Xiao Nan. Maka Asisten Ni pun memperlihatkan fotonya Dong Sheng dan Xiao Nan yang viral di internet itu (foto yang dipotret oleh mata-matanya Gao Quan). Pun begitu, Dong Sheng tetap santai saja menyuruh Asisten Ni untuk menyerahkan masalah itu pada Yi Ren.


Mendengar beberapa model sedang menggosip, Eva langsung menarik salah satu rekan modelnya dan mengajaknya selfie. Para model yang lain langsung nyinyir terang-terangan, menuduhnya suka pamer dan angkuh. Dia itu cuma beruntung.


Rekannya Eva tidak terima dan langsung membelanya. Eva adalah satu-satunya model Cina yang menjadi cover di majalah mode dunia, dan itu berkat kemampuannya sendiri.


"Kami tidak peduli dengan pencapaian kalian yang menakjubkan di masa lalu. Di sini kalian adalah murid yang datang untuk training World Angel. Jadi sesuaikanlah pola pikir kalian." Ujar seorang wanita yang baru datang.


Dia memperkenalkan namanya adalah Rebecca, model yang memenangkan gelar pertama selama 5 tahun berturut-turut dan salah satu model paling potensial di dunia. Dia akan menjadi pelatih mereka. Dan selama pelatihan, semua alat komunikasi mereka akan disita dan baru akan dikembalikan setelah sesi training selesai.


Pelatihan mereka dimulai saat itu juga, dan hal pertama yang harus mereka lakukan adalah melakukan plank. Tapi satu per satu para model itu berguguran dengan cepat... hingga akhirnya hanya Eva yang masih bertahan bahkan setelah 5 menit berakhir. Wih, keren!


Dan saat akhirnya Eva menyerah, dia sudah berhasil melakukannya selama 6 menit 35 detik. Selamat! Eva sudah berhasil memecahkan rekor tertinggi dalam sejarah pelatihan ini. Sontak saja dia langsung banjir pujian dari para model lainnya.


Tapi Rebecca tak senang, apalagi saat salah satu rekannya memprovokasinya karena Eva memiliki kemampuan yang sama dengan Rebecca, Eva bahkan berhasil melampaui rekornya Rebecca.


Bukan cuma dalam olahraga, Eva bahkan tahu banyak tentang kandungan kalori dari tiap-tiap makanan. Rekannya Rebecca memberitahu bahwa mereka harus menjadikan Rebecca sebagai panutan karena setiap harinya, Rebecca hanya makan 1200 kalori.


Para model lainnya langsung kasak-kusuk heboh mengaguminya, tak mungkin ada yang bisa menandinginya. Temannya Eva sontak sinis mengumumkan bahwa Eva hanya makan 1000 kalori.


Tapi para model lainnya tak ada yang percaya dan menuduhnya bohong. Tidak munkin ada orang yang bisa makan lebih sedikit daripada Rebecca.


"Eva, apa itu benar?" Tanya Rebecca.


"Benar. Tapi itu karena berat badan saya gampang naik."


Maka Rebecca dengan sinisnya mengumumkan pada para model lainnya untuk menjadikan Eva sebagai panutan. Eva, tunjukkanlah pada semua orang.


Gara-gara itu, Eva dengan sengaja dibuli secara halus dengan cara diberi makan masing-masing satu biji. Satu biji brokoli, satu biji ikan, bahkan satu potong kecil labu siam.


Jelas semua itu itu tak cukup baginya dan dia berusaha minta tambah. Tapi temannya Rebecca sinis mengingatkan bahwa dia hanya boleh makan 1000 kalori, atau mungkin dia bohong tentang asupan kalorinya? Rebecca puas banget melihat itu.


"Aku jadi kangen sama pria jahat itu," Eva sedih.


Sementara itu, Dong Sheng memimpikan masa kecilnya bersama si gadis cilik. Sepertinya waktu itu mereka waktu itu terjebak di sebuah bangunan entah karena apa. Gadis kecil itu terluka cukup dalam di kakinya dan menangis karenanya.


Terbangun dari mimpi itu, Dong Sheng menatap sebuah gantungan kunci yang sepertinya berarti baginya. Tiba-tiba dia baru sadar Eva belum datang-datang juga sedari tadi padahal dia sudah menyiapkan makan malam untuk mereka.


Dia mencoba mengetuk pintunya Eva, tapi tidak ada jawaban. Maka dia langsung menelepon Asisten Ni untuk mencari tahu keberadaan Eva, tapi malah diberitahu bahwa Eva tidak ada di rumah karena harus ikut training-nya World Angel. Dong Sheng kaget, kenapa dia tidak tahu tentang itu?


"Pak, saya sudah melaporkan itu pada anda tadi." Ujar Asisten Ni.


Kesal karena Eva pergi tanpa pamit padanya, Dong Sheng langsung membuang semua makanannya. Tapi kemudian dia melihat bekas luka yang ada di lengannya yang kontan membuatnya teringat pada gadis cilik yang kakinya terluka dulu. Dong Sheng sepertinya mulai memikirkan sesuatu.


Eva tidak bisa tidur gara-gara kelaparan. Tidak bisa begini terus, dia harus minta bantuan. Maka kemudian dia membangunkan temannya dan tanya apakah dia tahu di mana mereka menyimpan ponsel-ponsel mereka yang disita?


"Mungkin di lemari ruang medis. Memangnya kenapa?"


Maka Eva langsung berakting seolah dia sakit kepala hebat biar dia bisa dirawat di ruang medis. Rebecca yang mendengar kabar itu, langsung mendatangi ruang medis di mana Eva pura-pura tidur dan dokter memberitahu bahwa Eva sepertinya kekurangan gizi.


Mendengar itu, Rebecca langsung membawa si dokter keluar sambil meminta si dokter untuk melaporkan masalah ini ke Jason karena Jason benci dengan model yang diet dan kurang nutrisi.


Setelah memastikan semua orang keluar dari ruangan itu, Eva cepat-cepat mencari ponselnya di lemari. Begitu menemukannya, dia langsung berbaring kembali dan cepat-cepat mengirim pesan SOS ke Dong Sheng.


Tapi tepat saat dia baru bisa mengirim satu chat, tiba-tiba ponselnya lowbet lalu mati. Aduh, gawat! Parahnya lagi, tiba-tiba Rebecca kembali dan langsung merampas ponselnya.


Tapi syukurlah pesan yang pertama sempat terkirim yang berkata. "Aku lapar. Ada sekelompok kecil sund~l di tempat ini yang ingin membunuhku, selamatkan aku!"


Yi Ren menduga kalau Eva pasti mengalami kesulitan di tempat trainingnya. Tapi Dong Sheng malah tak mau tahu, masih kesal gara-gara Eva pergi tanpa pamit padanya. Enak aja minta bantuannya, seharusnya dia menghubungi agennya saja.


"Sudah jelas... dia menginginkan anda." Ujar Yi Ren.


"Betul, Pak Presiden. Gebetan anda sudah ngasih tanda. Jadi tolong berhentilah mengikuti mereka yang tidak mencintai anda dan tangkaplah kesempatan ini."


Dengan cara ini juga mereka bisa 'Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui', dengan cara meminta pihak World Angel untuk mempromosikan perusahaan mereka di postingan status medsos mereka. Dong Sheng akhirnya luluh dan memerintahkan mereka untuk menghubungi Jason Wang.


Eva sedang merana. Gara-gara itu Rebecca menghukumnya dengan cara tidak diperbolehkan makan. Yuan Yuan benar-benar kelaparan sampai berpikir untuk makan bunga mawar yang ada di atas meja. Mana tak ada yang mendengarkan panggilan SOS-nya lagi. Siapa yang akan datang menyelamatkannya?


Tepat saat itu juga, beberapa model lain datang dan memberitahu bahwa truk makanan dari perusahaan Qing datang. Eva sontak semangat keluar dan mendapati Dong Sheng sudah menunggunya.


Eva langsung melesat lari ke padanya, kayaknya mau peluk Dong Sheng, tapi malah keseleo dan hampir saja terjatuh kalau saja Dong Sheng tidak sigap menangkapnya.


Mereka jadi sangat dekat gara-gara itu dan saling menatap satu sama lain dengan penuh cinta... sampai saat Asisten Ni menyela mereka untuk memberikan rantang makanan yang dimasak sendiri oleh Dong Sheng khusus untuk Eva.


"Terima kasih. Kalau begitu aku pergi dulu yah, nanti aku kembali menemuimu."


Rebecca yang sedari tadi menyaksikan interaksi mereka dari kejauhan, tampak sangat cemburu dan langsung bergegas menyusul Dong Sheng saat Dong Sheng mau ke kamar kecil.


Dari percakapan mereka, ternyata Rebecca menyukai Dong Sheng dan sepertinya pernah menyatakan cinta sama Dong Sheng. Tapi Dong Sheng menolaknya dengan alasan sudah punya tunangan. Tapi sekarang Dong Sheng malah pacaran sama seorang model? Sepertinya tunangan yang Dong Sheng sebut-sebut itu cuma alasan.


"Kau berpikir berlebihan. Waktu aku menolakmu bukan hanya karena punya tunangan."


"Lalu apa?"


"Aku sudah lama bilang padamu, aku tidak menyukaimu."


Jason mengumpulkan semua modelnya setelah dia mendengar ada model yang melakukan diet ketat demi mengontrol berat badannya. Itu bertentangan dengan prinsip dasar World Angel.


Karena itulah, sekarang dia mengundang seorang ahli gizi agar mereka memiliki tubuh yang lebih sehat. Ahli gizi yang sebelumnya sudah dipecat. Jadi mulai sekarang, Presiden Ruan dari perusahaan Qing-lah yang akan menjadi ahli gizi baru mereka. Yuan Yuan senang.


"Kalian bisa percaya tentang makanan dari perusahaan Qing. Prinsip kami adalah 'Semakin banyak kalian makan, kalian akan semakin sehat'." Ujar Yi Ren.


Hari ini adalah hari terakhir training mereka. Semua orang berpesta di aula di mana Jason mengajak mereka bersulang dan mengharapkan kesuksesan kompetisi itu esok lusa.


Acara pidato itu lalu diakhiri dengan pemotongan kue tart. Tapi kemudian Rebecca dengan sengaja menyarankan pada Jason untuk memberikan potongan kue pertama pada peserta terbaik selama training... yang tak lain adalah Eva.


Eva jelas tegang karena kue itu pastinya memiliki kalori berlebih. Dia benar-benar ragu untuk menerima kue itu dan reaksinya itu kontan membuat yang lain kasak-kusuk menggosipkannya.


Tak punya pilihan, Eva mulai mengulurkan tangan untuk mengambil kue itu... saat tiba-tiba saja Dong Sheng merebut piring kue itu dan menyarankan pada Jason untuk memberikan potongan kue pertama ini pada Rebecca saja karena Rebecca kan kepala pelatih selama training. Jadi dia lebih layak mendapatkan pengakuan terbesar.


Jason setuju dengannya. Dong Sheng pun menyodorkan kue itu padanya, tapi Rebecca sendiri malah tidak mau menerima kue itu. Tapi karena Jason mendesaknya untuk menerima kue itu, Rebecca terpaksa mengulurkan tangannya untuk menerima piring itu... saat tiba-tiba saja Dong Sheng pura-pura tak sengaja menjatuhkan piringnya sehingga krim kuenya mengotori bajunya Rebecca. Pfft!


Rebecca jelas kesal dan harus pergi untuk mengganti bajunya. Pesta pun berlanjut dan Dong Sheng mengulurkan tangannya untuk mengajak Eva berdansa.


Setelah dansa selesai, Dong Sheng ditelepon Yi Ren yang melapor bahwa persiapan mereka sudah selesai. Maka Dpng Sheng pun mengajak Eva ke tepi kolam dan memberinya hadiah sepasang sepatu cantik.


Dia menyuruh Eva duduk lalu berlutut untuk membantu memakaikan sepatu itu di kaki Eva. Tapi sebenarnya itu cuma alasan, tujuan Dong Sheng sebenarnya adalah karena Dong Sheng curiga Eva adalah si gadis cilik itu. Makanya dia berniat menggunakan alasan itu untuk mengecek kakinya Eva dan mencari bekas luka di kakinya.


Tapi anehnya, dia tidak mendapati ada bekas luka apapun. Dia jadi kecewa dan seketika itu pula dia mendadak berubah pikiran dan urung memakaikan sepatunya lalu pergi begitu saja dengan alasan ada kerjaan.


Jelas saja Eva jadi kesal dan tidak terima ditinggalkan begitu saja dan langsung mengejarnya. "Ruan Dong Sheng! Apa begitu tidak konsisten? Cepat sekali kau berubah pikiran? Bahkan ramalan cuaca tidak bisa memprediksi bagaimana cuacamu."


"Maaf, Nona Eva. Kuharap kau tidak salah paham."


"Aku tidak peduli. Wanita sepertiku bahkan tidak berani dekat-dekat dengan putra surga sepertimu. Tapi kali ini biarkan aku meminta sesuatu padamu, tolong jangan dekat-dekat denganku lagi!"


"Aku bisa mengantarkanmu pulang sebagai gantinya."


"Tidak perlu. Tidak seharusnya aku mengganggumu!"


Dan Dong Sheng benar-benar pergi meninggalkannya sendirian. Eva sakit hati. "Ruan Dong Sheng! Kalau aku sampai bergaul denganmu sekali lagi, maka aku bukan Eva!"


Yi Ren dan Asisten Ni cemas, apa mereka benar-benar akan meninggalkan Eva begitu saja? Di tempat ini susah dapat taksi loh. Dong Sheng akhirnya luluh dan meminta mereka untuk putar balik.


Tapi setibanya di sana, mereka malah melihat Eva sudah dijemput sama Xiao Nan yang tampak sangat memanjakan Eva.


Keesokan harinya, Asisten Ni melapor bahwa Xiao Nan dan Eva memang dekat awal. Bahkan di perusahaan selalu ada gosip tentang kedekatan mereka berdua. Dong Sheng kesal mendengarnya.


Hari kompetisi pun tiba. Tapi di belakang panggung malah terjadi masalah mendadak dengan gaun yang hendak dipakai Eva. Mana tidak ada waktu untuk pakai gaun lain lagi. Rebecca mendadak muncul sambil nyinyir. Sepertinya Eva harus meninggalkan kompetisi ini.


"Tidak akan!" Tolak Eva.


"Kalau begitu, semoga kau beruntung." Sinis Rebecca lalu pergi.


Maka Yuan Yuan nekat saja naik panggung dengan gaun rusak itu. Awalnya memang tidak ada masalah. Tapi saat dia berputar, tali bajunya tiba-tiba terlepas yang kontan membuat Eva membeku di tempat dengan panik.


Melihat itu, Dong Sheng langsung naik ke atas panggung dan memberikan jasnya untuk menutupi Eva... lalu membopongnya bak seorang pangeran membopong putrinya.