
Keluar dari kolam, kedua orang yang itu duduk di hadapan Dong Sheng dan Yuan Yuan dengan senyum bahagia. Yuan Yuan dan Dong Sheng benar-benar penasaran, mereka berciuman di bawah air begitu lama sampai pingsan, bagaimana rasanya?
Bahkan waktu Dong Sheng dan Yuan Yuan datang tadi, mereka mendapati kedua orang itu masih berpelukan erat loh. Apa mereka berjuang keras di bawah air?
Malu, Yi Ren buru-buru menjelaskan bahwa tadi tuh Xiao Nan tenggelam. Makanya Yi Ren jadi pahlawan yang menyelamatkannya... dengan cara pernapasan buatan.
"Xiao Nan, bukankah nama panggilanmu adalah Michael Phelps (atlet renang Amerika?) Kolam itu cuma 3 meter, kenapa kau malah membiarkan Yi Ren jadi pahlawan yang menyelamatkanmu?"
Terang saja Yi Ren kesal mendengarnya. "Kau bisa berenang? Dasar penipu!"
Yuan Yuan semakin penasaran, apa terjadi sesuatu yang spesial di antara mereka berdua? Yi Ren menyangkal. Xiao Nan sontak protes tidak terima sampai Yi Ren harus buru-buru membungkam mulutnya.
"Aku mengerti. Kita akan menjadi keluarga nanti. Bagaimana kalau kita... double date?" Usul Yuan Yuan.
Kedua pria tak ada yang setuju. Hari gini masih double date? Kuno! Yuan Yuan pantang menyerah dan langsung menyinggung mantan-mantannya Xiao Nan dan betapa playboy-nya Xiao Nan dulu.
Canggung dan takut, Xiao Nan akhirnya mengalah. Double date sepertinya bagus juga, itu bisa mempererat persahabatan mereka. Yuan Yuan langsung ganti menodong Dong Sheng hingga akhirnya dia setuju juga, tapi biarkan dia membuat rencana dulu.
Jadilah mereka berempat double date... mancing di atas tebing. Wkwkwk! Acara kencan yang sungguh membosankan. Bahkan Yi Ren sampai terkantuk-kantuk nungguin ikan yang tak kunjung muncul.
Tidak tahan lagi dengan situasi membosankan ini, Yi Ren buru-buru beralasan mau ke toilet. Xiao Nan dan Yuan Yuan mendadak mau toilet juga. Terang saja Dong Sheng langsung protes.
Yi Ren menggunakan kondisi dirinya yang baru saja dioperasi sebagai alasan dan Xiao Nan beralasan kalau dia sakit perut, dan kedua orang itu langsung pergi bersama. Tinggal Yuan Yuan yang bingung harus beralasan apa.
"Kalau kau, apa alasanmu? Prostatitis lagi, Nona Wang Tie Zhu?"
Tak mungkin menghindar, terpaksalah Yuan Yuan duduk menemani Dong Sheng. "Tak kusangka ternyata kau menyimpan dendam."
"Aku bukan hanya menyimpan dendam, tapi juga ingat segala hal tentangmu."
"Aku tak percaya. Apa kau tahu apa yang paling kubutuhkan?"
"Tentu saja aku tahu. Jawabannya adalah... di bawah air."
Hah? Seketika itu pula tiba-tiba saja tongkat pancingnya Yuan Yuan bergerak-gerak. Dong Sheng langsung membantu Yuan Yuan menariknya tepat saat Yi Ren dan Xiao Nan baru kembali.
Tapi ternyata bukan ikan yang Yuan Yuan dapatkan, melainkan sebuah kotak hadiah yang di dalamnya berisi sebuah kalung cantik berbandul gunting yang memang sudah disiapkan Dong Sheng sebelumnya. Yuan Yuan terharu.
"Bukankah kau ingin menjadi seorang desainer? Aku akan melakukannya bersamamu." Ujar Dong Sheng lalu mengecup lembut kening Yuan Yuan.
"Ehem-ehem. Di hadapan banyak orang, kenapa kalian seenaknya menunjukkan cinta kalian?" protes Xiao Nan.
"Memangnya menunjukkan cinta kami tuh ilegal? Kau juga bisa. Oh, kau lupa menyiapkan hadiah buat Manajer Luo, yah? Manajer Luo, aku benar-benar bersimpati padamu."
Terang saja Yi Ren langsung protes menuntut hadiahnya juga dan Xiao Nan cuma bisa terdiam canggung.
Jason mengadakan pemaran karya-karyanya. Tapi Jason masih dendam sama dia dan langsung menyindir keterlibatannya dalam membantu Eva untuk membodohinya. Rebecca tak gentar sedikitpun, apalagi karena sekarang sudah mengundurkan diri dari catwalk.
Dia tahu betul kalau Jason marah karena dia malu. Baju yang dirombak sama Eva tidak ikut dipamerkan, bukankah itu karena Jason takut orang-orang akan memuji baju yang diubah oleh Eva? Apa Jason tidak pernah sadar selama bertahun-tahun ini Jason tidak pernah berkembang?
Apa Jason tidak ingat dengan apa yang Jason ucapkan padanya saat dia pertama kali masuk ke industri ini? Jason bilang bahwa hal yang paling berharga dalam diri manusia adalah kesetiaan, tanggung jawab dan kemajuan.
Karena kata-kata Jason itulah dia selalu menghormati dan mengagumi Jason. Tapi pada akhirnya, Jason malah melupakan kata-katanya sendiri.
"Berada di puncak itu tidak menakutkan. Yang menakutkan adalah saat kau berada di puncak reputasi, kau meremehkan orang lain dan menjadi egois. Jika kau tidak mau menerima saran dan kritikan, kau akan tidak akan pernah maju." Ujar Rebecca lalu pergi. Jason cuma bisa diam memikirkan kata-katanya itu.
Yuan Yuan tengah sibuk dengan pekerjaan desain-nya saat tiba-tiba dia mendapat telepon dari Jason. Yuan Yuan benar-benar gugup, apalagi saat dia tiba di kantornya Jason, dia melihat kain yang dia pakai untuk mengubah gaunnya Jason, tergeltak di mejanya Jason.
Apa Jason memanggilnya kemari karena Jason mau menuntutnya? Panik gara-gara pemikirannya itu, Yuan Yuan janji tidak akan berani mengulanginya lagi. Ah, dia baru ingat. Mungkin dia tidak akan punya kesempatan juga karena Jason kan sudah tidak mau berhubungan dengannya lagi.
"Benar, kau sudah tidak punya kesempatan lagi. Kau sudah tidak punya kesempatan dalam World Angel tour lagi. Tapi... apa kau tertarik kembali ke World Angel sebagai desainer?"
Dia rasa Yuan Yuan punya bakat dalam menjahit. Jahitannya bagus. Makanya dia ingin mengontrak Yuan Yuan agar dia menjadi desainer World Angel. Yuan Yuan jelas kaget sekaligus senang mendengar tawaran dan pujian Jason itu.
Tapi berhubung Jason belum tahu seberapa besar bakatnya Yuan Yuan, jadi Yuan Yuan harus membuat fashion show sendiri untuk menunjukkan bakat dan karya-karyanya.
Yuan Yuan langsung menceritakan masalah itu pada Dong Sheng saat mereka maskeran bersama. Dia benar-benar bahagia karena Jason akhirnya memaafkannya.
Selama beberapa hari berikutnya, Yuan Yuan dan Dong Sheng menikmati kencan di luar dan saling mendiskusikan desain-desain baju sambil bercanda mesra.
Sementara itu di tempat lain, Asisten Ni tampak sedang merencanakan sesuatu. Sepertinya sedang menulis artikel tentang Eva lagi.
Di kantor, Dong Sheng memerintahkan Yi Ren untuk mencari tahu siapa orang yang mengetahui penyakitnya Eva ini selain mereka dan merusak hubungan antara ibunya dan Eva. Dia juga memerintahkan Yi Ren untuk merahasiakan masalah ini dari siapapun, termasuk Asisten Ni.
Yi Ren heran mendengarnya. Sepertinya, belakangan ini Dong Sheng sengaja menghindari Asisten Ni. Apa Dong Sheng mencurigainya?
"Iya. Aku curiga informasi tentang orang tuanya saat dia melamar kerja palsu. Tapi ini baru kecurigaan awal. Aku juga berharap bukan dia."
Maka Yi Ren pun mulai menyelidiki Asisten Ni dengan ditemani Xiao Nan ke sebuah panti asuhan. Dari situlah mereka mengetahuinya nama asli Asisten Ni sebenarnya bukan Ni Hao, melainkan Wei Liang dan nama panggilannya adalah Liang Liang.
Ayahnya meninggal dunia dalam insiden kebakaran, tak lama setelah itu, ibunya sakit dan pada akhirnya meninggal dunia juga. Sehingga Liang Liang harus dikirim ke panti asuhan ini saat usianya baru 9 tahun. Liang Liang anak yang sangat patuh, rajin belajar dan tidak pernah nakal.
Tepat saat itu juga, tiba-tiba mereka mendapat notifikasi sebuah artikel saat Dong Sheng membawa Yuan Yuan yang gendut ke hadapan ibunya di kantor.
Kembali ke kantor, Yi Ren melaporkan temuannya itu ke Dong Sheng. Ayahnya dulu bekerja di restoran Ruan dan meninggal dunia dalam insiden kebakaran 20 tahun yang lalu.
Terkait dengan artikel itu, Yi Ren merasa Yuan Yuan jadi korban hanya karena hubungannya dengan Dong Sheng. Dan masalah ini membuat saham mereka menurun. Kemungkinan besar, pelakunya adalah Asisten Ni.
Yi Ren menyarankan Dong Sheng untuk melaporkan masalah ini ke polisi saja. Asisten Ni sedang menunggu kesempatan untuk balas dendam, entah apa lagi rencana gilanya nanti.
Tak lama kemudian, Dong Sheng dan Yuan Yuan tiba di bandara. Tapi tiba-tiba Yuan Yuan melihat ada seorang paparazzi yang menunggu mereka. Tapi Dong Sheng sama sekali tidak masalah, malah dengan sengaja dia mencium Yuan Yuan biar dipotret sama si paparazzi.
Di kantor, Asisten Ni melihat Yi Ren mesam-mesem senang, Apa ada sesuatu yang terjadi. Yi Ren memberitahu bahwa artikel rumor tentang bos mereka dan Eva sudah terhapus biarpun mereka tidak berbuat apa-apa.
Asisten Ni pura-pura senang. Dia kagum juga dengan bos mereka dan Eva yang bisa liburan kapanpun mereka inginkan. Yi Ren dengan nada setengah menyindir mengingatkan bahwa itu karena Dong Sheng adalah bos, sementara mereka harus bekerja dengan serius.
Mungkin merasa tersindir, Asisten Ni langsung menyerahkan laporannya pada Yi Ren. Malam harinya sengaja menunggu yang lain pulang duluan. Begitu tinggal dia sendirian, dia langsung meretas komputernya Yi Ren dan mendapati Yi Ren menyelidikinya.
Dong Sheng sudah check-in, tapi saat dia menyerahkan kunci kamar hotel mereka, dia cuma menyerahkan satu kunci. Dia beralasan cuma ada satu kamar saja yang kosong soalnya sekarang lagi musim liburan dan mereka juga tidak booking kamar lebih dulu.
Yuan Yuan jelas tak percaya begitu saja dan langsung menanyai resepsionis. Tapi sepertinya Dong Sheng memang jujur karena resepsionis membenarkan bahwa semua kamar mereka sudah ter-booking.
Dong Sheng berbisik meyakinkan Yuan Yuan untuk tidak khawatir dan jangan pikiran yang aneh-aneh, dia akan tidur di lantai saja.
"Siapa yang mikir aneh-aneh? Aku cuma mengkhawatirkanmu."
"Aku akan berusaha menahan diri. Kalau kau tidak berinisiatif duluan, aku tidak masalah."
"Kenapa juga aku berinisiatif duluan? Aku yang kehilangan beberapa kilo berat badan, kau tidak perlu mencurigai kekuatanku."
Tapi saat mereka tiba kamar mareka, Yuan Yuan malah mendapati tempat itu dihias bak kamar pengantin baru. Dan Dong Sheng dengan muka polosnya mengklaim lupa memberitahu Yuan Yuan bahwa ini adalah kamar honeymoon.
Canggung, Yuan Yuan buru-buru menghindar ke kamar mandi, tapi malah membayangkan Dong Sheng di bak mandi sedang menatapnya dengan menggoda.
Yuan Yuan langsung heboh sendiri berakting jadi dua versi dirinya, yang satu lemah tak berdaya dan ingin menyerahkan dirinya saja pada Dong Sheng, tapi yang satunya heboh ingin bertahan.
Dia heboh banget berputar kesana-kemari... dan sontak menjerit heboh melihat Dong Sheng yang ternyata sedang menonton kegilaannya dari luar jendela kamar mandi yang terbuka lebar. Duh, malunya!!!!
Tak ada satu pun dari mereka yang bisa tidur biarpun Dong Sheng tidur di lantai. Dong Sheng masih penasaran dengan apa yang Yuan Yuan lakukan di dalam kamar mandi tadi?
"Aku... aku sedang menyiarkan berita olahraga... aktivitas fisik. Apa kau nyaman tidur di lantai?"
"Err... yah, aku sangat nyaman."
Tapi terang saja pembicaraan masalah itu malah membuat suasana jadi makin canggung. Yuan Yuan mau membuka jendela. tapi tiba-tiba dia menemukan serangga kecil di kasurnya yang kontan membuatnya menjerit heboh.
Penasaran, Dong Sheng pun naik ke ranjang untuk mengusir si serangga. Tapi sekarang mereka jadi semakin gugup. Dong Sheng mengaku bahwa dia sebenarnya bohong, tidur di lantai sama sekali tidak nyaman. Jadi, bisakah dia tidur di ranjang?
Dan saat Yuan Yuan terus terdiam ragu, Dong Sheng langsung mendorongnya ke ranjang. Dia mulai menciumnya... tapi Yuan Yuan tiba-tiba mendorongnya dengan alasan dia mendadak mendapat inspirasi. Dong Sheng kecewa.
Keesokan harinya, mereka kencan dan jalan-jalan sambil sama-sama memakai bando kelinci biarpun Dong Sheng awalnya sempat menolak pakai bando itu.
Tapi saat mereka jalan-jalan ke pantai malam harinya, Yuan Yuan mulai membahas niatan Dong Sheng membawanya liburan kemari, itu pasti bukan cuma untuk memamerkan cinta mereka pada media, kan? Katakan saja yang sebenarnya.
Dong Sheng akhirnya memberitahu Yuan Yuan kebenaran tentang Asisten Ni. Dia takut Asisten Ni akan menyakiti Yuan Yuan lagi. Tapi terlepas dari dendam Asisten Ni padanya dan keluarganya, dia tidak ingin menghancurkan Asisten Ni. Makanya dia membawa Yuan Yuan kemari dan menghindarinya untuk sementara waktu.
"Lalu apa yang akan kau lakukan selanjutnya?"
Dong Sheng mengaku belum memikirkannya. Keluarganya memang bersalah pada keluarga Asisten Ni, makanya Asisten Ni hidup dalam kebencian. Tapi dia tidak mau menyerah akan Asisten Ni.
Yuan Yuan kagum mendengarnya. "Pacarku bukan cuma tampan, tapi juga baik hati."
"Itu karena aku punya pacar terbaik di seluruh dunia."
Tiba-tiba ada kembang api meledak di langit dan beberapa orang wanita sedang menari berkelompok dengan riang gembira.
"Pemandangan yang indah."
"Sangat indah. Kurasa kecantikan sejati bukan pada berapa banyak uang yang kau miliki atau seberapa banyak kemuliaan yang ada di atas kepalamu, tapi itu datang dari hati yang membuatmu bersinar. Bukan berarti kau cuek akan apa yang orang lain pikirkan, kau hanya menuruti pikiranmu sendiri dan hidup dengan bebas. Itulah kecantikan yang sebenarnya."
Tiba-tiba seseorang mendatangi mereka dan mengajak mereka menari bersama. Malam itu benar-benar mereka lewati dengan penuh keceriaan dan kegembiraan, dan mereka terus berdansa bahkan setelah semua orang pergi.
Tiba-tiba perhatian mereka jatuh pada tenda kosong terdekat. Dong Sheng mengaku kalau dia yang membangun tenda itu tadi, siapa tahu Yuan Yuan lelah.
Tapi tiba-tiba Yuan Yuan sendiri yang berinisiatif mencium Dong Sheng dan mengundang Dong Sheng untuk mencari inspirasi. Dong Sheng bahagia seketika dan langsung mebompong Yuan Yuan ke tenda.
Saat Dong Sheng terbangun keesokan harinya, dia mendapati Yuan Yuan sedang menatap laut. Dong Sheng pun langsung memeluknya, apa yang Yuan Yuan pikirkan?
"Aku mendapat inspirasi."
Mereka pulang tak lama kemudian. Tapi setibanya di bandara, Yuan Yuan sudah dijemput Xiao Nan dan langsung pamit sama Dong Sheng. Dia dan Xiao Nan harus mendiskusikan masalah fashion show. dong Sheng pulang saja duluan dan tunggu dia di rumah.
Dong Sheng mau protes, tapi Yuan Yuan dengan cepat membungkamnya dengan pelukan dan kecupan singkat lalu pergi.
Kembali ke kantor, Dong Sheng curhat galau pada Yi Ren tentang Yuan Yuan yang belum meneleponnya sejak mereka pulang dari liburan sampai sekarang. Bahkan pesan-pesannya pun cuma dijawab bahwa dia lagi sibuk dan tidak ada waktu. Maksudnya apa coba?
Yi Ren penasaran, apakah selama liburan terjadi sesuatu yang membuat Yuan Yuan tidak puas sama Dong Sheng. Dan pikiran Dong Sheng seketika tertuju ke kejadian malam itu di dalam tenda, masa dia tidak melakukannya dengan baik?
"Apanya yang tidak baik?"
"Bukan apa-apa. Belakangan ini dia sibuk merencanakan fashion show-nya. Oh yah, kalau kau ada waktu, bantulah dia." Ujar Dong Sheng. Tanpa mereka sadari, Asisten Ni sebenarnya sedang menguping di luar. Entah apa lagi rencana liciknya kali ini.
Acara fashion show-nya Eva akhirnya dimulai. Para model berlenggak-lenggok memamerkan karya-karyanya Eva. Beberapa bajunya ukuran oversize. Bahkan Jason pun kagum. Tapi tiba-tiba ponsel semua orang di sana mendapat update berita yang menggemparkan tentang penyakitnya Eva.
Seketika itu pula para reporter sudah tidak peduli lagi dengan acara peragaan busananya dan langsung menarget Jason tentang kebenaran berita itu. Dong Sheng bergegas ke belakang panggung dan membawa Yuan Yuan melarikan diri bersamanya.