
Dong Sheng bahagia, akhirnya Eva bisa menghadapi fakta dirinya yang sebenarnya adalah Yuan Yuan. Dia sudah lama menantikan saat ini datang. Sejak pertama kali dia curiga, lalu saat Yuan Yuan menghindarinya, membohonginya, hingga akhirnya dia mengakui dirinya adalah Yuan Yuan.
"Aku berjalan di jalan ini sendirian cukup lama."
"Maaf, aku terlalu pengecut. Terlalu takut sehingga aku tidak bisa menerima diriku sendiri dia masa lalu. Aku tidak percaya kalau kau akan menyukaiku."
"Syukurlah. Akhirnya kau kembali padaku. Apa kau percaya sekarang. Aku tak peduli baik dulu maupun sekarang, kaulah satu-satunya yang kusukai."
"Aku percaya sekarang." Eva bahagia. Tapi tunggu dulu. Sejak kapan Dong Sheng tahu kalau dia bisa gemuk?
Dalam flashback, ternyata Dong Sheng pernah menemui Rebecca untuk menanyainya tentang Eva. Rebecca tahu apa yang ingin diketahuinya dan berhubung dia sudah janji akan merahasiakan rahasiakan Eva, jadi dia hanya menasehati Dong Sheng untuk mempelajari sebuah penyakit langka bernama Manusia Balon.
Kesal, Yuan Yuan refleks meninju dada Dong Sheng dengan cukup keras. Jadi selama ini dia tahu tapi pura-pura tak tahu, apa Dong sheng senang melihatnya berakting seperti orang bodoh? Apa dia senang menikmati perasaan bebas dan bisa mengontrol segalanya? Apa Dong Sheng senang menikmati perasaan mencintai oang bodoh?
"Aku tidak seburuk itu. Hanya saja ada satu hal yang sulit kupahami. Kenapa kau tidak jadi gemuk saat kau makan makananku?"
"Aku tidak mengerti. Kalau bukan karena keuntungan yang bisa kudapatkan darimu ini, aku lebih suka mengenyahkanmu dari hidupku. Lebih baik aku mati daripada punya hubungan denganmu."
"Itu artinya, kita ditakdirkan untuk bersama."
Canggung, Yuan Yuan mau melarikan diri. Tapi Dong Sheng langsung menariknya kembali dan berkata. "Jadilah pacarku. Mulai hari ini, kuberikan hatiku padamu dan kau berikan perutmu padaku."
"Tapi perutku sangat besar dan bisa menampung seluruh alam semesta. Apa kau tidak takut aku akan makan sampai kau bangkrut dan miskin?"
"Tidak. Kalaupun begitu, aku akan mencarimu di kehidupan berikutnya untuk menagih hutangmu."
Bahagia, Yuan Yuan pun memeluknya dan akhirnya mereka resmi pacaran sekarang.
Xiao Nan akhirnya membuka mata dan mendapati beberapa orang sedang menatapnya dengan penasaran, soalnya dia cowok tapi pakai makeup. Mereka jadi salah paham mengira dia banc~ yang mau operasi ganti gender. Wkwkwk!
Mereka bahkan menasehatinya untuk tidak melakukan operasi menyakitkan itu dan pergi konsultasi ke psikiater saja. Penyakitnya ini sudah sangat kritis, tak ada seorangpun yang bisa menolongnya.
Untung saja Yi Ren cepat datang, orang-orang itu akhirnya bubar. Tapi Xiao Nan masih belum nyambung apa maksud orang-orang itu dengan penyakit kritis dan jadi cemas sendiri, mengira dia menderita penyakit mematikan.
Yi Ren meyakinkannya kalau dia baik-baik saja. Hanya saja kepalanya mesti dijahit gara-gara ulah Gao Quan. Dia sudah mendapatkan obatnya Xiao Nan. Ayo pergi, mereka harus membuat laporan ke kantor polisi.
Yi Ren lega setelah mereka keluar dari kantor polisi tak lama kemudian. Akhirnya masalah terselesaikan juga. Sekarang semua orang tahu Gao Quan lah pelakunya dan publik akan berada di pihak mereka.
Xiao Nan menyesal membiarkan Gao Quan kabur. Dasar pecundang! Berani berbuat tapi tidak berani bertanggung jawab.
"Sudahlah, jangan marah. Dokter bilang kerusakan di kepalamu butuh waktu untuk sembuh. Pulanglah dan istirahat."
Tapi Xiao Nan dengan cepat menghadangnya. Mereka bisa dibilang berjodoh dan saling bahu membahu menghadapi kematian. Jadi, bagaimana menurut Yi Ren tentang kinerjanya hari ini?
Yi Ren mendadak gugup. "A-aku... aku merasa kau... melakukannya dengan baik kali ini. Berkat kau, kita bisa menyelesaikan masalah ini. Atas nama perusahaan Qing, aku ingin mengucapkan terima kasih."
Yi Ren mengulurkan tangannya. Tapi alih-alih menjabatnya, Xiao Nan malah menarik Yi Ren ke dalam pelukannya. Dia tidak ingin Yi Ren bicara untuk perusahaannya. Dia ingin Yi Ren bicara untuk dirinya sendiri.
"Mari kita ulang. Bagaimana perusahaanmu tentang aku?"
Yi Ren tergagap saking gugupnya. Dalam batinnya dia bertanya-tanya apakah Xiao Nan sedang memaksanya untuk menyatakan cintanya? Sebenarnya Xiao Nan tidak begitu bisa diandalkan daripada yang dia kira. Sejak kapan dia mulai jatuh cinta sama Xiao Nan? Bagaimana kalau dia menerima Xiao Nan saja?
Xiao Nan tidak sabaran. "Ayo jawab. Apa kau mau jadi pacarku?"
Yi Ren tersipu malu. Tapi gara-gara dia jawabnya kelamaan, Xiao Nan jadi salah paham dan mendadak menyatakan dirinya kalah dan menyerah. Hah? Yi Ren jelas bingung apa maksudnya.
Saat itulah Xiao Nan merusak segalanya dengan memberitahu Yi Ren tentang taruhannya dengan Eva dan memohon pada Yi Ren untuk pura-pura jadi pacarnya selama beberapa hari atau setengah bulan. Setelah itu terserah Yi Rena mau mencampakkannya atau putus.
Jelas saja Yi Ren sakit hati menyadari Xiao Nan mendekatinya cuma karena taruhannya dengan Eva. Dia langsung menampar Xiao Nan keras-keras lalu pergi meninggalkannya.
Sekarang setelah mereka berciuman lagi, Yuan Yuan mencoba mengetes indera pengecapnya Dong Sheng dengan rasa asam. Tapi ternyata indera pengecap rasa asamnya Dong Sheng masih belum kembali. Yuan Yuan kecewa.
Tapi, mari coba lagi. Kali ini Yuan Yuan memberinya rasa pedas... dan Dong Sheng langsung terbatuk-batuk saking pedasnya. OMG! Indera pengecap rasa pedasnya Dong Sheng akhirnya kembali. Yuan Yuan senang dan langsung memeluknya erat. Tapi... Dong Sheng mendadak manja mengklaim kalau lidahnya masih pedas.
Yuan Yuan malu-malu. "Kalau aku menciummu lagi, apa mungkin indera pengecap rasa asammu akan kembali?"
"Sangat mungkin," ucap Dong Sheng antusias dan langsung monyong.
Yuan Yuan pun mendekat untuk menciumnya... saat tiba-tiba saja pintu terbuka dan Xiao Nan masuk. (Pfft! Terganggu lagi)
Kaget melihat Eva berubah jadi Yuan Yuan dan bersama Dong Sheng, Xiao Nan sontak menariknya menjauh sambil melabrak Dong Sheng. Yuan Yuan sekarang sudah jadi biksuni, tapi Dong Sheng masih saja belum mau melepaskannya.
Yuan Yuan panik mencoba menjelaskan, tapi Xiao Nan tidak memberinya kesempatan bicara dan terus saja nyerocos melabrak Dong Sheng sampai terpaksa Yuan Yuan harus berteriak memberitahu Xiao Nan bahwa dia sudah mengakui jati dirinya yang sebenarnya pada Dong Sheng dan sekarang mereka sepasang kekasih.
Kaget, Xiao Nan sampai tidak bisa berkata-kata dan hanya memelototi Yuan Yuan sampai Yuan Yuan ketakutan dan kabur secepatnya, membiarkan kedua pria itu bicara berdua.
Dong Sheng menunjukkan video acara tadi pada Xiao Nan. Sekarang semuanya sudah jelas kan? Tolong Xiao Nan pergi secepatnya. Tapi Xiao Nan malah menyuruhnya untuk berdiri.
Dong Sheng menurutinya. Mau ngapain? Xiao Nan mau mukul dia? Tapi yang tak disangkanya, Xiao Nan tiba-tiba memeluknya dan berterima kasih karena Dong Sheng datang pada saat yang tepat sehingga rahasianya Eva tidak terungkap pada publik.
Tapi... bukan berarti Xiao Nan menyetujui hubungan mereka. Eva bahkan tidak mendiskusikan masalah sebesar ini dengannya. Jangan-jangan mereka sudah melakukan 'itu', yah? Xiao Nan tidak setuju!
Dia bahkan menyatakan akan tinggal di rumah ini mulai sekarang untuk melindungi Eva dan mengawasi mereka berdua dari dari dalam dan juga mengawasi Gao Quan dari luar.
Setelah beberapa lama, Yuan Yuan memutuskan kembali. Tepat saat itu juga, Gao Quan tiba-tiba muncul pakai samaran dan naik lift bersamanya.
Yuan Yuan tidak mengenalinya, tapi kemudian dia melihat Gao Quan punya fotonya di ponselnya. Jelas saja Yuan Yuan heran, apa mungkin orang ini sasaeng fan-nya? Pikiran itu membuat Yuan Yuan mendadak kepedean, sungguh tak disangka kalau ternyata dia begitu terkenal.
Dia juga melihat pria itu punya fotonya Dong Sheng juga. Tapi Yuan Yuan masih juga belum curiga dan mengira dia penguntit mereka berdua. Dia tidak boleh membiarkan pria ini tahu bahwa mereka tinggal bersama.
Maka kemudian dia memutuskan untuk menyapanya. Apa mereka pernah bertemu? Dia terlihat familier soalnya. Gao Quan diam saja, maka Yuan Yuan langsung menghentikan lift itu dan mengonfrontasinya.
Pria setampan dia, ngapain sih jadi penguntit? Eva dan Dong Sheng memang pasangan yang sangat serasi, dia juga menyukai mereka kok. Dia mengenal mereka malah. Kalau dia mau tanda tangannya mereka, dia bisa membantunya untuk mendapatkannya. Tapi nggak gratis loh yah.
Ucapan Yuan Yuan itu jelas menarik perhatian Gao Quan, dia mengenal Eva dan Dong Sheng? Tepat saat itu juga, ponselnya Yuan Yuan berbunyi dari Dong Sheng. Seketika itu pula Gao Quan langsung menempelkan pisau ke lehernya Yuan Yuan dan menyuruh Yuan Yuan untuk membawanya ke mereka.
Tak lama kemudian, Dong Sheng dan Xiao Nan bergegas keluar dengan cemas. Gao Quan pun keluar dari lift sambil menyandera Yuan Yuan dan mengancam mereka untuk tidak mendekat atau dia akan membunuh gumpalan lemak ini. Yuan Yuan yang tadinya ketakutan, mendadak sakit hati dikatain gumpalan lemak.
Cemas, Dong Sheng berusaha meminta Gao Quan untuk melepaskan Yuan Yuan. Balas dendam padanya saja, jangan pada orang lain. Gao Quan menolak, sekarang semua tokonya ditutup, semua rekeningnya dibekukan, dia bahkan jadi buronan, dia sudah tidak punya apapun sekarang. Tapi dia tidak akan membiarkan dirinya masuk penjara.
"Terus kau mau apa? Asal kau melepaskannya, aku akan bekerja sama denganmu."
Itu tidak cukup bagi Gao Quan. Pertama-tama, Dong Sheng harus berlutut padanya dulu dan meminta maaf. Baiklah, Dong Sheng bersedia menurutinya, Gao Quan bahkan boleh mengambil nyawanya asalkan Gao Quan tidak menyakiti Yuan Yuan. Yuan Yuan terharu mendengarnya.
Dong Sheng langsung berlutut saat itu juga, dan sontak membuat Gao Quan tertawa ngakak. Sungguh tak disangka kalau Dong Sheng ternyata sangat menghargai gadis gemuk ini.
Habis sudah kesabaran Yuan Yuan! Dia langsung menginjak kaki Gao Quan keras-keras lalu membantingnya dan menyikutnya berulang kali dengan kekuatan gajah dan emosi membara, tidak terima dirinya dikatai gendut. Wkwkwk! Bahkan para satpam cuma bisa melongo menyaksikan keganasan Yuan Yuan.
Dong Sheng dan Xiao Nan sampai harus bekerja sama untuk memisahkan Yuan Yuan dari Gao Quan dan memeganginya erat-erat sebelum dia membunuh Gao Quan. Para satpam pun cepat-cepat mengamankan Gao Quan.
Pasca kejadian itu, Xiao Nan membawa Dong Sheng ke dermaga dan mengaku bahwa sekarang dia bisa merelakan adik kesayangannya pada Dong Sheng. Selama lebih dari 10 tahun dia melindungi Yuan Yuan, sekarang dia menyerahkan tugas itu pada Dong Sheng. Tapi...
"Kalau kau berani menggagalkan harapanku, aku tidak akan memaafkanmu seumur hidupku. Mengerti?"
Senang, Dong Sheng langsung mengulurkan tangan pada Xiao Nan dan berterima kasih. "Terima kasih karena kau selalu ada di sisinya selama bertahun-tahun. Aku tidak akan mengecewakanmu."
Mengalihkan topik, Dong Sheng dengar bahwa hubungan Xiao Nan dan Yi Ren tidak berjalan baik. Dong Sheng kasihan sama Xiao Nan, standarnya Yi Ren memang cukup tinggi.
"Kau harus berusaha lebih keras lagi... Tuan Sendirian Selamanya." Ejek Dong Sheng. Pfft! Xiao Nan kesal.
Eva ngakak guling-guling begitu mendengar Dong Sheng mengejek Xiao Nan. Tapi yah, begitulah yang namanya hidup. Kadang naik, kadang turun. Karena Xiao Nan telah mengurusnya selama bertahun-tahun ini, sekarang biarkan dia yang mengurus Xiao Nan. Tapi...
"Panggil aku Kakak, maka aku akan membantumu mencapai puncak hidupmu."
"Jangan sentuh lukaku. Aku ditampar sama Yi Ren dan masih sakit sekarang."
Eva kaget, "kenapa dia menamparmu?"
"Salahku, aku tidak merahasiakan tentang pertaruhan kita."
Sedih, Xiao Nan mendadak curhat sama AI. "Katakan padaku, apa mamamu akan mengabaikanku seumur hidupnya?"
Prihatin, Eva akhirnya memutuskan untuk bertindak. "AI, jangan khawatir. Aku tidak akan membiarkanmu kehilangan mamamu."
Dong Sheng hendak keluar kantor untuk menginspeksi toko saat Eva mendadak datang. Dia hampir saja mau menghampirinya. Tapi sedetik kemudian, dia mendadak sok jaim dan menyuruh Asisten Ni untuk menemui Eva dengan alasan harus mendahulukan pekerjaan, dia kan pria sejati.
Padahal jelas-jelas dia penasaran dengan kedatangan Eva. Tapi yang tak disangkanya, Eva ke sana bukan untuk mencarinya, melainkan menemui Yi Ren dan langsung mau menarik Yi Ren untuk keluar bersamanya saat itu juga.
Tapi Yi Ren dengan cepat mencegahnya, dia sedang bekerja sekarang, Eva mau membawanya ke mana? Mendengar itu, Eva langsung pura-pura lemas dan depresi gara-gara dia di-ban sama World Angel. Dia jadi tidak bisa makan dengan baik, tidak bisa tidur, dll. Kalau dia tidak keluar untuk melepas penatnya, dia bakalan tambah depresi. Hiks!
Yi Ren geli mendengarnya, sadar betul kalau Eva cuma sedang berakting dan menolak ajakan Eva. Dia punya banyak pekerjaan yang harus dilakukannya.
Eva ngotot. Jangan khawatir, dia akan meminta Dong Sheng untuk memberi Yi Ren hari libur. Kalau dia yang minta, Dong Sheng pasti akan bilang iya.
"Tapi aku..."
"Anggaplah aku sebagai salah satu temanmu. Kalau kau tidak pergi bersamaku, aku akan sedih dan terluka." Isak Eva dengan muka melasnya.
Yi Ren akhirnya mengalah. Eva langsung membawanya pergi ke pantai. Tapi sesampainya di sana, Yi Ren heran melihat Eva santai berjemur, dia tidak kelihatan seperti orang depresi.
Flashback.
Yuan Yuan memberitahu Xiao Nan tentang rencananya memaksa Yi Ren ke pantai. Bukan untuk membantunya minta maaf pada Yi Ren, melainkan memancing insting wanitanya Yi Ren keluar sehingga bisa meningkatkan cinta antara mereka berdua.
Xiao Nan nggak nyambung. Maksudnya Yuan Yuan, Yi Ren itu bukan wanita? Yuan Yuan dengan sabar menjelaskan bahwa Yi Ren adalah wanita yang bekerja dengan banyak pria. Itu bisa membuatnya lupa bahwa dia adalah wanita.
Msa Xiao Nan masih belum mengerti juga arti dari tamparan Yi Ren yang penuh kemarahan dan kesedihan? Yi Ren sebenarnya sudah jatuh cinta sama Xiao Nan, dan Xiao Nan juga jatuh cinta sama Yi Ren.
"Aku jatuh cinta padanya? Nggak mungkin!" Sangkal Xiao Nan keras kepala.
Flashback end.
"Dua orang ini... aku masih harus mendorong mereka." Gumam Yuan Yuan masih sambil melamun teringat percakapan mereka itu.
"Kau bilang apa?" Tanya Yi Ren, menyadarikan Yuan Yuan dari lamunannya.
Yi Ren berterima kasih pada Eva atas liburan ini, sudah lama dia tidak merasa seperti ini. Memutuskan untuk santai dan menikmati liburannya, dia langsung memaksa Eva untuk surfing bersamanya.
Kedua gadis itu pun bersenang-senang di atas papan surfing. Tapi tiba-tiba Eva terbalik dan tenggelam. Yi Ren sontak panik mencari-cri eva... saat tiba-tiba saja Dong Sheng muncul dari dalam air (entah kapan datangnya) sambil membopong Eva.
Eva bahagia dalam gendongannya dan Dong Sheng baru menurunkannya saat Eva meminta turun. Dong Sheng kesal mengomelinya dan melarangnya main sendirian lagi.
Yi Ren merasa bersalah, ini salahnya yang membuat Eva dalam bahaya. Eva langsung membela Yi Ren dan meyakinkan Dong Sheng bahwa dialah yang memaksa Yi Ren datang kemari. Jadi hukum saja dia.
"Kau pikir aku tidak berani menghukummu?" Omel Dong Sheng.
Maka Eva langsung berusaha membujuknya dengan gaya sok imut, dan itu sukses membuat hati Dong Sheng luluh sehingga dia berhenti marah. Dia memberitahu Yi Ren bahwa dia dan Eva sekarang resmi pacaran. Jadi kalau lain kali terjadi hal-hal semacam ini, Yi Ren harus segera melaporkannya padanya.
Yi Ren turut senang untuk mereka. "Selamat. Saya mengerti, saya akan lebih berhati-hati lain kali."
Karena Eva masih perlu bicara sama Yi Ren, Dong Sheng memutuskan menunggu di mobil. Eva akhirnya jujur tentang tujuannya mengajak Yi Ren kemari dan meminta maaf, tidak seharusnya dia bertaruh dengan Xiao Nan.
Yi Ren canggung, tidak masalah kok, Xiao Nan sudah memberitahunya. Dia tahu kok kalau Xiao Nan tak mungkin menyukainya. Eva meyakinkan kalau Yi Ren salah, Xiao Nan benar-benar punya perasaan pada Yi Ren, hanya saja dia tidak bisa menunjukkan perasaannya yang sebenarnya.
Makanya Eva membuat taruhan itu untuk memancing Xiao Nan menyadari perasaannya sendiri. Sunguh tak disangka Xiao Nan malah merusak segalanya.
"Eva, kau tidak perlu berkata begitu hanya karena kau ingin membuatku bahagia. Aku tahu kalau aku orang yang membosankan. Lagipula, dia dan aku berada di dua dunia yang berbeda."
"Ini tidak benar. Luo Yi Ren yang kukenal adalah orang yang hebat di dunia pemasaran. Kau hebat. Karena itulah kau tidak boleh kalah saat kau jatuh cinta."
"Sejujurnya. Aku tidak pernah mencintai seseorang cukup lama. Aku terbiasa bekerja setiap hari. Aku benar-benar tidak tahu bagaimana harus memulai sebuah hubungan."
Eva jujur mengakui bahwa Xiao Nan memang punya banyak mantan. Tapi biarpun begitu, dia tidak pernah benar-benar mencintai siapapun. Orang tuanya Xiao Nan bercerai waktu dia masih kecil, makanya dia tidak tahu bagaimana mencintai seorang wanita.
"Tapi aku tahu kalau dia serius kali ini. Makanya dia bersikap seperti orang bodoh di hadapanmu. Yi Ren, pertimbangkanlah dia dengan serius. Aku sungguh berharap kau dan dia akan happy ending."
Sementara itu, Xiao Nan pergi menemui Jason untuk membicarakan nasib Eva pasca jernihnya kasus keracunan makanan itu. Sekarang kasus itu sudah jelas dan banyak netizen yang sekarang mendukung Eva. Jadi bagaimana kalau Jason mengizinkan Eva kembali bekerja?
Tapi Jason masih marah. Tak pernah ada seorang pun di World Angel yang pernah menentangnya. Baru Eva yang berani melakukan itu.
"Anda benar. Eva itu memang seperti kuda di luar tapi seperti keledai di dalam. Kau tidak peduli padanya, aku akan mengajarinya untuk bersikap lebih sopan nanti."
Jason mendadak tertawa mendengar ucapannya. "Seperti kuda di luar dan seperti keledai di dalam? Sungguh perbandingan yang lucu. Tapi aku suka sifatnya ini."
Xiao Nan tidak perlu khawatir. Masalah ini sudah selesai. Eva boleh bekerja lagi mulai besok. Senang, Xiao Nan sontak memuji-muji Jason.
Seperti biasanya, Yuan Yuan sangat menikmati masakannya Dong Sheng. Begitu nikmatnya hingga dia sulit mengungkapkannya ke dalam kata-kata. Dia benar-benar kagum loh, padahal baru 3 indera pengecapnya yang kembali, tapi masakannya Dong Sheng sudah bisa mencapai tingkat dewa seperti ini. Kalau semua indera pengecapnya kembali, para koki lainnya mungkin bakalan jadi pengangguran.
"Berkat kau. Kalau bukan karena komen akuratmu terhadap 4 jenis hidangan itu dan juga indera pengecap yang kau bantu pulihkan, aku tidak akan bisa membuat perubahan besar seperti ini."
"Jangan rendah hati. Aku cuma mengada-ada kok (komentarnya tentang masakan Dong Sheng), membuatmu berpikir kalau aku bukan cuma sekedar vas bunga."
Dong Sheng heran. "Bukankah rasa ini ada di dalam ingatanmu?"
Tapi Yuan Yuan sama sekali tidak mengerti apa maksudnya, ingatan apa? Keempat hidangan ini baru pertama kali dia coba di rumahnya Dong Sheng. Tapi Dong Sheng yakin dia tidak salah ingat (tentang Yuan Yuan kecil), Yuan Yuan saja yang lupa.
Dong Sheng lalu membawa Yuan Yuan pergi ke bekas restoran ayahnya dan seketika itu pula Yuan Yuan ingat dulu waktu masih kecil, dia memang pernah datang ke tempat ini untuk makan.
Dia juga ingat pernah terjebak di reruntuhan bangunan tempat ini bersama seorang anak laki-laki... anak itu Dong Sheng? Tidak mungkin!
"Anak itu aku. Kita sudah saling mengenal sebelum SMA. Sekarang kepingan ingatan ini, bukan aku satu-satunya yang mengingatnya."
"Kenapa kau tidak memberitahuku lebih cepat?"
"Ayahku meninggal dalam ledakan itu. Karena rasa sakit yang harus kutanggung sangat besar, makanya aku kehilangan inderaku. Pertama kali aku melihatmu di SMA, aku merasa kau sama persis seperti gadis kecil yang kukenal waktu aku masih kecil. Makanya aku sering membuntutimu dan mengamatimu, hingga pada akhirnya aku tahu kau adalah Yuan Yuan."
Yuan Yuan mengerti. Jadi waktu itu Dong Sheng memberinya sepatu untuk memeriksa bekas luka di pergelangan kakinya. Sayangnya, Yuan Yuan sebenarnya sudah menghilangkan bekas luka itu sebelum dia jadi model karena dia merasa bekas luka itu sangat jelek. Makanya Dong Sheng tidak bisa menemukannya.
Dong Sheng lalu memperlihatkan plastik pembungkus permen yang dulu pernah Yuan Yuan kecil berikan padanya sekaligus harapan baginya untuk tetap hidup. Tapi sayangnya, Yuan Yuan sama sekali tidak ingat tentang masalah permen ini.
Jadi karena dia, Dong Sheng sangat menyayangi bungkus plastik ini? Dong Sheng kan sampai pernah marah besar padanya gara-gara bungkus plastik ini.
"Iya. Aku sudah mengetahui identias aslimu. Tapi setiap kali aku mendapatkan reaksi keras, hatiku rasanya seperti ditusuk ribuan jarum."
"Maaf. Kalau saja aku tahu tentang semua ini, aku pasti akan lebih cepat memberitahumu kalau aku adalah Zhen Yuan Yuan. aku tidak akan membiarkanmu menderita sendirian."
"Tidak apa-apa. Sekarang aku sudah mendapatkanmu, indera pengecapku juga sudah mulai pulih. Aku juga berharap bisa mengembalikan Empat Rasa Kehidupan ayahku. Apa kau tahu, kau, Empat Rasa Kehidupan dan restoran adalah akar kehangatanku. Makanya aku sangat menghargai semua itu."
"Jadi, jika kau ingin membuat Empat Rasa Kehidupan, kau masih butuh rasa asam?"
"Iya."
"Aku harus membantumu untuk menyelesaikan keinginanmu sesegera mungkin." Ujar Yuan Yuan lalu mencium Dong Sheng.
Mereka lalu mencoba hasilnya dengan membeli secangkir jus jeruk tanpa es dan tanpa gula. Tapi ternyata Dong Sheng masih belum bisa merasakan asam.
Yuan Yuan kecewa. "Padahal aku sudah berusaha untuk menampilkan keahlian terbaikku dengan pose sempurna. Kalau kita tidak berhasil kali ini, apa yang harus kita lakukan."
Kalimat ambigunya itu sontak membuat si penjual jus salah paham mengira mereka pasutri yang sedang promil, makanya dia menyemangati mereka dengan meyakinkan mereka bahwa mereka pasti akan segera punya anak. Pfft!
"Masalah seperti ini tidak bisa terburu-buru, serahkan saja segalanya pada Tuhan, maka segalanya akan baik-baik saja."
Yuan Yuan panik ingin meluruskan kesalahpahamannya, tapi Dong Sheng dengan cepat menghentikannya. "Benar, istriku. Sekarang kita tidak berhasil, tapi kita bisa terus berusaha. Lain kali, aku akan berusaha yang terbaik."
Dong Sheng langsung menggendong Yuan Yuan pergi sebelum dia sempat protes lagi.