Love The Way You Are

Love The Way You Are
episode 17



Pasca ciuman mereka, Yuan Yuan membawa Dong Sheng ke restoran mie. Dong Sheng santai saja menambahkan banyak cuka sampai Yuan Yuan harus menghentikannya, takut kalau-kalau indera pengecap rasa asamnya Dong Sheng sudah kembali.


Dengan tatapan mata nyalang pada mie itu, Yuan Yuan mengaku bahwa sebenarnya ini restoran langganannya. Kalau saja dia tidak takut gemuk, dia pasti akan makan tiga mangkok. Menyadari tatapan Yuan Yuan, Dong Sheng malah sengaja menggodanya dengan meniup-miup mie-nya tepat di hadapan Yuan Yuan.


"Ruan Dong Sheng! Aku akan pergi kalau kau terus melakukan itu! Ini menyiksaku!"


"Baiklah, aku tidak akan menggodamu lagi."


Dong Sheng akhirnya mencoba mie-nya, tapi ternyata dia masih belum bisa merasakan asam. Berusaha menyemangatinya, Yuan Yuan meyakinkannya bahwa mereka masih punya banyak waktu. Mereka masih muda dan cinta mereka kuat. Mari kita coba lagi lain hari.


Tapi Dong Sheng tiba-tiba mengecup pipinya dan berkata. "Aku tahu kenapa kita tidak berhasil. Rupanya aku harus membuatmu cemburu biar indera pengecap asamku kembali."


Yuan Yuan bingung. Siapa yang cemburu? Dia tidak cemburu kok? Cemburu sama siapa? Kenapa juga dia harus cemburu?


"Jangan bilang kalau kau tidak cemburu sama Manajer Luo?"


Yuan Yuan menyangkal dengan canggung. Tidak mungkin, dia tidak sekejam itu, tidak benar. Dong Sheng benar-benar bahagia, Yuan Yuan sekarang ini tampak sangat cute.


Tepat saat itu juga, bibi pemilik restoran muncul dan mengenali mereka berdua. Bibi turut senang untuk Dong Sheng, akhirnya dia menemukan Yuan Yuan. Selamat!


Biarpun sekarang Yuan Yuan sudah kurus, tapi Bibi tetap mengenalinya karena mata Yuan Yuan tidak berubah. Bibi tuh pintar mengenali orang loh.


Dong Sheng malah lebih pintar dalam hal itu. Dong Sheng tahu kalau Yuan Yuan punya prospek yang bagus. Selama bertahun-tahun ini, Dong Sheng selalu mencari-cari Yuan Yuan. Dong Sheng tahu kalau Yuan Yuan langganan di sini. Dong Sheng bahkan pernah meminta Bibi untuk memperhatikan Yuan Yuan.


Dong Sheng malu dan berusaha meminta Bibi untuk tidak membicarakan masa lalu lagi. Tapi Yuan Yuan ingin tahu lebih banyak dan menyemangati Bibi untuk cerita lebih lanjut.


Maka Bibi dengan senang hati terus bercerita. Bagaimana dulu Yuan Yuan selalu duduk di meja ini dan Dong Sheng biasnaya duduk di pojokan untuk mengawasi Yuan Yuan makan.


Dong Sheng bahkan selalu memesan menus yang sama dengan Yuan Yuan. Tapi Dong Sheng tak pernah berani untuk bicara dengan Yuan Yuan, makanya Bibi khawatir.


Pernah juga suatu hari ada 3 preman yang datang ke restoran. Dong Sheng waktu itu berniat mau menolong Yuan Yuan, dia bahkan sudah memegangi tongkat waktu itu. Tapi ternyata malah Yuan Yuan menghajar ketiga preman itu sendirian, terus Dong Sheng menyelinap keluar lewat pintu belakang.


Bibi terus sja bercerita dengan penuh semangat hingga Dong Sheng semakin merasa tak nyaman dan diam-diam pergi. Yuan Yuan cepat-cepat mengejarnya sambil protes. Mereka kan lagi ngomongin cerita kepahlaawanan seorang pria, kenapa Dong Sheng malah lari?


"Cerita kepahlawanan? Kurasa tidak begitu."


"Kenapa tidak? Kami membicarakan tentang seorang pemuda tampan yang ingin melindungi orang yang dicintainya dengan cara menolongnya saat dia dalam kesulitan."


"Tapi pada akhirnya aku tidak melakukan apapun. Aku mencintaimu sejak lama, tapi tidak berani menyatakannya padamu."


Kalau saja dia dulu cukup berani, mereka pasti tidak akan saling merindukan selama 10 tahun. Terharu, Yuan Yuan langsung memeluknya.


"Terima kasih. Terima kasih telah jatuh cinta padaku selama bertahun-tahun."


"Karena itulah, berhentilah berpikir macam-macam. Takkan ada seorang pun yang akan bisa menggantikanmu."


Dia meyakinkan Yuan Yuan bahwa Yi Ren itu sama seperti Asisten Ni. Mereka selalu berada sisinya sejak masa-masa sulit dia memulai bisnisnya. Mereka berdua adalah sahabat baiknya, rekam timnya.


"Tapi kau berbeda. Kau cinta sejatiku satu-satunya. Posisimu tidak akan pernah berubah."


"Kalau begitu aku tidak hanya akan menjadi cinta sejatimu satu-satunya, melainkan juga sahabat baikmu dan rekan timmu. Ini juga tidak akan pernah berubah."


Yi Ren termenung sedih menatap lautan membentang di hadapannya sambil mencoret beberapa catatan hal-hal yang ingin dilakukannya. Tapi tiba-tiba Xiao Nan muncul, Yi Ren tercengang. Ngapain Xiao Nan di sini? Memata-matainya?


"Hei, Nona. Memangnya pantai ini milik nenekmu? Kau boleh ada di sini, kenapa aku tidak boleh?"


Yi Ren berusaha menghindarinya, tapi tentu saja Xiao Nan tak melepaskannya begitu saja. Apa Yi Ren masih belum bisa melihat ketulusan dan keseriusannya? Katakanlah, ada apa sebenarnya sama Yi Ren?


"Kau sungguh-sungguh ingin bergabung ke dalam duniaku?"


"Tentu saja. Aku selalu berada di sisimu apapun yang kau lakukan."


Baiklah. Tapi Xiao Nan wajib menaati aturan yang dia tetapkan. Yi Ren lalu meminta Xiao Nan menyerahkan ponselnya. Tapi begitu Xiao Nan menyerahkannya, Yi Ren langsung melemparnya ke laut. Pfft!


"Baiklah. Sekarang kau boleh bergabung dalam duniaku dan ikut dalam petualanganku."


Xiao Nan shock. Tapi nasi sudah jadi bubur. Dia sudah kehilangan ponselnya, maka dia tidak boleh kehilangan Yi Ren sekarang.


Yuan Yuan dan Dong Sheng baru mau memikirkan acara kencan mereka selanjutnya, tapi Nyonya Wu mendadak menelepon Yuan Yuan dan ingin bertemu dengannya lagi. 


Yuan Yuan menduga kalau ibunya Dong Sheng pasti mau membahas masalah tawarannya agar dia membujuk Dong Sheng untuk mau bekerja di perusahaan Wutong.


Mendengar itu, Dong Sheng mau menemaninya, biar dia bicara sendiri sama ibunya. Tapi Yuan Yuan melarang, ini urusan antara dirinya dan ibunya Dong Sheng seorang. Jadi lebih baik dia bicara sendiri.


"Tapi aku cemas."


"Kalau aku dan ibumu sama-sama jatuh ke air, siapa yang akan kau selamatkan duluan?"


"Kau."


"Kau menjawab secepat itu, bahkan tanpa memikirkannya dulu?"


"Karena Ketua Wu tidak akan pernah membiarkan dirinya sendiri tenggelam. Sedangkan kau mungkin saja."


"Memangnya aku kelihatan bodoh di matamu? Kenapa juga aku membiarkan diriku sendiri tenggelam? Sudahlah. Aku memiliki putranya sebagai pelindungku, kenapa juga aku harus takut? Kau masak makan malam saja dan tunggu aku di rumah. Oke?"


"Oke. Tapi waktumu hanya dua jam. Jika lewat waktu itu kau masih belum muncul di hadapanku, aku akan segera datang mencarimu."


"Siap, Pak!"


Eva tegang banget berhadapan dengan Nyonya Wu. Maaf dia mengecewakan Nyonya Wu terkait permintaan Nyonya Wu waktu itu. Tapi dia rasa manusia harus mengikuti hati mereka dan melakukan apa yang mereka inginkan, dan bukannya menuruti kemauan orang lain.


Dong Sheng memiliki impiannya sendiri. Kenapa Nyonya Wu tidak membiarkan saja dia untuk melakukan apapun yang Dong Sheng inginkan?


"Aku ibunya. Apa kau sedang mengajariku?"


"Tidak. Mana mungkin saya berani mengajari anda. Anda lebih tua. Saya hanya mengutarakan apa yang saya pikirkan."


Dulu dia tidak begitu mengenal Dong Sheng. Tapi mulai sekarang, dia tidak akan membiarkan Dong Sheng melakukan hal-hal yang tidak diinginkannya. Dia akan selalu mendukung Dong Sheng.


Kesal, Nyonya Wu langsung menyatakan menentang hubungan mereka berdua. Kali ini Yuan Yuan tak gentar dan mengingatkan Nyonya Wu bahwa jaman sekarang, orang dewasa tidak perlu izin orang tua saat mereka saling mencintai. Dia lalu cepat-cepat pamit dan pergi.


Yi Ren membawa Xiao Nan menaiki tangga sebuah gedung yang sangat tinggi untuk bungee jumping. Tapi begitu tiba di atas, Xiao Nan ayang fobia ketinggian, langsung pucat dan kakinya gemetaran hebat.


Yah sudah, Yi Ren mau terjun sendiri saja. Tapi Xiao Nan sontak protes. Tidak bisakah mereka melakukan sesuatu yang normal-normal saja seperti berjemur atau menikmati pantai atau spa, gitu? Kenapa Yi Ren ingin menyiksa dirinya sendiri seperti ini?


"Aku sudah memikirkannya. Aku ingin merasakan rasanya mati sebelum kematian benar-benar datang. Supaya saat kematian datang, aku tidak akan takut."


"Apa yang bicarakan? Kau masih muda, kau tidak akan mati cepat."


Manusia tidak akan pernah tahu apakah kecelakaan atau hari esok yang akan datang duluan. Aku ingin melakukan segala hal yang kuinginkan selama aku masih hidup dan muda. Tapi sekarang, kurasa aku harus melakukannya sendirian."


Baiklah, Xiao Nan ngalah. Jika memang ini sangat penting bagi Yi Ren, Xiao Nan akan melakukannya bersama Yi Ren. Dengan lembut dia menggenggam tangan Yi Ren dan berkata bahwa dia tidak takut apapun selama Yi Ren ada di sisinya.


Tapi waktu pengawas memasangkan peralatan bungee jumping-nya, tetap saja dia ketakutan setengah mati dan langsung berlutut sambil mewek pada Yi Ren. Berusaha menyemangatinya, Yi Ren meyakinkan bahwa hidup Xiao Nan masih panjang. Jadi dia harus bisa mengadapi ketakutannya.


"Kalau kau takut melompat, biar aku duluan." Kata Yi Ren lalu melompat. Xiao Nan galau. Tapi akhirnya dia memberanikan diri dan langsung melompat menyusul Yi Ren.


Tapi seusai melakukan kegiatan ekstrem itu, Xiao Nan langsung menghubungi Yuan Yuan dan mengadukan segala kegilaan Yi Ren. Karena ponselnya dilempar ke laut sama Yi Ren, terpaksa dia hanya bisa video call pakai ipad.


"Kuberitahu kau, sepertinya kakakmu ini tidak akan bisa kembali hidup-hidup."


"Xiao Nan, bukankah itu bagus. Kau jadi bisa menyingkirkan ketakutan psikologismu. Itu kesempatan yang bagus. Jangan sia-siakan niat baiknya."


"Eva, aku serius nih. Bisakah kau serius dikit?"


"Aku serius kok. Tapi kau, kau pergi tanpa bilang-bilang. Dasar tidak setia."


Dong Sheng sudah selesai masak dan menyuruh Yuan Yuan untuk makan. Tapi Yuan Yuan masih sibuk mengkuteks kuku kakinya. Maka tanpa memedulikan Xiao Nan, Dong Sheng langsung saja membopong Yuan Yuan dan membawanya ke meja makan.


Xiao Nan sontak protes iri, dia lagi ngobrol sama Eva, bisa-bisanya mereka malah romantis-romantisan.


"Kau harus makan selagi masih hangat. Makan tiga kali sehari biar sehat. Lagian apa masalahmu?"


Xiao Nan sakit hati dan langsung ganti topik memberitahu Eva bahwa shedule World Angel-nya yang sebelumnya tertunda, sekarang sudah diatur ulang dan Jason menyueuh Eva untuk pergi menemuinya. Dia juga harus fokus pada karirnya, jangan cuma pacaran terus.


"Ingat baik-baik. Wanita yang terlalu tergila-gila pada cinta, tidak akan bisa melakukan apapun."


Kesal, Dong Sheng langsung saja mematikan sambungan mereka. Menyebalkan! Ayo makan. Yuan Yuan sontak menggenggam tangannya, masa Dong Sheng marah?


"Kenapa kau cemburu dengan pekerjaanku?"


"Aku benci segala hal yang mencuri waktu pacarku."


Maka Yuan Yuan langsung manja memeluknya dan memberitahu Dong Sheng bahwa menghabiskan waktu dengan pacarnya adalah impian terbesarnya. Dan sekarang impian itu telah tercapai.


Tapi dia masih punya impian kedua. Apa Dong Sheng tidak ingin melihatnya memakai sayap malaikat dan tampil di puncak dunia fashion? Baiklah, Dong Sheng akhirnya mau juga mengalah. Sekarang sebaiknya mereka makan.


Keesokan harinya, Dong Sheng baru balik kerja, tapi Asisten Ni melapor bahwa Nyonya Wu sedang menunggunya di ruangannya. Tanpa tedeng aling-aling, Nyonya Wu yang sedang membaca laporan keuangan perusahaan Qing, langsung menyindir Dong Sheng yang ambil cuti cuma demi cinta tanpa mengkhawatirkan kerugian perusahaan.


Dong Sheng seperti biasanya memperlakukan ibunya dengan bahasa dan sikap formal dan sinis mengingatkan Nyonya Qu bahwa membaca laporan keuangan perusahaan lain itu tidak sopan.


Nyonya Wu kesal. Kapan Dong Sheng akan berhenti menentangnya? Dia sudah merestui hubungan Dong Sheng dengan Eva, tapi tak disangka kalau pacarnya Dong Sheng itu juga berani menentangnya dan mengkhianatinya. Kalau bukan karena dukungan Dong Sheng, Eva pasti takkan berani menentangnya.


"Benar. Aku memang mendukungnya. Makanya, lain kali temui aku langsung kalau ada apa-apa. Jangan cari dia."


"Aku hanya ingin kau kembali dan mewarisi kekayaanku, apa itu artinya aku berusaha menyakitimu? Kenapa aku selalu jadi orang jahat di matamu?"


"Ibu berlebihan. Siapapun yang Ibu temui untuk membujukku, sikapku akan tetap sama. Aku tidak akan berubah pikiran. Kalau tidak ada apa-apa lagi, silahkan pergi."


"Aku tahu kau ingin membangun kembali restoran ayahmu dan rasanya. Tapi kuperingatkan kau, dengan situasimu sekarang, tidak mungkin tujuanmu itu akan tercapai."


"Kita lihat saja apakah mungkin atau tidak."


Setelah Nyonya Wu pergi, Asisten Ni kepo banget dengan apa yangDong Sheng katakan pada Nyonya Wu sampai membuatnya marah seperti itu?


"Aku cuma bilang padanya bahwa aku akan membuka kembali restoran ayahku bulan depan."


"Apa? Pak Presiden, apa aku tidak salah dengar? Anda mau membuka kembali restoran ayah anda?"


"Betul. Jadi sekarang pergilah ke departemen perencanaan dan suruh mereka melakukan."


Tapi dulu Dong Sheng penah bilang kalau dia tidak bisa mengembalikan rasa masaakan ayahnya. Dia pasti tidak akan membuka kembali restoran itu, kan? Tapi Dong Sheng mengaku bahwa indera pengecapnya sudah kembali. Hmm... sekilas Asisten Ni tampak senang. Tapi begitu berbalik pergi, ekspresinya tampak aneh dan mencurigakan.


Jason meminta maaf pada Eva atas kesalahpahamannya dalam kasus keracunan makanan kemarin. Eva dengan rendh hati berkata bahwa Jason tidak perlu minta maaf, tapi Jason malah salah paham lagi mengira Eva tidak memaafkannya.


Eva jadi bingung sendiri, maksudnya bukan begitu. "Kalau begitu, aku memaafkanmu. Hubungan kita akan tetap saja seperti sebelumnya."


Tapi Jason malah berkata bahwa hubungan mereka tidak akan bisa sama seperti sebelumnya. Dia menjelaskan maksudnya dengan membawa Eva ke belakang dan menunjukkan gaun desain terbarunya, belum pernah ada seorang pun yang melihat gaun ini, Eva orang pertama.


Dia ingin Eva yang mengenakan gaun ini dan tampil di bagian akhir. Biarpun acara itu cuma acara pembukaan kecil, tapi para tamu undangannya adalah para influencer dalam industri ini. Orang-orang itu bisa berpengaruh besar bagi karir Eva. Jadi dia tidak boleh membuat kesalahan sekecil apapun.


"Anggap saja aku ingin mengompenssimu atas kesalahpahamanku. Apa kau setuju?" Tanya Jason. Eva terharu, tentu saja dia setuju.


Begitu sampai rumah, Yuan Yuan langsung memeluk Dong Sheng dan memberitahunya tentang kabar baik ini. Pokoknya kali ini dia harus melakukan yang terbaik dan tidak boleh mengecewakan Jason.


Dong Sheng turut senang untuknya. Dia juga punya kabar baik, tadi dia sudah menemui Nyonya Wu dan Nyonya Wu bilang kalau dia tidak akan mengganggu Yuan Yuan lagi.


"Aku harus minta maaf padamu karena berusaha membujukmu untuk melakukan sesuai yang tidak kau inginkan."


"Bodoh. Aku mengerti kalau kau hanya ingin memperbaiki hubunganku dan ibuku. Kau melakukan itu demi kebaikanku."


"Ibumu juga hanya menginginkan yang terbaik untukmu. Dia..."


"Sudahlah. Jangan bahas dia lagi. Restoran ayahku akan mengadakan upacara peletakan batu pertama bulan depan. Apa kau mau ikut?"


"Tentu saja. Akhirnya impianmu akan menjadi kenyataan. Tentu saja aku harus menyaksikannya bersamamu."


Acara itu dimulai dengan pidato dari Dong Sheng dan Yuan Yuan. Tapi saat Yuan Yuan sedang berpidato di podium, Dong Sheng tiba-tiba melihat satu jendela yang berada di atasnya Yuan Yuan mengayun membuka dan terlepas dari engselnya.


Dong Sheng refleks menyeret Yuan Yuan menjauh dan melindunginya saat jendela itu terjatuh di dekat podium. Yuan Yuan berpikir kalau ini cuma kecelakaan, tapi Dong Sheng yakin tidak.


"Apa maksudmu? Ada seseorang yang merencanakan ini dengan sengaja?"


Biarpun bangunan restoran ini dianggap berbahaya pasca ledakan, tapi selama lima tahun terakhir, Dong Seng selalu memperbaikinya secara berkala untuk menjaga kondisi bangunan tetap bagus. Karena itulah dia yakin yang terjadi hari ini bukan kecelakaan.


"Kalau benar ada orang yang sengaja melakukan ini, berarti orang itu menakutkan sekali. Kau harus menemukan siapa pelakunya."


Maka malam harinya, Dong Sheng dan Yuan Yuan kembali ke restoran itu untuk melakukan penyelidikan. Tapi bukannya serius mencari petunjuk, Yuan Yuan malah usil menakut-nakuti Dong Sheng.


Tapi saat mereka memeriksa jendela, mereka mendapati sekrup engselnya tampak jelas dilepas secara paksa. Jelas ada seseorang yang sengaja mau mencelakai mereka. Tapi siapa pelakunya?


Keesokan harinya, Asisten Ni membacakan berita tentang kasus kemarin. Berita itu juga menyebutkan sejarah tentang kebakaran restoran itu yang terjadi 21 tahun yang lalu dan menewaskan dua orang yang salah satunya adalah ayanya Dong Sheng.


Opini netizen juga kebanyakan bernada negatif, menyebut tempat itu berbahaya dan sial. Bahkan ada yang bilang bahwa dia tidak akan mau pergi ke restoran itu biarpun restoran itu sudah direkonstruksi karena mereka tidak mau kena imbas sialnya. Dong Sheng stres mendengarnya.


Informan misteriusnya Gao Quan mengunjunginya di penjara dan mengomelinya dengan kesal karena dia sudah banyak memberi Gao Quan kesempatan untuk menghancurkan Dong Sheng, tapi Gao Quan selalu menyia-nyiakan semuanya.


"Aku sudah melihat beritanya. Kau sendiri tidak lebih baik dariku." Balas Gao Quan. "Aku memanggilmu kemari untuk memberimu hadiah besar. Ruan Dong Sheng tidak akan pernah menyangka bahwa kaulah pelakunya."


"Aku berada di sisinya selama bertahun-tahun. Aku sekretaris kepercayaannya." Ujar si informan yang ternyata Asisten Ni.


OMG! Ternyata dia pengkhianat. Sejak awal, dialah yang membantu Gao Quan. Dia orang yang memotret saat Dong Sheng bertengkar dengan Xiao Nan, lalu memberikan file-nya pada Gao Quan.


Dia juga membayar satpam apartemennya Yuan Yuan untuk melonggarkan penjagaan sehingga orang suruhannya bisa menyusup masuk ke rumahnya Yuan Yuan. Dia pula yang membayar petugas CCTV untuk menghapus semua rekaman dalam insiden keracunan makanan.


Dan dia melakukan semua itu sebagai upaya balas dendam pada keluarga Ruan. Dalam flashback, sepertinya dulu ayahnya Asisten Ni-lah korban kedua dalam insiden kebakaran restoran itu. Pasca kejadian itu ibunya Asisten Ni berseteru dengan ibunya Dong Sheng sehingga menyebabkannya menderita secara psikologis dan pada akhirnya memengaruhi kesehatan fisiknya hingga beliau meninggal dunia.


"Aku ingin Ruan Dong Sheng menderita agar aku bisa bahagia. Kali ini kau harus lebih pintar. Jangan mengacaukannya." Ujar Gao Quan.


"Aku tahu itu bukan saat yang tepat. Aku melakukan itu karena dia tia-tiba ingin merekonstruksi restoran Ruan. Itu adalah tempat terakhir aku dan ayahku terikat tapi dia malah ingin menghancurkannya!"


"Ruan Dong Sheng hidup enak bertahun-tahun. Dia pikir jika aku - musuhnya, menghilang maka dia akan hidup dengan baik. Rebecca pernah memberitahuku bahwa Eva punya rahasia besar. Sekarang ini Eva adalah satu-satunya kelemahan Ruan Dong Sheng. Kau pasti mengert maksudku."


Eva mencoba gaunnya Jason. Tapi saat dia mencoba jalan, dia malah terbelit ujung gaunnya sehingga membuatnya terjatuh. Jason jelas tak senang dengan itu dan langsung mengomeli Eva.


Eva diam saja menerima omelannya, tapi Sandy tidak terima dan langsung protes balik karena gaun inilah yang membuat Eva terjatuh dan bukannya salah Eva. Jason tidak terima dan langsung menuntut di mana letak kesalahan gaunnya.


Eva cepat-cepat menyeret Sandy ke belakangnya dan menyangkal. Dia meyakinkan Jason kalau ini tidak akan terjadi lagi, padahal dia juga sadar kalau ini memang salah gaunnya. Dan hal itu membuatnya gelisah seharian.


Dong Sheng heran melihat Yuan Yuan murung terus. Ada apa dengannya? Apa makanan hari ini tidak sesuai seleranya? Dia makan sangat sedikit tadi.


"Tentu saja tidak. Aku cuma lelah setelah mencobai semua baju seharian."


"Apa ada yang kau khawatirkan?"


"Kau juga mengkhawatirkan sesuatu. Kau duluan."


Dong Sheng mengaku kalau dia ingin menunda rekonstruksi Restoran Ruan. Membangun kembali restoran itu memang impiannya, tapi belakangan ini, dia berpikir bahwa dia sudah banyak menghabiskan keberuntungannya demi memiliki Yuan Yuan. Jadi ini cara Tuhan untuk menegurnya agar dia tidak tamak.


Yuan Yuan tidak setuju. Walaupun Dong Sheng telah memilikinya sebagai bintang keberuntungannya. Tapi dia masih harus meraih impiannya yang lain. Dia juga sama, dia masih punya banyak impian lain. Misalnya: Bisa makan banyak tanpa menjadi gemuk, punya banyak keberuntungan dan jadi terkenal dalam waktu semalam.


"Apa kau tidak punya impian yang lebih praktis?"


"Punya. Aku ingin bersamamu seumur hidup. Lalu aku ingin menjadi model brand fashionku sendiri."


"Kau sudah meraih impian pertamamu. Aku akan membantumu mencapai impian keduamu."


"Tidak. Kau cuma perlu memberiku cintamu. Yang lain biar kulakukan sendiri."


Apa Dong Sheng tahu kenapa dia memiliki impian ini? Karena dia gemuk sejak kecil. Dulu setiap kali melihat gadis-gadis lain mengenakan baju-baju yang cantik, Yuan Yuan sangat iri.


Makanya dia membeli banyak sekali boneka barbie dan membuat baju-baju untuk mereka setiap kali ada waktu senggang dan mendandani mereka. Setiap kali melihat boneka-bonekanya berpakaian cantik, dia selalu membayangkan dirinyalah yang memakai semua itu.


Sejak saat itulah, Yuan Yuan selalu bermimpi mengenakan baju-baju yang dia desain sendiri dan menunjukkannya di hadapan seluruh dunia.


"Di masa depan nanti, kau pasti akan menjadi desainer terbaik." Ujr Dong Sheng menyemangatinya.


"Tapi hari ini waktu aku mencoba gaunnya, aku menyadari gaun yang di-design oleh Jason terlalu panjang. selain itu, bahannya dari sutra. Kalau dipakai bisa menyebabkan pergesekan dan terbelit di pergelangan kaki."


Tapi di dunia fashion, Jason terkenal angkuh dan arogan. Karena itulah Yuan Yuan tidak berani memberitahu Jason tentang kesalahan dalam karyanya. Dia takut membuat Jason tak senang.


"Jadi itu yang menganggumu. Pelajaran paling penting dalam hidup kita adalah memuaskan diri kita sendiri dan bukannya memuaskan orang lain. Karena saat kau memuaskan dirimu sendiri, kau juga memuaskan orang lain."


Yuan Yuan bingung apa maksudnya. Memuaskan diri sendiri sama dengan memuaskan orang lain juga... Ah! Yuan Yuan endadak mengerti dan langsung pergi setelah memberikan kecupan manis untuk Dong Sheng.