
"Seorang psikolog hebat pernah berkata bahwa 80% mimpi menunjukkan keinginan terpendammu. Tapi psikolog hebat itu juga berkata bahwa keinginan itu adalah ketakutan yang tersembunyi dalam hati."
Itulah narasi seorang gadis gemuk yang tengah mandi cantik sambil menikmati macaron... saat tiba-tiba saja tembok-tembok yang mengelilingi kamar mandinya runtuh, menunjukkan dirinya ternyata lagi mandi di tengah pantai sehingga dia mendadak jadi tontonan dan bahan tertawaan orang-orang di pantai.
"Sekarang misalnya, aku seperti monster... di tempat umum. Ditatap liar dan ditertawakan oleh banyak orang."
Panik, gadis itu segera keluar dari bak mandinya dan melarikan diri. Tapi orang-orang itu malah terus mengejarnya sampai menghinanya gendut.
"Ini adalah kesekian kalinya aku terjebak dalam mimpi buruk ini. Dan kali ini, aku bahkan tidak bisa bersuara. Oh, Tuhan... tolong aku! Keluarkan aku dari mimpi buruk ini!"
Hmm, sepertinya doanya terkabul. Tiba-tiba seorang pria tampan pakai mobil mewah muncul di hadapannya dan menyuruhnya naik. Tapi bahkan sebelum dia sempat naik ke mobilnya, tiba-tiba saja pria tampan itu berubah sikap dan membuka kacamatanya.
Si gadis gendut kaget mengenalinya. "Ruan Dong Sheng?"
Dong Sheng mendadak sinis. "Jangan bersikap seolah kau dekat denganku, dasar gendut. Kau tidak memenuhi syarat untuk menyukaiku."
Ruan Dong Sheng langsung berlalu pergi meninggalkannya. Tapi handuknya si gadis gendut terselip di mobilnya, dan jadilah handuk itu terlepas darinya... dan Eva pun terbangun dari mimpi buruk itu.
Mimpi yang benar-benar menakutkan bagi Eva atau nama aslinya adalah Zhen Yuan Yuan, seorang supermodel yang ketiduran saat tengah menunggu gilirannya untuk tampil di catwalk.
Managernya - Xiao Nan, berusaha menyemangatinya bahkan berjanji akan mentraktirnya makan sashimi setelah acara ini selesai. Yuan Yuan mendadak bersemangat mendengar kata makanan itu, dia akhirnya bangkit dan tampil di catwalk dengan profesional.
"Gadis gendut yang ditertawakan itu adalah aku. Dan sekarang aku selalu muncul di berbagai cover majalah fashion terkenal. Aku adalah supermodel Eva. Dan nama lainku adalah Zhen Yuan Yuan."
Sedangkan Ruan Dong Sheng, si ganteng dalam mimpinya Yuan Yuan itu adalah seorang presiden sebuah hotel. Tapi dia orang yang benar-benar perfeksionis dan dingin.
Bahkan saat seorang koki di hotelnya memasak hidangan yang tidak sesuai keinginannya, dia langsung memecat si koki saat itu juga. Dia bahkan tak peduli biarpun saat itu sebenarnya mereka ada acara pesta dan waktu mereka terlalu mepet untuk ganti koki.
Dia bahkan memerintahkan para bawahannya untuk menyingkirkan semua makanan yang terlanjur di sajikan di pesta dan ganti semuanya dengan masakannya sendiri.
"Pak Presiden, para tamu sudah menunggu di atas. Saya takut itu terlalu terlambat."
"Masakanku layak mereka tunggu," ujar Dong Sheng. Dia langsung mengganti baju kerjanya dengan seragam koki.
Pada saat yang bersamaan, Yuan Yuan menelepon Xiao Nan dengan kesal karena ternyata Xiao Nan tidak menepati janjinya. Dia mau berhenti saja! Xiao Nan santai, Yuan Yuan kan sudah sering mengatakan itu.
"Kali ini aku serius! Aku ingin makan hot pot, ayam tumis pedas, ayam goreng, mie, hamburger! Lebih baik aku makan satu detik lalu kelaparan!"
"Aku tahu kau tidak takut mati. Tapi... apa kau tidak takut gendut? Jadilah anak baik. Naiklah ke lift dan turun, aku sudah menunggu di depan. Pulang saja, mandi dan tidur."
Tapi tepat saat Yuan Yuan masuk lift, tiba-tiba dia melihat dua orang pelayan bawa kue-kue manis dua baki yang kelihatannya enak banget. Yuan Yuan sampai menatap kue-kue itu dengan merana, tapi dia berusaha menahan diri.
Tapi ujung-ujungnya dia tidak tahan untuk mengikuti kedua pelayan hotel itu hingga dia tiba di sebuah pesta topeng di pinggir kolam yang pastinya penuh dengan makanan-makanan enak.
Yuan Yuan galau, masuk-nggak, masuk-nggak? Dia harus menahan diri... Tapi hidup ini singkat, jadi nikmati saja... Tapi tidak boleh! Dia bisa kelebihan kalori dan Xiao Nan pasti akan membunuhnya dan dia pasti akan membenci dirinya sendiri... Tapi hidup itu sudah cukup sulit, kenapa juga aku harus begitu keras pada diriku sendiri? Bagaimana kalau dia kelaparan malam ini?
Ah sudahlah, nekat saja daripada jadi hantu kelaparan. Maka Yuan Yuan pun memakai topeng yang tersedia di sana dan berniat mengambil kue. Tapi bahkan sebelum dia sempat menyentuh piringnya, mendadak dia diserobot orang lain. Bahkan kue-kue lain yang diincarnya pun direbut oleh orang lain sebelum dia sempat menyentuh semuanya.
Astaga, bahkan Tuhan pun tidak membantunya. Sudahlah, Yuan Yuan memutuskan mau pulang saja. Tapi saat dia berbalik, tiba-tiba saja langkahnya membeku di tempat gara-gara melihat Ruan Dong Sheng yang berjalan masuk ke pesta itu bersama rombongan koki.
Hmm, jelas dia menyukai Dong Sheng. Tapi sepertinya Dong Sheng tidak mengenalinya dan langsung melewatinya begitu saja. Yuan Yuan sontak mengepalkan tangan untuk menahan dirinya dari kenangan masa lalunya yang pahit.
Masa lalu saat dia masih SMA dan gendut. Dia sudah menyukai Dong Sheng saat itu dan berniat menyatakan cinta pada Dong Sheng melalui sebuah surat cinta. Hmm... sepertinya dia membacakan surat itu di hadapan anak-anak satu sekolah dan sontak saja dia langsung mendapat kecaman dan hinaan bertubi-tubi dari para semua orang, terutama para siswi.
Sekarang Yuan Yuan jadi penasaran dan memutuskan untuk tetap di sana dan menonton pertunjukkan masaknya Dong Sheng. Lu Yi Ren - Direktur PR di perusahaannya Dong Sheng, mengumumkan bahwa karena masakan yang sebelumnya tidak memenuhi standar mereka, jadi presiden hotel ini akan memasak sendiri untuk mereka.
Yuan Yuan sinis mendengarnya. "Dia masih suka publisitas rupanya."
Dong Sheng pun mulai membuat minuman mangga molekuler yang dibuat berdasarkan prinsip-prinsip fisika. Tapi bahkan sebelum masakannya belum sempurna, tiba-tiba ada seorang tamu wanita yang mengambil segelas minuman itu lalu berusaha mendekati dan merayu Dong Sheng. Dia bahkan berusaha menyentuh Dong Sheng, tapi Dong Sheng dengan cepat menghindar.
Yi Ren berusaha menengahi mereka dan memperkenalkan wanita ini sebagai penulis makanan terkenal. Tapi Dong Sheng mendadak panik ingin merebut gelas itu saat wanita itu hendak meminumnya, dan akibatnya membuat gelas itu terjatuh dan pecah.
Wanita itu jadi kesal dengan sikap Dong Sheng cuma karena masalah sepele seperti ini. Yi Ren dengan sopan buru-buru mengantarkan wanita itu keluar. Suasana jadi canggung gara-gara itu.
Yuan Yuan sendiri sudah terlalu kelaparan dan memutuskan untuk pergi saja. Tapi dia asal saja saat mengambil tasnya di meja dan tidak sadar kalau dia ikut menarik taplak meja itu dan jadilah emua peralatan makan di meja itu terjatuh yang kontan menarik perhatian semua orang.
Canggung dan malu, Yuan Yuan berusaha menutupi dirinya pakai tas dan melarikan diri. Tapi Dong Sheng mendadak menghadangnya dan tanya dia bekerja di perusahaan mana?
"Saya pergi ke tempat yang salah," alasan Yuan Yuan.
Dia berusaha menghindar, tapi tiba-tiba saja dia keseleo dan oleng. Untung saja Dong Sheng sigap menangkapnya sehingga mereka akhirnya kontak mata. Yuan Yuan terpana.
Tapi gara-gara dia terlalu kelaparan, tiba-tiba saja dia berhalusinasi melihat pipi putihnya Dong Sheng seperti kue beras ketan. Lalu... AUM!!! Menggigit pipinya Dong Sheng. Wkwkwk!
Kaget, Dong Sheng sontak mendorongnya tapi malah membuat mereka berdua jadi sama-sama oleng dan BYUR! Keduanya tercebur ke kolam. Dong Sheng menatapnya heran sesaat sebelum kemudian mendorongnya. Xiao Nan baru datang saat itu dan buru-buru membawa Yuan Yuan pergi.
Gara-gara kejadian itu, Dong Sheng jadi melamun gelisah memikirkan ucapan Yuan Yuan tentang pipinya yang seperti kue beras ketan tadi. Karena kata-kata itu, sama persis seperti yang dulu pernah diucapkan oleh seorang gadis kecil.
Saat akhirnya dia selesai mandi, dia tiba-tiba memerintahkan kedua anak buahnya untuk mencari gadis yang ingin memakannya tadi.
Yuan Yuan ternyata masih menyimpan surat cintanya yang dulu, surat cinta yang malah membuatnya dipermalukan habis-habisan di hadapan satu sekolah dulu. Surat yang membuatnya jadi sangat marah Dong Sheng.
"Ruan Dong Sheng, kuharap aku bisa memberitahumu penderitaan apa yang kualami selama 10 tahun terakhir dan apa yang kualami sekarang ini. Jika aku punya kesempatan lagi, aku pasti akan membuatmu membayar dua kali lipat!"
Gara-gara kejadian malam itu, Qiao Man - si penulis makanan terkenal itu sekarang me-review dan memberikan penilaian buruk terhadap Dong Sheng dan perusahaannya.
Dan review buruknya itu benar-benar mempengaruhi rating perusahaan mereka yang sekarang menurun. Bahkan jumlah booking di restoran mereka juga banyak menurun.
Tapi Dong Sheng sama sekali tak peduli, malah menyuruh Yi Ren untuk mematikan video review wanita itu dan lebih tertarik membahas wanita yang ingin memakannya kemarin.
Dia yakin wanita itu seorang model. Dia bisa memperkirakan tinggi wanita itu 174 cm dan bobotnya 47,5 kg. Semua itu adalah persyaratan standar tubuh seorang model. Ditambah lagi kemarin ada acara fashion show di lantai empat, Dong Sheng yakin wanita itu pasti model di acara itu.
"Baik. Saya akan mencari tadi gadis itu dari agensi model mana." Ujar asistennya lalu pergi untuk melaksanakan tugasnya. Dan tentang masalah Qiao Man, dia serahkan penanganan urusan itu sepenuhnya pada Yi Ren.
Maka Yi Ren dan si asisten pun pergi ke stasiun TV untuk menangani masalah ini dan berhasil menyelesaikannya dengan mudah. Pihak stasiun TV setuju untuk mengundang Dong Sheng di sebuah acara masak mereka.
Tapi Yi Ren merasa, Pak Presiden mereka jadi aneh sejak pesta malam itu. Asisten setuju. Biasanya Pak Presiden mereka selalu menjauhkan dirinya dari lawan jenis. Tapi sekarang tiba-tiba dia terobsesi dengan seorang gadis misterius. Apa Pak Presiden berniat mau balas dendam pada wanita itu?
Yuan Yuan mendapat telepon dari Xiao Nan dan memberitahu bahwa Yuan Yuan akan diikutsertakan dalam acara kue beras ketan.
Tepat saat itu juga, Yuan Yuan tiba-tiba melihat Dong Sheng berjalan dari arah berlawanan. Yuan Yuan seketika membeku di tempat. Pandangan mereka tiba-tiba bertemu, tapi Dong Sheng langsung melewatinya begitu saja. Hmm, sepertinya dia tidak mengenali Yuan Yuan.
Tapi saat Yuan Yuan hendak pergi, Dong Sheng tiba-tiba memanggilnya. "Nona pakai jaket hitam, tunggu sebentar!"
Ow, apakah Dong Sheng mengenalinya? Yuan Yuan kontan membeku saking tegangnya. Apalagi Dong Sheng mendadak mendekat hingga dia tersudut ke tembok. Yuan Yuan sontak merem saking tegangnya.
Dong Sheng pun semakin mendekat... lalu mencabut bulu mata palsunya yang lepas. Pfft! Yuan Yuan bahkan tidak mengucap terima kasih, tapi Dong Sheng dengan pedenya bilang sama-sama lalu pergi, meninggalkan Yuan Yuan yang cuma bisa melongo.
Xiao Nan datang saat itu dan memberitahu bahwa dia sudah mengurus masalah kontraknya, jadi Yuan Yuan tidak perlu ikut dalam acara itu. Dia ingin menyeret Yuan Yuan pergi, tapi kejadian barusan membuat Yuan Yuan merasa tertantang dan langsung menampik tangan Xiao Nan.
"Dia tidak mengenaliku. Aku sekarang supermodel Eva. Jika aku tidak menggunakan tubuh s~~siku untuk menyilaukan matanya, sia-sia aku menderita selama bertahun-tahun."
Yuan Yuan akhirnya masuk ke program acara lomba masak itu sebagai juri tamu. Tapi tiba-tiba saja dia mendekati Dong Sheng lalu PLAK! Menampar wajahnya dan melabraknya.
"Apa kau ingat Zhen Yuan Yuan yang waktu itu? Seharusnya kau tampar kau 10 tahun yang lalu. Balas dendam pada pria jahat benar-benar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Muahahahahahaha!"
"Nona Eva," panggil si MC dan Yuan Yuan seketika tersadar dari lamunannya. Pfft! Cuma mengkhayal toh. (Tapi kenapa Yuan Yuan dendam banget yah? Apa Dong Sheng dulu menolak cintanya?)
Cepat-cepat menguasai diri, Yuan Yuan langsung pasang senyum manis sambil dadah-dadah. Para koki lalu menyajikan masakan masing-masing untuk dinilai oleh para juri.
Tapi Yuan Yuan malah sibuk melamun lagi sambil asal-asalan mengiris ikan di hadapannya dan menatap tajam Dong Sheng saking dendamnya.
"Ruan Dong Sheng, seseorang tidak akan bisa menghindari musuhnya, itu pasti. Kau tidak bisa menyalahkan untuk ini."
Malu, Yuan Yuan beralasan bahwa dia cuma tidak sabaran ingin mencicipi hidangan yang terlihat imut ini, rasanya pasti enak. Dia langsung saja memakannya sesuap dan dengan lebaynya berkata bahwa makanan itu sangat enak seolah membawanya ke surga.
"Tuan Mark pasti akan menjadi pemenang malam ini!" Ujar Eva.
Dong Sheng sepertinya tidak terima karena Eva bahkan belum mencicipi hidangan buatannya dan langsung maju untuk memperkenalkan masakannya.
"Nona Eva, hidangan yang saya masak untuk kompetisi kali ini adalah hidangan utama dari perusahaan Qing kami. Anda pasti tahu setelah anda memakannya. Saya sangat yakin akan hidangan saya."
"Benarkah? Kalau begitu, aku harus mencicipinya dengan baik."
Yuan Yuan langsung saja memakan satu porsi. Tapi entah kenapa tiba-tiba dia seolah baru sadar akan sesuatu lalu buru-buru melarikan diri dari acara itu sambil menutupi mulutnya pakai tisu seolah dia mau memuntahkan makanan itu.
Jelas saja para anak buahnya Dong Sheng jadi mengira kalau dia mau muntah yang itu artinya, hidangan mereka pasti akan dinilai buruk.
Err... tapi Yuan Yuan sepertinya tidak bermaksud begitu. Anehnya, saat dia berusaha lari keluar dari gedung itu secepat mungkin, seperti tubuhnya mulai membesar. Hah?! Masak dia mendadak jadi gendut lagi sekilat itu?
"Kenapa hidupku jadi seperti ini? Aku benci nasibku, tapi aku lebih benci pada diriku sendiri. Aku benci diriku karena gemuk. Sejak hari itu, hidupku bagai di neraka."
Sejak saat dia dicaci dan dibuli semua orang cuma gara-gara pernyataan cintanya pada Dong Sheng, Yuan Yuan mulai giat berolahraga dan diet.
"Saat aku berpikir bahwa aku akhirnya berhasil menaklukkan nasib, nasib ternyata mengubur kutukan di dalam kegelapan. Setelah berbagai pelatihan yang tidak manusiawi, aku akhirnya berhasil menurunkan berat badanku dan mengganti namaku jadi Eva, dan menjadi supermodel."
"Tapi aku punya penyakit aneh. Asupan kalori harianku tidak boleh melebihi seribu. Jika tidak, aku akan jadi gendut dalam waktu singkat."
Ah! Jadi karena itu Yuan Yuan sekarang mendadak berubah jadi gendut. Xiao Nan satu-satunya orang yang mengetahui rahasianya ini dan membantunya merahasikannya. Tapi tetap saja Yuan Yuan menderita karenanya. Tak ada cara untuk menyembuhkannya. Xiao Nan bergegas menyusulnya ke toilet dan memberikan barang-barang keperluannya.
Kedua anak buahnya Dong Sheng heran dengan Eva, kenapa sebenarnya Eva melakukan itu. Mereka yakin Eva bukan seseorang yang pernah bertemu Dong Sheng sebelumnya.
Seketika itu pula Dong Sheng teringat saat dia membantu mencopot bulu mata palsunya Eva yang terlepas dan menduga kalau Eva dendam sama dia. Tapi dia kan membantu Eva, bagaimana bisa Eva malah mengkhianati orang yang telah membantunya.
Yi Ren tak percaya mendengarnya, "Pak Presiden, anda yakin itu namanya membantu?"
"Tentu saja!"
Yi Ren mau menjawabnya, tapi si Asisten mendadak menyela dan mengiyakan saja apapun yang Dong Sheng katakan. Dia sudah menemukan agensi model yang menaungi Eva, namanya Cyzone dan Eva adalah supermodel terhebat di agensi itu.
Yi Ren benar-benar heran. Mereka kan belum lama bertemu, jadi seharusnya tidak ada alasan bagi Eva untuk melakukan hal seburuk itu pada Dong Sheng. Tapi si Asisten berkata bahwa Eva punya alasan untuk melakukan itu.
Dia lalu menunjukkan akun medsos milik Eva yang baru-baru ini didaftarkan. Sejak dia membuka akun medsos itu, dia selalu meng-like semua postingan review negatif tentang perusahaan mereka. Dia benar-benar anti-fan mereka. Karena itulah, apa mungkin Eva sengaja merencanakan semua ini?
Dong Sheng tiba-tiba punya ide lalu memerintahkan Yi Ren untuk mengatur pertemuan dengan Eva. Dia akan memasak dan mentraktir Eva makan malam.
Yuan Yuan yang sekarang jadi gemuk lagi, kesal saat membaca berita-berita tentang dirinya gara-gara kejadian di acara masak waktu itu. Ada yang bilang kalau dia menderita kanker perut, ada pula yang bilang kalau dia menderita anoreksi. Parahnya lagi, ada berita yang menuduhnya hamil di luar nikah gara-gara dia muntah di acara itu.
Yuan Yuan sontak melampiaskan kemarahannya dengan meninju samsak dengan penuh semangat sambil merutuki Dong Sheng. Segala rencana dan usahanya untuk menurunkan badannya dan menanggulangi penyakit anehnya, jadi sia-sia gara-gara kemunculan Dong Sheng.
"Aku kan sudah bilang jangan tampil di acara itu." Omel Xiao Nan. "Dari apa yang kulihat, kau dan Ruan Dong Sheng itu... tidak cocok. Kalian terlalu bertabrakan. Kau harus menjauh darinya."
Baru diomongin, tiba-tiba Xiao Nan mendapat telepon dari perusahaannya Dong Sheng yang mengundang Eva untuk makan malam. Mendengar itu, Yuan Yuan langsung bersemangat mau balas dendam.
"Tuhan membantuku juga. Aku melewatkan kesempatan yang terakhir kali waktu itu. Kali ini aku pasti akan membuatnya tahu bagaimana rasa tanganku!" Ujar Yuan Yuan sambil menghantam bahunya Xiao Nan kelewat semangat.
Tapi Xiao Nan melarangnya pergi. Bagaimana bisa Yuan Yuan menemuinya dengan penampilannya yang seperti ini? Iya juga sih. Yuan Yuan langsung mengajak Xiao Nan untuk tinju dengannya seperti dulu. Pokoknya selama beberapa hari ke depan, dia akan giat berolahraga da hanya minum air putih, biar dia bisa langsing lagi dengan cepat.
"Lalu aku akan mengoyaknya dengan tanganku sendiri!"
"Kalau kali ini kau kembali padaku sambil nangis, aku tidak akan peduli padamu!"
"Masalah kecil seperti berurusan dengan Ruan Dong Sheng, kau tidak perlu berurusan dengannya sendiri. Tunggu saja kabar baik dariku dan bertepuk tanganlah untukku."
Pada hari pertemuan mereka, Yuan Yuan datang dalam keadaan sudah langsing lagi. Beberapa makanan pun tersaji di hadapannya. Tapi dengan dinginnya dia menolak memakan semua hidangan itu dengan alasan tidak nafsu makan tak peduli biarpun semua itu dimasak sendiri oleh Dong Sheng.
Dong Sheng pantang menyerah dan mulai memperkenalkan masakan pertamanya yaitu foie gras jam lollipop yang dia masak dengan nitrogen cair dalam temperatur rendah dan sangat cocok sebagai hidangan pembuka.
Yuan Yuan menolak. Foie gras mengandung 462 kalori per 100 gram-nya, dan butuh waktu 59,10 menit untuk membakar kalori itu. Jadi lebih baik dia tidak memakannya.
"Rupanya Nona Eva tahu banyak tentang makanan. Karena kita sudah di sini, bagaimana kalau kita selesaikan apa yang seharusnya kita selesaikan pada hari syuting acara itu?"
Yi Ren sontak cemas mendengarnya, mengira Dong Sheng berniat balas dendam pada Eva. Dia ingin menyela mereka, tapi si Asisten dengan cepat menghentikannya dan mengingatkannya untuk tidak ikut campur. Bisa terjadi masalah besar kalau Yi Ren menyela mereka.
"Semua hidangan ini adalah hidangan klasik dari perusahaan kami. Kuharap kau bisa memakan semuanya dan menilainya secara obyektif."
Tapi Yuan Yuan langsung menilai kadar kalori tiap-tiap jenis makanan yang jelas bisa membuatnya gendut lagi kalau dia memakan semua itu. Diam-diam dalam hatinya dia mengingatkan dirinya sendiri untuk menahan diri.
"Kau akhirnya berhasil menurunkan berat badan. Jangan biarkan dia mengembalikanmu ke bentuk aslimu!" Batin Yuan Yuan. Maka Yuan Yuan tetap bersikeras menyatakan menolak memakan semua itu.
"Jangan menolak niat baikku." Geram Dong Sheng mulai kesal.
"Tuan Ruan, sepertinya kau tidak merasa bersalah atas kejadian waktu itu."
"Kenapa aku harus minta maaf? Kaulah yang menghina makanan dan menghinaku di hadapan orang banyak bahkan tanpa mencicipinya. Bukankah kau, gadis yang tidak punya rasa hormat terhadap makanan dan pendendam, yang seharusnya minta maaf padaku?"
Yuan Yuan kesal. Dong Sheng menginginkan penilaiannya, kan? Baiklah. Maka Yuan Yuan nekat saja mencicipi semua makanan itu masing-masing satu suapan lalu nyerocos menilai kekurangan masing-masing makanan itu bak reviewer makanan profesional.
Makanan yang terakhir mengandung kalori paling tinggi dan sudah pasti akan membuatnya gemuk lagi besok. Tapi dia tetap nekat memakannya dan menilai bahwa makanan yang terakhir ini tidak ada masalah, terlalu sempurna malah. Seperti dibuat oleh robot dan bukan manusia.
"Apa yang kau sebut hidangan molekuler cuma produk pemasaran yang dingin. Makanan asli harus dimasak secara emosional. Apa pria dingin, egois, dan tak berperasaan sepertimu bahkan tahu apa itu makanan asli? Aku sudah selesai, apa aku boleh pergi sekarang?"
"Siapa kau sebenarnya?" Tanya Dong Sheng tiba-tiba.
Yuan Yuan sontak membeku saking tegangnya. Dong Sheng benar-benar heran dengannya, Eva selalu berusaha keras mendekatinya lagi dan lagi, dan berakting di depannya. Bukankah Eva hanya menginginkan ketenaran demi dirinya sendiri dan mendapatkan kesempatan untuk menghasilkan uang?
"Sebutkan saja hargamu."
Yuan Yuan sakit hati dan membatin. "Ruan Dong Sheng, 10 tahun yang lalu kau menginjak-injak harga diriku. Dan sekarang kau mempermalukanku lagi! Hari ini, jika aku tidak menegakkan keadilan demi diriku sendiri, maka aku - Zhen Yuan Yuan, tidak akan punya muka untuk hidup di dunia ini!"
Maka Yuan Yuan langsung melayangkan tangan, niatnya mau nampar Dong Sheng. Tapi berhubung kelima jarinya terbuka lebar kayak angka lima, Dong Sheng jadi salah paham.
"Setengah juta?"
Tangan Yuan Yuan mendadak membeku saking bingungnya. Dong Sheng sinis, dia akan memberi Yuan Yuan 10 kali lipat, 5 juta sebagai uang diam. Dia akan menyuruh Yi Ren untuk berdiskusi dengan Yuan Yuan besok.
Dia langsung pergi setelah mengucap semua itu, meninggalkan Yuan Yuan yang masih kebingungan. "Eh, Ruan Dong Sheng! Berhenti! Siapa yang menginginkan uangmu?! Aku... aku..."
Yuan Yuan akhirnya menggunakan tangannya untuk menepuk jidatnya sendiri dengan kesal lalu pulang sambil nangis. "Aku benar-benar pemeran utama yang sangat tragis. Kenapa dia mengubahku jadi pemeran pembantu wanita yang jahat dan mata duitan?"
Xiao Nan yang mendengarkan tangisannya dari luar, sontak kesal mau melabrak dan balas dendam sama Dong Sheng. Mendengar itu, Yuan Yuan akhirnya mau juga keluar kamar.
"Kukira aku sudah bukan lagi gadis gendut yang dibuli semua orang. Kenapa dia melakukan ini padaku saat aku sudah kurus?"
"Yuan Yuan, dengarkan aku. Dialah yang bermasalah, sama sekali tidak ada hubungannya dengan apakah kau gemuk atau kurus."
Yuan Yuan langsung menangis dalam pelukannya. "Aku tidak pernah ingin bertemu dengannya lagi."
Tapi yang tidak diketahuinya, Dong Sheng mendadak memberitahu Yi Ren bahwa dia ingin menjadikan Eva sebagai model baru untuk perusahaan mereka. Uang 5 juta tidak akan dia berikan pada Eva secara cuma-cuma. Yi Ren urus sendiri sisanya.
Terbangun keesokan harinya, Eva terheran-heran dengan dirinya sendiri. Kenapa hari-harinya selalu diawali dengan rasa lapar? Dia lalu memutuskan untuk masuk ke kamar mandi dan langsung kaget menatap dirinya sendiri di cermin... dia tidak berubah jadi gemuk.
Kok bisa? Padahal kemarin dia memakan banyak kalori loh, kok hari ini tidak gemuk? Apa ini mimpi? Yuan Yuan langsung mencubit dirinya sendiri. Augh! Sakit! Tidak mimpi ternyata.
"Aku tidak jadi gemuk lagi! Aku tidak jadi gemuk! Aku tidak jadi gemuk!" Yuan Yuan langsung joget-joget saking antusiasnya.