Love The Way You Are

Love The Way You Are
episode 14



Yi Ren jelas emosi saat satpam mengaku bahwa rekaman CCTV di TKP pada saat acara itu berlangsung hilang. Si satpam beralasan kameranya tak berfungsi pada saat kejadian berlangsung. Dia bahkan langsung mengusir dan mendorong Yi Ren.


Xiao Nan baru datang saat itu dan langsung kesal menampik tangan satpam dari Yi Ren dan mengancam akan melaporkan mereka ke polisi atas tuduhan menghilangkan barang bukti penting.


Si satpam sinis menantangnya untuk panggil polisi saja, toh dia tidak punya bukti. Xiao Nan refleks mau menyerang si satpam, tapi satpam yang lain langsung mendorongnya dan Yi Ren langsung mengajaknya pergi.


Xiao Nan memberitahu Yi Ren bahwa masalah ini sekarang melibatkan Eva juga. Bahkan semua schedule-nya Eva terpaksa harus ditunda. Makanya dia datang kemari untuk menyelidiki kebenaran kasus ini. Mereka harus menegakkan keadilan untuk perushaan Qing, agar masalah Eva juga akan terselesaikan.


Tapi sekarang mereka malah keduluan orang lain dan rekaman CCTV-nya menghilang. Akan sulit untuk membuktikan mereka tidak bersalah.


Stres, Yi Ren mengedarkan pandangannya dan tiba-tiba saja dia melihat ada kamera CCTV di salah satu pintu belakang. CCTV ini memang tidak merekam bagian dalam gedung, tapi pintu ini satu-satunya jalan menuju ruang makan dan tempat istirahat di belakang panggung. Yang itu artinya, si pelaku juga pastinya hanya bisa masuk melalui pintu ini.


Xiao Nan kagum padanya. Yi Ren sangat pintar, mari bekerja sama. Yi Ren bagian mikir, sementara dia yang akan mengambil alih kekuasaan. Mereka pasti akan bisa mendapatkan kebenarannya.


"Biasanya kau orang yang tidak serius. Tapi saat tiba waktunya sesama saudara seperti kita untuk memecahkan masalah bersama, kurasa aku bisa mengandalkanmu." Yi Ren setuju.


Tak lama kemudian, mereka sudah mendapatkan setumpuk rekaman CCTV pintu itu. Yi Ren dengan semangat baja memberitahu Asisten Ni bahwa mereka harus bekerja lembur untuk menonton semua rekaman itu. Waduh! Asisten Ni sontak pura-pura sakit perut lalu kabuuuuurrr.


"Dia pasti tidak akan kembali, kan?" Tebak Xiao Nan.


"Aku tidak tahu dia akan kembali atau tidak, tapi aku tahu kau tidak akan lari, iya kan? Ayo kerja!"


Eva sedih memikirkan Dong Sheng. Bahkan sampai sekarang pun Dong Sheng masih juga belum menghubunginya. Eva akhirnya mengiriminya pesan dan tanya apakah Dong Sheng sudah tidur.


Saat itulah Dong Sheng akhirnya menghubunginya. Eva begitu sedih hingga satu-satunya yang bisa dia ucapkan hanya memanggil nama Dong Sheng berulang kali. Dong Sheng dengan lembut meyakinkannya untuk tidak mengkhawatirkannya, dia baik-baik saja kok.


"Bolehkah aku melakukan sesuatu untukmu?"


"Boleh. Yuan Yuan, tidurlah dengan nyenyak."


Yi Ren dan Xiao Nan masih giat menonton semua rekaman itu. Asisten Ni kembali dengan membawakan mie instan untuk mereka. Tapi lama-lama Yi Ren tidak tahan ngantuk dan tertidur di sofa.


Hanya Xiao Nan yang masih terus bertahan. Dengan lembut dia menyelimuti Yi Ren dan menatapnya dengan penuh cinta, sebelum kemudian dia kembali melanjutkan aktivitasnya.


Keesokan harinya, Eva hendak menemui Jason saat dia bertemu Rebecca yang sudah menunggunya sedari tadi. Tapi bukan untuk mendukung Eva, melainkan berusaha mencegah Eva menemui Jason.


Jason adalah orang yang sangat memperhatikan reputasi. Dan kasus ini benar-benar memengaruhi reputasi mereka. Jason tidak akan membiarkan apapun memengaruhi image World Angel.


" Tapi perusahaan Qing difitnah, mereka juga korban."


"Aku tahu, tapi banyak orang yang tidak berpikir begitu, termasuk Jason. Aku sangat tahu bagaimana Jason. Dia menunda pekerjaanmu demi menyelamatkan kehormatanmu. Kalau kau bersikeras mau menemuinya demi kasus perusahaan Qing, itu hanya akan semakin memperkeruh keadaan."


"Tapi jika aku tidak bicara, sama saja aku mengakui bahwa perusahaan Qing bersalah. Aku harus menemuinya dan memperjelas. Terima kasih, Rebecca. Tapi sekarang ini, kau tidak perlu menasehatiku."


Sesuai perkiraan Rebecca, Jason tidak setuju saat Eva memberitahunya bahwa dia ingin menjernihkan nama baik perusahaan Qing. Biarpun Eva adalah perwakilan perusahaan Qing, tapi Eva juga model World Angel yang dia pilih. Eva adalah image World Angel.


"Aku tahu. Justru karena itu. Bagaimana bisa aku membiarkan kebenaran ditutupi oleh kebohongan?"


Jason sinis, memangnya Eva pikir seberapa besar pengaruh yang dia miliki? Eva bisa jadi seperti hari ini berkat World Angel yang membantunya. Gera-gara Eva, akun World Angel di weibo sampai harus menutup komentar mereka. Eva benar-benar menyebabkan efek negatif bagi mereka.


Karena itulah, Jason menuntut Eva untuk melakukan konferensi pers dan meminta maaf pada publik, memperjelas batas hubungannya dengan perusahaan Qing dan menyingkirkan semua efek negatif. Sekarang adalah saatnya bagi Eva untuk menunjukkan cintanya pada World Angel.


Eva tak percaya mendengarnya. Jadi Jason ingin dia membuat orang lain dalam kesulitan dan memanfaatkan kesempatan ini untuk menyakiti Dong Sheng? Eva tidak bisa melakukan itu. Tapi keputusan Jason sudah bulat dan menyuruh Eva untuk memikirkannya baik-baik.


Saat Yi Ren terbangun, dia malah mendapati dirinya tertidur di pangkuan Xiao Nan, sementara Xiao Nan sendiri masih lelap tidur dalam posisi duduk. Melihatnya tampak menggigil kedinginan, Yi Ren sepelan mungkin menyelimutinya. Dan kedekatan mereka membuat Yi Ren mulai mengaguminya.


"Bulu matanya panjang, tapi lingkaran matanya agak gelap. Dia pasti bekerja keras semalam."


Dan tiba-tiba saja Xiao Nan membuka mata lalu menarik Yi Ren mendekat, biar Yi Ren bisa melihatnya lebih jelas. Kaget, Yi Ren berusaha melepaskan diri tapi Xiao Nan langsung menariknya kembali dan semakin mendekat untuk menciumnya... saat tiba-tiba saja Asisten Ni menerobos masuk. Pfft!


Batal deh ciumannya. Xiao Nan kesal. Yi Ren malu dan cepat-cepat balik ke komputernya. Asisten Ni jadi tak enak sudah mengganggu mereka, dia membawakan sarapan buat mereka.


Yi Ren mau menonton rekaman lagi. Tapi Asisten Ni merasa kalau Xiao Nan sudah menemukan tersangka. Xiao Nan langsung tersenyum menggoda dan kontan membuat Yi Ren gugup.


Saat mereka ke mall tak lama kemudian, tak sengaja mereka melihat seorang wanita cantik yang sedang shopping gila-gilaan. Xiao Nan mengenalinya sebagai resepsionis untuk acara itu dan wanita itu juga tampak terlihat di salah satu rekaman CCTV saat dia masuk ke dalam gedung bersamaan dengan para koki yang membawakan katering dari perusahaan Qing.


Dan jelas saja melihatnya shopping barang-barang mahal dan mewah sangat aneh mengingat dia cuma seorang resepsionis yang pastinya gajinya tidak seberapa.


Maka saat wanita itu hendak membayar dengan kartu kreditnya, Xiao Nan langsung menyambarnya. Wanita itu jelas kesal dan mengancam akan menelepon polisi.


"Nona, yang seharusnya menelepon polisi adalah kami. Apa kau tahu bahwa keracunan massal adalah kejahatan melanggar keselamatan masyarakat."


Wanita itu berusaha berkilah dan pura-pura bodoh. Maka mereka langsung mengonfrontasi latar belakangnya. Bagaimana awalnya dia selalu berusaha untuk menjadi model tapi gagal terus, sehingga pada akhirnya dia menjadi resepsionis yang gajinya tidak akan pernah cukup untuk membeli barang-barang mahal ini.


Dia tidak perlu takut, cukup beritahu mereka saja tentang siapa dalang kasus ini. Dengan begitu, maka mereka mungkin bisa membantunya untuk mendapatkan keringanan hukuman.


Wanita itu akhirnya luluh, tapi dia benar-benar tidak tahu siapa nama si pelaku. Dia hanya tahu bahwa nama marga orang itu adalah Yang dan dia bekerja sebagai sekretaris di sebuah perusahaan besar.


Mereka langsung tahu siapa yang dia maksud. Tapi informasi itu tetap saja tak membuat Yi Ren senang, karena walaupun mereka sudah tahu siapa dalangnya, tapi tetap saja mereka tidak bisa apa-apa. Apa yang harus mereka lakukan? Posting di internet? Apa bakalan ada yang percaya?


Xiao Nan santai saja mengutarakan usul untuk menculik Gao Quan pakai kekerasan. Yi Ren heran mendengarnya, dia jadi penasaaran bagaimana dulu Xiao Nan tumbuh sehingga dia jadi seperti ini.


Xiao Nan malah mendadak menggodanya lagi. Akhirnya Yi Ren penasaran juga tentangnya. Dia akan dengan sangat senang hati memberitahu Yi Ren apapun yang ingin Yi Ren ketahui.


"Lupakan saja. Aku tertarik."


"Kenapa kau bicara setengah hati begini. Katakan saja, aku ingin orang yang seperti apa? Kalau kau tidak memberitahuku hari ini, aku tidak akan membiarkanmu pergi."


Yi Ren malah dengan sengaja mengendus-endusnya sambil mengejek bau parfumnya yang menyengat. Berapa botol parfum yang dia pakai, kayak banci aja.


Xiao Nan baru keluar dari kamar mandi dan langsung kaget melihat Eva mendadak sudah ada di sana. Dia berusaha protes tapi Eva terlalu sedih untuk mengacuhkannya. Xiao Nan jadi cemas, ada apa dengannya.


"Matilah aku. Hari ini Jason menyuruhku membuat pilihan." Aku Eva sedih. "Aku harus mengumumkan di konferensi pers bahwa aku tidak punya hubungan apapun dengan perusahaan Qing atau aku tidak punya hubungan apapun dengan World Angel."


Xiao Nan menyarankannya untuk setuju saja dengan Jason dulu. Dia dan Yi Ren memang sudah mendapatkan petunjuk dalam kasus ini. Tapi saat ini mereka belum punya cara untuk membuktikannya.


Eva tak percaya mendengarnya. Jadi maksudnya, Xiao Nan ingin dia mendengarkan kebohongan-kebohongan itu demi kemajuan karirnya? Kenapa taka da seorangpun yang memihaknya? Dia hanya ingin Xiao Nan mendukungnya dan bukannya memberinya nasehat pakai kaliat-kalimat moral semacam itu.


Dong Sheng termenung sedih di ayunan bekas restoran ayahnya sambil curhat pada mendiang. Dia benar-benar merasa bersalah pada ayahnya karena telah merusak hal paling penting bagi ayahnya, yaitu pendapat orang lain tentang masakannya.


"Ayah pasti sangat kecewa padaku."


Tepat saat itu juga, Xiao Nan menelepon dengan panik, memberitahunya bahwa dia barusan berdebat dengan Eva dan sekarang dia tidak bisa menghubungi Eva sama sekali. Dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan sekarang. Cemas, Dong Sheng langsung pergi mencari Eva.


Eva ternyata pergi ke mercusuar yang mengingatkannya akan ucapan Dong Sheng waktu itu, bahwa dia seperti mercusuar yang menerangi orang-orang di sekitarnya dan janji Dong Sheng untuk menjadi mercusuar baginya untuk meneranginya dan melindunginya.


"Sekarang aku sangat tidak berguna dan tidak bisa membantumu dengan apapun." Gumam Eva.


"Siapa bilang kau tidak berguna?" Ucap Dong Sheng yang mendadak muncul dan langsung menarik Eva ke dalam pelukannya.


"Maaf, ini semua salahku. Karena aku tidak melindungimu dengan baik, kau jadi terlibat."


"Bagaimana kau tahu aku ada di sini?"


"Xiao Nan memberitahuku. Kenapa kau tidak memberitahuku sejak awal kalau kau tertekan? Tak tahukah kau betapa khawatirnya aku waktu aku dengar kau menghilang?"


"Maaf. Kau sangat sibuk, aku takut semakin merepotkanmu."


"Sama sekali tidak merepotkan. Lagipula, akulah yang seharusnya minta maaf. Di sini dulu aku berjanji akan menjadi mercusuar bagimu dan melindungimu, tapi sekarang..."


"Itu bukan tanggung jawabmu. Kau sangat sibuk, tapi aku tidak bisa membantumu."


Tapi tetap saja Dong Sheng tidak ingin Eva menukar masa depan karirnya hanya demi dirinya. Berjalan di catwalk World Angel adalah impian Eva sejak dulu. Dia tidak akan bis tenang jika impian Eva ini tak terwujud karena dirinya.


"Tolong percayalah padaku, aku akan menyelesaikan masalah ini sendiri. Turutilah nasehat Xiao Nan, yah?"


Baiklah. "Aku percaya padamu."


Maka sebuah konferensi pers pun digelar di sebuah alun-alun. Awak media dan masyarakat sudah berkumpul sebelum acara dimulai. Eva baru saja tiba bersama Jason, wajahnya tampak murung, tapi dia meyakinkan Jason untuk tidak khawatir. Dia tahu apa yang harus dikatakan dan tidak boleh di katakan.


Xiao Yang - sekretarisnya Gao Quan memberitahu bosnya bahwa Eva pasti akan berpaling dari perusahaan Qing karena sekarang dia berada di bawah tekanan opini publik. Ini akan menjadi pukulan besar bagi Dong Sheng.


Gao Quan senang dan mengingatkan Xiao Yang untuk menyewa beberapa aktor untuk membuat kerusuhan dalam konferensi pers itu. Tapi kemudian Xiao Yang dihubungi si resepsionis yang tiba-tiba menuntut untuk bertemu Gao Quan. Dia bahkan mengancam akan membeberkan segalanya kalau Gao Quan tidak mau menemuinya.


Mereka tidak tahu bahwa sebenarnya si resepsionis melakukan itu karena diperintah oleh Xiao Nan dan Yi Ren. Tapi si resepsionis cuma mau membantu sampai di sini, dia menolak terlibat lebih jauh.


Yi Ren tidak mempermasalahkannya, malah membiarkannya pergi. Xiao Nan jelas bingung, terus siapa yang akan bertemu dengan Gao Quan kalau begitu?


Yi Ren memang tidak mau membiarkan si resepsionis yang menemui Gao Quan. Si respsionis itu orang yang mudah digertak. Kalau dia menemui Gao Quan, yang ada malah dia akan membocorkan rencana mereka.


"Itu masuk akal. Tapi sekarang siapa yang akan pergi menemui Gao Quan?" Tanya Xiao Nan.


"Aku sudah memikirkannya. Gao Quan belum pernah bertemu dengannya atau bertemu denganku, kurasa aku bisa pura-pura jadi dia dan menemui Gao Quan."


"Itu tidak oke, aku tidak setuju! Kau sangat cantik, kalau tiba-tiba dia punya pikiran buruk, itu akan sangat berbahaya."


"Kita lagi ngomong serius, bisa tidak sih kau serius dikit?!"


"Aku sangat serius. Aku seorang pria, aku tidak bisa membiarkan seorang wanita dalam bahaya."


"Kalau begitu tolong beritahuku, sekarang waktunya mendesak, cepat katakan kalau ada orang lain yang lebih cocok daripada aku."


Xiao Nan juga bingung. Tapi tiba-tiba Yi Ren punya ide bagus dan langsung menatap Xiao Nan penuh arti. Waduh! Memahami arti tatapan dan senyumannya, Xiao Nan sontak panik geleng-geleng menolak idenya Yi Ren.


Konferensi pers pun dimulai. Awalnya Eva memang hendak mengumumkan pemutusan hubungannya dengan perusahaan Qing. Tapi kemudian dia teringat akan pengakuan Dong Sheng tentang kebahagiaannya setiap kali melihat wajah puas para pelanggannya yang menikmati masakannya. Dan juga harapan Dong Sheng untuk membangkitkan dan memperkenalkan Empat Rasa Kehidupan milik mendiang ayahnya.


Ingatan itu seketika membuat Eva mendadak berubah haluan. Tanpa memedulikan peringatan Jason, Eva langsung mengumumkan pembelaannya terhadap Dong Sheng. Kesal, Jason memperingatkan Eva untuk tidak menyesali keputusannya ini lalu pergi meninggalkan Eva sendirian. Tak gentar, Eva dengan mantap memberitahu para penonton tentang Dong Sheng.


"Dia adalah seseorang yang memiliki perasaan yang mendalam tentang ayahnya sebagai seorang chef. Seseorang yang merasa bahagia melihat tamu-tamunya menikmati makanannya. Bagaimana mungkin dia bisa lalai akan keamanan pangan? Aku bahkan mengandalkan makanan dari perusahaan Qing untuk makanku 3 kali sehari."


Dua orang pria yang jelas para aktor sewaan Gao Quan langsung beraksi saat itu, membuat kerusuhan dengan melempar makanan ke panggungnya Eva sambil menuduhnya pembohong. Mereka bahkan naik ke atas panggung.


Siaran itu ditonton oleh Dong Sheng yang jelas cemas dan langsung menuntut Asisten Ni untuk putar arah ke konferensi pers-nya Eva. Tapi Asisten Ni malah ngotot menolak dan mengingatkan Dong Sheng bahwa di sana ada banyak reporter. Kesal dan tak sabaran, Dong Sheng langsung mengeluarkan Asisten Ni dari mobil dan pergi sendir


Para perusuh itu menuduh Eva dibayar sama Dong Sheng untuk membela Dong Sheng lalu menuntut Eva untuk memakan roti yang mereka bawa. Jelas itu bukan makanan buatan perusahaan Qing, tapi mereka dengan lihainya menuduh Eva tidak berani.


Eva galau karena roti itu jelas mengandung kalori berlebih. Tapi dia tak punya pilihan. Terpaksalah dia memakannya.


Di tempat lain, Xiao Nan dalam samaran wanita, berjalan terhuyung-huyung dengan sepatu high heels-nya ke tempat janjiannya dengan Gao Quan dan berusaha tampil se-feminin mungkin saat menghadapi Gao Quan. Dia berusaha duduk sejauh mungkin dengan alasan lagi flu, takut menulari Gao Quan.


Tapi yang tak disangkanya, Gao Quan ternyata sudah tahu siapa dia dan langsung berterus terang mengonfrontasinya. Huft! Kesal, Xiao Nan akhirnya membuka penyamarannya sambil menggerutui idenya Yi Ren ini. Dia sudah menduga kalau idenya ini pasti akan tidak akan bisa menipu matanya Gao Quan.


Baiklah, karena dia sudah ketahuan, Xiao Nan pun berterus terang tanya apakah Gao Quan melakukan sesuatu pada makanan perusahaan Qing? Dia akui Gao Quan sudah menang dalam permainan ini. Semua toko perusahaan Qing sudah tutup, bahkan harga sahamnya anjlok.


Semua aktivitasnya Eva dihentikan oleh World Angel, karirnya dalam bahaya. Karena itulah, bahkan sekalipun dia mati, dia harap Gao Quan bisa memberitahu kematian yang jelas.


"Ruan Dong Sheng, aku sangat mengaguminya. Pejuang keyboard itu benar-benar marah. Apapun kebenarannya, mereka cuma butuh tempat untuk melampiaskan amarah mereka akan segala sesuatu dalam kehidupan mereka yang tak berharga. Kuakui semua itu memang ulahku. Terus kenapa? Silahkan kau keluar dan beritahu orang lain. Apa akan ada yang mempercayaimu?" Sinis Gao Quan dengan sombongnya.


Puas mendapat pengakuannya, Xiao Nan tiba-tiba mengeluarkan kamera kecil yang dia sembunyikan di dalam dadanya dan berkata. "Semua yang kita katakan barusan, disiarkan langsung oleh kamera mikro ini. Kau tidak akan bisa melarikan diri."


Gao Quan jelas kesal dan panik. "Jadi kau kemari untuk mendapatkan ini!"


"Emang. Kau pikir aku datang mencarimu untuk dikasihani olehmu? Kalau aku tidak membuatmu berpikir bahwa kau menang, kau tidak akan menunjukkan jati dirimu. Gao Quan, tamatlah riwayatmu."


Gao Quan panik mau melarikan diri, Xiao Nan dengan cepat menangkapnya, dan jadilah mereka bergulat seru. Yi Ren yang berada di luar, mendadak panik mendengar suara-suara pergulatan kedua pria itu dan langsung memanggil polisi.


Sekretarisnya Gao Quan mendadak muncul dan langsung berusaha membantu bosnya dengan cara menarik Xiao Nan biar bosnya bisa kabur. Xiao Nan berusaha keras mencengkeram Gao Quan. Maka Gao Quan tanpa pikir panjang mengambil vas lalu menghantamkannya ke kepala Xiao Nan sampai dia pingsan.


Tapi bahkan setelah Eva menghabiskan rotinya, para perusuh itu tidak puas dan terus cari gara-gara. Eva lama-lama kesal melabrak dan mengancam mereka. Salah satu perusuh tambah kurang ajar mencengkeram kasar tangan Eva dan balas mengancam akan membawanya ke polisi.


"Lepaskan dia!" Raung Dong Sheng yang baru datang.


Terang saja para media dan para perusuh itu langsung ganti haluan menyerbunya. Untunglah, karena kebetulan saat itu juga, Eva mulai merasakan keanehan dalam tubuhnya. Dia cepat-cepat memanfaatkan saat itu untuk pergi, mengambil satu baju ukuran besar dari sebuah toko dan meninggalkan uang untuk pemiliknya di lantai. Dong Sheng berusaha kabur, tapi semua orang mengepungnya.


Tak lama kemudian, Yuan Yuan keluar dari bilik toilet dengan penuh amarah. Sudah sepuluh tahun, tapi dia masih saja dibuli hanya karena lemak tubuhnya. Tidak boleh lagi! Dia bukan lagi gadis lemah yang gampang dibuli seperti dulu.


"Kau harus membiarkan mereka tahu bahwa kau tidak akan membiarkan mereka membulimu dengan seenaknya. Cowokmu sedang menunggumu untuk menyelamatkannya!"


Dengan tekad baja itu, Yuan Yuan kembali ke tempat konferensi pers dengan bawa tongkat sambil mengayun-ayunkannya membabi buta sehingga orang-orang itu terpaksa memberinya jalan.


Yuan Yuan langsung mengulurkan tangannya untuk Dong Sheng genggam lalu membawa Dong Sheng melarikan diri bersamanya. Dong Sheng bahagia.


Mereka terus berlari dan berlari hingga akhirnya mereka aman di rooftop sebuah gedung. Dan baru saat itulah Yuan Yuan baru sadar kalau dia maasih menggenggam erat tangan Dong Sheng.


Dia sontak panik mau kabur, tapi Dong Sheng dengan cepat memeluknya dari belakang dan memohon padanya untuk tidak malarikan diri. Yuan Yuan pura-pura tidak mengenalnya dan mengklaim kalau dia menolong Dong Sheng cuma karena kasihan.


"Aku tidak ingin menunggu lagi." Ujar Dong Sheng lalu mencium Yuan Yuan. Yuan Yuan berusaha memberontak awalnya, tapi pada akhirnya dia menyerah pada perasaannya.