
Xiau yu mencoba bangkit berdiri, tapi kepalanya yang masih terasa sakit, tubuhnya mulai limbung dan dia terduduk diatas ranjang.
Dia membaringkan dirinya kembali diatas ranjang sedangkan matanya menerawang menatap langit-langit kamar.
"Apa aku diculik? Tapi untuk apa?? Aku tidak punya uang dan sepertinya aku tidak mempunyai musuh." ucapnya dalam hati.
Xia Yu diam saja dan masih menatap langit kamar, sungguh dia tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi.
"Oh, sial! Ponselku tidak ada, bagaimana Aku bisa menghubungi polisi." ucapnya.
Tanpa dia sadari perutnya berbunyi, Xiau yu memegangi perutnya yang tarasa lapar.
"Penculik kurang ajar tidak memberiku makan." makinya kesal
"Apa yang sedang dilakukan oleh kak Michael saat ini? Kenapa suratku bisa dipegang oleh orang tadi?" tanyanya sambil menghembuskan nafasnya dengan berat.
Saat itu, seorang pelayan membuka pintu kamarnya dan masuk kedalam.
"Nona, tuan muda sedang menunggu anda dibawah untuk makan malam." ucap pelayan itu.
"Boleh saya tahu, siapa tuan muda yang anda maksud?" tanyanya.
Sungguh dia sangat ingin tahu siapa yang telah menculiknya tapi pelayan itu tidak banyak bicara, dia segera mendekati Xiau yu dan membantunya berdiri.
"Mari saya bantu nona." katanya.
Xiau yu hanya mengikuti pelayan itu, dia memang sedang lapar dan lagi pula, dia akan bertemu dengan orang yang menculiknya.
Saat keluar dari kamar Xiau yu dibuat kaget, bukan kamar yang dia tempati saja mewah ternyata rumah itu benar-benar mewah.
"Jangan-jangan aku sudah benar-benar membuat masalah pada seorang mafia!" pikirnya.
Pelayan itu memapah tubuh Xiau yu karena kaki Xiau yu yang masih bengkak, mereka menuruni anak tangga dengan hati-hati.
Setelah tiba dilantai bawah Xiau yu benar-benar di buat takjub, rumah yang biasa cuma dilihatnya difilm-film dongeng ternyata bisa dia lihat dengan mata kepalanya sendiri.
"Maaf, sebenarnya ini rumah siapa?" tanyanya kepada pelayan itu tapi pelayan itu hanya diam saja dan membawa Xiau keruang makan.
"Sialan orang ini, bahkan ruang makan saja lebih besar dari rumah kontrakanku!" makinya dalam hati.
Pada saat itu, mata Xiau melihat kearah seorang pria yang sedang duduk dimeja makan dan sungguh matanya melotot tidak percaya bahkan dia tidak bisa berkata apa-apa.
"Michael smith? Apa dia tidak salah lihat?!"
Pelayan itu menarik sebuah kursi dan membantu Xiau yu untuk duduk disana sedangkan Xiau Yu benar-benar seperti orang linglung.
Kanapa orang yang menculiknya Michael Smith? Lalu untuk apa? Jangan katakan dia diculik hanya karena sebuah mobil yang dia rusak!
Xiau Yu menatap kearah Michael yang sedari tadi menatap kearahnya dengan tajam.
"Tuan Smith, apa aku punya hutang padamu?" tanya Xiau yu.
Yang terpikir oleh Xiau yu saat itu jika bukan karena hutang tidak mungkin pria itu akan menculiknya tapi yah, memang dia berhutang pada pria itu dan belum bisa mengganti mobil yang telah rusak oleh perbuatannya.
Tapi tidak mungkin bukan hanya gara-gara sebuah mobil, pria itu sampai menculiknya?
Dia jadi berpikir, pantas saja semalam Michael memintanya untuk tidak memikirkan mobilnya yang rusak! Jangan-jangan Michael mau menjual dirinya?!
Michael tidak menjawab pertanyaan Xiau Yu dan mengangkat tangannya, pada saat itu, para pelayan langsung berjalan mendekati meja makan untuk menghidangkan makanan.
Saat melihat makanan yang dihidangkan di atas meja membuat perut Xiau yu tambah berbunyi.
"Perut sialan!" maki Xiau Yu dalam hati dan dia tertunduk malu.
"Cepat makan." ucap Michael dengan suara barintonnya.
Xiau yu mengangguk, memang dia sedang lapar dan jika dia tidak segera makan mungkin perutnya akan tambah berbunyi. Bisa dipastikan dia pasti akan bertambah malu.
Xiau yu menyendok makannya sedikit demi sedikit karena dia benar-benar merasa sangat canggung dengan situasi disana.
"Kenapa? Apa makanannya tidak enak?" tanya Michael saat melihat Xiau yu makan seperti orang yang tidak berselera makan.
"Ti...tidak, makanan ini enak." jawab Xiau Yu dengan cepat.
Makanan itu tidak mungkin tidak enak, apalagi makanan itu dimasak oleh para koki handal tapi masalahnya, dia tidak terbiasa saat makan diperhatikan orang apalagi para pelayan yang berdiri disamping meja makan membuatnya merasa canggung.
"Jika begitu cepat makan!" kata Michael.
Xiau yu melihat sekitarnya, mau tidak mau akhirnya dia makan juga walaupun dalam keadaan canggung.
"Tuan Smith, kenapa aku bisa ada disini? Apa ini rumahmu?" tanyanya.
"Michael...panggil aku Michael saja!" kata Michael.
Xiau yu menganggukkan kepalanya dan menatap pria itu.
"Apa aku diculik dan tuan Michael yang menolongku?" tanyanya lagi.
"Habiskan makananmu!" setelah berkata demikian Michael langsung bangkit berdiri meninggalkan Xiau yu seorang diri diruang makan.
Xiau yu benar-benar tidak mengerti karena dia ditinggalkan begitu saja. Apa sebenarnya maksud Michael?
Xiau yu menghabiskan makanannya dan hanya duduk disana, dia tidak tahu harus pergi kemana karena rumah besar itu sangat asing baginya.
"Apa aku kabur saja." pikirnya sambil melirik para penjaga yang sedang berdiri di depan pintu rumah itu.
"Ck ...memang dasar orang kaya! Rumah sebesar ini penjaga dimana-mana, pembantupun begitu banyak lalu bagaimana aku bisa melarikan diri?!" gerutunya dengan pelan.
Xia Yu kembali diam dan pada saat itu, sebuah kecurigaan tebersit dibenaknya.
"Tunggu dulu, jangan-jangan bos menjualku kepada Michael smith? Apa jangan-jangan aku mau dijadikan simpanan oleh pria itu? Tapi tidak mungkin, aku tidak begitu cantik dan anggun. Pasti banyak perempuan cantik di samping Michael Smith!" pikirnya.
"Nona, sudah waktunya untuk kembali kekamar." seorang pelayan menghampirinya.
Xiau yu mengangguk pelan, dia juga sudah lelah duduk disana dan dia juga tidak tahu harus melakukan apa.
"Nanti malam aku akan coba melarikan diri saat semua orang tidur." pikirnya lagi.
Untuk saat ini dia hanya bisa berpura-pura menuruti pelayan itu dan setibanya didalam kamar, seorang pelayan lain datang dan membawa obat untuk mengobati kaki Xiau yu yang bengkak dan memberikan beberapa obat penahan nyeri padanya.
Sedangkan diruangan lain, saat itu Michael sedang berdiri didepan jendela ruang kerjanya. Pria itu tampak sedang berbicara dengan seseorang diponselnya.
"Mommy tenang saja karena aku sudah menemukan orang yang tepat, aku pasti akan membuat paman tidak bisa mengambil alih perusahaan kita." katanya.
Saat itu dia sedang berbicara dengan ibunya yang ada di Australia, jika bukan karena pamannya yang tiba-tiba ingin mengambil seluruh aset keluarganya mungkin saat ini Michael tidak akan menyekap Xiau yu.
Pamannya tiba-tiba datang kerumahnya dan meminta semua harta kekayaan keluarga Smith dipindahkan atas nama anaknya. Karena ayah Michael sudah meninggal, jadi pamannya tidak ingin semua kekayaan keluarga Smith jatuh ketangan ibunya.
Kekayaan yang dia milikki saat ini adalah peninggalan kakeknya, ayah Michael adalah anak tertua dikeluarga Smith. Sejak dulu warisan keluarga Smith selalu jatuh pada anak pertama tapi karena ayahnya sudah meninggal, pamannya ingin menguasai semuanya.
Pamannya tiba-tiba datang dan meminta semua kekayaan yang dimiliki olehnya padahal pamannya sudah mendapatkan bagiannya sendiri.
Pamannya mulai serakah dan ingin menguasai semuanya, untuk mempertahankan apa yang dia milikki saat ini, Michael harus mengikuti sebuah syarat yang diberikan oleh pamannya.
Dia harus menikahi seorang gadis Asia dan dalam satu tahun dia harus memiliki seorang putra jika tidak, pamannya akan mengambil semua yang dia punya.
Itulah sebabnya dia datang ke China, pertemuan pertamanya dengan Xiau yu membuatnya memutuskan untuk memilih wanita itu.
Xiau yu tidak seperti kebanyakan wanita yang pernah dia temui, ditambah tiba-tiba dia mendapat surat cinta milik Xiau Yu yang tidak tahu untuk siapa tapi itu adalah peluang bagus untuknya.
"Besok, dengan cara apapun aku akan membuat wanita itu mau menikah denganku!" ucapnya dalam hati.