
Hari ini Xiau yu berjalan-jalan dengan Michael sampai lupa waktu, banyak yang mereka lakukan karena dari dulu dia sangat ingin berjalan-jalan seperti ini.
Mereka selalu tidak punya waktu untuk melakukan hal yang menyenangkan bersama sejak dia datang dari desa dan hari ini dia sangat senang, karena dia dapat menikmati waktu yang menyenangkan dengan Michael bahkan dia lupa dengan peran yang harus dia mainkan nanti saat dia pulang.
Mereka berjalan-jalan ditaman, nonton bersama dan makan bersama. Michael bahkan membelikan sebuah boneka yang sangat dia sukai sejak kecil, Michael juga membelikan makanan kesukaannya.
Xiau yu benar-benar bahagia hari ini, untuk sejenak dia tidak mengingat Michael Smith dan menikmati kebersamaannya dengan Michael Guan.
"Kak, sudah malam, aku harus kembali." Xiau yu melihat jam dipergelangan tangannya.
Pada saat itu, mareka baru saja keluar dari sebuah restoran dan makan malam disana.
"Ayo, aku antar." kata Michael
"Jangan kak, rumahku jauh. Aku bisa pulang naik taxi." elak Xiau yu.
Jangan sampai Michael mengantarnya jika tidak, rahasianya akan terbongkar.
"Tapi ini sudah malam dan sangat berbahaya jika kau pulang sendiri."
"Tidak apa-apa kak, aku bisa naik taxi dan aku tidak mau merepotkan kak Michael."
Michael tersenyum dan mengusap kepalanya dengan lembut.
"Ya sudah, aku akan memesankan taxi untukmu."
Xiau yu mengangguk dan tidak berapa lama taxi yang dipesan oleh Michaelpun tiba, Xiau Yu segera naik kedalam taxi dan berpamitan pada sahabatnya.
"Terima kasih kak Michael untuk hari ini." Xiau yu memeluk boneka yang diberikan Michael dengan erat.
"Lain kali kita jalan lagi dan kau hati-hatilah dijalan."
Xiau yu menganggukkan kepalanya sedangkan Michael segera menutup pintu mobil taxi itu. Taxi yang ditumpangi Xiau yu mulai bergerak dan Xiau yu memandangi Michael selama didalam mobil dan setelah Michael hilang dari pandangannya barulah Xiau yu mengatakan tujuannya kepada supir taxi.
Tidak lama kemudian, taxi yang ditumpangi Xiau yu tiba dirumah suaminya, setelah membayar ongkos taxi Xiau yu segera berjalan kearah gerbang.
Gerbang itu sangat tinggi dan ada beberapa penjaga yang menjaganya dan pada saat melihat Xiau yu penjaga disana menunduk hormat.
"Tolong bukakan gerbangnya." pinta Xiau yu karena para penjaga itu tidak bergeming dari posisi mereka tapi mereka juga tidak bergeming saat Xiau Yu meminta bahkan mereka tidak berani melihat kearah Xiau Yu.
"Hei, apa kalian tuli?" Xiau yu mulai kesal.
"Maaf Nyonya, tuan tidak mengijinkan nyonya masuk." kata salah satu penjaga itu.
"Hah?" Xiau yu terbelakak kaget, ada apa lagi dengan pria itu?
"Hei, tolong buka! Nanti aku yang akan bertanggung jawab dan aku akan menjelaskan pada tuanmu." pinta Xiau yu tapi para penjaga itu hanya diam saja.
Xiau yu berjalan mondar mandir didepan pintu gerbang sedangkan kakinya mulai terasa pegal.
Malam semakin larut dan udara semakin dingin, Xiau yu memeluk tubuhnya saat udara malam menusuk kulitnya.
"Hei katakan pada Michael, aku ingin bicara!" katanya lagi dengan putus asa. Kenapa Michael memperlakukan dirinya seperti ini? Apa kesalahan yang telah dia perbuat?
"Maaf nyonya." kata penjaga itu.
Xiau yu mulai kesal dan tanpa pikir panjang, dia mulai menendang pintu pagar sambil memaki.
"Pria br*ngsek!"
Xiau yu segera memutar langkahnya dan berjalan menjauhi rumah Michael, dia ingin pergi tapi tidak ada kendaraan yang lewat dijalanan itu.
Dengan terpaksa dia berjalan kearah sebuah taman yang tidak jauh dari rumah Michael, dia duduk dikursi taman dan memeluk bonekanya.
Sementara itu, Michael melihat istrinya dari atas balkon kamarnya. Dia melihat Xiau yu menendang pagar rumahnya sambil memaki dan setelah itu, istrinya berjalan kearah taman.
Michael menggenggam ponselnya dengan erat karena dia baru saja melihat foto-foto istrinya yang dikirimkan oleh mata-matanya.
Xiau yu tampak bahagia difoto itu, istrinya tertawa lepas bersama dengan pria yang menemaninya dan kebahagiaan benar-benar terpancar dari wajanya.
Padahal selama ini, Xiau Yu tidak pernah memperlihatkan ekspresi seperti itu saat bersamanya dan sungguh dia tidak suka, melihat istrinya begitu bahagia bersama dengan pria lain sebab itulah, dia akan memberikan sedikit pelajaran untuk istrinya.
Ditaman, Xiau yu memeluk bonekanya dengan erat karena angin malam benar-benar dingin.
"Sialan, akan aku hancurkan pagar rumahnya!" makinya.
Xiua yu segera bangkit berdiri dan berjalan kembali kerumah suaminya dan setibanya didepan pagar, Xiau Yu menarik nafasnya panjang dan menggembuskan perlahan.
Dengan keberanian penuh Xiau yu segera menendang pagar itu dengan kencang dan berteriak disana.
"Hei, baj*ngan! Buka pagarnya!!" teriaknya marah.
Para penjaga memperhatikannya dan tidak berani berbuat apa-apa sedangkan dari atas balkon Michael melihat Xiau yu kembali dan menendang pagar rumahnya sambil memaki. Michael segera beranjak dan turun kebawah untuk menghampiri istrinya.
"Hei..Michael Smith, jika kau tidak membuka pagar ini maka aku akan menganggap perjanjian kita selesai sampai di sini!" teriaknya marah.
Xiau yu benar-bener kesal, tadi pagi pria itu bersikap lembut padanya tapi sekarang pria itu malah tidak mengijinkannya masuk kedalam rumahnya.
Jika saja dia tidak rerikat perjanjian dengan Michael, sudah dipastikan dia pasti pergi dan tak akan mengemis seperti itu.
Xiau yu terus menendang pagar sampai kakinya terasa sakit tapi dia tidak menghentikan aksinya, jika bisa dia ingin merubuhkan pagar itu.
"Baj*ngan!" teriaknya.
Xiau yu memejamkan matanya dan berusaha menahan air matanya untuk tidak mengalir, apa Michael kira dia seorang penjahat?
Tidak berapa lama tampak Michael Smith berjalan ke arah pintu pagar dan menatapnya dengan tajam.
"Sudah puas menendangnya?" tanya Michael dan dia segera memerintahkan penjaga untuk membuka pintu pagar.
Xiau yu menatap pria itu dengan penuh emosi dan dimatanya terpancar api kebencian.
"Apa maksud semua ini tuan Smith?"
Michael segera berjalan menghampiri Xiau yu dan merebut boneka yang sedari tadi dipegang olehnya, tanpa banyak bicara, Michael melemparkan benda itu dengan sekuat tenaga hingga terlempar entah kemana.
Xiau yu berteriak marah melihat boneka yang dibelikan Michael Guan dibuang begitu saja.
"Apa-apaan kau!!" teriaknya marah.
"Aku akan membelikannya segudang jika kau mau!" ucap Michael dengan dingin.
Michael segera mengangkat tubuh Xiau yu dipundaknya dan berjalan cepat masuk kedalam rumah sedangkan Xiau yu memberontak dan memukuli punggung Michael dengan kencang.
"Lepaskan! Kenapa harus melakukan ini? Apa salahku?" tanyanya.
Para pelayan memperhatikan mereka dan berbisik-bisik, mereka tidak tega melihat Xiau yu tapi mereka hanya pelayan.
Michael membawa Xiau yu masuk kedalam kamarnya dan melemparkan tubuh Xiau yu keatas ranjang.
"Kau tidak tahu apa kesalahanmu?" tanya Michael sinis.
Pria itu membuka bajunya dan naik keatas ranjang menghampiri Xiau yu sedangkan Xiau Yu tampak ketakutan.
"Sekarang akan aku beritahu!" ucapnya dengan dingin dan dia langsung menerkam Xiau Yu.