Love Letter

Love Letter
Hari pernikahan



Tidak terasa hari pernikahan merekapun tiba, saat ini Xiau yu sedang menatap dirinya didepan cermin.


Gaun putih panjang yang sedang dia gunakan terlihat cantik dan gaun itu Michael yang sediakan.


Ibu Michael masuk kedalam ruangan itu dan menghampirinya. Ellen menggenggam tangannya dan memuji menantunya.


Mereka segera pergi kesebuah gereja, dimana Michael sudah menunggunya.


Saat acara akan dimulai Xiau yu menarik nafasnya dengan panjang dan menghembuskannya perlahan, dia berjalan gontai menghampiri Michael yang berdiri di depan altar.


Tidak ada tamu undangan di pernikahan mereka, hanya keluarga Michael yang terlihat. Xiau yu tidak memberitahukan kepada orang tuanya sehingga tidak ada keluarganya yang tahu atas pernikahannya.


Bahkan sahabat baiknyapun tidak dia beri tahu, dia benar-benar menghadapi pernikahannya itu sendirian.


Tapi dia tidak bisa mundur lagi dan harus menghadapinya dan dia yakin jika dia bisa.


Mereka mengucapkan sumpah didepan seorang pendeta dan setelah itu, Michael memakaikan cincin berlian dijari manis Xiau yu dan segera mengecup bibir Xiau yu sejenak.


Pernikahan itu berlalu begitu cepat, setelah mereka dinyatakan sah sebagai suami istri, Michael menggandeng tangannya dan membawa Xiau yu menghampiri pamannya.


"Uncle Alex, aku telah menikah sesuai persyaratanmu jadi aku harap, uncle tidak mengusik kehidupan kami lagi." ucap Michael.


Seorang pria paruh baya dengan tatapan tajamnya, melihat ke arah Xiau yu dan pria itu adalah paman Michael.


"Jangan senang dulu Micahel! Kau harus segera memiliki seorang putra barulah aku tidak akan mengganggumu." jawab paman Michael.


Michael menatap pamannnya dengan tajam, sepertinya sebelum dia memiliki seorang anak pamannya tidak akan menyerah untuk mengambil semuanya.


"Apa aku boleh berbicara dengannya sebentar?" tanya pamannya sambil melihat kearah Xiau Yu.


Michael menggenggam tangannya dengan erat dan melirik kearah Xiau Yu.


"Untuk apa uncle berbicara dengan istriku?" tanyanya.


"Paman hanya ingin berbicara, kenapa tidak boleh? Apa kau menyembunyikan sesuatu?" tanya pamannya curiga.


"Bukan begitu, aku hanya tidak ingin uncle menakutinya." jawab Michael beralasan.


"Oh ayolah, hanya sebentar saja!"


Michael menghembuskan nafasnya dengan berat, dia berharap Xiau Yu tidak asal berbicara didepan pamannya.


"Baiklah, tapi aku harap paman tidak terlalu banyak bertanya padanya!"


Setelah berkata demikian, Michael segera melangkah pergi meninggalkan Xiau Yu bersama dengan pamannya dan dia menghampiri ibunya, dia akan melihat kedua orang itu dari sana.


Saat Xiau yu hanya tinggal berdua dengan paman Michael, Xiau yu mulai merasa canggung. Pasalnya dia tidak mengenal paman Michael dan jujur saja, dia takut jika dia akan salah bicara.


"Senang bertemu dengan paman." ucap Xiau yu basa basi.


"Berapa?" tanya paman Michael tiba-tiba sedangkan Xiau Yu menatapnya dengan penuh tanda tanya.


"Berapa banyak yang diberikan Michael padamu?" tanyanya lagi.


Xiau yu benar-benar heran karena dia tidak mengerti dengan pertanyaan paman Michael.


"Apa maksud paman?" tanyanya.


"Jangan berpura-pura dan bersikap bodoh! Aku tahu anak itu pasti membayarmu supaya kau mau menikah dengannya jadi katakan padaku, berapa yang diberikan Michael kepadamu?!"


Xiau yu hanya terdiam, dia sedang memikirkan jawaban apa yang harus dia berikan kepada paman Michael.


Xiau yu tidak terima dan menatap paman Michael dengan tajam! Walaupun pernikahan yang dia jalani diatas sebuah perjanjian, tapi dia bukan wanita jal*ng, yang menjual dirinya demi uang. Jika bukan karena terpaksa, dia juga tidak mau melakukannya.


"Anda jangan menghina saya paman, saya ini bukan wanita bayaran! Sekalipun anda membayar saya dua puluh kali lipat tapi anda tetap tidak akan bisa membeli cinta saya pada Michael." jawabnya.


Walaupun tawaran paman Michael sangat menggiurkan tapi Xiau yu tahu diri dan tidak akan mengkhianati Michael. Bagaimanapun pria itulah yang telah menyelamatkan hidup ibunya dan untuk itu dia telah bersedia menjadi istri Michael.


Paman Michael tersenyum dengan sinis.


"Cinta?" tanyanya.


"Aku rasa keponakanku menikahimu tidak didasari cinta! Kau tidak bisa menipuku nona, aku tahu Michael hanya mencintai Jesica." katanya lagi.


"Paman, anda begitu salah sangka. Michael sudah putus dengan Jesica sejak lama dan aku tahu semuanya." jawab Xiau yu dengan sinis.


Paman Michael menatap tajam kearah Xiau yu dan Xiau yu tidak merasa takut, dia juga menatap tajam kearah pria itu. Xiau yu tidak ingin sampai paman Michael tahu jika pernikahan mereka hanyalah sementara sampai dia melahirkan seorang anak untuk Michael.


"Aku rasa tidak ada yang perlu dibahas lagi, aku pamit dan senang berjumpa dengan paman." katanya sambil berlalu pergi


Paman Michael menggertakkan giginya, dia tidak menyangka perempuan itu begitu pintar.


"Bagaimanapun caranya, aku akan menghentikan wanita itu melahirkan anak untuk Michael!" katanya dalam hati.


Xiau yu menghampiri Michael dan wajahnya tampak pucat,dia sudah menyinggung paman Michael dan sebenarnya dia sangat takut dengan situasi tadi, tapi untunglah dia dapat menghadapi paman Michael dan segera melarikan diri dari pria tua itu.


Ellen segera menghampiri menantunya karena melihat wajah Xiau Yu yang tampak pucat.


"Ada apa sayang, apa kau sakit?" tanyanya cemas.


Xiau yu hanya menggeleng dan pada saat itu, Michael memegangi tangannya.


"Apa yang kau bicarakan pada pamanmu?!"


"Bisa kita pulang dan bicarakan ini dirumah?" pinta Xiau yu.


"Michael, lebih baik kita pulang? Mungkin Xiau yu lelah dan butuh istirahat ."kata ibunya pula.


Michael mengangguk dan mereka berpamitan dengan pamannya yang masih ada disana, paman Michael menatap tajam ke arah Xiau yu dan dia sedang memikirkan rencana jahat untuk menyingkirkan gadis itu.


Michael membawa istri dan ibunya pulang tanpa mengetahui rencana jahat pamannya.


Hari itu Alex tidak langsung kembali ke Australia, dia memiliki janji disebuah hotel dengan seseorang. Setelah Michael meninggalkannya Alex segera pergi kehotel untuk bertemu dengan seseorang.


Setelah tiba di hotel itu Alex segera menuju kesebuah kamar yang telah dia pesan. Dia segera membuka pintu kamar dan didalam sana tampak seorang wanita cantik berambut pirang sedang duduk di sisi ranjang dan wanita itu sedang menunggunya.


Wanita itu adalah Jesica pacar Michael, sebenarnya Jesica telah berhubungan lama dengan paman Michael, mereka berselingkuh tanpa di ketahui oleh Michael.


"Paman Alex, kau sudah kembali." tanya Jesica dengan manja.


Alex segera menghampiri Jesica dan mencium bibirnya dengan buas.


"Maaf membuatmu menunggu sayang, pernikahan keponakanku menghambatku untuk segera bertemu denganmu."


"Sayang, Michael telah menikah sesuai persyaratanmu. Lalu apa yang akan kita lakukan?" tanya Jesica.


"Kau tidak perlu khawatir, aku akan segera menuyusun rencana untuk memisahkan mereka sebelum wanita itu hamil anak Michael dan aku rasa, aku perlu bantuanmu sayang." ucap Alex dan dia segera membaringkan tubuh Jesica diatas ranjang.


"Aku pasti akan membantumu." ucap Jesica dan Alex kembali mencium bibir Jesica.


Yang pasti Hari itu mereka merencanakan sesuatu untuk memisahkan Michael dan Xiau yu.