Love Letter

Love Letter
Scandal.



Tiga bulan kemudian seorang mata-mata yang di utus oleh Ron untuk mengikuti Jesica mengirimkan beberapa lembar foto yang menunjukkan Jesica sedang berduaan dengan Alex Smith.


Didalam foto itu tampak Jesica begitu mesra dengan Alex Smith dan terlihat perut Jesica rata tidak seperti saat Jesica menemui Michael akhir-akhir ini.


Saat Jesica menemui Michael dia selalu memperlihatkan perutnya yang terlihat besar dan selalu menolak untuk di bawa kedokter pribadi Michael.


Michael semakin yakin bahwa Jesica menipunya dengan kehamilan palsu takkala dia melihat Jesica menggunakan bikini, wanita itu sedang berada disebuah pantai dengan pamannya.


Pantas saja pamannya sering datang menemuinya akhir-akhir ini dan mengingatkan Michael bahwa masa perjanjian mereka sebentar lagi akan berakhir.


Michael melempar foto itu dan merasa jijik dengan tingkah Jesica dan pamannya, dia sungguh tidak menyangka jika pamannya dan Jesica memiliki hubungan.


Pantas saja pamannya tidak juga kembali ke Australia dan sungguh ini adalah sebuah kejutan dan ini akan menjadi senjata untuknya.


Walaupun istrinya pergi dan belum juga ditemukan tapi dia yakin, dia pasti akan menemukan Xiau Yu dan membawanya kembali.


Sudah tiga bulan, Xiau Yu meninggalkannya dan dia merasa sangat merindukan istrinya. Biasanya saat pagi, saat dia bangun tidur, dia akan mendapati wajah cantik istrinya yang sedang tidur dengan pulas disampingnya tapi sekarang, hanya bantal saja yang menemani tidurnya dan sungguh dia ingin segera menemukan istrinya dan membawanya pulang.


Michael memainkan jari jemarinya dan tampak berpikir, sepertinya akan sangat menyenangkan memberikan sedikit kejutan untuk pamannya.


Dia segera memanggil Ron untuk masuk kedalam ruangannya dan pada saat Ron sudah berdiri disampingnya, dia segera memberi perintah.


"Kirimkan foto ini pada bibiku di Australia, aku akan memberikan sedikit hadiah untuk mereka." katanya.


Ron segera mengambil foto-foto itu dan tidak lupa dia juga menyodorkan sebuah map kepada Michael.


"Tuan, kami sudah memeriksa semua Cctv dijalanan dan ini gambar yang kami dapat. hari itu tampak nyonya pergi menaiki sebuah bus." katanya.


"Terus selidiki kemana bus itu pergi." perintahnya


"Baik tuan."


Ron segera undur diri untuk melaksanakan perintah Michael dan meninggalkan map yang berisi foto Xiau yu diatas meja.


Michael segera mengambil map itu dan membukanya, disana terdapat foto istrinya menaiki sebuah bis tiga bulan yang lalu.


Michael memejamkan matanya dan mengingat wajah Xiau Yu, sudah tiga bulan dia mencari istrinya tapi belum juga bertemu. Jesica selalu datang dan mengganggunya sehingga Michael tidak konsentrasi untuk mencari keberadaan istrinya.


Sekarang Michael mulai mengerti kenapa Jesica selalu menghalang-halanginya,


ternyata pamannya ingin menghancurkannya melalui Jesica.


Michael mengusap rambutnya sedangkan mata birunya terus menatap wanita yang sedang ada difoto, tiga bulan tidak melihat Xiau yu dan rasanya dia sudah sangat rindu.


Michael sudah mencari Xiau yu kesemua tempat dikota itu, dia juga sudah mencari Xiau yu dikampung halamannya tapi ternyata Xiau yu tidak ada.


Dia juga sudah menanyakan keberadaan Xiau yu kepada Michael Guan sahabat baik Xiau yu, tapi pria itu juga tidak tahu kemana Xiau Yu pergi.


Michael menghela nafasnya dan bersandar dikursi, selama tiga bulan tanpa kehadiran istrinya sungguh tarasa hampa, dia tidak perduli lagi dengan persyaratan pamannya karena yang dia inginkan, dapat menemukan Xiau yu secepatnya.


Michael masih mempunyai cara lain untuk menghadapi pamannya jika rencananya gagal dan yang ada didalam pikirkannya saat ini adalah menemukan istrinya dan membawanya kembali.


Xiau yu memutuskan untuk tinggal disana dan tidak kembali kepada Michael, dia mengarang sebuah cerita sehingga Bibi Feng mau menampungnya.


Tentu saja Xiau yu tidak tinggal dengan gratis karena dia sangat tahu diri. Selama tingggal dengan bibi Feng, dia membantu bibi Feng menanam sayur dan membantunya memanen hasil kebunnya, walaupun terasa berat bagi Xiau yu karena dia sedang hamil tapi dia tidak punya pilihan lain lagi.


Lagi pula dia sudah terbiasa karena kedua orang tuanya adalah petani didesa dan sewaktu kecil, dia selalu membantu kedua orang tuanya menanam sayur.


"Xiau yu, ayo kita makan siang." ajak bibi Feng.


Xiau yu mengangguk dan meninggalkan pekerjaannya dan segera mengikuti bibi Feng, mereka bergabung dengan para penduduk disana yang juga sedang mengolah kebun mereka.


Penduduk disana sangat ramah dan baik, mereka saling tolong menolong jika ada yang mengalami kesulitan.


"Kemari." kata seorang penduduk desa.


Xiau yu mengangguk dan segera bergabung bersama mereka.


"Aduh panas begitu terik nona Xiau apa tidak apa-apa berjemur dibawah terik matahari?" tanya seorang penduduk desa lainnya.


"Tidak, aku sudah mulai terbiasa di sini. Kalian sangat ramah dan baik terhadapku dan aku sangat berterima kasih." jawab Xiau yu.


Penduduk desa saling pandang, walaupun Xiau yu wanita yang cantik tapi dia tidaklah sombong seperti kebanyakan wanita dari kota-kota besar.


"Kami senang kamu ada disini Xiau yu," kata bibi Feng.


Xiau yu tersenyum, dia merasa lega karena bisa berada diantara orang-orang baik seperti mereka.


"Tapi nona, perutmu sudah semakin membesar. Apa kau tidak ingin kembali pada suamimu?" tanya salah seorang penduduk desa yang ada disana.


Xiau yu menelan ludahnya, pertanyaan ini selalu terbesit dikepalanya. Apakah dia harus kembali pada Michael?


"Aku ingin disini sebenar lagi dan bulan depan, mungkin aku akan kembali kerumah suamiku." dustanya.


"Jika Xiau yu memang mau disini ya sudah, kami selalu menerimamu kapanpun." kata bibi Feng.


"Lagi pula suaminya berselingkuh, untuk apa kembali dengan pria itu lagi" kata Bibi Feng lagi.


Xiau yu menunduk dan merasa tidak enak hati karena telah membohongi wanita itu jika dia kabur dari rumah karena mendapati suaminya sedang berselingkuh dengan wanita lain.


Sebenarnya dia juga tidak enak hati membohongi para penduduk disana tapi lagi-lagi dia melakukannya dengan terpaksa.


"Terima kasih kalian sudah sangat baik padaku." ucap Xiau yu sambil menundukkan kepalanya sebagai rasa terima kasihnya kepada penduduk desa disana.


Dia berharap bisa terus berada didesa itu sampai anaknya lahir tapi dia tidak tahu, Michael sedang mencarinya dan merindukannya.


Xiau Yu mengusap perutnya dengan senyum diwajahnya, entah anaknya perempuan atau laki-laki tapi dia akan merawat anaknya seorang diri sebaik mungkin dan jika dia tidak mampu, maka dia akan kembali kerumah kedua orang tuanya.


"Maafkan mommy, nak." ucapnya dalam hati sedangkan tangannya terus mengusap perutnya.