Love Letter

Love Letter
Perasaan Cemburu 2



Xiau yu memberontak dibawah himpitan tubuh Michael sedangkan Michael mencium bibirnya dengan kasar.


Air mata Xiau Yu mulai mengalir karena perlakuan kasar Michael, dia terus memberontak tapi Michael terus dengan aksinya.


"Tolong jangan seperti ini, kita bicarakan baik-baik." mohonnya sambil menangis.


"Tidak ada yang perlu dibicarakan!" Michael menarik baju yang dikenakan oleh Xiau Yu dengan kasar hingga robek sedangkan Xiau Yu semakin ketakutan.


"Jangan Michael, jangan seperti ini! Ada apa denganmu?" Xiau yu memohon dan terus menangis.


"Ada apa denganku? Kau berani menemui pria lain tanpa persetujuanku!" teriak Michael marah.


Xiau yu diam saja dan sekarang dia mengerti kenapa sikap Michael seperti itu.


"Tolong dengarkan aku, dia temanku sejak kecil. Aku hanya bertemu dengannya tanpa melakukan apapun." jelas Xiau yu.


"Kenapa kau tidak bilang padaku?" tanya Michael


Dia menatap tajam kearah Xiau yu dan matanya seolah-olah dapat membunuh Xiau yu saat itu juga. Xiau yu memalingkan wajahnya karena dia tidak berani menatap mata Michael.


"Jika aku bilang padamu, apa kau akan mengijinkan aku pergi untuk menemuinya?" tanyanya.


Michael tidak menjawab dan melepaskan tangannya yang sedari tadi memegang tangan Xiau yu, pria itu segera beringsut dan duduk disisi ranjang.


"Apa pria itu yang kau maksud didalam suratmu?" tanyanya.


Xiau yu diam saja dan tampak bimbang, jika dia bilang "ya" dia takut Michael akan memecat sahabatnya tapi jika dia tidak menjawab maka Michael juga akan berlaku kasar padanya. Xiau yu benar-benar sedang bimbang apa yang harus dia katakan?


"Jawab! Atau aku akan melakukan sesuatu pada pria itu!" bentak Michael.


"Tidak, tolong jangan lakukan hal itu." Xiau yu segera mendekati suaminya dan memegangi tangannya


"Apa kau tidak tahu jika temanmu itu karyawanku? Aku bisa menendangnya kapan saja." Michael menepis tangan Istrinya.


"Tolong jangan libatkan dia, temanku tidak bersalah. Kau bisa melampiaskan amarahmu padaku, tapi jangan dia. Aku mohon." pinta Xiau yu sambil memelas.


Michael menatapnya Xiau yu dengan tajam, entah kenapa dia semakin kesal. Kenapa istrinya harus melindungi laki-laki itu?


"Kau memohon seperti ini apa kau begitu mencintainya?" tanya Michael.


Xiau yu menundukkan kepalanya dan menangis. Apa yang ingin Michael tahu?


"Jawab!" bentak Michael lagi.


"Aku memang mencintainya tapi aku sudah tidak pantas lagi untuknya." jawabnya sambil terisak.


Michael mengepalkan tangannya dengan erat, kenapa Xiau yu begitu mencintai pria itu? Kenapa dia begitu kesal mendengar perkataan istrinya? Dan kenapa dia harus cemburu mendengar kata cinta dari mulut Xiau yu untuk pria lain?


"Bagaimana perasaanmu padaku?" tanya Michael dengan pelan.


"Apa?" Xiau yu bertanya karena dia kurang jelas mendengar pertanyaan Michael.


"Lupakan!" Michael segera bangkit berdiri dan meninggalkan Xiau yu sedangkan Xiau yu menatap Michael dengan heran.


"Apa yang tadi Michael tanyakan padaku?" tanyanya dalam hati.


Michael masuk kedalam ruang kerjanya dan membanting pintu ruangan itu dengan kencang.


Dia berjalan kearah sofa dan duduk disana sambil mengusap wajahnya dengan kasar.


Kenapa dia harus cemburu melihat Xiau yu bersama pria lain?


Michael memejamkan matanya dan mengangkat kepalanya, dia berusaha menahan emosinya.


"Sial, sepertinya aku sudah jatuh cinta pada wanita itu." makinya kesal.


Michael meraih botol wine yang ada diatas meja dan menuangkan isinya didalam gelas. Kenapa wanita itu begitu cepat mencuri hatinya?


Michael meneguk minuman itu dan setelah itu dia segera mengeluarkan ponselnya dan kembali menatap Xiau yu dilayar ponselnya.


"Gadis ini, kenapa kau selalu bersikap dingin padaku?"tanyanya.


Jari jemarinya mulai mengusap Foto Xiau yu yang ada dilayar ponselnya.


"Kau adalah milikku dan aku akan berusaha mendapatkan hatimu dan membuatmu melupakan pria itu. Aku tidak akan membiarkan kau pergi dariku meskipun perjanjian kita telah berakhir, kau akan tetap menjadi istriku untuk selamanya." ucapnya sambil memandang foto Xiau Yu.


Michael segera menghubungi pelayan pribadinya karena dia ingin Ron melakukan sesuatu untuknya


"Tuan memanggil saya?"


"Ya, aku ingin kau membeli boneka ini untuk semua ukuran dan aku ingin boneka itu sudah ada dikamarku besok pagi."


Michael menunjukkan gambar boneka beruang coklat yang sedang dipegang Xiau yu dari ponselnya.


Dia telah membuang boneka itu dan sekarang dia akan memberikannya kepada Xiau yu supaya istrinya itu senang.


"Baik tuan, akan saya pastikan boneka ini sudah ada besok pagi.''


Michael mengangguk dan segera meninggalkan ruangannya dan melangkah menuju kamarnya, didalam sana tampak istrinya sudah tertidur dengan pulas.


Michael naik keatas ranjang dan merebahkan diri disisi istrinya, dengan perlahan tangannya mulai mengusap wajah cantik Xiau Yu dan mencium pipinya.


Walaupun Xiau yu menikah dengannya karena paksaan tapi dia sudah jatuh hati pada istrinya dan dia akan berusaha agar Xiau yu mau menerima cintanya.


Michael sudah bertekad da jika dia sudah memutuskan maka tidak akan ada yang bisa menghalanginya dan dia tidak akan melepaskan Xiau Yu untuk seumur hidupnya


Michael melingkarkan tangannya ketubuh istrinya, dia memeluk istrinya dengan erat dan sesekali mencium dahi dan wajah istrinya dengan lembut. Hari sudah semakin malam dan dia mulai tertidur disamping wanita yang dicintainya sekarang.


Dan pada saat pagi Xiau yu membuka matanya perlahan, matanya terbelalak saat melihat sebuah boneka beruang besar di sampingnya.


Xiau Yu segera bangun dari tidurnya dan duduk diatas ranjang, tangannya segera meraih boneka itu dan memeluknya


Tidak lama kemudian, Michael keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya yang basah karena dia baru saja mandi.


"Apa kau suka?" tanya Michael.


Xiau yu menatapnya dengan heran, bukankah semalam pria itu membuang boneka miliknya?


"Apa kau yang membeli ini?" tanyanya.


Michael melangkah menghampirinya dan duduk di sisi Xiau yu.


"Ya, bahkan semua ukuran." katanya.


Xiau yu melihat keatas lantai dan tampak boneka itu tersusun rapi dengan semua ukuran.


"Untuk apa kau membeli begitu banyak? Apa kau mau menjualnya?"


Michael menggenggam kedua tangan istrinya dan mencium telapak tangannya.


"Maaf sudah membuang bonekamu."


Xiau yu hanya diam mendengar perkataan Michael, apa dia tidak salah dengar?


"Hmm..itu..tidak apa-apa." Xiau yu memalingkan wajahnya.


Michael memegangi dagu istrinya dan mencium bibir istrinya dengan lembut sedangkan Xiau yu memejamkan matanya menerima ciuman lembut suaminya.


Jujur saja didalam hati, dia tidak mengerti dengan sikap Michael yang selalu berubah-ubah, terkadang marah terkadang juga bersikap lembut, hal itu benar-benar membuatnya tidak tahu harus bagaimana menghadapi pria itu.


Michael mendorong tubuh istrinya hingga tertidur diatas ranjang, dia juga mengusap wajah cantiknya dan memandangi wajahnya.


Michael tersenyum dan mencium pipi Xiau Yu dan juga berbisik:


"Maafkan sikap kasarku semalam."


"Tidak apa-apa." Xiau Yu memeluk leher suaminya.


"Maukah kau bersabar menghadapi sikap kasarku?"


"Hm."


Michael mencium bibirnya dengan mesra dan kembali berbisik:


"Pagi ini, bolehkah?"


"Jika aku jawab tidak?"


"Sebaiknya jangan menjawab!" Michael mel*mat bibir istrinya sedangkan Xiau Yu menerima ciuman suaminya.


Dia tidak mau memikirkan apa-apa lagi, cukup nikmati waktu mereka berdua selagi mereka bersama.