Love is Back

Love is Back
Episode 2



Di tempat lain, Miss K menuju ke mobil bersama asistennya dan seorang pria yang dianggap sebagai kekasih atau suami bagi para penggemarnya barusan.


“Hufft... entah kenapa kedatangan pesawat kita bisa bocor, sehingga para penggemar dirimu itu sudah membanjiri bandara?” gerutu asisten Miss K.


“Dan yang lebih parahnya lagi, para penggemar mu itu menganggap diriku sebagai kekasih mu atau suami mu?” sambung seorang pria yang di gandeng oleh Miss K saat di bandara tadi.


“Sudahlah, abaikan saja” ucap Miss K dengan nada sungkan sambil menyandarkan kepalanya di kaca mobil.


“Dunia entertainment tidak luput dari mulut para netizen. Adikku saja mereka anggap sebagai kekasih ku, bahkan lebih parahnya lagi ada yang mengatakan kalau dia suami ku!” sambung Miss K lagi sambil tersenyum kepada mereka.


“Ternyata popularitas mu selama tujuh tahun ini tidak ada penurunan sama sekali ya Miss K?” ucap asisten Miss K.


“Biasa saja” ucap Miss K dengan rasa sungkan.


“Oh ya, Kelly. Kau sudah tujuh tahun meninggalkan negara mu ini, sekarang adakah tempat yang ingin kau kunjungi pertama kalinya?” kata asisten Miss K.


“Ya ampun, Niken. Kakak ku baru kembali setelah tujuh tahun, dan dia baru tiba setelah empat jam ada di pesawat. Tidak bisakah dia istirahat dulu sebelum pergi ke suatu tempat?” ujar pria itu kepada asisten Miss K.


“Tidak apa-apa Jordan. Pertanyaan Niken membuat ku ingin pergi ke suatu tempat yang sudah lama tidak aku kunjungi” ujar Miss K dengan tersenyum tapi di wajahnya seperti menyiratkan rasa kesedihan dan kerinduan yang sangat mendalam.


“Tapi kak Kelly. Dokter menyarankan dirimu untuk tidak terlalu lelah” ujar Jordan memperingatkan kakaknya itu.


“Tidak apa-apa Jordan” ucap Kelly sambil tersenyum kepada adiknya itu.


“Baiklah, tempat apa yang ingin kakak kunjungi?” tanya Jordan.


“Place love is back” jawab Kelly dengan senyum kesedihan.


Jordan dan Niken saling berpandangan satu sama lain mendengar jawaban dari Kelly. Jordan tahu tempat yang dimaksud oleh kakaknya itu, sedangkan Niken tidak tahu tempat apa yang ingin di kunjungi oleh teman sekaligus atasannya itu.


“Apa kakak yakin ingin ke sana?” tanya Jordan, dia merasa tidak yakin dengan ucapan Kelly.


Kelly hanya mengangguk lemah untuk menjawab pertanyaan dari adiknya itu, sedangkan Jordan merasa kakaknya itu sebenarnya tidak ingin mendatangi ‘place love is back’ untuk pertama kalinya saat pulang dari Amerika, entah kenapa rasanya Jordan meragukan keinginan kakaknya itu.


*********


Satu jam kemudian akhirnya Kelly sampai di tempat yang ingin dia datangi yaitu ‘place love is back’. ‘Place love is back’ adalah nama kebun bunga lavender yang memiliki pemandangan danau yang lumayan luas dan gunung yang indah. Kelly merasa lebih tenang ketika datang ke tempat pemandangan yang indah itu. Tempat itu memiliki kenangan sangat indah di dalam hidupnya selama tujuh tahun lalu, bahkan bagi Kelly tidak ada yang tempat yang lebih indah lagi untuk melukis sebuah kenangan selain di tempat itu.


“Wah... daebak. Pemandangannya cantik sekali!” ucap Niken penuh kekaguman akan kedatangannya di tempat itu.


“Sudah cukup untuk mengaguminya, Niken. Ayo kita susul kakak, dia sudah sangat jauh” ucap Jordan kepada Niken.


“Oh maaf. Aku terlalu mengagumi tempat ini, jadi tidak tahu jika kakak mu sudah sangat jauh” ujar Niken.


“Tidak apa-apa. Ayo kita susul kakak, aku takut akan terjadi sesuatu kepadanya” ujar Jordan lagi dengan merasa khawatir.


Akhirnya tanpa basa-basi lagi Jordan dan Niken mengejar Kelly yang sudah lumayan jauh dari hadapan mereka saat ini.


“Sudah tujuh tahun, teryata tempat ini tidak ada yang berubah sama sekali” gumam Kelly sambil tersenyum ketika mengingat kenangan indah tujuh tahun lalu.


“Nona Kelly” panggil seorang pria kepada Kelly yang sedang menikmati pemandangan danau yang berada di tengah-tengah kebun lavender dan gunung, Kelly pun langsung menengok kepada orang yang memanggil dirinya.


“Paman Neon, bibi Mira” ucap Kelly setelah menengok ke orang yang memanggil dirinya tadi.


Pria yang memanggil dirinya tadi adalah paman Neon, paman Neon dan bibi Mira adalah pasangan suami istri yang Kelly pekerjakan untuk menjaga ‘place love is back’ sebelum dia pergi ke Amerika.


“Aku baik-baik saja bibi. Bahkan aku terlihat sangat baik sekali setelah tujuh berlalu” ucap Kelly sambil tersenyum dan merangkul lengan bibi Mira untuk berjalan mengelilingi place love is back.


“Baguslah jika nona baik-baik saja. Tapi bibi sangat khawatir dengan tuan, nona Kelly!” ujar bi Mira.


“Khawatir dengan tuan? maksud bibi apa?” tanya Kelly tidak mengerti dengan ucapan bibi Mira.


“Nona Kelly, sudah tidak ingat dengan tuan itu?” tanya bi Mira kepada Kelly.


“Kelly..!”


Kelly belum sempat menjawab pertanyaan dari bibi Mira, tapi Niken dan Jordan sudah menghampiri dirinya dengan perasaan yang terlihat sangat panik kepada dirinya.


“Syukurlah kau baik-baik saja kak. Aku sudah setengah mati mendunia mengkhawatirkan dirimu, kak” ucap Jordan dengan merasa lega.


“Jordan, sampai kapan kau akan menggunakan kata-kata aneh mu itu?” ucap Kelly dengan nada berpura-pura tidak senang kepada adiknya itu.


“Ah... kakak, biarkan saja aku berbicara seperti itu, lagipula itu sudah menjadi kebiasaan diriku” ujar Jordan.


“Baiklah, baiklah. Ini sudah hampir malam, lebih baik kita ke apartemen saja” ucap Niken kepada kakak beradik itu.


“Niken, tidak bisakah kita pergi setengah jam lagi? aku ingin sekali menikmati sunset di tempat ini setelah bertahun-tahun!” ucap Kelly dengan nada mengiba.


“Kak, kau harus ingat kata dokter. Kau sudah empat jam dan ditambah dua jam untuk menuju dan berada di tempat ini. Kau harus memperhatikan kondisi mu untuk saat ini!” kata Jordan menasehati Kelly.


Kelly yang mendengar nasihat dari adiknya hanya bisa menghela nafas penuh kekecewaan dan akhirnya dia berpamitan kepada paman Neon dan bibi Mira untuk pergi. Di dalam hatinya Kelly ingin sekali menikmati sunset di tempat itu setelah bertahun-tahun lamanya, tapi karena kondisinya saat ini dia tidak akan mungkin untuk berlama-lama di tempat terbuka.


Selama di perjalanan menuju ke apartemen Kelly hanya diam saja, suasana dirinya yang seperti sekaranglah yang sedang ditanyakan oleh asisten dan adiknya itu.


“Niken, apa kakak marah karena kita melarangnya untuk melihat sunset?” tanya Jordan kepada Niken dengan suara yang sedikit berbisik karena takut terdengar oleh Kelly.


“Aku tidak tahu. Tapi mungkin saja iya!” ucap Niken ikut-ikutan berbisik.


“Hei.. apa yang sedang kalian bicarakan?” ucap Kelly sambil menatap tidak senang kepada mereka berdua yang sedang berbisik-bisik itu.


“Em... itu ka-ka-kami sedang membicarakan jadwal syuting mu untuk acara yang akan datang” ujar Niken beralasan.


“Benarkah?”


Kelly yang tadinya tampak tidak bersemangat setelah pergi dari place love is back, kali ini ketika Niken berkata seperti itu dia tampak terlihat sangat antusias.


“I-i-iya benar” ucap Niken dengan terbata-bata, dia tidak terpikirkan akan membuat alasan yang tidak seharusnya dia ucapkan untuk pekerjaan Kelly saat ini.


“Syukurlah, aku bisa kembali bekerja lagi setelah tujuh tahun ini!” ucap Kelly merasa sangat senang sekali.


“Kak, apa kau yakin ingin melakukan syuting lagi setelah tujuh tahun tidak syuting?” tanya Jordan tidak yakin.


“Tentu saja” jawab Kelly sambil tersenyum meyakinkan.


*******


Sedangkan di kediaman Jason Mraz, Jason terlihat sangat marah sekali bahkan ruangan kerjanya yang tadi tampak rapi saat ini lebih persis seperti kapal pecah akibat dia melemparkan semua barang begitu saja. Joe berusaha menenangkan atasannya itu selama setengah jam ini tapi tidak berhasil juga. Joe sampai kehabisan akal untuk menenangkan atasannya itu bahkan hal diluar pikirannya sudah hampir ingin dia lakukan jika pria itu tidak mengingat bahwa Jason adalah atasannya.