
Episode 5
Sebuah serangan terjadi. Di tempat tengah-tengah batas markas dan wilayah kedua akademi. Kira-kira apa yang akan terjadi nantinya?
Boruto terbang memimpin. Lalu, dari arah berlawanan yang jauh sana. Datang kumpulan anak dengan kekuatan cahaya hijau transparan di tubuh mereka itu.
Wuuush!
Lalu, di tempat yang akan mereka tuju. Sudah berdiri dua robot besar dan kembar namun, berbeda warna.
Robot itu menjulang dan seperti kadal. Satu robot berwarna merah dan yang satunya lagi berwana biru gelap.
Mereka adalah Chinatosaurus buatan sern. Seorang wanita sern yang pernah ditemui Boruto. Tampak barusan memasang peledak di sana. Lalu dia pergi setelah meledak.
Lalu, muncullah dua bos monster yang dia sebut Chinatosaurus. Dia tampak sudah menghilang dari tempat itu.
Blaaaar!
Semuanya lalu dihancurkan dua monster besar itu.
Blaaar blaaar blaaaar!
Laku datanglah Boruto dan berhadapan dengan monster berwana merah. Sementara pihak lain dari akademi Atgena. Menghadapi monster berwarna biru gelap itu.
Groaaaar!
Dua monster itu mengeluarkan gelombang dari geraman hewannya itu. Membuat semua anak itu terpental ke belakang. Boruto dan beberapanya bisa berdiri menahan dengan susah payah.
‘Monster kuat lagi’ batin Boruto melihat monster besar dan raksasa itu.
Groaaar!
Monster itu lalu hentakan kakinya ke tanah. Akibatkan suatu getaran di tanah yang Boruto tapaki itu.
Krak!
Terlihat retak-retak tanah tercipta. Boruto melihatnya dan sedikit khawatir. Alhasil dia pun terbang sembari membawa beberapa kawannya itu menjauh.
Namun, saat monster tampak kembali menyerang dengan gelombang getaran penghancur itu. Menghentakan kakinya lagi.
Jduaaaar!
Gelombang itu tampak merembet ke arah Boruto. Lalu, satu orang tampak akan menahan gelombang itu.
“Serahkan padaku!”
Dia gunakan sebuah penghalang abu-abu. Sepertinya penghalang getaran. Boruto dan rara berlindung di baliknya.
Blaaar!
Setelah selamat. Mereka laly menyerang beramai-ramai. Semuanya melesat dan menghantam kaki hingga semua bagian tubuh si monster raksasa ini.
Groaaar!
Namun, semuanya belum bisa lukai sang monster.
Boruto maju dan akan memukul dengan kekuatan apinya. Melesat begitu kencang ke arah depan.
Lalu ...
Jduaaaar!
Boruto hanya bisa memundurkannya saja.
“Monster ini kuat dan keras. Ayo teman-teman serang lagi!” ujar Boruto.
Semua temannya itu mengerti. Mereka menyerang dengan semua kemampuan khas mereka.
Jduaar jduaar jduaar.
Lama sekali hingga sedikit buat monster itu marah. Dia lalu mengirim getaran lagi.
Blaaar!
Namun, kali ini dari udara. Hal itu membuat mereka seperti tercekik karena udara di sana menghempaskan. Membuat mereka sangat kesulitan bernafas.
Boruto masih bisa bertahan. Walau beberapa anak lainnya pingsan tak bisa tahan gelombang itu. Monster itu tampak mengganas lagi. Akan menyerang dengan cara yang sama. Mungkin membunuh semuanya.
Boruto lalu secepat kilat menyerang monster itu di bagian dadanya yang punya sinar merah juga.
Jduaaar!
Hal itu ternyata berhasil. Sang monster tampak terbaring berkat itu. Semua temannya memuji aksi Boruto. Lalu, Boruto menoleh pada anak-anak lainnya.
“Ayoo serbu!” teriaknya.
“Yeaaaa!”
Semua kawannya itu menyerbu sang monster itu. Berkali-kali terus menerus.
Lalu, diakhiri dengan pukulan Boruto lagi. Membuat monster itu terpental begitu jauh.
Blaaaaar!
Mereka semua terengah kelelahan. Boruto juga begitu. Dia meminum cairan itu lagi. Tampak api yang tadi mulai sirna dari tubuhnya kembali bergejolak. Boruto tampak sudah akan kembali menyerang.
Namun, sang monster ternyata bangkit. Membuat Boruto dan yang lainnya terkejut. Padahal sudah diserang berkali-kali pada saat dia di tanah.
Boruto pun kesal pada ketahanan monster itu. Bahkan semua kerusakan itu lenyap begitu saja. Boruto maju dan akan tinju musuhnya itu.
Namun, dua segera bertahan dan hanya tergeser ke samping saja.
Boruto lalu melihat lagi sang monster akan bergerak. Hingga dia pun menyerangnya lagi.
Jduaaaar!
Serangan itu hanya ditahan dan Boruto sungguh muak. Dia lalu maju. Namun, dia lengah. Karena tak tahu sang monster sudah keluarkan gelombang kuat ke arahnya.
Akan tetapi. Tiba si rara itu.
Gunakan gelombangnya itu. Menembak ke arah sang monster.
Hal itu tampak mengganggu si monster dalam bergerak dan meluncurkan gelombangnya itu. Bahkan gelombangnya jadi tidak ada.
Hingga Boruto yang sedikit sadari itu dari suatu tempat kekuatan rara. Dua pun bisa menjatuhkan monster itu lagi.
Blaaaar!
Bak gedung monster itu jatuh dan runtuh ke bawah. Tampak sangat dahsyat. Boruto lalu maju ke depan. Dia akan melihat keadaan sang monster.
Namun ....
Blaaar!
Groaaarg!
Sang monster langsung bisa bangkit. Bahkan, karena gelombang acak yang dikeluarkan sang monster. Membuat dampak yang besar.
Boruto terpental sangat jauh ke atas. Semua tanah di saba retak dan bahkan hancur hingga membuat lubang retakan yang dalam.
Satu kawannya itu tampak menjauh. Membawa terbang anak-anak yang tak bisa terbang.
Blaaar!
Hingga saat ini. Kejadian besar itu terjadi. Lalu, monster itu bangkit dan berdiri. Matanya bersinar terang bahkan melewati asap.
Semua anak heran akan situasi dan kondisi ini. Lalu tibalah Boruto dari atas sana.
“Semuanya berlindung!” teriak Boruto.
Hal itu lantas dilakukan oleh semuanya. Mereka percaya pada kaptennya 100%. Lalu, kejadian selanjutnya.
Blaaaar!
Blaaaaaar!
Untunglah semuanya berlindung. Boruto naik ke atas. Periksa keadaan sekitar.
“Sepertinya kita harus mundur,” ucap satu kawannya itu.
Boruto sepertinya setuju.
Namun ....
Blaaaar!
Satu monster lain tampak hadir lagi di arah lain. Dan itulah monster yang seharusnya dihadapi oleh pasukan Atgena.
Boruto tak menyangkanya.
Lalu, monster itu tampak maju ke arah kumpulan mereka itu. Lalu, Boruto dan beberapa temannya yang kuat mencoba tahannya.
Mereka bisa menahan namun tetap saja kena imbasnya. Monster biru gelap itu terjatuh setelah terjegal oleh sesuatu dari kekuatan anak-anak super.
Blaaaaar!
Tak sampai situ saja.
Monster merah itu tampak sudah menemukan mereka. Monster yang jauh lebih kuat itu. Tampak akan menerkam mereka.
Boruto pun akan melawannya. Kawannya itu tampak mundur karena sepertinya hanya Boruto yang bisa menahannya.
Blaaar!
Boruto menyentuh kepalanya itu. Mereka adu dorong. Melenguh antara lenguhan monster dan manusia Malofant yang sebenarnya adalah iblis.
Groaaaarg!
Ugh!
Boruto dan monster itu tetap saling adu dorong mendorong. Lalu, setelah itu keduanya tampak mental ke belakang lagi. Kemudian kembali menerjang dan tertahan satu sama lain.
Bunyi besi-besi dan otot-otot dari keduanya. Tampak terdengar bagi keduanya.
Perjuangan keduanya terus berlanjut hingga beberapa saat. Lalu, Boruto coba gunakan teknik membiarkan lawannya itu. Sehingga dirinya punya ruang untuk menyerang.
Blaaar!
Monster kini ke samping. Dan teman-temannya sepertinya harus mundur. Boruto juga senang jika mereka mundur.
Boruto kembali lagi untuk hadapi monster besi besar itu yang sudah menatapnya itu. Lalu, dari matanya itu. Muncul laser yang Boruto tak ketahui.
Jduaaaar!
Boruto terbakar hebat terkena telak. Api tampak membakar apinya itu. Lalu Boruto pun terjatuh dan melenguh.
Dia sepertinya tamat dan tak sadarkan diri.
Di suatu tempat. Tampak Darui. Dia melihat tembok di sampingnya dengan sebuah tanda gambar yang aneh dan pola yang tumit. Namun, bertuliskan kematian!
Setelah itu dua menyentuhnya. Terjadi sesuatu di alam pikiran Boruto yang membuatnya bisa bangkit dan tahan kaki monster merah itu. Hingga dia membalikkan keadaan.
Entah bagaimana Boruto bisa bangun. Lalu, dia pun terus melakukan serangan terjang ke arah sang monster.
Jduaaaar!
Monster merah itu terus melawan. Lalu, Boruto menahan kekuatan itu. Dua tampak mental dan terluka dengan tembakan laser yang akan membakar apa pun yang menyentuhnya pula.
Blaaaaar!
Boruto berjongkok tahan rasa sakit di bahunya. Lalu, sang monster datang melompat. Dia pun melompat dan meninju sang monster balik.
Hingga monster tertidur untuk lima kali dalam pertarungan mereka.
Sementara Boruto sudah lebih dari 10 kali tersungkur.
Groaaaar!
Boruto maju lagi dan akan memukul. Namun, suatu gelombang tampak menahan tubuhnya. Gelombang itu dikeluarkan dari sang musuh. Lalu, monster itu mentalkan Boruto ke atas. Membuat Boruto menjauh darinya.
Lalu, monster itu bangkit. Boruto menatapnya tajam.
“Sepertinya ini saatnya aku menyerangmu!” ungkap Boruto.
Sang monster hanya menggeram tak senang.
Hyaaaa!
Boruto tampak maju dan akan menyerang sang monster dengan kecepatan pukulannya itu.
Monster itu tampak masih bisa berdiri. Setelah serangan bertubi-tubi dari Boruto ini.
Lalu, Boruto menyerang lagi. Dirinya kembali tertahan oleh kekuatan itu. Hingga dirinya mengingat sesuatu.
Tampak dia bertemu dengan sosok yang sepertinya dari masa lalu. Orang itu duduk dengan gayanya yang sabgat angkuh.
Sementara anak itu berdiri heran di depan orang itu dan kursinya yang amat tinggi itu. Dunia disekitarnya tampak tak jelas.
“Aku adalah raja dunia ini! Diriku kembali dipanggil dan sepertinya jiwamu memanggilku!” ucap orang menyeramkan itu. Setelah itu terbukalah sebuah mata lain dari orang itu.
Blaaaaar!
Boruto mental dan mendarat di sana. Dia lalu menyerang lagi ke arah si monster.
Blar blaar blaaar!
Monster kembali mementalkan lagi dirinya. Membuatnya sangat kesal.
“Hyaaaa!”
Dia kembali meninju dari berbagai arah. Walau dia lebih cepat. Tapi monster sangat keras dan tahan lama.
Jduaar jduaar jduaaar.
Tap!
Dua mendarat setelah lihat serangan dari monster yang berupa laser itu lagi.
Duaaaar!
Semuanya kembali terbakar api lagi. Boruto melompat menghindar. Menghindari lagi dan lagi dari dua laser yang bergerak acak dan menyilang tak beraturan.
“Haah haaah haaah!”
Boruto mencoba pulihkan dirinya. Sembari menunggu monster kadal berdiri itu. Hingga suatu gelombang kejut yang amat cepat. Membuatnya terpental.
Blaaaaar!
Semuanya seakan terbelah dan Boruto tampak masih bisa bertahan di jarak puluhan meter dari sang monster.
Monster itu berada di depannya dan mengeluarkan suara lagi. Membuat gelombang lainnya yang masih bisa dia tahan.
“Ugh!”
Boruto lalu rasakan monster itu makin dekat. Karena itu. Gelombang yang dia jalarkan itu. Kini dia rasakan semakin kuat.
“Uaaaaaaah!”
Boruto masih mencoba menahannya di sana.
Kakinya tampak menembus tanah. Bahkan kini gemetar karena kekuatan monster itu yang makin kuat.
Groaaaarg!
Bersambung.