Ignisia Fantasy

Ignisia Fantasy
Status lebih penting daripada level (Part 1)



Kelas bisa didapatkan oleh para pemain di Class Center yang berada di masing-masing kota kerajaan. Kelas yang mereka bisa dapatkan di sana untuk pertama kali antara lain adalah Swordsman, Mage, Archer, Thief, Spearsman, Priest, dan Bard.


Selain kelas yang disebutkan tadi yang mana adalah kelas petarung, ada juga kelas crafting yang meliputi Blacksmith, Carpenter, Tailor, Herbalist, Merchant, Alchemist. Dan beberapa kelas crafting secondary--kelas kedua yang dapat dimiliki pemain meskipun sudah memiliki kelas petarung yang utama, di antaranya Cooking, Artist, dan Rune Enchanter.


Kelas crafting juga bisa diperoleh di Class Center, namun pemain pertama-tama akan di uji oleh ahlinya di kota terlebih dahulu sebelum mendapatkan sertifikat kelas craftingnya. Untuk kelas petarung, setelah mereka mendaftar di Class Center, mereka akan langsung di bawa ke arena yang terletak di belakang lobby gedung Class Center untuk di uji oleh penguji masing-masing kelas, baru setelah lulus mereka akan mendapat sertifikat mereka.


Tidak terkecuali untuk Special Class, kelas kategori ini tidak diperoleh di Class Center tetapi diperoleh melalui sebuah quest yang diberikan oleh NPC tertentu. Seperti halnya kelas Piercer yang diharuskan untuk memperoleh questnya dari seorang pengemis di wilayah kota kerajaan Kalheim.


Zyste yang mendapati quest dari Dayle si pemilik toko senjata gang kecil, langsung meluncur menuju wilayah pasar untuk menemui pengemis tersebut yang diberatahu dari clue quest.


Setelah 15 menit mencari pengemis di pasar, Zyste akhirnya menemukan seorang pengemis yang sedang di aniaya oleh NPC penjual buah-buahan. Dia berlari mendekati mereka dan bertanya apa yang terjadi, NPC penjual itu menjelaskan bahwa pengemis tersebut mencuri buah-buahannya.


"Uhh... Berapa harga buah-buahan yang dia curi?"


"75 Don!"


"tu-tujuh puluh lima?!"


75 Don jika dikonversikan ke Rupiah adalah senilai 750 Rupiah, maka per don-nya adalah 10 Rupiah.


Zyste dibuat terkejut dengan harga tiga butir buah yang dicuri oleh pengemis tersebut. 75 Don itu seharga dengan 5 botol HP Potion I, dan dia harus memberikan uang sejumlah itu hanya untuk memperoleh sebuah quest untuk mendapatkan Special-Class?


'Yang benar saja! Bukankah itu terlalu murah??'


Zyste membuka inventory-nya dengan perintah suara "[Call: Inventory]", wajah cerah dan bahagia miliknya kemudian berubah menjadi gelap dan suram ketika melihat isi Inventory miliknya yang hanya terdapat 3 potong roti gandum dan 100 Don.


Zyste melihat ke NPC penjual buah-buahan dengan senyum masam, keringat tak kunjung berhenti membanjiri wajahnya. NPC itu menaikkin alisnya kebingungan sambil menyilangkan tangannya di depan dada.


"Anu, bisakah anda turunkan harganya??"


"Tidak bisa! 75 Don atau kuteriak kalian maling?"


"[Negosiasi gagal karena rendahnya Virtue.]"


Status Virtue memang tidak bisa diremehkan jika sudah berurusan dengan uang dan bisnis di dunia ini, bahkan pemain top board juga akan kesulitan untuk berkembang lagi jika Virtue mereka berada pada nilai negatif.


Pada awal pembuatan karakter, pemain diberikan status Virtue default 50, dan status lainnya yang disesuaikan dengan kondisi tubuh asli mereka. Selain status Virtue, ada beberapa status lagi yang penting dan umum dalam RPG yaitu Str, Int, Agi, Dex, Vit, dan Con. Ke-enam status ini merupakan status dasar pemain dan NPC yang nantinya akan berperan besar ketikan pemain dan NPC sudah memilih kelas mereka.


Dengan perasaan tidak tega, Zyste memberikan 75 Don kepada NPC penjual yang kemudian pergi menjauh dari mereka.


"『Virtue +20, Daniel trust +5.』"


"Hmm?"


Mendapati munculnya panel transparan yang memberitahukan hal tersebut, Zyste tertegun lalu melirik pengemis yang mencoba untuk berdiri.


Dia mengulurkan tangannya, pengemis itu awalnya ragu tapi kemudian menerima bantuannya.


"Terima kasih..."


Zyste tersenyum kecil dan tanpa sadar mengeluarkan tawa kecil "Hehe" yang terdengar oleh pengemis.


"『Virtue +5, Daniel trust -1.』"


Kepercayaan pengemis itu berkurang karena rasa curiganya kepada gadis berambut hitam itu ketika dia mengeluarkan tawa kecil.


"A-aku bukan orang jahat. Tenang saja."


"Aku tahu."


"Ah, baiklah."


Pengemis itu berusaha untuk mempercayai seorang yang memiliki aura gelap untuk sekali ini.


"Kamu terlihat memiliki motif di balik semua ini, katakan apa yang kamu inginkan?"


"Aku ingin tahu tentang kelas Piercer!"


Mata pengemis itu terbelalak mendengar permintaan dari gadis berambut hitam yang dengan bersemangat mengatakannya.


Pengemis itu menelan ludahnya yang kering, dia mengkerutkan dahinya sambil menggelengkan kepalanya.


"Jujur sekali dirimu. Terlepas dari aura gelap yang kamu miliki, aku yakin ada cahaya di dalam dirimu. Kurasa tidak apa-apa untuk memberitahumu tentang kelas Piercer."


Pengemis itu memberitahu Zyste tentang kelas Piercer—kelas yang menggunakan pedang berbilah ramping dengan ujung yang tajam, mereka spesialisasi dalam serangan 'On-Strike'.


On-Strike adalah serangan yang mengarah ke titik lemah musuh sehingga menyebabkan luka critical, tentunya dibutuhkan akurasi yang mencakupi juga untuk hal itu.


Berbeda dengan Swordsman yang bertarung dengan serangan memotong musuh, Piercer bertarung dengan serangan menusuk atau menikam seperti Assassin.


Piercer mengutamakan kecepatan dan kelihaian dalam gaya bertarungnya, menghindar dan menusuk. Selain menusuk, pedang Rapier juga memiliki 2 bilah pedang tajam sehingga memungkinkan untuk melakukan serangan memotong tapi tidak sekuat Swordsman.


————


Quest: Menjadi Piercer.


Jenis Quest: Kualifikasi Class Quest.


Setelah mendengar tentang kelas Piercer dari Daniel. Dia menyuruhmu untuk memburu 20 ekor Storm Wolf dan membawa 5 Storm Wolf Tooths.


Tingkat: C+


Storm Wolf: 0/20


Storm Wolf Tooth: 0/5


Reward Success: Piercer Class Sertificate, Virtue +20, Daniel trust +20.


Penalty Failed: Daniel trust -20, -500 Don.


————


"Baiklah! Aku akan segera kembali."


"『Quest diterima!』"


Setelah menerima quest dari pengemis yang bernama Daniel, Zyste langsung berlari ke arah gerbang masuk utara kota kerajaan.


Sesampainya di jalanan utara kota, dia bertanya-tanya kepada NPC maupun pemain tentang Storm Wolf dan mendapat informasi.


Storm Wolf adalah monster mob yang berupa serigala abu yang hidup di hutan sebelah selatan, rata-rata level mereka adalah level 5, sedangkan Zyste masih level 1.


Mengumpulkan informasi sebelum pertarungan adalah hal yang wajar yang harus dilakukan demi mencegah situasi yang berbahaya.


Sekarang Zyste tahu bahwa Storm Wolf berada di level 5, sementara dirinya level 1. Tapi, dari informasi yang dia dapatkan dari pemain dan NPC juga menyebutkan bahwa Storm Wolf hanya bisa bergerak cepat saja dan mempunyai serangan yang lemah.


Zyste beramsumsi Storm Wolf memiliki status Agi yang tinggi sementara yang lainnya rendah, untuk mengatasi hal tersebut, Zyste tidak langsung pergi memburu Storm Wolf, melainkan pergi ke Training Center di sebelah timur kota kerajaan.


10 menit berjalan dari gerbang utara ke bagian timur, akhirnya dia sampai di Training Center—sebuah tempat yang terlihat seperti Dojo. Banyak sekali imitasi orang-orangan dari kayu dan ijuk untuk latihan memukul di tengah-tengah Training Center yang luas.


Di sebelah kiri adalah untuk latihan menembak para kelas Archer dan kelas jarak jauh lainnya. Di sebelah kanan sepertinya tempat untuk melatih kelincahan dan pertahanan—di sana terdapat boneka kayu dengan sepasang kaki dan tangan tidak seperti di bagian tengah yang tidak memilikinya.


Zyste berjalan ke bagian tengah untuk latihan memukul, saat hendak untuk mengambil pedang kayu yang disandarkan di masing-masing target latihan. Dia melihat ke bagian kanan Training Center, melihat boneka kayu tadi bergerak menyerang pemain yang sedang melatih pertahanan mereka.


Setelah melihat dan berpikir sesaat mengenai itu, dia membawa pedang kayu dan fokus pada target latihannya. Mengayunkan pedang kayu ke target latihan selama 8 jam dan meningkatkan sejumlah Str dan Dex.


"Fuhh, mungkin cukup untuk hari ini."


Sebelum log out dari game, dia melihat statusnya.


————


Nama: Zyste


Class: —


Virtue: -20 (Negative)


Status: Str 16, Agi 9, Int 8, Dex 12, Vit 14, Con 6


Skill: —


Title: Hard-Worker


————


Zyste memeriksa statusnya dari atas sampai bawah lalu berhenti di bagian title. Disana tertulis 'Hard-Worker', dia tidak tidak tahu darimana dia mendapatkan title tersebut, yang pasti dia merasa senang mendapatkan title yang menambah poin status secara permanen.


————


Hard-Worker


Berlatih dengan keras di Training Center selama 8 jam tanpa henti.


Virtue +5, Vit +7, Str +5


————


Dia tersenyum kecil lalu log out dari game.