
.......
.......
.......
" YAK APA YANG KAU LAKUKAN ? "
" Kau buta ? bukankah kau bisa melihat dengan jelas " ucap Suga datar
" Hei manusia pucat aku ini tak buta mengerti "
" Lalu ? bukakankah kau sudah tau apa yang ku lakukan "
" Lagian kenapa kau harus marah ? "
" Sudahlah anggap saja ini balasan karena aku telah menraktirmu gampang kan?"
Mi Na yang mendengar pernyataan Suga hanya diam sambil menatap Suga heran.
Sedangkan Suga yang ditatap seperti itu hanya mengerutkan dahinya.
" Kau kenapa lagi ? " tanya Suga
" Aku hanya bingung, tadi kau sangat berhemat dalam berbicara kenapa sekarang kau melakukan pemborosan kata? apa harga kata dipasar sudah turun jadi kau boros kata ? " ucap Mi Na polos.
Suga yang mendengar perkataan Mi Na yang ngelanturpun segera menempelkan punggung tangannya pada dahi Mi Na.
" Tidak panas " gumamnya
" Yak kau kira aku sakit hah? " kesal Mi Na
"Bukankah otakmu agak bergeser ya ? makanya bicaramu ngelantur " ucap Suga santai.
" Yak ka--"
" Sudahlah ayo kita pergi pasti yang lain menunggu " putus Suga sepihak tanpa melepas genggamannya.
...----------------...
Restoran Dekat Pantai
" Yak kau lama sekali sih " ucap Ya Na yang melihat Suga dan Mi Na baru memasuki area tersebut .
" Iya sebenarnya dijalan kamu ngapain aja sih ? main congklak hah ! " timpal Li Na.
" Betul itu kita nunggu sampai lumutan nih " kesal Jung Na.
Sedang Tae Ya dan Ji Na hanya merespon perkataan teman-temannya dengan anggukan.
" Sorry " jawab Mi Na datar.
" Yak ! apa-apaan jawabanmu itu ? kami sudah menunggumu sangat lama disini dan kau hanya menjawab sorry " saut Taehyung ikut-ikutan.
" Bacot " balas Mi Na dingin sambil menatap tajam kearah Taehyung yang membuat semua orang terdiam takut.
Bahkan Suga disamping Mi Na pun ikut terdiam.
' Ternyata gadis ini cukup menakutkan ' batin Suga.
" Wah wanita itu galak sekali " bisik Hoseok pada Jimin yang dibalas anggukan ole Jimin.
" Ehmm..apakah temanmu itu punya dendam padaku ? kenapa ia selalu menatapku tajam " bisik Taehyung pada Ji Na.
" Bisa jadi, kau kan sudah membuat moodnya rusak saat di fansign " saut Ji Na menakut-nakuti Taehyung
" Kalau begitu aku tak ingin lagi berurusan dengannya " bisik Taehyung bergidik takut.
" Kalau mau ngomong tuh sini depan gue, jangan bisik-bisik kayak ibu-ibu komplek " sentak Mi Na datar.
Member BTS yang mendengar suara Mi Na langsung terdiam kikuk.
" Ehmm...Mi Na bukankah kita berkumpul untuk pulang kalo begitu tunggu apa lagi ayo kita pulang"ucap Tae Ya mengalihkan perhatian Mi Na.
" Ya " saut Mi Na sambil berlalu pergi meninggalkan teman-temannya
" Ehem " dehem Jung Na memecah keheningan.
" Maafkan kelakuan temanku ya dia memang begitu. O iya aku belum memperkenalkan diri namaku Jung Na, disampingku Tae Ya, ini Ji Na, itu Ya Na, disampingnya Li Na dan yang memiliki aura mencekam tadi adalah Mi Na salam kenal semua " ceria Jung Na
"O..oo iya salam kenal " canggung Jimin.
" Maaf ya atas pertemuan kita yang kurang mengenakkan " sungkan Jung Na
" Ah tak apa " saut Hoseok
" Iya tak apa " timpal Jin.
" Udahkan perkenalannya ? "
" Sekarang ayo pulang " ajak Ji Na datar yang diikuti oleh teman-temannya
" Kalau begitu aku pergi dulu ya bye " ucap Jung Na sambil berlari mengejar teman-temannya yang mulai menjauh.
" Bye " ucap member BTS serempak.
" Benar gadis yang unik " saut Jimin.
" Sudahlah ayo kita pulang " ajak Suga.
" NDE KAJJA!! " seru mereka serempak.
...----------------...
Mi Na POV
Hari ini aku sangat kesal dengan orang disebelah Ji Na itu. Kenapa dia selalu saja merusak moodku ? kalau saja tadi aku tidak berada ditempat umum aku pasti akan menghajarnya disana.
Saat aku sedang asik dengan pemikiranku tanpaku sadari aku sudah sampai di Villa milik kakakku.
Ya Villa ini adalah salah satu aset dari kakakku yang bersih dari dunia mafia. Kenapa ? agar kelak aku dapat mengurusnya. Dan asal kalian tau saja walaupun kakak ku itu seorang mafia tapi ia tidak pernah mau aku turun dalam dunia itu dia bilang
" Duniamu itu diatas maka tetaplah diatas, jangan pernah mencoba untuk masuk dalam dunia bawah , karena kau tidak akan pernah tahu masalah apa yang akan kau hadapi " ucapnya dengan wajah serius.
Karena pada dasarnya aku ini orang yang penurut jadi aku ikuti saja apa kata kakakku. Dan sejak saat itu juga aku tidak lagi mempersoalkan tentang dunia atas maupun dunia bawah tanah.
Dan disinilah aku menikmati fasilitas yang diberikan kakakku dan duduk bersantai disofa untuk menghilangkan rasa penat serta emosi pada manusia tadi.
Mi Na POV END
...----------------...
Saat Mi Na sedang bersantai tiba-tiba Ji Na cs datang dan membuka pintu dengan kasar
Brakkk
" Yak ! Mi Na ku cari kau kemana mana rupanya di sini kau hah ! " marah Ji Na dengan logat bataknya.
Sedangkan Mi Na ia hanya membalas pertanyaan Ji Na dengan menaikkan satu alisnya.
" Ngomong apasih ? bisakan gak pakai bahasa planet gak ngerti tahu " sungut Mi Na kesal
" Mi Na teh kunaon ? itu teh bukan bahasa planet tapi bahasa daerah atuh gimana sih ? "timpal Li Na.
" Serah " ucap Mi Na acuh.
" Nih anak dari dulu sampai sekarang tetap aja irit ngomong emangnya lagi krisis ekonomi apa gimana sampai ngomong aja pakai di irit segala " ucap Ya Na kesal.
" Iya tuh makanya biar gak kena krisis ekonomi nabung jadi ngomong gak perlu di irit segala " timpal Jung Na.
" Mending otak kalian rendam pake air raksa deh " saut Tae Ya.
" Emangnya kenapa ? "tanya Li Na.
" Biar tuh otak bener dikit !! "
" Heran deh kalau kalian ngomongnya aja gak waras mana mau Mi Na nanggepi hah ? " geram Tae Ya yang dibalas anggukan oleh Mi Na.
" Udahlah mending kalian pergi mandi sekarang bau " ucap Mi Na datar yang hanya diangguki pasrah oleh mereka dan berlalu pergi ke kamar masing-masing untuk membersihkan diri.
...----------------...
Malam harinya Mi Na cs sedang berkumpul di ruang tengah dan sibuk dengan kegiatannya masing-masing.
Saat mereka sedang sibuk dengan dunianya masing-masing tiba-tiba suara Mi Na menginterupsi.
" Bisa minta waktunya sebentar " ucap Mi Na datar yang membuat mereka sontak menghentikan kegiatannya masing-masing.
" Baiklah to the point aja besok kita akan pulang " ucap Mi Na santai.
" MWO !!! " teriak mereka serempak.
" Loh kenapa kok tiba-tiba ? " tanya Ji Na.
" Iya nih kita kan baru sampai kenapa harus pulang ? " ucap Tae Ya memelas.
" Kakak kita akan berangkat ke Amerika untuk mengurus suatu hal jadi mereka menyuruh kita untuk segera pulang " terang Mi Na.
" Biarkan saja mereka pergi kenapa kita harus dipulangkan ? " tanya Ya Na kesal
" Kalian pasti masih ingatkan kalau musuh kakak kita ada dimana-mana karena itulah saat mereka pergi mereka ingin memastikan kita aman " ucap Jung Na yang dibalas anggukan oleh Mi Na.
" Yang dikatakan Jung Na itu benar, lagipula kita disini tidak membawa anak buah yang cukup. Mau bagaimana kita harus pulang jika ingin tetap melihat matahari besok " papar Mi Na.
" Kau benar Mi Na, baiklah kita akan pulang "
" Bagaimana teman-teman kalian setuju untuk pulang " ucap Li Na bersemangat.
" SETUJU " saut mereka bersamaan.
" Baiklah kalo begitu mari kita berkemas " ajak Ya Na
" KAJJA !! " serempak mereka bersamaan.
...TBC...
Hai semua ada yang kangen gak sama cerita author hari ini author bawa kabar gembira lo malam ini author bakal buat triple up nih jangan lupa baca ya ditunggu up selanjutnya nanti malam dan yang pasti like serta dukung karya author ya see u nanti malam 😊