
.......
.......
.......
DOR
" Arghhh "
' Hua yeontan maaf ya kemarin aku lupa kasih makan kamu huaa "
' Eh tunggu kok aku gak ngerasa apa-apa ya ? ' batin Taehyung mulai membuka matanya dan mengecek kondisi badannya.
Namun tak menemukan satu lukapun dalam tubuhnya dan membuat Taehyung heran, karena ia yakin tadi Mi Na mengarahkan pistol itu kearahnya tapi kenapa tak ada satupun luka pada tubuhnya.
Namun lamunan Taehyung berakhir saat mendengar suara Ji Na khawatir.
" Taehyung kamu gak pa pa ? " tanya Ji Na khawatir yang dibalas gelengan dari Taehyung.
" Tunggu deh kalau Taehyung baik-baik aja, terus yang terkena tembakan tadi siapa ? " tanya Suga yang membuat semua orang bingung dibuatnya.
Karena tadi saat Mi Na melesatkan tembakannya, mereka jelas-jelas mendengar teriakan kesakitan dari seseorang kalau bukan dari Taehyung lalu berasal darimana suara itu, dan siapa yang terkena tembakan itu.
Mereka hanya bisa terdiam ditempat sambil menerka siapa sosok pemilik suara itu.
Namun mereka kembali dibuat bingung saat melihat beberapa orang memakai baju hitam-hitam yang entah berasal darimana sedang menyeret seorang pemuda dengan bahu pemuda itu yang dibalut kain seperti perban kearah mereka.
Dan betapa terkejutnya mereka saat mengetahui siapa orang tersebut.
" ALEX ! " ucap Ji Na cs serempak.
Jujur Ji Na cs terkejut dengan kehadiran Alex, karena setahu mereka sejak kejadian dimana Mi Na menganggap Alex teman.
Mereka sudah lama tidak melihat pemuda itu lagi dan sekarang mereka justru dipertemukan disini dengan keadaan Alex yang terbalut perban dan diseret oleh beberapa orang yang baru mereka sadari adalah anak buah dari Kim Suho kakak Mi Na.
" Apa yang terjadi dengan bahumu ? "
" Kenapa dibalut luka dan luka itu terlihat masih baru, terlihat dari cara mengobati yang seadanya serta balutan kain pada bahumu "
" Tunggu jangan bilang kalau yang ditembak Mi Na itu tadi-"ucap Tae Ya menggantung ucapannya.
" Iya benar aku yang menembaknya "
" Bukankah itu baru saja lalu bagaimana kamu mendapat obat untuk luka tembak pada bahunya " tanya Li Na penasaran.
" Aku hanya menggores bahunya sedikit, dan soal obat itu aku memang menyuruh anak buahkuĀ membawa pertolongan pertama " singkatnya.
" Tapi kenapa ? Apa salah Alex Mi Na ? "
" Bukankah dia temanmu ? " tanya Jung Na penasaran.
" Kalau kalian ingin tahu, maka aku akan jelaskan secara singkat " ucap Mi Na menghela nafas singkat.
" Kalian pasti bertanya-tanya siapa sebenarnya pelaku penembakan Taehyung waktu itu kan ? " tanya Mi Na yang dibalas anggukan oleh semua orang.
" Jawabannya ada didepan kalian, dia pelakunya " lanjut Mi Na datar.
Ji Na yang mendengar penjelasan Mi Na segera menghampiri namja yang masih terluka itu, dan tanpa aba-aba mencengkram kerahnya kuat.
" Benar yang dibilang Mi Na itu Alex ? " tanya Ji Na dengan mata memerah menahan amarah yang mulai memuncak.
Namun yang ditanya hanya diam tanpa berbicara sepatah katapun.
" Lo bilang bajingan, itu benar apa nggak ? " tanyanya lagi yang dibalas anggukan malas dari Alex.
" Lo brengsek ya ? "
" MAKSUD LO APA ? LO SIAPA BERANI BERNIAT KAYAK GITU KE TAEHYUNG HAH ! " teriak Ji Na didepan wajah Alex.
" LO KALAU DITANYA ITU JAWAB JANGAN DIAM AJA ! " emosi Ji Na yang tetap dijawab keterdiaman dari lawan bicaranya.
" Ji Na udah, dengan kamu emosi kayak gini itu gak akan nyelesaiin masalah " tenang Taehyung.
Ji Na pun melepas cengkramannya kasar dan mampu membuat badan Alex terhuyung ke belakang.
" Biar aku yang tanya ok ? " ucap Taehyung yang dibalas anggukan oleh Ji Na.
" Jadi apa tujuan lo sebenarnya " datar Taehyung namun tidak dihiraukan oleh Alex.
" Lo jangan berlagak sok bisu " sengit Taehyung.
" Percuma dia gak akan buka mulut " saut Mi Na datar, mulai berjalan mendekati Alex.
Sesampainya didepan Alex, raut wajah Mi Na seketika dari datar menjadi lebih lembut dan menatap lekat namja didepannya.
" Jika bukan mereka, bagaimana dengan ku ? " tanya Mi Na yang membuat Alex bingung.
" Kamu tidak ingin memberitahukan semuanya padaku ? " tatap Mi Na lembut.
" Jebal " tatap Mi Na menggunakan puppy eyes nya.
Alex yang mendapat serangan mendadak dari Mi Na hanya mampu tertegun. Entahlah sepertinya kerja jantung Alex sedang kacau hingga ritme nya tidak beraturan.
' Apa yang salah denganku ? '
' Kenapa dia bisa seimut itu ? ' batinnya gemas.
" Y... ya ? " sadar Alex.
" Jadi ? " tanya Mi Na menaikkan alisnya meminta jawaban.
" J..jika kamu memaksa aku akan ceritakan semuanya " ucap nya berusaha menetralkan detak jantungnya yang mulai menggila.
" Ehm..jadi aku ngelakuin ini semua demi kamu Mi Na "
" Aku gak suka ada orang lain yang buat kamu marah "
" Dan aku juga tahu kalau dunia kamu itu berpusat pada sahabat dan keluargamu "
" Maka dari itu saat aku tahu Taehyung main mata sama cewek lain dan buat kamu murka, akhirnya aku langsung bertindak "
" Sebenarnya dari awal kalian jalin pertemanan aku gak setuju "
" Karena kalian itu berbeda, dan benar dia buat hati teman kamu terluka kan ? " jelas Alex.
" Tutup mulut busuk lo itu ya Alex "
" Lo itu gak punya hak apapun buat hakimin Taehyung paham lo ! " marah Ji Na ingin menghajar Alex, namun segera ditahan oleh Taehyung.
Mi Na yang melihat kondisi mulai tidak kondusif segera mengangkat tangannya ke atas guna menyuruh Ji Na tenang.
" Lihat kan Mi Na ? teman kamu itu udah dihasut sama Taehyung itu, dia bahkan tetap bela bajingan itu walau tahu dia salah " ucap Alex memanasi.
" Salah atau benar itu bukan hak kamu untuk menetukan Alex " tajam Mi Na.
" Kamu pikir aku gak tahu kalau selama ini kamu selalu mengikutiku kemanapun aku pergi ? "
" Bahkan saat kejadian dirumah sakit itu, kamu juga disana kan ? " dingin Mi Na yang membuat Alex tersentak kaget.
" K..kamu tahu ? " syok Alex.
" Tentu, bahkan aku juga tahu kalau kamu mengintai dorm Bangtan akhir-akhir ini iya kan ? " balas Mi Na telak.
" Aku tahu kamu punya niat yang baik Alex "
" Tapi sayangnya cara kamu salah, aku memang ingin memberi Taehyung pelajaran, bukan berarti hampir menghilangkan nyawanya itu termasuk pelajaran yang aku mau " datar Mi Na.
" Jujur kamu merusak semua alur yang aku buat, dan aku cukup benci itu " dingin Mi Na.
" A..aku gak tahu Mi Na tolong jangan benci aku ya ? Aku lakuin ini semua untuk kamu " pinta Alex menghiba.
" Jika kamu mau mengakui semua kesalahan yang kamu buat dan mengikuti apa kata kakekmu untuk kembali ke Italia "
" Mungkin aku bisa mempertimbangkannya " datar Mi Na.
Deg
" K..kamu ngusir aku ? " tatap Alex tak percaya.
" Aku hanya mewujudkan keinganan kakekmu " jawab Mi Na acuh.
" Ok kalau itu mau kamu Mi Na " lirih Alex beralih menatap Taehyung.
" Sorry bro, ini semua memang salah gue "
" Kalau lo ngerasa permintaan maaf gue kurang, lo boleh nembak gue kayak yang gue lakuin ke lo " ucap Alex yang membuat Taehyung gelagapan.
" Gak usah bro, gue juga udah maafin lo kok "
" Lagi pula hukuman yang Mi Na beri ke lo itu lebih dari cukup " ucap Taehyung sambil menepuk bahu Alex keras
" Shhttt " ringis Alex.
" Eh sorry lupa eheh " senyum kotak Taehyung.
" Iya gak papa " balas Alex dan beralih menatap Mi Na.
" Mi Na maaf ya, aku lagi-lagi ganggu rencana kamu " lesu Alex.
" Ya " singkat Mi Na.
" Tapi sebelum aku pergi aku boleh gak peluk kamu untuk terakhir kalinya " tanya Alex ragu yang dibalas anggukan oleh Mi Na.
Alex yang mendapat persetujuan dari Mi Na, segera mendekat dan menarik Mi Na dalam pelukannya yang tentunya dibalas balik oleh Mi Na.
Cukup lama mereka berpelukan hingga Alex memutuskan untuk melepas pelukannya dan menatap Mi Na lekat.
Cup
Alex mencium kening Mi Na sekilas yang mampu membuat sang empu terdiam kaku.
Namun belum selesai dengan keterkejutannya, Mi Na kembali dikejutkan dengan suara pukulan yang memekakan telinga.
Bug
" SUGA !! " teriak semua orang.
...TBC...
Hai semua author up lagi nih gimana seru gak sih chapter kali ini ? Tinggal beberapa part lagi nih menjelang tamat tetap tunggu update author ya.
Jangan lupa like dan komen ya, terimakasih buat yang mau baca dan kasih gift juga. See u next partš