
.......
.......
.......
Ya benar dia adalah Taehyung orang yang selalu Ji Na hindari, dan sekarang mereka dipertemukan ditempat ini.
Bukankah itu hal yang lucu ?
Setelah melukai Ji Na dia muncul dihadapannya dengan permintaan maaf, dan meminta kesempatan untuk menjelaskan semuanya, sungguh hal yang sangat lucu.
" Aku hanya meminta sedikit waktu saja Ji Na "
" Tolong dengarkan rekaman ini "
" Setelah itu kamu bisa putuskan apa yang akan kamu lakukan padaku " ucap Taehyung dengan menatap Ji Na dalam, seakan berusaha menyakinkan jika ia tak akan mengkhianati Ji Na lagi.
Sedangkan Ji Na yang ditatap demikian hanya mampu terdiam tanpa mampu berkata-kata hingga ia mengeluarkan satu anggukan sebagai jawaban, dan Taehyung pun mulai memutar rekaman tersebut.
" Emm kalau gitu aku pergi dulu ya ? "
" Kalian bisa lanjutin dinnernya, dan selamat ya atas hubungan kalian..aku permisi dulu"
Deg
' Suara itu....itukan suaraku saat direstoran waktu itu '
' Darimana Taehyung mendapat rekaman itu dan apa yang berusaha ia jelaskan ' batin Ji Na terkejut.
"Ji Na tunggu "
" Eits..Taehyung kamu ngapain sih ngejar wanita itu hah ? gak guna tau "
" Mending kita lanjut bahas tadi "
" Gak bisa Nancy aku harus kejar Ji Na, aku harus jelasin semuanya "
" Ngapain sih kamu jelasin ke perempuan itu gak penting tau gak ? "
" Katanya kamu cinta sama aku terus kenapa kamu malah ngejar dia sih ? "
" KARENA DIA PACAR AKU NANCY KAMU NGERTI GAK ? "
Ji Na yang mendengar teriakan Taehyung dalam rekaman tersebut hanya mampu diam tanpa bisa berkata-kata.
'Jadi kau membelaku Tae, tapi kenapa kau tak mengejarku waktu itu Tae, seharusnya kau langsung mengejarku ' batin Ji Na sedih
" A..apa dia pacar kamu ? "
" Gak mungkin k..kamu masih cinta sama aku kan Tae ? "
" Tadi kamu bilang gitu, itu berarti kamu masih sayang sama aku "
" Udahlah kamu putusin dia aja kita sama-sama lagi kayak dulu "
" Aku gak bisa Nancy maaf "
" Tapi kenapa Tae bukannya kamu tadi bilang masih cinta sama aku "
" Tapi kenapa kamu malah milih wanita gak jelas itu "
"Nancy aku memang masih cinta kamu "
" TAPI ITU DULU dan sekarang cintaku cuma buat Ji Na gak ada yang lain "
" Tapi apa spesialnya wanita gak jelas itu Tae, lihatlah bukankah aku lebih baik daripada ****** itu "
"Jaga ucapanmu Nancy ! "
" Ji Na bukan wanita gak jelas dia itu orang yang kusayang dan jika kau berani menyebut dia wanita gak jelas lagi "
" Aku tak akan segan-segan merobek mulutmu "
" Tidak Tae kamu masih mencintaiku kan Tae jangan begini hiks "
" Lepaskan aku Nancy " ucap Taehyung dan mendorong Nancy hingga terjatuh.
" Hubungan kita sudah selesai sejak lama dan ingat jangan hubungi aku lagi " ucap Taehyung berlalu pergi.
" Tidak Taehyung arghhh sial ! "
" Kau dimana Ji Na aku benar-benar minta maaf, kumohon kembali padaku "
" Arghhh kau bodoh Taehyung bodoh arghh "
Pip
Suara rekaman yang dimatikan oleh Taehyung.
Sedangkan Ji Na ia masih terpaku ditempatnya, sungguh ia tidak bisa melakukan apa-apa selain terdiam ditempat merutuki kebodohannya.
'Jadi selama ini semua hanya kesalah pahaman ? dan Taehyung sangat menyayangiku ? '
' Kemana dia saat itu kenapa dia baru datang sekarang saat kepercayaan itu sudah hancur kemana kau Taehyung arghh!! '
' Kenapa baru sekarang Tae, disaat aku sudah membencimu, kau terlambat Taehyung rasa benciku terlalu besar padamu maafkan aku ' batin Ji Na sedih.
" Bagaimana Ji Na sekarang kamu percaya kan kalau semua itu hanya kesalah pahaman " ucap Tae Ya penuh harap, berharap sosok didepannya bisa mengerti keadaannya dan mau menerima permintaan maafnya.
Namun semua harapan Taehyung hancur saat Ji Na mulai membuka suaranya, seakan memberi ultimantum telak padanya, bahwa dia tak punya kesempatan lagi.
" Itu hanya rekaman Tae kau kira aku akan percaya semudah itu ? "
" Bisa saja kau memalsukan rekaman itu, dan jika itu memang benar lalu kenapa baru sekarang kau mengatakannya hah ?"
" Kemana kau saat aku butuh penjelasanmu Kim Taehyung ? "
" Kemana hah! sudahlah penjelasanmu itu basi " sarkas Ji Na sambil mendorong Taehyung dengan tatapan benci.
Sedangkan Taehyung ia hanya terdiam mendapat perlakuan itu dari Ji Na.
' Sebenci itukah kau padaku Ji Na, apa aku memang tidak punya kesempatan lagi ? ' batin Taehyung pilu
" Sudahlah kau hanya membuang waktuku Tae, lebih baik kau urusi saja MANTANMU itu " ucap Ji Na sinis dan mulai beranjak menjauh dari Taehyung yang masih terdiam dengan kepala tertunduk dalam, seakan ia tak punya kata-kata hanya untuk melakukan pembelaan atas tuduhan yang dilancarkan padanya.
Tapi sebelum ia berhasil membalikkan badannya tiba-tiba suara Jungkook menginterupsi membuatnya mengurungkan niatnya untuk beranjak dari tempat itu.
" KAU MEMANG TAK PUNYA PERASAAN NOONA ! "
" APA KAU TAU BAGAIMANA PERJUANGAN HYUNGKU UNTUK MENDAPAT REKAMAN ITU ? "
" APA TAK KAU LIHAT WAJAH LEBAM HYUNGKU ? "
" ITU YANG IA DAPAT UNTUK MENDAPAT REKAMAN ITU, HANYA UNTUK MENYAKINKAMU ! "
" HANYA UNTUKMU ! MANA HATI NURANIMU HAH ! " teriak Jungkook kesal.
Yang sontak membuat Ji Na segera mengalihkan pandangannya pada Taehyung dan benar saja saat ia melihat Tae, wajahnya dipenuhi dengan lebam yang cukup parah.
" Apa kau lihat lebam itu " ucap Jungkook menunjuk kearah wajah Taehyung yang terlihat sedikit lebam.
" Itu semua dia dapatkan untuk dirimu "
" Coba saja dia tidak nekat menemui kakakmu hanya untuk meminta bantuannya pasti ini semua tidak akan terjadi " kesal Jungkook.
" Apa maksudmu ? " tanya Ji Na.
" Jungkook sudahlah jangan dibahas lagi " sela Taehyung.
" Kau itu memang bodoh hyung, untuk apa kau berjuang seperti ini hanya untuk wanita egois sepertinya " sarkas Jungkook.
" Aku bilang apa maksudmu Jungkook ? " geram Ji Na.
" Kau mau tau kan noona ? "
" Baiklah akan ku jelaskan secara singkat "
" Kau tahu karena dirimu Tae mendapat trauma dalam hidupnya ? Itu semua terjadi karena dia harus mendapat amarah dari sahabatmu Mi Na "
" Namun setelah semua itu Hyungku tidak menyerah, dia tetap ingin mempertahankanmu "
" Dia bahkan rela mengantar nyawanya sendiri dengan menemui kakakmu yang seorang mafia itu "
" Karena dia berpikir bahwa hanya kakakmu yang punya kuasa penuh untuk membantunya mencari bukti akan kesalah pahaman yang terjadi waktu itu "
" Dan kau tau noona apa yang terjadi ? "
" Hyung ku dihajar habis-habisan, bahkan dia tidak melawan sedikitpun hanya untuk mendapat bantuan dari kakakmu "
" Setelah dia lagi-lagi hampir sekarat, akhirnya dia bisa mendapatkan maaf dari kakakmu dan juga bantuannya untuk menyiapkan semua ini "
" Tapi apa hasilnya ? "
" Dari semua pengorbanan hyungku kau bahkan tidak meliriknya sedikit pun cih " decih Jungkook kesal.
" Sudah dongengmu ? " tanya Ji Na santai membuat semua orang terkejut mendengar respon Ji Na.
" Dengar ini Jungkook aku tidak peduli apapun yang terjadi pada hyung mu "
" Kau bisa bilang aku kejam dan sebagainya, tapi menurutku hyungmu itu tidak lebih dari pengecut " sarkasnya membuat Taehyung terduduk lemas.
Dada Tae terasa seperti tertusuk ribuan jarum saat mendengar penyataan Ji Na.
" Sudahlah lebih baik aku pergi, kalian benar-benar membuang waktuku " ucap Ji Na mulai melangkahkan kakinya menjauhi area tersebut.
Taehyung hanya mampu melihat punggung Ji Na dengan tatapan sendu.
' Sudah berakhir ya ? '
...TBC...
Hai semua author up lagi nih gimana part kali ini agak mengandung bawang gak sih ? komen ya
Jangan lupa like dan komen, makasih buat yang mau baca dan ngasih gift see u next part 😊