
.......
.......
.......
Dilain tempat
Saat iniTae Ya sudah sampai didepan Jimin.
' Pokok kayak gini '
Tanpa aba-aba ia pun menggebrak meja Jimin
Brakkk
Namjoon yang berada disamping Jimin pun langsung terkejut mendengar meja Jimin yang di gebrak dengan keras.
'Jadi Namjoon ekspresinya waktu kaget kayak gini ya, nemunya cuma ini pokok ginilah'
Lantas Namjoon pun menoleh ke arah Jimin untuk melihat siapa yang telah menggebrak meja Jimin. Dan setelah ia menoleh, ternyata yang menggebrak meja Jimin adalah seorang gadis.
' Wah gadis itu menyeramkan sekali. Ia seperti ingin memakan Jimin hidup-hidup dan sepertinya Jimin akan menjadi korban KDRT dari gadis itu. Wah ini pasti mengasikkan jarang-jarang seorang Jimin di KDRT, apalagi yang melakukan adalah seorang gadis pasti seru. Baiklah mari kita lihat keadaan Jimin nantinya ' batin Namjoon laknat.
" Hei kau cepat tanda tangani albumku ! " bentak Tae Ya pada Jimin.
" Yak ! kenapa kau diam saja ayo tanda tangani " timpal Tae Ya lagi.
Sedangkan Jimin ia hanya menunduk sambil berusaha menahan air matanya.
" Yak kenapa kau menangis hah ? " ucap Tae Ya kelabakan.
Jimin pun tidak bisa menahan air matanya dan akhirnya ia pun mulai menangis.
* Disini Jimin emang lebay ya *
" Yak ! jangan menangis, aku hanya bercanda Jimin tampan jangan menangis ya " ucap Tae Ya menenangkan Jimin. Namun Jimin masih saja menangis.
" Emm...begini saja, jika kau berhenti menangis maka aku akan menraktirmu bagaimana ? " ucap Tae Ya.
Mendengar kata traktiran Jimin pun langsung menghentikan tangisannya.
" Benarkah ? " tanya Jimin dengan mata berbinar.
" Kalau soal makanan saja ia langsung berhenti menangis " gumam Tae Ya.
" Bagaimana aku jadi ditraktir? " tanya Jimin yang dibalas anggukan malas dari Tae Ya.
" Baiklah, akan ku tanda tangani albumnya " ucap Jimin semangat.
Setelah Jimin selesai menandatangani albumnya. Tae Ya pun memutuskan meninggalkan Jimin tanpa berbicara satu patah kata pun.
' Hufft..dasar laki-laki lemah. Dibentak begitu saja langsung menangis. Aku tak habis pikir ternyata masih ada laki-laki lemah lembut sepertinya. Ah sudahlah yang penting hukumanku selesai ' batin Tae Ya sambil berlalu pergi.
...----------------...
Setelah menyelesaikan hukuman dari kakak-kakaknya, mereka memutuskan untuk menginap dirumah Mi Na.
Saat ini mereka sedang berada diruang tamu sambil mengutuk kakaknya, karena telah mengirim mereka ke tempat seperti itu.
" Kalau bukan karena Kak Siwon mengancam akan menghancurkan motor kesayanganku, aku takkan mau mengijakkan kakiku ketempat laknat itu " ucap Jung Na.
" Iya kau benar, aku tidak akan kembali kesana lagi " ucap Ya Na.
" Sudahlah yang penting barang-barang kita selamat dari tangan kakak kita " ucap Li Na.
Saat mereka sibuk berbincang bincang,tiba²hp Mi Na berbunyi yang ternyata itu adalah Suho yang mengirim pesan.
Setelah membaca pesan dari Suho Mi Na pun memberitahu teman-temannya tentang isi dari pesan yang dikirim Suho.
" Teman-teman tadi Kak Suho mengirim pesan, katanya kita akan berlibur di pulau pribadi milik kakak kita " datar Mi Na.
" Wah, tumben sekali mereka mengijinkan kita untuk menginjakkan kaki ke pulau pribadi mereka " ucap Tae Ya.
" Iya aneh sekali " timpal Ji Na.
" Mereka melakukan itu karena mereka tau kita pasti akan setres setelah bertemu dengan makhluk seperti itu, makanya mereka mengijinkan kita pergi kesana " terang Mi Na.
" Iya sekejam kejamnya kakak kita, mereka juga masih menyayangi kita " ucap Jung Na.
" Ah kau benar " ucap Ya Na.
" Baiklah kapan kita kesana? " tanya Li Na.
" Bagaimana kalau minggu depan " ucap Jung Na.
" SETUJU " saut mereka serempak.
...----------------...
DORM BTS
" Ah ini sungguh melelahkan " ucap Hoseok sambil merebahkan dirinya kesofa diikuti member BTS yang lain.
Saat mereka sedang asik mengistirahatkan badannya tiba-tiba Taehyung berteriak
" Dasar wanita sialan!!! "
Teriakan Taehyung yang menggelegar itupun membuat para member BTS terkejut.
" Yak ! apa-apaan dengan suaramu itu hah ? mengganggu saja " ucap Jin kesal.
" Hehehe maaf hyung, habisnya aku kesal dengan gadis yang kutemui di fansign tadi " ucap Taehyung.
" Aku tidak tau, saat bertemu dengan ku dia menangis dan saat aku menghiburnya ia malah memakiku " terang Taehyung memasang wajah sedih.
" Hahaahahha rasakan itu, kau memang pantas mendapatkannya " ucap Jungkook sambil tertawa terpingkal-pingkal.
Sedangkan Taehyung ia hanya mengerucutkan bibirnya mendengar ejekan dari Jungkook.
" Kau tak perlu memasang wajah sok imut, membuatku ingin muntah saja " datar Suga yang membuat Taehyung semakin kesal.
" Terus saja ejek aku, kalian memang suci aku penuh dosa " ucap Taehyung.
"Jijik goblok " ucap Hoseok sambil menjitak kepala Taehyung.
" Ngomong-ngomong tentang gadis yang memaki Taehyung di fansign aku juga mengalaminya " ucap Jimin.
" Benarkah, wah ternyata kita sama " ucap member BTS kecuali Namjoon dan Jimin.
" Kalian juga ? " tanya Jimin kepada member BTS yang dibalas dengan anggukan dari mereka.
" Wah, kasihan sekali kalian mumpung aku tidak " bangga Namjoon yang dibalas dengan jitakan penuh kasih sayang dari member bts.
" Tapi, kenapa mereka melakukan itu ya ? " tanya Hoseok. Merekapun hanya bisa diam, memikirkan tujuan dari ke enam gadis itu.
Saat mereka sedang asik dengan pikirannya masing-masing tiba-tiba Namjoon buka suara.
" Ah ini ada pesan dari manager kita, katanya minggu depan kita akan berlibur ke suatu pulau untuk refreshing " ucap Namjoon.
Mendengar berita dari Namjoon mereka pun bersorak gembira.
" Tapi tunggu, apakah army akan tau ? " tanya Jimin.
" Tidak tempat ini terpencil dan jarang orang yang tahu, jadi army tidak akan tahu " jelas Namjoon.
" Tapi sepertinya aku tidak bisa ikut " timpal Namjoon.
" Kenapa ? " tanya Jungkook.
" Karena minggu depan aku mau menghabiskan liburanku bersama kekasihku " ucap Namjoon.
" Ah, yang punya kekasih mah beda " ucap Jin.
" Sudahlah ayo kita istirahat " ucap Suga yang dibalas anggukan dari semua orang.
...----------------...
Hari ini adalah hari dimana Mi Na cs berlibur dipulau milik kakak mereka.
Tapi walaupun begitu pulau itu tetap dibuka untuk umum agar tidak ada yang curiga bahwa pulau ini milik geng mafia.
Saat ini Mi Na cs sedang menyusuri pantai sambil bercanda ria.
" Akhirnya kita bisa jalan-jalan " ucap Tae Ya senang.
" Iya kau benar, sudah lama kita tidak liburan seperti ini " ucap Mi Na.
" Ini semua pasti karena aku "
" Mereka pasti mau meminjamkan pulau ini karena kasihan melihat adik tersayangnya harus tersiksa di tempat terkutuk itu " ucap Li Na pede sambil berjalan mundur.
" Huu pede sekali kau " ucap Ya Na kesal.
" Hehehe " balas Li Na cengengesan.
Merekapun menyusuri pantai sambil bercanda ria. Dan Li Na, ia masih pada posisinya yaitu berjalan mundur.
Saat ia asik berbincang dengan kawan-kawannya, ia tanpa sengaja menabrak seseorang dibelakangnya hingga ia kehilangan keseimbangan.
" HUAAA !! " teriak Li Na terkejut.
Saat ia akan terjatuh, tiba-tiba ada tangan besar yang menahan pinggangnya. Li Na bersyukur ia tidak jadi terjatuh, dan ia ingin berterimakasih pada orang yang telah menolongnya.
Ia pun segera bangkit, dan membalikkan padanya. Tapi saat ia tahu siapa orang yang menyelamatkannya ia pun mengurungkan niatnya.
" Yak ! ternyata kau kuda yang telah menabrakku " bentak Li Na.
" Hei kau sudah ditolong bukannya terimakasih, malah menyalahkanku "
" Dan perlu ku ingatkan namaku Hoseok bukan kuda mengerti ? " ucap Hoseok kesal.
" Nama Hoseok itu tak pantas untuk orang sepertimu!! " tunjuk Li Na didepan wajah Hoseok.
" Dasar tak tau diri sudah ditolong, sekarang kau malah memakiku, mau mu apa hah ? " ucap Hosek kesal sampai ke ubun-ubun.
" Aku jatuh itu juga karena kau yang menabrakku bodoh " timpal Li Na.
" Yakk ! bukankah kau yang jalan tidak pakai mata, makanya kau menabrakku "
" Makanya lain kali kalau mau berjalan mundur, dipundakmu itu pasang spion, agar kau tau dibelakang ada orang apa tidak " ucap Hoseok.
" Hei kuda ! dimana mana jalan itu pakai kaki bukannya mata "
" Dan apa kau bilang ? tadi kau menyuruhkan masang spion ? "
" Kau kira aku motor hah ? kenapa gak sekalian lampu sen " ucap Li Na kesal.
" Bagus itu, jadi nanti kalau belok aku bisa tau jika kau pasang lampu sen motor " jawab Hosek polos.
" Dasar kuda sialan, kemari kau kuberi pelajaran " ucap Li Na sambil melompat ke arah Hoseok dan melingkarkan kakinya dipinggang Hoseok.
Posisi Li Na sekarang adalah digendong seperti koala oleh Hoseok.Tak berapa lama, akhirnya Li Na pun menjambak rambut Hoseok keras.
" YAK ! APA YANG KAU LAKUKAN " teriak Hoseok.
...TBC...
Happy reading gaes jangan lupa like dan komen ya kalo ada yang typo tolong tandai dengan komen thank you yang udah mau baca😊 see u next part.