
.......
.......
.......
DOR
" ARGHHHH !! "
Peluru melesat mengenai kaki meja disebelah kanan Nancy.
Brak
Kaki meja patah dan meja itu pun ambruk.
Nancy yang mendapat serangan tiba-tiba dari Mi Na hanya mampu bungkam dengan badan gemetar akibat ketakutan.
" Shut up your mouth Nancy "
" Atau peluru ini akan benar-benar mendarat cantik dikepalamu yang tak berguna itu " ucap Mi Na datar dan dibalas anggukan lemah dari Nancy.
" Lagi pula gue bawa Kevin kesini karena dia butuh teman bermain dan katanya dia mau main sama om Taehyung "
" Bukan begitu om Taehyung ? " tatap Mi Na mutlak tak terbantahkan sehingga Taehyung tanpa sadar menganggukan kepalanya.
" Baiklah mari kita mulai permainannya tuan Kim Taehyung "
" Tapi sebelum itu mari kuberi tahu aturan mainnya ok " ramah Mi Na kepada Taehyung yang semakin membuatnya merinding.
" Baiklah aturan mainnya kamu harus meletakkan apel itu dikepalamu dan jangan sampai jatuh "
" Karena jika sampai jatuh maka aku akan menembak tepat dikepalamu mengerti " membuat Taehyung diam mematung.
" Baiklah jika kamu sudah mengerti, maka letakkan apel itu diatas kepalamu "
" Dan Kevin akan melakukan tugasnya. "
" Berharaplah semoga Kevin sedang dalam mood yang baik jadi bidikannya tidak meleset sehingga peluru itu akan tepat mengenai apel itu " membuat Taehyung berkeringat dingin.
" Tapi jika Kevin sedang bad mood maka--- "
" DOR ! "
" Kamu harus mengucapkan selamat tinggal pada dunia ini bagaimana ? " smirk Mina sambil menatap Taehyung dengan tatapan membunuh, yang mampu membuat sang empu diam tak berkutik dengan badan yang semakin gemetar ketakutan.
" Baiklah sepertinya kamu sudah tahu aturan mainnya.....kalo begitu mari kita mulai permainannya.
" Dan Taehyung kamu mulai duluan " ucap Mina kembali dingin.
Taehyung yang mendengar ucapan Mina hanya mampu menurut. Dengan tangan gemetar Taehyung meletakkan apel digenggamannya ke atas kepalanya.
Setelah meletakkan apel itu, Taehyung hanya bisa menatap Mina dengan ketakutan seakan-akan orang yang berada dihadapannya adalah malaikat pencabut nyawa yang bisa mencabut nyawanya kapan saja.
" Baiklah kalau begitu mari kita mulai permainannya "
" Dan om Taehyung gak boleh banyak gerak ya "
" Kalau gak maka peluru ini akan bersarang di kepala om Taehyung hihihi " ucap Mi Na dengan nada anak kecil yang justru menambah suasana mencekam diruangan itu.
Mendengar suara Mi Na lantas membuat Taehyung tanpa sadar membalas dengan anggukan kikuk.
" Baiklah mari kita hitung mundur "
" Tiga "
Deg.. Deg..Deg.. Deg
Jantung Taehyung berpacu dengan cepat.
" Dua " Mina mulai menarik pelatuk pada senapannya.
Membuat Taehyung gemetar ketakutan sampai ke ubun-ubun sehingga ia pun sontak menutup kedua matanya.
" Sa....tu "
DOR
Suara peluru menggema memenuhi ruangan tersebut. Tubuh Taehyung pun ikut meluruh bersamaan dengan suara peluru tersebut terdengar.
Brukk
Tubuh Nancy mematung ditempat menyaksikan kejadian yang baru saja terjadi tepat didepannya.
" TAEHYUNG !! " teriak seseorang dari kejauhan, namun sayang sebelum Taehyung bisa melihat orang tersebut.
Kegelapan lebih dulu merenggut kesadarannya.
Gelap
" TAEHYUNG !! " teriaknya semakin dekat.
...----------------...
" TAEHYUNG !!" panggil seorang namja pada Taehyung namun tak membuat ia tersadar dari lamunannya.
" Yakk ! alien kau punya telinga tidak hah ! " panggil namja itu sambil menjewer telinga Taehyung yang sontak membuatnya seakan tertarik keluar dari dunia bawah sadarnya.
" Yak ! Jin hyung sakit....aduh..duh " teriak Taehyung kesakitan yang sontak membuat Jin melepaskan jeweran mautnya.
" Kejam kali kau hyung kek ibu tiri, gak kasian apa dedek kan masih sakit. "
" Gimana kalo nanti dedek gegar otak kan gak like dedek " cemberut Taehyung sambil mengusap telinganya yang merah dengan wajah dibuat melas kek kucing kecemplung got.
" Najis sok imut banget lo " menoyor kepala Taehyung pelan.
" Lagian mana ada jewer telinga jadi gegar otak, yang ada tuh telinga gegar gara-gara bosan ngedengerin omongan alay lo " ucap Jin geram.
" Ya siapa tau ? " gediknya acuh.
" Lagian kan mana ada telinga bisa gegar emang dikata tuh telinga punya otak "
" Kalau beneran ada kan serem ya ? gelo pisan nih bujang " gumam Taehyung.
" Hah ? ngomong apa lu kumur-kumur lu ? ngomong yang jelas " tanya Jin mengintimidasi.
" Ehehehe....nggak kok hyung tadi aku lagi mikir buat mendirikan IJoBuBel " ucap Taehyung polos.
" Hah apaan tuh ? " ucap Jin penasaran.
Gak penasaran gimana coba ? orang namanya aja aneh gitu IjoBuBel apaan tuh ijo-ijo dikata daun apa ijo, terus ada bubel-bubelnya dikata lagi main sabun ada bubel-bubelnya.
Dan terus ni yang ditanya malah cengar-cengir gak jelas hadeh ampun aku mak.
" Hehe itu loh hyung masak gak tahu " tanyanya yang dibalas gelengan oleh Jin.
" IjoBuBel itu IkatanJombloButuhBelaian hehehe mantap gak tuh hyung ? "
" Aku buat organisasi kayak gitu buat ngumpulin para babang tamvan kek aku yang gak laku-laku " ucap Taehyung dengan cengiran kotaknya.
Jin yang mendengar jawaban Taehyung sontak tersenyum gemes gitu.
Iya gemes pengin nampol tuh mulut si Taelien pakek gas 3 kg beserta truk yang ngangkut, sumpah bikin darah tinggi.
Gimana gak darah tinggi coba ? ya kalian bayangin aja mana ada orang buat organisasi gak berfaedah kayak gitu ? .
Mana namanya gak jelas lagi, IjoBuBel apaan tuh ? terus yang lebih parah itu organisasi buat ngumpulin babang tamvan.
Woi ! mana ada babang tamvan tapi gak laku, mikir coba ! setres ni anak sumpah bikin darah tinggi ae.
Karena geram Jin pun lantas menggeplak kepala Taehyung, lah masa bodoh dia baru ditembak kek, baru kayang kek bodoamat yang penting Jin bisa melampiaskan kekesalan yang sudah sampai ke ubun-ubun.
Plak
Geplakan nyaring terdengar dari tangan Jin.
" Aduh...sakit hyung tega kali, nanti kalo dedek sakit lagi nangis darah lo hyung " ancam Taehyung sambil mengusap kepalanya.
" Bodo amat lu mau sakit kek, mau sekarat kek bodo amat "
" Mati ae lu sekalian kesel gue lama-lama " ucap Jin kesal.
Mungkin jika Jin sedang berada dalam dunia komik, telinganya saat ini pasti sudah mengeluarkan asap tebal dengan perempatan jalan yang tercetak jelas di jidat lebarnya.
" Hyung kejam deh, dedek gak like ya " ucap Taehyung memasang wajah melas.
"Jijay amat tuh muka " ucapnya sambil meraup wajah Taehyung.
" Lagian lo sih semenjak tuh kepala nyium peluru bukannya tambah bener tambah geser tuh otak "
" Ke laut ae lu sono nyelem gak usah balik sekalian "
" Siapa tahu entar gue dapet kabar mayat lu sampai ke Jepang, kan mayan tuh gak usah ngeluarin duit bisa traveling " ucap Jin santai.
Taehyung yang mendengar itu sontak merasa sakit hati.
Sudahlah dia sakit dinistakan sama mak sendiri, ditambah kepala nya jadi sasaran dari pukulan mautnya. Belum lagi wajah tampannya yang jadi korban, sungguh kasihan sekali hidupnya hiks.
Dan sekarang malah disuruh traveling ke Jepang pakai jalur laut.
Parahnya lagi disuruh nyelam kedasar laut, kan gak etis kali ye gak ? masak ganteng-ganteng mati ngambang dilaut kan gak lucu, aya-aya wae ni orang.
" Dasar hyung laknat kusumpahin Ya Na ketemu jodohnya biar hyung jomblo " ucap Taehyung sinis.
" Ngomong apa lu ? jodohnya Ya Na itu ya gue "
" Dan lo gak usah ngatain gue jomblo situ sendiri hubungan ae gak jelas kek jenis spesies miper " balas Jin sakartis.
Taehyung yang mendengar perkataan Jin hanya mampu terdiam tanpa berniat membalas ucapan Jin.
' Aelah mampus baper ni anak, ni lagi mulut gak bisa ngerem kebanyakan minum oli kali ya. Lah bodo amat tu anak baper minta maaf lah gue gila'
" Ehm...Taehyung sorry gue gak maksud " ucap Jin merasa bersalah
" Gak papa kok hyung santai ae lah " ucap Taehyung sambil tersenyum.
Hening
...TBC...
Hai semua gimana part kali ini seru gak ? Jangan lupa like dan komen ya biar author semangat upnya. See u next part 😊