
.......
.......
.......
Cengo ya Hoseok hanya cengo melihat kelakuan Li Na. Bagaimana tidak tadi siapa yang ngajak temenan coba ? dan sekarang dia sudah ingin memutuskan pertemanannya dengan Hoseok yang terjalin kurang dari 1 menit.
Wah daebak cepet banget, ibarat pacaran ni baru selesai nembak dah diputusin wah daebak warbiazah.
" Gila lo ya bisa-bisanya gue dapat temen spesies kayak lo " ucap Hoseok kesal.
" Loh gue itu emang spesies langka, bisa dibilang hampir punah makanya harus dilestarikan " ucap Li Na ngelantur.
" Iya deh serah lu, jadi gimana ni kita temenan gak ? "tanya Hoseok.
" Kan tadi gue dah bilang kita dah gak temenan "
" Yahhh " lesu Hoseok
" Kecuali.......lo mau minum obat gue mau temenan lagi sama lo " jelas Li Na.
" Beneran nih ? " tanya Hoseok memastikan
" Iya "
" Lo gak ngeprank gue lagi kan ? "
" Nggak cepet minum obat lo atau kesepakatan kita batal " ancam Li Na membuat Hoseok gelagapan.
" Ok gue bakal minum obat awas lo bohong ? " ucap Hoseok membuat Li Na memutar bola matanya malas.
" Cepet lama banget " ikut mengangkat gelas Hoseok .
" Iya sabar " meminum obatnya cepat.
" Udah gue minum nih jadi sekarang kita temenan kan ? " tanya Hoseok
" Ok kita temenan " balas Li Na
" Yes wuhuuu " girang Hoseok membuat Ya Na terbengong melihat ending dari drama mereka.
" Jadi mereka beneran temenan? " tanya Ya Na
" Gak buta kan ? bisa liat sendiri ! " Tae Ya sinis.
" Kejam amat sih, mata gak genap 1 cm aja belagu " gumam Ya Na kesal.
" Ngomong apa lu ? " Tae Ya sinis.
" E..enggak aku cuma mau ngomong, kalo a...aku mau...mau ngelabrak si Hoseok, iya mau ngelabrak Hoseok enak aja asal ngambil temen gue " ucapnya gugup dan segera berlalu pergi.
" Heh kuda, enak aja ya lo main jadi temennya Li Na gak terima lahir batin gue " ucap Ya Na sambil menghampiri Hoseok.
Tapi saat Ya Na sedang berjalan kearah Hoseok tiba-tiba kakinya tersandung oleh kaki meja yang berada disamping kanan tempat member BTS yang lain tidur, sehingga ia kehilangan keseimbangan dan terjatuh menimpa badan Jin yang tidur dibawah sofa.
" Anjirrrr, siapa yang naruh karung beras ke badan gue hah ? " tanya Jin dengan setengah sadar, sontak membuat Li Na geram.
" HEH LAKI-LAKI GAK LAKI "
" APA LO BILANG GUE KAYAK KARUNG BERAS ? "
" ENAK AJA LO KALO NGOMONG YA, TUH MULUT BELUM PERNAH DISEKOLAHIN HAH ? "
" MAU GUE SEKOLAHIN HAH !" teriaknya didekat telinga Jin yang membuat sang empu langsung berdiri karena terkejut.
Karena reaksi dadakan Jin itu pun yang membuat tubuh Ya Na terjun bebas ke lantai dengan ketinggian 30 cm dari permukaan tanah.
" Woy anoa.. Lo pikir-pikir dong kalo mau berdiri "
" Intruksi dulu kek apa pake kode-kode hacker gitu, bukannya asal berdiri aja niat banget jatuhin orang hah ! " kesal Ya Na sambil mengelus bokongnya yang berdenyut nyeri.
" Yeuu..santuy dong gak usah ngegas "
" Lagian siapa juga nyuruh lo nimpa badan gue ? mana badan berat amat lagi "
" Heh apa lo bilang badan gue berat woy ngaca, kayak badan lo gak besar aja "
" Lihat tuh bahu udah kayak bandara soekarno hatta, gak ngaca hah ! " tunjuk Ya Na pada bahu Jin
" Eh enak aja lo bilang ya, mending gue ya bahu lebar, daripada lo badan yang lebar"
" Apa lo bilang lo itu ya--"
" Woy berisik amat sih gak ngerti orang lagi tidur apa ? " ucap Jungkook setengah sadar.
" Iya tuh, urusan rumah tangga gak usah dibawa kesini kali " saut Jimin yang langsung mendapatkan lirikan tajam dari Ya Na dan Jin.
" BERISIK, MATI AJA LO SANA ! " ucap Ya Na dan Jin kompak.
" Eh buset santai dong gak usah ngegas, mana ngegasnya berjamaah lagi " Taehyung kesal membuat Ya Na dan Jin semakin menatap tajam kearahnya.
" Hehehe piece santai "
" Lagipula itu kan salah kalian ribut-ribut, emang ngeributi apa sih ? " tanya Taehyung.
" Ini tuh gara-gara bocah TK satu nih "
" Masa gue tidur enak-enak ditumbruk sama dia, mana badannya berat banget kayak karung beras lagi " ucap Jin kesal.
" Enak ae lo ngomong badan gue kayak karung beras badan gue kan bagus kayak gitar spayol "
" Lagipula itu semua salah lo ngapain juga tidur ditengah jalan kan gue jadi jatuh " cemberut Ya Na.
" Serah gue lah "
" Lo tuh ya emang ngajak berantem "
" Bisa diem gak pusing gue lihat kalian berantem mulu " ucap Ji Na datar.
" Itu... "
" Udah gak usah banyak alasan, biarin mereka temenan toh gak ada yang dirugikan " potong Ji Na
" Tapi.... "
" Anggap aja itu tanda damai dari kita karena kalian udah nolongin kita " jelas Ji Na membuat semua orang disitu saling melirik satu sama lain.
" Jadi gimana ? Damai ? " tanya Ji Na.
Hening
" Ehm... aku pikir gak ada salahnya kita menjalin pertemanan dengan mereka. "
" Bukankah itu bagus, jadi semua kesalah pahaman diantara kita selesai " ucap Suga yang membuat semua orang disitu tanpa sadar menganggukkan kepalanya.
" Jadi kita temenan ? " tanya Suga.
" Ok kita temenan " ucap Ya Na lesu.
" Nah gitu dong gini kan enak damai ya gak bro " ucap Li Na menepuk bahu Hoseok dan dibalas anggukan dari sang empu.
" Jabat tangan ? " Mi Na menyodorkan tangannya dan dibalas oleh yang lain.
" Btw makasih ya kalian udah mau bantu kita tadi " ucap Tae Ya mewakili yang lain.
" Iya santai aja kita juga senang bantu kalian " jawab Taehyung.
" Sebenarnya gue mikir kalau idol itu orang yang cuma bisa pakai topeng malaikat didepan fansnya dan aslinya dia itu gak lebih dari manusia munafik "
" Tapi sejak ketemu kalian, gue jadi mikir kalau kalian gak seburuk itu "
" Kalian bukan hanya memasang topeng malaikat didepan fans karena tuntutan kerja "
" Lebih dari itu gue salut sama kalian yang selalu menampilkan sisi perfect kalian diluar sana tanpa memikirkan bahwa kalian manusia biasa yang bisa lelah, sakit, dan kadang bertingkah absurd.
" Karena itu gue salut dengan royalitas kalian "
" Terimakasih telah mengajarkan gue tentang arti pengorbanan yang sebenarnya "
" Terimakasih kalian udah mau nyadarin gue bahwa ketulusan bisa datang darimana saja tanpa memandang apa dan siapa orang itu "
" Gue senang bisa berteman sama kalian thank's udah mau nerima kita jadi teman kalian " ucap Mi Na yang mampu membuat semua orang meneteskan air matanya.
" Huhuhu gue baper coba maknae gue dah dewasa " tangis Ya Na.
" Jadi teman ? " tanya Li Na.
" KITA TEMAN " sorak semua orang diiringi tawa.
" Sial kenapa jadi gini, tenang aja gue gak akan biarin cerita kalian berjalan mulus " smirk seseorang dalam kegelapan dan menghilang.
...TBC...
Hai semua author up lagi nih jangan lupa like dan komen ya terimakasih yang udah mau mampir. See u next part😊