
.......
.......
.......
" MI NA !! " teriak mereka terkejut.
" Halo " sapa Mi Na datar.
" Apa yang kamu lakukan disini ? terus bagaimana ceritanya Taehyung bisa masuk ke rumah sakit ? " tanya Jin penasaran.
" Ehm..to the point aja, gue bawa Taehyung kesini karena dia baru aja jadi korban penembakan dari seseorang " ucap Mi Na santai.
" Hah kok bisa ? terus kenapa dia bisa ketemu kamu ? " tanya Namjoon.
" Harus banget gue jawab ? " menaikkan sebelah alisnya dan dijawab anggukan oleh member BTS.
"Hufft... Sebenarnya gue mau kasih pelajaran ke Taehyung dengan nyuruh dia naruh apel dikepalanya, dan ya gue tembak apel itu dari belakang pakai mata tertutup " jelas Mina.
Membuat member BTS menganga tak percaya. Mereka memang tahu kalau temannya yang satu ini sedikit misterius tapi menembak apel ? diatas kepala dengan mata tertutup ? apa mereka tidak salah dengar.
Namun karena rasa penasarannya, entah mendapat keberanian dari mana Jimin berani mengajukan pertanyaan pada Mi Na.
"Emm..i..itu t..tembakannya...mleset gak ? " tanya Jimin gemetar.
" Harusnya gitu tapi sayangnya nggak, sial banget padahal kan gue udah tutup mata " ucap Mina dengan nada sedih yang sontak membuat member BTS bergidik ngeri.
" Lalu...gimana tuh anak bisa ketembak kalo tembakan lo tepat sasaran " tanya Suga pemasaran.
" Gue gak terlalu paham kronologinya sih, waktu gue udah beranjak dari situ tiba-tiba gue denger tembakan dari sebelah barat, dan saat gue berbalik tuh anak udah gak sadarkan diri " ucap Mina datar yang dibalas anggukan mengerti dari mereka.
" Udahkan ? Kalau gitu gue mau cabut dulu ok ?" singkat Mi Na tersenyum tipis yang mampu membuat member BTS kembali dibuat terkejut melihat perubahan raut wajah Mi Na.
Baru kali ini mereka melihat senyum Mi Na walau hanya tipis, namun itu sudah mampu membuat member BTS tertegun.
Melihat tak ada respon dari lawan bicaranya. Mi Na memutuskan untuk berlalu pergi meninggalkan mereka. Namun baru beberapa langkah, suara Namjoon menginterupsi.
" Ehmm Mi Na tunggu ! " panggil Namjoon membuat Mi Na menghentikan langkahnya dan melirik Namjoon sekilas.
" Makasih ya udah nyelametin Taehyung dan bawa dia sampai kesini " ucap Namjoon tersenyum tulus sampai memperlihatkan lesung pipinya dan dibalas anggukan oleh Mi Na.
" Hm semoga cepat sembuh buat sahabat lo "
" Udah kan gue pergi dulu dan soal orang itu biar gue yang urus " ucap Mina dingin kembali melanjutkan langkahnya yang tertunda.
" Dah.....Mi Na hati-hati dijalan ya " ucap Jimin yang dibalas acungan jempol dari Mina.
Sedangkan Suga jangan tanya tuh orang udah gerah hati gerah badan ye kan.
Gimana nggak tadi jelas-jelas si bantet ngucapin selamat tinggal ke Mi Na dan apa reaksinya ? dibales pakai acungan jempol.
Padahal kalau sama dia Mi Na gak pernah tuh respon sebaik itu.
Apalagi lihat Namjoon senyum manis gitu ke Mi Na ingin rasanya Suga buang tuh orang ke rawa-rawa.
Tapi karena ingat dia teman seperjuangan Suga, akhirnya Suga memilih mengurungkan niat mulianya.
Suga lebih memilih mengalihkan perhatiannya pada Taehyung yang mulai siuman.
" Hai udah baikan ? " datar Suga yang dibalas anggukan oleh Taehyung.
Namun Taehyung merasa ada yang aneh dengan hyungnya. Mungkin hanya perasaannya atau bukan, tapi Taehyung merasa wajah Suga lebih menyeramkan dari biasanya.
Tapi Taehyung memilih untuk menepis pemikiran itu dan bertanya terkait kronologi yang membuatnya berakhir di rumah sakit.
" Ehm....o iya hyung ngomong-ngomong siapa yang membawaku kesini ? " tanya Taehyung.
" O..itu si Mi Na--" ucap Hoseok yang langsung dipotong oleh Taehyung.
" Hah...M...Mi Na d..disini hyung ? " tanya Taehyung ketakutan dengan keringat yang mengucur deras.
Hoseok yang melihat ketakutan dimata Taehyung lantas mencari akal.
" Iya Mi Na....itu loh perawat yang telepon kita "
" Iya perawat itu namanya Mi Na katanya dia disuruh sama seseorang yang nyelamatin kamu buat nelpon kita " kilah Hoseok menyakinkan yang sontak membuat Taehyung perlahan-lahan mulai tenang.
" O..gitu kirain Mi Na siapa "
" Ng..ngaklah, orang kita datang kesini dia udah gak ada "
" Lagian ini tuh gara-gara si bantet yang jalan lama banget "
" Maklum lah kakinya kecil makanya kalau jalan lama dan akhirnya kita telat deh datang kesini " ucap Hoseok.
" Hei kuda ngomong apa lo ? asal jeplak ae "
" Lagian gue gak bantet ya lo ae yang ketinggian " balas Jimin kesal.
" Alah ngeles aja lo, pintar tau rasa lo kebanyakan ngeles " lantur Hoseok yang dibalas jitakan sayang dari Jimin.
Sedang yang lain hanya bisa tertawa melihat tingkah mereka. Saat yang lain sibuk menertawakan kelakuan dua makhluk tersebut. Tiba-tiba suara Jin menginterupsi.
" Ehm Taehyung kayaknya kita harus pulang deh. Soalnya masih ada sesuatu yang belum kita urus "
" Dan soal siapa yang nemenin kamu disini, itu biar jadi tanggung jawab Namjoon ok " kode Jin yang dibalas anggukan oleh Namjoon.
"Iya biar gue yang jaga Taehyung, kalian pulang aja ya kan Tae ? " tanya Namjoon dan dibalas anggukan oleh Taehyung.
" Ya udah kalo gitu kita pergi dulu ya ? nanti kita kesini lagi ok ? bye Taehyung " pamit Jin berlalu pergi diikuti member BTS yang lain.
" Bye gaes hati-hati " ucap Taehyung pada Jin cs.
...----------------...
Di Luar Kamar Taehyung
" Sepertinya kita gak bisa ngasih tau Tae yang sebenarnya deh "
" Kalian bisa lihat kan bagaimana reaksi Taehyung tadi ? " bisik Jin.
" Gimana kalau untuk sementara waktu kita rahasiain tentang kejadian ini sampai Taehyung sembuh ? " tanya Suga
" Boleh juga tuh kelihatannya dia masih trauma deh " ucap Jimin yang dibakas anggukan dari yang lain.
"Yaudah kita sepakat untuk rahasiain ini dari Tae, Deal ? " tanya Jungkook.
" Deal " saut mereka serempak.
" Baiklah ayo kita cabut gaes " ucap Hoseok berlalu pergi dan diikuti member BTS yang lain.
Flashback Of
Sejak saat itulah mereka memutuskan untuk merahasiakan semua itu dari Taehyung.
Jin masih asik dengan dunianya tanpa sadar bahwa dia telah mengabaikan Taehyung dalam waktu yang cukup lama. Sedangkan Taehyung yang merasa terabaikan lantas memanggil Jin lagi.
" Hyung hei "
" Ditanya malah ngelamun, jadi gimana hyung lihat gak ? " tanya Taehyung penasaran.
" Hehe...sorry..k.kan su..sudah hyung bilang saat hyung sampai disana wanita itu sudah p..pergi--"
" Iya sudah pergi makanya hyung tidak melihat wajahnya " ucap Jin gugup berharap Taehyung percaya.
" O...begitu hyung " lesu Taehyung.
' Huh selamat mumpung Taehyung percaya. Maafkan hyungmu ini ya Taehyung, ini semua demi kebaikanmu ' batin Jin
" Kalau begitu ayo kita masuk kedalam hyung sudah masak banyak loh " ucap Jin mengalihkan perhatian Taehyung.
Taehyung yang mendengar kata makanan lantas menatap hyungnya dengan mata berbinar.
" Ayo hyung aku juga sudah lapar. Lagipula aku tidak mau berlama-lama disini denganmu nanti aku dikira belok lagi karena tidak laku hahahah " tawa Taehyung.
" Ngomong apa lo ? "
" Lagian hyung juga gak mau menyia-nyiakan wajah tampan ini hanya untuk mojok sama lo " balas Jin yang disambut gelak tawa dari Taehyung.
Mereka pun masuk kedalam rumah dengan diselingi canda tawa.
" Tertawalah sepuas kalian, sebentar lagi jangan harap tawa itu kembali ke kehidupan kalian " smirknya lalu melajukan kendaraannya menjauhi area tempat tinggal grub band korea itu.
...TBC...
Hai semua author up lagi nih makin penasaran gak sih sama siapa pelaku penembakan Tae komen ya jangan lupa like dan komen juga see u next part😊