
.......
.......
.......
" YAK ! APA YANG KAU LAKUKAN " teriak Hoseok.
Karena tidak terima Hoseok pun ikut menjambak Li Na, dan terjadilah aksi saling menjambak antara Li Na dan Hoseok.
Sedangkan Mi Na cs mereka hanya menonton perang dunia ke 3 yang terjadi antara Hoseok dan Li Na.
" Apa kalian punya solusi untuk masalah yang satu ini ? " tanya Ya Na.
" Aku ada " ucap Jung Na yakin.
" Apa ? " tanya Ya Na.
" Mari kita--"
" DUKUNG LI NA " teriak Jung Na.
" SETUJU " teriak Tae Ya, Ji na dan Ya Na bersamaan.
Akhirnya mereka pun memberi semangat pada Li Na yang sedang bertarung melawan raja kuda.
" Ayo Li Na terus " ucap Ji Na.
" Iya ayo Li Na jambak terus jangan beri ampun " ucap Tae Ya dan serentetan kata-kata penyemangat lainnya. Mina ? Ia hanya menonton aksi kawan-kawannya yg sedang unjuk rasa.
...----------------...
Dilain Sisi
Saat ini member BTS sedang bingung mencari keberadaan Hoseok yang tiba-tiba menghilang.
Sampai akhirnya Jungkook melihat dua makhluk yang sedang berkelahi dan disoraki oleh beberapa orang.
" Emm hyung bukankah itu Hoseok hyung ? " ucap Jungkook sambil menunjuk kearah kerumunan yang ia lihat tadi.
" Benar, itu Hoseok hyung apa yang ia lakukan ? " tanya Taehyung penasaran.
" Sudahlah jangan banyak berpikir ayo kita kesana " ajak Jin.
Sesampainya ditempat Hoseok berkelahi.
" Wah, aku tidak menyangka ternyata seorang Hoseok hyung berkelahi dengan perempuan, mana jambak-jambakan lagi " ucap Jimin yang dibalas anggukan dari Jungkook dan Taehyung.
" Sudah-sudah ayo kita pisah " ucap Jin.
Akhirnya merekapun berusaha memisah Li Na dan Hoseok, tapi mereka tidak berhasil karena kedua makhluk itu enggan untuk melepaskan jambakan satu sama lain.
" Mereka ganas sekali, sampai kita kewalahan untuk memisahkan mereka " ucap Jin ngos-ngosan
Saat mereka sedang mengatur nafas, tanpa sengaja tatapan mereka menangkap siluet empat orang gadis yang sedang menyemangati Li Na seperti suporter.
" Hei kalian ! " ucap Taehyung.
Mendengar ada seseorang yang memanggil lantas ke empat gadis itu pun berbalik kearah Taehyung.
" Yak kau ! " ucap mereka bersamaan.
" Kenapa kau ada disini hah ? " ucap Ji Na sengit.
" Kau yang kenapa ada disini ? " balas Taehyung tak kalah sengit.
" Sudahlah Taehyung, hei kalian kenapa kalian tidak memisahkan mereka berdua ? " tanya Jin.
" Terserah kami lah apa urusanmu hah ? " jawab Ya Na.
" Yak ! seharusnya kalian itu memisahkannya, bukan malah mendukungnya " ucap Jungkook.
" Terserah kami lah kau tak terima hah ! " tantang Jung Na.
" Tentu saja kami tak terima " ucap Jimin.
" Lalu kalau kau tak terima mau apa hah berkelahi ? " tantang Tae Ya.
" Ayo siapa takut " ucap mereka bersamaan.
Dan pada akhirnya mereka pun tidak jadi melerai Li Na dan Hoseok , mereka justru ikut saling mejambak seperti Li Na dan Hoseok.
Suga yang melihat teman-temannya saling menjambak satu sama lain memutuskan duduk disamping Mi Na. Suga dan Mi Na pun hanya duduk sambil menonton perkelahian mereka.
" Kira-kira kapan drama ini akan selesai ? " tanya Suga.
" Entahlah " jawab Mi Na singkat.
" Sepertinya drama ini takkan ada habisnya " ucap Suga.
" Kau benar, ah aku ada ide!! " ucap Mi Na.
Ia pun menarik napas panjang dan berteriak
" Astaga, ada orang gila lari ia mulai mendekat " teriak Mi Na kencang.
Karena takut Hoseok pun berlari tanpa melepas gendonganya pada Li Na. Disusul dengan Ji Na yang digendong seperti koala oleh Taehyung, Jung Na yang digendong dipunggung Jungkook dan Ya Na yang digendong dipunggung Jin seperti Jung Na.
Mereka pun lari meninggalkan Jimin dan Tae Ya sendirian.
" Bagaimana ini ada orang gila " ucap Jimin gemetar.
" Ya larilah apalagi ? ayo lari " ajak Tae Ya.
Bukannya mengikuti kata Tae Ya, Jimin justru diam ditempat. Tae Ya yang melihat Jimin tetap diam pun, memutuskan untuk menghampiri Jimin.
" Ah, kau lama sekali " Ucap Tae Ya dan bergegas menggendong Jimin dipundaknya sambil berlari.
" Yak ! apa yang kau lakukan ? " ucap Jimin.
" Diam atau kujatuhkan kau disini " datar Tae Ya.
Sedangkan Mi Na dan Suga malah asik tertawa melihat teman-teman mereka yang lari terbirit-birit .
" Hahahahaha mereka lucu sekali " tawa Mi Na terbahak-bahak.
" Hahhahahahahah kau benar " saut Suga sambil tertawa.
" Baiklah sudah cukup, ayo kita susul mereka " ajak Mi Na kembali datar.
" Baiklah ayo " ucap Suga sambil berjalan kearah Mi Na dan menggedongnya.
" Yak ! apa yang kau lakukan, kau kira aku karung beras yang bisa kau angkat sesukamu? " kesal Mi Na.
" Tutup mulutmu atau kututup mulutmu secara paksa " ucap Suga dengan nada dingin.
Mi Na yang mendengar nada suara Suga yang dingin pun memutuskan untuk diam.
...----------------...
"Hufft...yang tadi hampir saja " ucap Li Na lega.
" Iya kau benar hampir saja " saut Hoseok.
Li Na menganggukkan kepalanya tanda setuju.
" Hei kenapa kau menggedongku ? dan kenapa aku bisa berada digendonganmu ? "
" Ah aku tau kau mau menculikku ya ? " tunjuk Li Na pada Hoseok.
Sedangkan Hoseok ia hanya memutar bola matanya malas.
" Iya kau mau menculikku, tolong pen--"
Belum sempat Li Na melanjutkan ucapannya, mulut Li Na sudah dibekap terlebih dahulu oleh Hoseok.
" Yak diamlah, orang-orang sedang memperhatikan kita " ucap Hoseok geram.
" Auu yak kenapa kau menggigitku " ucap Hoseok sambil mengibas-ngibaskan tangannya.
" Siapa suruh membekap mulutku dengan tangan kotormu itu " Li Na kesal.
" Yak tanganku tak kotor kau tau!! " kesal Hoseok.
"Sudahlah aku tak ingin berdebat dengan mu sekarang, yang kuperlukan adalah jawaban dari pertanyaanku tadi " ucap Li Na serius.
" Hufft...kau lupa hah ? tadi kita kan habis melakukan perang dunia ke tiga kau lupa ? " ucap Hoseok geram.
" Oh iya ya...hehehe sorry aku lupa " ucap Li Na cengengesan.
" Sudahlah ayo kita cari makan aku sudah lapar " ucap Hoseok yang dibalas dengan anggukan oleh Li Na.
Akhirnya Hoseok pun memutuskan untuk menuju restoran di dekat pantai dengan keadaan masih menggedong Li Na
Saat mereka hampir sampai ke tempat tujuan tiba-tiba Li Na tersadar bahwa ada yamg aneh dengan dirinya
' Bukankah tadi dia bilang mau kerumah makan, tapi kenapa aku merasa tak berjalan sama sekali ya ? ' batin Li Na.
Setelah berfikir cukup lama ia pun tersadar bahwa ia dari tadi masih berada di gendongan Hoseok.
" Yak ! kenapa kau menggendongku aku bisa jalan sendiri " ucap Li Na berusaha turun dari gendongan Hoseok.
" Kebetulan sekali kau mau turun aku baru saja mau menjatuhkanmu " ucap Hoseok santai dan berlalu duduk untuk memesan makanan.
Sedangkan Li Na ia hanya diam dengan keadaam mulut menganga.
' Tadi dia baik padaku, sekarang dia mengacuhkanku maunya apa sih ' batin Li Na geram.
" Hei kau mau jadi patung selamat datang disitu atau ikut duduk denganku ? "ucap Hoseok menyadarkan Li Na
Sedangkan Li Na ia pun berjalan ke kursi didepan Hoseok sambil menghentakkan kakinya.
' DASAR KUDA NYEBELIN GUE SANTET TAHU RASA LO ' batin Li Na
...TBC...
Hai semua author up lagi nih komen dong biar author makin semangat ngetiknya jangan lupa tandai ya kalo ada typo makasih udah mau baca love u all ❤