Idol Vs Mafia Sengklek

Idol Vs Mafia Sengklek
11



.......


.......


.......


Suho cs terbengong mendengar ancaman Mi Na. Mereka pikir Mi Na sudah berubah, ternyata sifat dinginnya masih saja melekat.


" Heran, adiknya Suho gak pernah berubah ya ? " ucap Siwon.


" Iya tetep aja sangar " timpal Jungki.


" Itu baru adikku "


" Harusnya kalian bersyukur, dengan ikutnya Mi Na bersama adik-adik kalian maka keselamatan mereka akan terjamin " ucap Suho bangga.


" Huu...sombong amat, tapi iya juga sih kalau soal bela diri dia yang paling jago diantara yang lain " ucap Dong Wook membetulkan.


" Udahlah, mending kita urus tikus-tikus yang mulai berkeliaran " Smirk Sun woo.


" Hmm " Dingin mereka lalu beranjak pergi.


...----------------...


Setelah diusir dari rumah Mi Na cs lantas mencari tempat tinggal.


" Ngomong-ngomong kita mau tinggal dimana ? kita kan gak punya uang " tanya Ya Na pada teman-temannya .


" Kita tinggal dirumah temen aku aja " ucap Mi Na santai yang dibalas anggukan oleh mereka.


" Masih jauh ya ? capek nih " ucap Li Na memegangi lututnya.


" Nggak bentar lagi sampai " jawab Mi Na.


" Emangnya kita gak bisa naik kendaraan apa gitu ? "


" Ini masalahnya jalan kaki woy jalan kaki " frustasi Li Na.


" Emangnya kamu lupa ? Kita kan gak bawa uang sepeser pun " ucap Tae Ya.


" Iya kamu kira bayar transportasi umum itu gak pakai uang hah ? " kesal Jung Na.


" Iya kamu pikir naik bus gak pakai duit hah ? sekate kate lo " ucap Ji Na yang memicu terjadinya perdebatan antara mereka.


Dan berakhir dengan mereka yang berdebat disepanjang jalan hingga tidak menyadari bahwa mereka sudah sampai di depan rumah teman Mi Na.


" Udah debatnya ? mau masuk gak?" tanya Mi Na jengah.


" Emangnya kita sudah sampai ? " tanya Ya Na.


" Udah " singkat Mi Na dan berlalu pergi masuk pekarangan rumah temannya.


Tok tok tok


Kriet


Suara pintu terbuka dan menampakkan seorang gadis cantik berambut ikal yang berdiri membuka pintu.


"Iya siap-- "


" Ya ampun Mi Na itu kamu ? " ucap gadis itu lantas memeluk Mi Na didepannya.


" Iya ini aku " ucap Mi Na sambil melepas pelukan mereka.


" Ngomong-ngomong tumben kamu kesini ada apa ? " tanya gadis itu penasaran.


" Aku dan teman-temanku ingin numpang dirumahmu selama dua minggu boleh gak ? " tanya Mi Na.


" Seriusan mau nginep ? "


" Ihh boleh dong ayo masuk " ucap gadis itu sambil menuntun mereka masuk kerumahnya.


" O iya aku belum kenalin kamu ketemen aku, ini Ji Na, Ya Na, Li Na, Tae Ya, dan Jung Na " ucap Mi Na pada temannya.


" Hai salam kenal " ucap mereka kompak.


" Oh hai namaku Cindy salam kenal semua " balasnya yang direspon senyuman ramah dari Mi Na cs.


"Emm....Cindy aku boleh nanya sesuatu gak ? " tanya Jung Na.


" Tentu emang mau tanya apa ? " penasaran Cindy.


" Kamu bukan orang Korea ya ? Soalnya wajah kamu kayak beda gitu " Jelas Jung Na


" Oh itu, aku memang bukan orang Korea.


" Aku berasal dari Indonesia, karena mendapat beasiswa disini akhirnya aku pindah ke Korea " ucapnya.


" Wah...jauh sekali, tapi bahasa Koreamu bagus loh " balas Li Na.


" Makasih, aku bisa bahasa Korea karena dulu waktu aku masih di Indonesia aku suka sama salah satu boy group Korea BTS "


" Sejak saat itu aku jadi tertarik buat belajar bahasa Korea " jelas Cindy.


" Tunggu kamu bilang BTS ? "


" BTS yang personilnya ada Sug...siapa ya?"ucap Ya Na


" Suga mungkin maksud kamu " jawab Cindy.


" Ah iya itu " balas Ya Na.


" Ngomong-ngomong soal Suga, dia itu bias aku loh " ucap Cindy berbinar.


" Hah!! " teriak Mi Na cs serempak.


" Kamu beneran suka sama dia ? " tanya Ji Na


" Iya, dia kan baik kalo sama fans nya " ucap Cindy.


" Baik apanya ? dingin iya " gumam Mi Na yang masih bisa didengar oleh Cindy.


" Tapi darimana kamu tahu kalau dia dingin kamu kan gak suka sama idol ? " tanya Cindy penasaran.


...----------------...


MI NA POV


Saat ini aku sedang menginap dirumah temanku yang bernama Cindy. Kalian pasti heran bagaimana aku bisa kenal Cindy.


Sebenarnya aku dan Cindy itu bisa berteman karena waktu aku kabur ke Indonesia, aku gak sengaja tersesat, dan saat itulah aku bertemu Cindy.


Demi memperlancar acaraku kabur dari rumah, aku membuang semua fasilitas yang diberikan padaku. Karena, semua barang yang kupakai itu pasti sudah dipasang GPS oleh kakakku dan jika aku tetap membawa fasilitas rumah sudah pasti aksi kabur ini gagal total.


Berkat kepercayaan diri itu juga aku bukan hanya kabur dari rumah tapi benar-benar tersesat dinegeri orang. Dan sialnya lagi aku saat itu sama sekali belum menguasai bahasa Inggris yang membuatku semakin seperti anak hilang diantara kerumunan manusia itu.


Untungnya aku bertemu Cindy. Walau Dia orang Indonesia asli tapi Dia adalah penggemar K-pop garis keras, sehingga aku bisa berkomunikasi dengannya menggunakan bahasa korea. Kabar baiknya, Cindy mau menampungku dirumahnya dan itu juga menjadi awal persahabatan kami.


Beberapa tahun kemudian Cindy menghubungiku, Dia berkata bahwa Dia mendapat beasiswa untuk kuliah di korea, jadi aku sebagai teman yang baik membantunya mencari tempat tinggal yang sederhana agar Dia tidak curiga.


Jika kalian bertanya bahwa rumah ini milikku atau bukan ? maka jawabannya benar, tapi itu dulu sekarang rumah ini sudah menjadi milik Cindy.


Dan disinilah aku berada dirumah Cindy, ternyata setelah sekian lama rumah ini sama sekali tidak berubah ya ? .


Saat aku sedang mengamati rumah ini tiba-tiba Cindy, membuka topik tentang Suga yang menjadi biasnya.


Awalnya sih aku biasa aja, tapi saat mendengar perkataan Cindy yang mengatakan bahwa Suga itu baik, reflek aku langsung nimbrung dong.


" Baik apanya ? dingin iya " gumamku yang masih bisa didengar oleh Cindy.


" Walaupun dingin dia itu baik loh kalau sama fansnya, tapi darimana kamu tau dia dingin kamu kan gak suka sama idol ? " tanya Cindy penasaran yang membuatku langsung gelagapan.


' Aduh ini mulut pake keceplosan lagi '


" Em...i..itu aku cuma nebak aja, kan dulu kamu pernah ngasih aku fotonya si Suga itu, jadi dari wajahnya aku bisa nyimpulin kalau dia itu dingin " ucap ku sesantai mungkin.


" Ohh, tapi kan-- "


" Emm...Cindy kita belum tahu kamar kita loh " ucap Ya Na memotong perkataan Cindy.


" Oh iya aku sampai lupa ayo kita lihat kamar kalian " ucap Cindy sambil berlalu menuntun kami menuju kamar yang ingin kami tempati.


"Hufft...hampir saja " ucapku lega.


" Kamu sih pakai keceplosan segala "


" Kalau dia sampai curiga gimana ? "


" Mau ditaruh mana harga diri kita hah ? "ucap Tae Ya.


" Iya masa kita bilang kita kena hukuman buat maki biasnya di fansign karena kalah main kartu " kesal Jung Na.


" Iya apa kata dunia woy " saut Ji Na.


" Kadang sih aku mikir kamu itu punya kepribadian berapa sih ? "


" Setiap saat bisa berubah gitu heran saya " ucap Li Na.


" Lo kata ultraman pakai berubah segala " ucapku kesal.


" Serah deh serah, mending kita ikutin Cindy takutnya nanti dia curiga lagi lihat kita gak ada dibelakangnya " ucap Tae Ya berlalu pergi dan diikuti oleh yang lain.


' Ini semua gara-gara si Suga itu, awas aja kalau ketemu aku bakal kasih pelajaran yang gak di ulang disekolah awas aja ' batinku kesal dengan kaki yang tetap mengikuti Tae Ya dari belakang .


MI NA POV END


...----------------...


" Disini cuma ada 4 kamar ya, jadi 1 kamar untuk dua orang "


" Kalian bisa pilih teman tidur sendiri dan maaf ya rumahku gak sebagus rumah kalian " ucap Cindy sungkan.


" Gak pa pa kok, justru rumah yang kayak gini yang kita mau, luas tapi sederhana " ucap Ji Na senang.


" Kalau begitu kalian bisa istirahat dulu aku tinggal pergi dulu bye "ucap Cindy beranjak pergi.


" Cindy tunggu " panggil Mi Na yang membuat Cindy otomatis menghentikan langkahnya.


" Iya, kamu butuh sesuatu Mi Na ? " tanya Cindy.


"Emm...aku dan yang lain kan gak punya uang "


" Jadi sebagai gantinya gimana kalo kita bantu kamu direstoran " ucap Mi Na.


Jadi Cindy itu punya restoran sendiri, walaupun gak gede-gede amat tapi cukup lah buat dia makan sehari-hari. Dan satu lagi restoran itu juga punya Mi Na, ia sengaja memberikan restoran itu untuk Cindy.


Awalnya Cindy menolak tapi dengan sedikit paksaan akhirnya dia mau menerima restoran itu dengan syarat bagi untung dan tentu saja itu disetujui oleh Mi Na. Dan jadilah restoran itu berpindah tangan menjadi milik Cindy.


" Eh gak usah itu restoran juga milik kamu Mi Na, bagaimana bisa aku nyuruh pemiliknya buat kerja sama aku " sungkan Cindy.


" Hei Cindy dengar restoran itu sekarang udah jadi milik kamu "


" Walau kita sepakat buat bagi untung tapi restoran itu berdiri atas nama kamu jadi otomatis itu jadi hak milik kamu ngerti " Jelas Mi Na.


" Tapi kan-- "


" Nah betul itu, restoran yang berdiri atas nama kamu berarti udah jadi hak milik kamu "


" Lagian kita juga gak enak kalau gak ngapa-ngapain, anggap aja ini simbiosis mutualisme kamu bantu kami kasih tempat tinggal dan makan, kami bantu kamu kerja direstoran impas kan ? " Ucap Tae Ya.


" Baiklah jika itu mau kalian, maka besok kita akan mulai kerja direstoran gimana ?


" Setuju ? "ucap Cindy semangat.


" SETUJU !! " saut mereka kompak.


...TBC...


Hai semua ketemu lagi gimana kabarnya baik kan jangan lupa jaga kesehatan ya sekarang lagi musim banyak penyakit semoga kalian sehat selalu. Jangan lupa like dan komen ya see u next part terimakasih buat yang mau mampir love u😊