
.......
.......
.......
" Halo "
"........"
" Apa ? "
" Ok kalian awasi Mi Na jangan sampai dia berbuat hal yang gegabah " ucap seseorang sambil menutup sambungan telpon itu dengan marah.
" Brengsek, awas aja tu anak " umpatnya.
" Ada apa bro ? lo kok marah gitu ? " tanya salah satu temannya.
" Gimana gak marah kalo sekarang adik gue lagi bawa Kevin untuk habisi nyawa orang " ucap orang itu kesal.
" What the!!! yang bener lo bro ? "
" Apa ? apa ? kenapa adik Suho ? " tanya Dong wook.
" Iya kenapa adiknya Suho ? terus kenapa sama Kevin ? " saut Jung Ki penasaran.
" Kevin di angkut sama adiknya Suho kurang galak gimana lagi gak tuh si Mi Na" jelas Siwon.
" Tunggu-tunggu lo bilang Kevin ? "
" Kevin senapan otomatis kesayangan Suho tipe AA12 Acthisson itu ? " tanya Hyun woo yang dibalas anggukan oleh Suho
" Gila dari mana Mi Na dapat Kevin bro ? bukannya lo selalu bawa tu benda ya ? " tanya Sun woo bingung.
" Seharusnya " jawab Suho lemah.
"Seharusnya ? "
" Jangan bilang kalo lo ninggalin Kevin dimarkas, d..dan...Mi..Mi Na ? " tanya Siwon takut yang dibalas anggukan Suho.
" What the...lo udah gila bro ? "
" Lo tau kan seberapa bahaya tuh senjata hah ? " geram Sun woo.
" Lo gak usah sok paling bener deh lagipula Mi Na bisa kayak gitu juga karena bela adik lu tau gak ? " bentak Suho terpancing emosi.
" Apa maksud lo ? kenapa sama adik gue hah ? " tanya Sun woo pada Suho, namun ia hanya terdiam tanpa berniat membalas pertanyaan Sun woo.
" Jawab !! lo punya mulut kan jawab...KIM SUHO !! " bentak Sun woo sambil mencengkram kerah kemeja Suho.
" Kalo lo mau tahu, lebih baik lo singkirin tangan lo dari gue " ucap Suho datar yang membuat Sun woo lantas melepas cengkramannya pada Suho.
Merasa semua sudah mulai tenang Suho pun bercerita tentang masalah yang terjadi pada adik Sun woo.
" Brengsek !! " umpat Sun woo
" Kurang ajar tu anak, dia kira dia siapa ? "geram Hyun woo.
" Dia belum tau siapa kita ya ? mau main-main sama kita tuh anak " sinis Jung Ki
" Betul itu betul kali "
" Ayo bang Sun woo jangan mau adikmu dilukai ! ayo bang hajar aja lah " ucap Dong wook jadi kompor gas meletuk.
" Gak usah kompor lu njing " geram Hyun woo memukul kepala Dong wook.
" Hehehe canda bro canda serius amat " ucap Dong wook cengengesan yang dibalas tatapan tajam dari semua orang.
" Tapi bro gue setuju sama cecunguk tuh, kita harus kasih pelajaran ke tuh bocah biar gak main-main sama kita " ucap Jung ki.
" Gue setuju, kita harus kasih pelajaran ke tuh tikus " ucap Siwon.
" Kalo gitu tunggu apalagi come on gaes mari kita bermain dengan tikus itu " datar Suho berlalu pergi dan diikuti oleh teman-temannya.
" Lo bakal gue buat ngerasain apa itu neraka Kim Taehyung " ucap Sun woo datar.
...----------------...
" Udahlah sayang, orang kayak gitu mah gak usah dipikirin " ucap Nancy menenangkan Taehyung.
" Tapi aku sayang sama dia Nancy, kamu ngertiin aku dong " gelisah Taehyung
" Udahlah sayang "
" Kenapa sih kamu mikirin dia yang jelas-jelas udah ninggalin kamu ? " ucap Nancy sambil mengusap bahu Taehyung lembut.
" Tapi kan dia pergi karena salah paham, dan tersangka utamanya disini tuh aku " lemah Taehyung.
" Udahlah, kamu gak usah mikirin dia lagi yang udah ninggalin kamu "
" Mending kamu move on deh, dan mulai buka hati kamu untuk yang lain " tatap Nancy lembut yang dibalas anggukan dari Taehyung.
" Lagipula kan masih ada aku "
" Aku siap kok jadi sandaran dan tempat kamu buat move on, kita bisa mulai hubungan ini dari awal ok " ucap Nancy menggenggan tangan Taehyung.
" Terimakasih ya kamu ada saat aku lagi butuh teman "
" Dan soal hubungan kita emang kamu gak takut aku jadiin pelampiasan ? " tanya Taehyung.
"Aku gak pa pa kok kamu jadiin pelampiasan asal kamu bisa move on dari dia "
" Lagi pula lambat taun kamu pasti cinta sama aku iya kan ? " ucap Nancy tersenyum lembut.
" Terimakasih ya Nancy "
" Aku akan coba buka hati aku " ucap Taehyung lantas memeluk Nancy.
Nancy yang mendapat reaksi tiba-tiba dari Taehyung hanya mampu terdiam terkejut. Namun tak ayal dia juga senang mendapat pelukan dari Taehyung dan segera membalas pelukannya.
Kedua sejoli itu pun berpelukan dengan bahagia seperti seseorang yang dimabuk cinta.
Saking bahagianya mereka sampai tidak sadar bahwa seekor predator sedang mengintai mereka dan bersiap untuk menerkam mangsanya.
" Baiklah cukup main-mainnya mari kita bersenang-senang " gumam seseorang dengan seringai devilnya disuatu tempat, mengintai dua mangsanya.
Tap
Tap
Tap
Suara sepatu bergema diruangan tersebut membuat Taehyung dan Nancy reflek melepaskan pelukannya dan melihat kearah datangnya suara tersebut.
" Wah-wah lihat, siapa yang baru saja menjalin hubungan dengan seseorang dari masa lalu " smirk orang itu membuat Taehyung segera menjaga jarak dari Nancy.
" M..Mi Na.....itu gak seperti yang kamu lihat, aku dan Nancy hanya sebatas teman curhat " jelas Taehyung gelagapa.
Dan yap tebakan kalian benar, orang itu adalah Mi Na yang berdiri dengan santai dihadapan Taehyung dan Nancy.
" Oh benarkah ? hanya teman curhat ? "
" Lantas apa maksud dari ucapan lo yang ngomong pada gadis gak tau diri ini, bahwa lo mau buka hati lo untuk dia hm " datar Mi Na sambil menatap tajam kearah Taehyung yang hanya bungkam tanpa bisa membalas ucapan telak Mi Na.
" Kenapa diam hm ? "
" Lo pikir gue bodoh kayak Ji Na iya ? hingga cuma pake kata-kata manis lo itu gue akan luluh hah ! " bentak Mina mulai mendidih.
" Gue gak sebodoh itu sayang "
" Lagi pula mana ada sepasang teman yang BERPELUKAN dengan mesra seperti itu hm " datar Mina menekankan kata berpelukan yang sontak membuat Taehyung terkejut.
' Dari mana dia tahu semua itu apakah ia mengintaiku dari tadi ? sial lo nambah masalah lagi Tae bodoh arghhhh ' teriak Taehyung dalam hati.
Namun karena tak ingin terintimidasi Taehyung pun segera menetralkan raut wajahnya dan berusaha menjawab sesantai mungkin.
" Aku gak peduli kamu mau percaya apa nggak "
" Lagi pula aku juga udah gak ada hubungan sama Ji Na jadi aku bebas ngelakuin apapun dan itu bukan urusan kamu " santai Taehyung menatap Mi Na tak kalah tajam.
" O...ho tentu saja kita punya urusan sayang "
" Kalau gak kenapa gue datang jauh-jauh kesini hm ? " ucap Mi Na dengan senyum devilnya.
" Kalau begitu cepat ngomong apa mau kamu ? " ucap Taehyung tenang.
" Hei tenang, gue cuma mau ngajak lo main doang kok, bagaimana ? " santai Mi Na.
' What the....demi apa dia cuma mau ngajak gue main ! temen Ji Na tekanan batin kali ya ? ' umpat Taehyung dalam hati.
" Lo gila ? datang kesini cuma mau ngajak gue main lo gak waras hah ! " bentak Taehyung kehabisan kesabarannya.
" Calm down babe "
" Lagi pula permainan gue ini pasti seru "
" Anggap aja ini balasan buat hati temen gue yang lo sakitin gimana ? " datar Mi Na menaikkan alisnya.
" Ok kalo itu bisa nebus kesalahan gue sama Ji Na "
" Gue bakal ikutin permainan lo " lemah Taehyung.
" Nah gitu dong "
" Baiklah gak perlu buang banyak waktu lagi mari kita mulai permainannya " ucap Mina mengeluarkan senyum devilnya dan berjalan mendekati Taehyung.
Saat sampai tepat didepan Taehyung, ia dengan santai menyodorkan apel kearah namja itu.
Sedangkan Taehyung ? jangan tanya jelas dia bingung dengan apa yang dilakukan Mina, namun tetap menerima apel itu.
' Kelihatannya Mi Na mau ngajak gue lomba makan kali ya ? segala dikasih apel beginian, herman gue ' batin Taehyung mulai mengeluarkan pemikiran anehnya.
Belum selesai dengan kebingungannya, Taehyung dikejutkan dengan gerakan Mi Na yang tiba-tiba mengeluarkan sebuah senapan dari balik bajunya yang Taehyung yakini bernama AA12 Acthisson.
Senapan itu mampu menembak 300 peluru tembak permenit, dengan bentuk yang tak terlalu panjang seperti senapan pada umumnya sehingga bisa dengan mudah disembunyikan dibalik baju.
Dan jangan tanya dimana Taehyung mengetahui detail dari benda itu, karena ia pernah melihat salah satu blog yang memberitakan benda itu sebagai senjata mematikan didunia.
Sehingga banyak orang yang berbondong membelinya dan karena banyak dicari maka sudah dipastikan harga senjata itu bisa sangat fantastis. Seperti inilah bentuknya.
" A..apa yang akan kamu lakukan dengan senjata i..itu Mi Na ? " ucap Taehyung gugup.
" Hei kenapa lo gugup gitu ? "
" Tenang aja Kevin gak jahat kok, dia cuma mau main sama om Taehyung ya kan Kevin " ucap Mi Na dingin.
" Si...siapa Ke..Kevin ? " tanya Taehyung mulai gemetar.
" O iya gue belum kenalin kalian ke Kevin ya ? "
" Ini Kevin, senapan yang ada ditangan gue namanya Kevin "
" Ayo Kevin beri salam ke om Taehyung " lembut Mina sambil mengelus senjata itu seperti hewan peliharaan, membuat Taehyung yang melihatnya bergidik ngeri.
" Hei lo sinting ya ? benda berbahaya kayak gitu lo kasih nama lo kata itu hewan peliharaan hah ! " bentak Nancy.
DOR
" ARGHHHH ! "
...TBC...
Hai semua author up lagi nih jangan lupa like dan komen ya. Gimana hadiah dari Kevin bagus gak ? komen ya. See u next part 😊 Terima kasih yang udah mau baca.