I Am Not Alone

I Am Not Alone
Chapter 8 Kursi dan cermin



Bahagian 1


Setelah Talia melihat catatan cara untuk bisa melihat hantu,ia memilih cara paling sederhana terlebih dulu yaitu no 13 (kursi didepan cermin) dimana kursi akan diletakan disudut ruangan dan cermin akan diletakan disampaing kursi tersebut. Lalu bercermin dimalam hari sambil menirukan suara hantu berambut panjang.


Talia ingin melakukannya malam besok karna besok hari jum'at.Karna hari ini Talia mau menyelaikan pekerjaan rumah (PR) dulu.tapi Talia tetap akan meletakkan kursi dan cermin disudut ruangan setelah meneyelsaikan PRnya.


๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ


Setelah Talia selesai mengerjakan PRnya, ia langsung meletakan kursi dan cermin disudut ruangan. Lalu langsung tidur agar bisa bangun lebih awal karna esok adalah jadwalnya untuk piket.


...*****...


00:00


Jam yang menunjukan tengah malam. Talia yang tertidur lelap dengan ruangan yang gelap dan hanya lampu tidur saja yang hidup. Sesosok wanita yang sedang menyisir rambut panjangnya duduk dikursi menghadap cermin disudut ruangan.


Wajahnya tidak kelihatan karna tertutup oleh rambut panjangnya itu. Dia hanya terus menyisir rambutnya tanpa henti didepan cermin tersebut.


00:001


Saat waktu menunjukan pukul dua belas lewat sosok tersebut pun menghilang dan entah kemana dan kursi yang menghadap cermin berputar membelakangi cermin tersebut.


๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ


Hari Jum'at


05:00


Suara jam alaram dihp yang Talia pasang pun berbunyi begitu juga suara azan subuh pun terdengar. Talia lalu bangun dan pergi kekamar mandi untuk mengambil wudu' dan melaksanakan solat subuh.


Seperti biasanya setelah selesai solat Talia langsung ke meja belajar untuk mengemas buku pelajaran yang akan dipelajari hari ini. Talia juga tidak lupa membawa kertas, buku dan juga catatan yang ia buat kesekolah, karna takut ketahuan oleh orang tua nya.


Saat Talia melihat kearah kursi dan cermin disudut ruangan , ia terkejut karna posisi kursi berubah.


".. (Ehh! Bukan kah kursinya kuletakan menghadap cermin?! Kenapa malah membelakangi cermin?)"ucap Talia dalam hati yang kebingungan dan mengubah kembali kursinya menghadap cermin.


Saat Talia melihat arah jam, yang ada didinding atas tempat tidurnya.


"Waa!! Udah jam setengah enam lagi"


Talia begegas kekamar mandi lalu memakai pakaian melayu karna hari jum'at. Setelah selesai Talia pun pergi keruang makan untuk sarapan, dimana ayah dan ibunya Talia sudah ada disana.


06:00


Diruang makan


"Selamat pagi papa! mama! "ucap Talia sambil mencium pipi kedua orang tuanya.


"Selamat pagi juga sayang"ucap serentak ayah dan ibu Talia.


Talia pun duduk dihadapan orang tuanya itu dan mereka pun mulai sarapan.


"Talia! hari ini papa dan mama mungkin akan pulang larut malam, jadi kamu tidak perlu menunggu papa dan mama dan makan malam duluan saja ya"ucap ayahnya Talia.


"Baik pa"ucap Talia.


๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ


06:15


Setelah selesai makan....


"Papa dan mama pergi dulu ya. Jangan lupa belajar yang rajin disekolah"ucap ayahnya Talia didalam mobil yang mau berangkat kerja.


"Iya pa! Papa dan mama juga hati hati dijalan"Ucap Talia.


Setelah ayah dan ibu talia pergi, Talia pun juga berangkat kesekolah.


๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ


07:00


Setelah Talia sampai disekolah ia melihat Kayla dan Aisyah yang juga baru sampai.


"Selamat pagi Kayla! Aisyah! "ucap Talia yang turun dari mobil dan menyapa mereka.


"Oh! selamat pagi Talia! "ucap Kayla.


"Selamat pagi juga Talia! "ucap Aisyah.


Talia, Kayla dan Aisyah pergi menuju kekelas 3-2 untuk meletakan tas , setelah itu kekelas 3-3. Seperti biasanya Putri sudah ada didalam kelas.


"Selamat pagi Putri! "Ucap serentak Talia, Kayla dan Aisyah.


"... Selamat pagi juga Talia! Kayla! Aisyah! "


Seperti biasa Kayla dan Putri akan melakukan tanya jawab tentang pelajaran.


"Talia! Hari kamu piket ya? "tanya Kayla yang melihat Talia membawa sapu.


"Iya ni"jawab Talia.


"Piket dimana?Tanya Aisyah. "Perpustakaan!"Jawab Talia.


"Mau kutemani gak?Soalnya disini aku juga ngak ada buat ni"menawarkan. "Boleh, ayo! "Ajak Talia.


Talia dan Aisyah pergi keruang guru terlebih dahulu untuk mengambil kunci, setelah itu mereka pergi keperpustakaan. Sesampainya diperpustakaan....


"Talia! Ada yang perlu kubantu tidak? "Tanya Aisyah.


"Kalau boleh tolong bantu susun buku buku yang berserakan itu lalu bersihkan kaca ya"menunjuk nunjuk.


"Ok! aman tu "ucap Aisyah.


Aisyah pun membantu Talia sesuai permintaan tadi, mereka membersihkan seluruh perpustakaan dengan cepat sampai tak terasa semuanya sudah bersih. Lalu Aisyah mendekati Talia dan mencoba untuk bertanya padanya.


"Tal! Gue mau nanya ni? "ucap Aisyah yang sudah menyelesaikan tugasnnya.


"Apan tu? "Talia yang sedang mengelap meja.


"kemaren bukan kah kau ingin mencari bukti tentang foto itu. Apa sudah dapat? "ucap Aisyah yang mencoba untuk tidak panik.


".. (Apa ku ceritkan saja ya jika aku menggunakan cara dengan memanggil mahkluk halus untuk membantu ku, tapi jika kukatakan Aisyah malah marah lagi.) "ucap Talia dalam hati yang mencoba berfikir.


".. (Setidaknya jangan dulu deh )"selesai memutuskan " masih belum!" ucap Talia yang berpura pura sedih.


"Aku tidak menemukan apapun, padahal aku sudah berusaha mencari diruang milik nenek ku tapi gak ada satupun petunjuk tentang foto itu"ucap Talia.


"Jangan sedih gitu, aku nyakin kau akan menemukannya. Kau hanya perlu berusa saja lagi"ucap Aisyah yang mencoba menyemangati talia.


"Iya, makasih kau memang sahabatku yang terbaik"


"Sama sama"


"... (Maaf Aisyah aku harus membohongi mu)"ucap Talia dalam hati yang merasa bersalah.


07:30


Tidak terasa waktu menunjukan pukul setengah delapan, Talia dan Aisyah lalu mengunci pintu perpustakaan dan mengebalikan kuncinya keruang guru. Setelah itu mereka bergegas kekelas masing masing.


Siswi siswi SMA cempaka putih belajar jam pelajaran pertama.Lalu saat jam pelajaran pertama telah selesai dan waktu pergantian pelajaran....


Dikelas 3-2


"Kayla! Gue tadi sempat tanya sama Talia mengenai kemaren. "Ucap Aisyah yang duduk disamping Kayla dengan berisik.


"Lalu Talia bilang apa? "Tanya Kayla "Katanya ia belum menemukan apapun"jawab Aisyah.


"Benarkah?sepertinya tidak mungkin " Kayla yang tidak percaya "Beneran tau, Itu yang Talia katakan pada ku "ucap Aisyah.


Kayla merasa tidak percaya jika Talia tidak menemukan apapun, karna Kayla sangat tau akan Talia jika ia sudah bertekat maka Talia pasti akan menemukan setidaknya satu bukti tentang kebenaran foto tersebut.


"... (Aku yakin jika Talia telah berbohong dengan Aisyah dan berkata jika ia tidak menemukan apapun) "ucap kayla yang melihat kearah Aisyah.


Saat guru bahasa indonesia memasuki kelas, Kayla tidak menyadarinya karna sibuk berfikir.


Penjelasan


Kayla memiliki kemapuan melihat ekpresi seseorang dan mengetahui jika seseorang berbohong atau mengatakan dengan jujur sesuai gerak gerik lawan bicaranya.


"Kayla! " berbisik ditelinga Kayla. "Ah!? Ada apa? "Kaget.


"Ssstt... Buk sekar udah datang " dengan suara pelan. "Ah!? "Kayla yang memandangi arah depan.


Buk sekar sedang menulis dipapan tulis.


"Kenapa kau melamun? "Berbisik bisik. "Ada hal yang sedang ku fikirkan "jawab Kayla dengan pelan.


"Oh! tentang Talia".ucap Aisyah. Kayla menganggukan kepalanya.


"Kayla! Aisyah! Sekali lagi ibuk dengar kalian bicara. Maka kalian berdua akan berdiri didepan kelas"ucap buk sekar yang memarahi Kayla dan Aisyah.


"Maaf buk! kami gak akan mengulangi nya lagi "ucap serentak Kayla dan Aisyah.


Dikelas 3-3


Kelasnya Talia sedang belajar matematika namun gurunya sedang pergi .


"Mmm?! "Talia yang kaget mendengar suara kelas sebelah.


"Wah! Kayla dan Aisyah dimarahi oleh buk sekar deh! "ucap Kirana


"Sepertinya begitu! Sampai sampai teriakan buk Sekar kedengaran kesini"ucap Putri yang fokus mencari jawaban.


"Sepertinya mereka bebicara saat belajar deh"


"Itukan sudah pasti karna buk Sekar kan gak suka ada yang berisik, makanya mereka kena marah"ucap Putri yang sibuk menulis.


"Hihi kesiannya. Sebenarnya mereka membicarakn apa sih sampai harus dijam pelajaran buk Sekar, gue penasaran? "Ucap Kirana yang tertawa.


"Tanyakan saja setelah istirahat nanti."sedang fokus.


"Sudah! Cepat kejakan! Ini Cara jalannya! aku gak akan kasi jawabnya, kamu harus berusaha sendiri "ucap Putri yang udah nyalin jalan jawaban mtk.


"Maksih Bebeb ku tersayang" Kirana yang pengen memeluk Putri namun dihentikan.


"Menjauhlah dari ku"


"...(Sepertinya aku tau apa yang mereka bicarakan.Karna Kayla bukan tipe yang akan bicara jika bukan hal penting mengenai ku. Aisyah pasti sudah kasi tau dengan Kayla tentang aku yang tidak menemukan bukti terkait foto yang kuceritakan kemaren)"


".. (Dan aku juga yakin selepas istirahat nanti Kayla pasti akan bertanya lagi untuk memastikannya. Karna aku menduga jika para sahabat ku juga mengetahui sesuatu tentang foto yang kuceritkan kemaren)"


".. (Karna diantara kelima sahabatku ekspresi Kirana yang kaget saat kucerita tentang foto itu sangat jelas terlihat, karna Kirana tidak pandai menyembunyikan raut wajahnya itu) "


".. (Sekarang aku harus memikirkan cara agar Kayla tidak curiga saat ia bertanya nanti) "ucap Talia yang mencoba berfikir.


๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ


10:05


Jam istirahat


Talia dan teman temanya seperti biasa duduk melingkar sambil memakan bekal mereka dibelakang kelas.


...............


"Talia! Bagaimana kemaren udah dapat yang kamu cari? "Tanya Kayla tanpa ragu. "Masih belum"ekspresi sedih.


"Tapi aku gak akan nyerah! Pulang nanti aku akan coba cari lagi diruang baca nenekku"ucap Talia yang bersemangat. "..... Begitu ya, baguslah. Bukan Talia namanya jika cepat menyerah"ucap Kayla yang tersenyum.


"Tentu saja"percaya diri.


Putri, Kirana Mawar dan Aisyah hanya diam dan tidak bekutik dalam pembicaraan antara Kayla dan Talia. Sampai...


"Oh ya! Kalian berdua bicara apa dikelas sampai dimarahi oleh buk Sekar? "ucap Kirana yang tidak peka.


Pertanyaan dari Kirana membuat Kayla dan Aisyah merasa keget. Begitu juga dengan Putri yang marah karna ia sudah memberikan tahukan pada Kirana untuk tidak menanyakan soal itu, sebab Putri sudah sadar saat Kayla dan Aisyah dimarahi oleh Buk Sekar. Karna Kayla bukan tipe yang akan bicara saat jam belajar apalagi dipelajaran Buk Sekar kecuali saat guru tidak ada.


"... (Bocah ini padahal udah kutulis dibuku jawaban mtk tadi)"ucap Putri yang melototi Kirana.


...........


"Kami hanya bicara tentang pelajaran kok, sekalia minta saran sama Aisyah untuk mendapatkan juara umum tahun ini "ucap Kayla yang santai sambil melirik arah Putri


mendegar perkataan Kayla membuat Putri kaget dan mulai kesal. "Oh! benar kah? Juara umum ya? "


Pertengkaran Kayla dan Putri yang memperebutkan juara umum berlangsung sampai waktu istirahat habis. Dan juga sampai waktu pulang pun mereka masih bertengkar.


๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ


14:00


Digerbang sekolah


"Apa tidak masalah aku tidak membantu menghentikan mereka? "ucap Talia yang udah ada didalam mobil.


"Tidak masalah. Kau pulang saja! kami yang akan mengurus mereka berdua"ucap Aisyah yang percaya diri.


"Benar! benar! Kami yang akan mengurus nya"ucap Mawar.


"Talia! Tenang! cinta kita yang akan menghentikan mereka"ucap Kirana yang lebay.


Mendengar ucapan Kirana membuat Talia yang mendengarnya menjadi merinding.


"Seterah deh! Kalau gitu aku pulang duluan. Da semua! "Ucap Talia sambil melambaikan tangannya.


"Da da "ucap Kirana, Mawar dan Aisyah yang melambai kembali.


Setelah mobil talia sudah mulai menjauh....


"Kalian bedua bisa berhenti sekarang"ucap Aisyah.


"Sudah pergi ya"ucap Putri.


"Iya sudah aman. Ucap Mawar.


"Kalau bukan karna sibocah ini aku dan Kayla gak akan susah payah akting"ucap Putri yang marah sambil melilit tangannya keleher Kirana.


"Adu du duh! Putri lepas! Kau pengen sahabat mu ini mati ya? "Ucap Kirana yang kesakitan.


"Kan sudah ku tulis dibuku jawaban mtk tadi kau gak lihat! "


Flashback


Saat Kirana bilang ia penasaran dengan pembicarakan antara Kayla dan Aisyah didalam kelas sampai dimarahi oleh buk sekar. Putri menulis kan kata "jangan tanya apapun tentang apa yang Kayla dan Aisyah bicarakan saat istirahat nanti mengerti! " Dibuku jawaban mtk. setelah itu Putri memberikannya pada Kirana, tapi kirana tidak melihatnya.


Flashback selesai


"Maaf! aku fokus nyari jawaban mtk, jadi gak perasan"ucap Kirana merasa bersalah.


"Sudahlah Putri! ini bukan salahnya Kirana. Yang terpenting bukti apa yang telah didapatkan oleh Talia itu yang penting sekarang"ucap Kayla yang menghentikan salah menyalah antara Putri dan Kirana.


"Tunggu yang dikatakan Talia yang tidak menemukan apapun itu semua bohong"ucap Aisyah.


"Jadi Talia menyembunyikan sesuatu dari kita ya"ucap Putri.


"Sudah sewajarnya Talia melakukan itu. Karna kita juga merahasiakan sesuatu darinya "ucap Kayla.


Mendengar ucapan Kayla membuat putri sadar kembali. "Kau benar kayla! "Ucap Putri


Setelah itu semua teman Talia hanya bisa terdiam dengan perasaan bersalah.


...Terus dukung Redblack...


...Jagan lupa like, comment, hadiah, dan votenya , Kilik juga tombol favoritnya....


...Agar redblack terus semangat...


...Salam cinta dari redblack....