I Am Not Alone

I Am Not Alone
Chapter 6 Kecurigaan



Kamis


Didalam kelas


Setelah kejadian malam itu Talia selalu kepikiran terus tentang foto tersebut. Walau Talia tau kedua orang tuanya tidak akan menyembunyikan apapun darinya, tapi tetap saja Talia merasa ada yang aneh kepada ayah dan ibunya saat ia mencoba bertanya tentang foto itu. Kedua orang tuanya seolah olah tidak ingin Talia tau yang sebenarnya.


Kayla, Putri, Kirana, Mawar dan Aisyah yang melihat Talia dari tadi murung dan diam saja,tidak seperti biasanya yang selalu ceria dan tersenyum menyadari jika Talia ada masalah. Karna itu mereka akhirnya mencoba bertanya pada Talia saat jam istirahat nanti krna kelas sudah mau dimulai.


๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ


10:05


Jam istirahat


"Beb ada apa? Kau kelihatan tidak bersemangat hari ini. Apa ada masalah?Ceritakan saja pada kami! Mungkin kami bisa membantu mu. Ucap Kayla yang bertanya setelah melihat Talia yang tidak bicara sama sekali yang saat ini sedang makan bekal bersama.


"Benar! Kalau ada maslah itu harus dibagi bagi agar merasa ringan, kayak makanan yang harus dibagai bagi jangan makan sendirian . Heheh.."Ucap Kirana yang mencoba menghibur Talia.


".... "Talia yang tetap diam


"Kirana! Kita lagi serius ni masa bercanda sih"ucap Putri yang memarahi Kirana.


"Maaf! Maaf! Aku hanya ingin membuat Talia tertawa saja kok, jangan marah gitu dong Putri"ucap Kirana.


"Jadi Talia! Ada masalah apa? Kau tidak mau cerita nii sama sahabat mu?"ucap Mawar mencoba membujuk Talia.


"Itu.... "


Talia menceritakan pada teman temannya tentang ia menemukan sebuah foto yang sedikit ganjil diruang neneknya. Setelah itu ia mencoba bertanya kepada orang tuanya tentang foto tersebut , yang mana difoto tersebut Talia bersama neneknya sedang bergandengan tangan tapi Talia memandangi arah tangan kanan neneknya seolah ada seseorang lagi.


Tapi orang tua Talia mengatkan jika yang Talia lihat hanya seekor kucing saja. Namun Talia tau dari ekspresi kedua orang tuanya saat itu , jika mereka sedang berbohong dan menyembunyikan sesuatu dari Talia.


Kayla, Putri, Kirana, Mawar dan Aisyah yang mendengar hal tersebut sontak kaget dan memandangi satu sama lain. Lalu mereka mencoba untuk tidak panik.


"Talia kenapa kau berfikir kayak gitu? Aku yakin jika orang tuamu tidak akan menyembunyikan apapun darimu.Jika memang mereka menyembunyikan sesuatu maka aku yakin itu demi kebaikan mu"ucap Kayla yang mencoba bersikap tenang dan meyakinkan Yalia.


"Aku juga tak ingin curiga apapun pada kedua orang tua ku, tapi tetap saja kenapa orang tuaku kelihatan panik saat aku bertanya. Kalau memang ada sesutu dengan foto itu kenapa mereka tidak mengatakan nya langsung pada ku dan kenapa harus beralasan, itukan membuatku kepikiran "ucap Talia yang sedih.


Teman-temannya Talia hanya terdiam dan tidak tau harus berbuat apapun, mereka hnya bisa mencubit atau memandangi satu sama lain sebagai kode.


"Jadi aku harus bagaimana?Apa yang harus kulakukan? Apa aku harus percaya alasan yang orang tuaku buat atau.... "


"Atau?!... "Ucap serentak teman temannya Talia.


"Mencari kebenaran tentang foto tersebut"ucap Talia yang begitu serius.


Kayla, Putri, Kirana, Mawar dan Aisyah yang mendengar perkataan Talia sontak kaget dan mulai panik dan gelisah.


"Jadi aku harus apa?"Tanya Talia pada teman temannya.


Teman temannya Talia hanya bisa diam tanpa berkata apapun, lalu...


"Lakukan saja apa yang menurutmu benar!"ucap Kayla yang menjawab pertanyaan Talia.


Putri, Kirana, Mawar dan Aisyah terkejut akan apa yang dikatakan oleh Kayla pada Talia, dan Talia yang mendengar ucapan Kayla tersebut diam dan mencoba berfikir.


"Baiklah aku akan coba mencari tau tentang foto tersebut "ucap Talia pada teman temannya.


Kayla , Putri, Kirana, Mawar dan Aisyah hanya bisa diam sampai waktu istirahat selesai.


Bel masuk


Ding dong ding dong bagi siswa siswi diharapkan masuk kekelas.


Kayla, Mawar dan Aisyah mengemas bekal mereka dan beranjak pergi meninggal kan kelas 3-3 menuju kelas 3-2.Lalu Putri, Kirana dan Talia kembali duduk ketempat duduk mereka masing masing, menunggu guru pelajaran selanjutnya datang.


Lorong kelas.


"Kayla kenapa kau berkata seperti itu pada Talia? Bagaimana jika Talia benar benar mencari tau tentang foto tersebut bukan kah ini berbahaya? "ucap Aisyah yang begitu paniknya.


"Lalu kita harus apa? Mencoba menghentikan kannya untuk tidak mencari tau tentang foto tersebut?! Jika kita melarangnya maka yang ada malah Talia akan makin curiga"ucap Kayla yang sudah ada didalam kelas bersama Mawar dab Aisyah.


"Karna itu biarkan saja Talia melakukan apapun yang ia mau. Kita hanya perlu menghalanginya agar tidak mendapatkan bukti apapun"duduk dikursi


"Bagaimana mana caranya? "Tanya Mawar pada Kalya


"Akan ku kasi tau nanti setelah pulang sekolah"


๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ


14:00


Setelah pelajaran selesai dan jam pulang pun tiba,siswa siswi SMA cempaka putih pulang kerumah mereka. Talia dan teman temannya berada didepan gerbang menunggu dijemput oleh keluarga mereka masing masing.


Supir yang selalu mengantar Talia sudah menunggu didepan gerbang sekolah. Lalu Talia berpamitan kepada teman temannya itu untuk pulang duluan.Mereka melepaskan Talia dengan senyuman seperti biasanya, lalu setelah mobilnya Talia pergi menjauh...


"Jadi apa yang kau rencanakan Kayla? "ucap Putri langsung berubah ekspresi serius.


".... "Kalya memandangi Putri dan yang lainnya dengan sikapnya yang sangat serius.


๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ


14:45


Disisi lain Talia yang pulang duluan sudah sampai dirumahnya, seperti biasa ia langsung berganti pakaian dan pergi makan. Setelah itu Talia menuju lantai atas dan mencoba mencari sesuatu diruang baca neneknya.


Setelah membuka jendela Talia langsung menggeledah seisi ruangan, namun ia tidak menemukan apapun yang ia cari.Talia bermaksud meminta bantuan pada bi ima, tapi langkahnya terhenti didepan pintu. Karna Talia menduga jika bi ima mungkin saja mengetahui apa yang ayah Talia ketauhi dan bi ima tidak mungkin akan membantunya.


Talia mencoba mengeledah buku-buku yang ada dirak, karna mungkin saja ada sesuatu yang ditinggalkan oleh neneknya didalam buku-buku tersebut, dan benar saja Talia mendapatkan sepucuk kertas kecil yang ada tulisan didalamnya.


Saat Talia yang ingin membuka kertas itu, tiba-tiba saja Talia mendengar suara mobil milik ayahnya. Talia pun terkejut, krna tidak biasanya kedua orang tuanya itu pulang cepat.


Biasanya mereka akan pulang sebelum magrib atau jika banyak pekerjaan maka mereka akan pulang lebih malam lagi.


Talia yang merasa aneh akan itu mencoba menyimpan kertas yang ia dapat dan mengemas kembali semua yang ada didalam ruangan yang ia berantakin.


Lalu talia mencoba bersikap tenang sambil membawa buku dimana ia mendapat kertas tadi didalamnya karna mungkin saja buku itu juga merupakn petunjuk dari neneknya. Lalu Talia kebawah dan menyambut kepulangan orang tuanya itu dengan senyum seperti tidak terjadi apapun.


...Terus dukung Redblack...


...Jagan lupa like, comment, share, dan votenya nya, Kilik juga tombol favoritnya....


...Agar redblack terus semangat...


...Salam cinta dari redblack...