
Begitu mereka berangkat menuju kerumahnya kayla, talia dan yang lainnya pergi kesupermarket untuk membeli buah tangan terlebih dahulu. Setelah selesai membeli mereka pun langsung kerumah kayla.
Dirumah kayla
Kayla yang ditinggalkan sendirian dan hanya ada pembantu dirumah, sedang serbaring sakit diatas kasur kamar nya.
Tok tok tok
"Non kayla, Ini ada teman teman non yang datang untuk jenguk non"ucap pembantu tersebut.
"Masuk aja. Non kayla ada didalam"ucap pembantu tersebut.
"Makasih ya bi"ucap putri.
Setelah pembantu tersebut pergi putri, talia., kirana, mawar dan aisyah membukakan pintu dan masuk kedalam kamarnya kayla.
"Hay kayla! Bagaimana keadaan perut mu?"ucap mawar yang tersenyum pada kayla.
Kayla yang menyadari jika saat ini mawar sedang memberinya petunjuk untuk berbohong kepada talia. Karna talia menanyakan keadaan ku yang tiba-tiba gak masuk sekolah.
"Iy sudah meningan sekarang "ucap kayla dengan tersenyum.
Talia yang melihat teman temannya berbicara pada kayla, hanya bisa ikut bergabung bersama mereka walau perasaan talia terasa aneh.
"Hey kayla, ni kami bawakan buah buhan buat mu! "Ucap putri yang memberikan buah yang dibeli tadi.
"Ya ampun ngerepotin aja. Terimakasih "ucap kayla yang menerima pemberian putri.
"Talia orang mu masih belum pulang ya? "Tanya kayla.
"Iya, mereka akan pulang esok"ucap talia.
"Kenapa tidak nginap disini, ne.. " ucap kayla yanh terpotong oleh aisyah.
"Bersama kami! Setidaknya kita bertiga bisa sama-sama tidur bareng. Benar kan kayla? " ucap aisyah.
Kayla yang terkejut apa yang dikatakan oleh aisyah, merasa jika aisyah berbohong pada talia bahwa ia menginap kerumahnya. Dengan mengatur ekspresi kembali kayla mengatakan iya kepada mereka.
Talia yang sempat curiga pada teman temannya hanya bisa berdiam diri dan terus mengikuti kebohongan mereka. Walau talia tau jika teman temannya merahasiakan sesuatu darinya dengan alasan yang mungkin tidak bisa mereka sampaikan padanya.
Talia tetap mencoba memaklumi mereka semuanya selama rahasia yang mereka buat tidak terlalu besar. Namun talia tidak tau jika suatu hari nanti talia akan menyesali akan keputusannya.
๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ
Karna waktu sudah menunjukan jam 5 sore, talia meminta izin untuk pulang terlebih dahulu. Kayla, putri, kirana, mawar dan aisyah tidak menanyakan alasan talia ingin pulang, dan hanya membiarkannya saja.
Lalu setelah talia yang diantarkan oleh pembantu kayla kedepan, mulailah kayla menanyakan pada teman temannya.
"Kalian menukannya"ucap kayla dengan wajah serius.
"Tidak ketemu sama sekali, kami sudah mencarinya namun tidak ada"ucap putri yang mengatakan kejadian disekolah.
Flashback
Setelah talia pergi menemani aisyah kekantin, putri kirana dan mawar melihat kearah tempat duduk milik talia dan mendekatinya. Mereka mencoba mencari sesuatu yang mungkin selalu talia bawa kesekolah didalam tasnya.
Mereka mulai curiga saat kirana waktu itu ingin meminjamkan buku PR dan ingin mengambikannya didalam tas talia, namun talia mencoba menghindari kirana untuk mengambil buku miliknya.
Sejak kejadian tersebut kayla yang menebak jika ada sesuatu yang talia sembunyiin didalam tasnya, mencoba mencari cara agar mengetahui hal apa yang disembuyiin oleh talia sampai gelisah sekali.
Tapi kayla tidak memiliki kesempatan tersebut, karna talia tidak pernah meninggalkan kelas kecuali piket. Namun sejak kejadian tersebut talia sangat berhati hati.
PENJELASAN
Kejadian yang dimaksud kayla adalah saat kirana yang ingin melihat PR MTK dichapter 10.
"Kurasa talia tidak membawa nya"ucap putri.
"Atau mungkin talia sudah menyadari nya dan tidak lagi membawanya kesekolah "ucap mawar.
"Aku setuju akan perkataan mawar "ucap kayla
Akhirnya kayla, putri kirana mawar dan aisyah mencoba memikirkan cara lain agar mengetahui apa yang disembuyiin oleh talia.
๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ
Disisi lain. Talia yang dalam perjalanan kembali kerumah, sedang berfikir didalam mobil.
".. (Syukurlah aku gak membawa buku buku itu beserta suratnya) "ucap talia dalam hati yang melihat kedalam isi tas talia.
Flashback
Lalu sebelum waktu istirahat talia juga mengatur letak buku dan mengingat posisi yang ia buat. Dan benar saja setelah waktu istirahat selesai, saat talia yang ingin mengambil buku pelajaran selanjunya, buku geografi yang awalnya diatas buku fisika malah ada dibawa nya.
Talia merasa jika putri kirana dan mawar memanfaatkan waktu saat talia menemani aisyah kekantin untuk melihat isi dari tas milik talia.
Flashback selesai
Talia merasa lega karna bisa menghindari kejadian hari ini. Namun talia merasa jika yang ia alami hanya kebetulan saja, lalu talia memutuskan untuk lebih berhati hati selanjunya.
๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ
Setelah sampai dirumah talia langsung kekamar dan melampiaskan pakaian lalu mandi karna sudah hampir masukan magrib. Setelah selesai solat talia langsung menuju keruang makan.
"Non talia sepulang kesekolah langsung kerumah non kayla ya? "tanya bi ima.
"Iya bi, kayla sakit perut. Makanya talia pergi menjenguknya" ucap talia yang sedang makan.
"tapi bi ima kok bisa tau? Apa pak izwan yang ngasi tau bibi"ucap talia.
"Iya non.Pak izwan yang memberi tau jika non talia pergi rumah teman non"ucap bi ima.
"Begitu ya"
๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ
Begitu talia selesai makan, ia pun langsung menuju kekamar.
Didalam kamar
Setelah talia ada didalam kamar talia mengambil buku yang ia sembunyiin diantara buku buku pelajarannya, dimeja belajar.
"Syukurlah masih ada"ucap talia yang memegang buku buku yang berisi petunjuk tersebut.
Talia langsung menuju kekasur miliknya.
Brukk
"Hari ini aku akan melihat isi dari petunjuk yang ke 4"ucap talia yang memegang sebuah buku baru.
Flashback
Saat talia yang ingin keruang baca neneknya, pintu ruangan itu tidak ada, hanya sebuah dinding dihadapan talia.Talia yang merasa heran mencoba menyentuh dinding tersebut, dan tiba-tiba saja......
Ia masuk kedalam didinding yang ternyata ruangan baca neneknya.
"Kenapa bisa begini? "Ucap talia yang kebingungan.
Lalu sesosok wanita berambut panjang telah ada dihadapan talia yang berdiri dan sudah menunggu akan kedatangan talia kemari. Talia yang kaget dan juga bingung, mencoba untuk bertanya pada wanita tersebut.
"Ano.. kenapa pintu ruangan ini menghilang?"ucap talia yang telah melihat kebelakang dan pintu nya tidak ada.
Sesosok wanita berambut panjang itu hanya tersenyum dan menujuk kearah rak buku. Lalu saat talia melihat kearah yang ditunjuk dan melihat kembali kearah wanita itu, ia sudah tidak ada dihadapan talia.
Lalu tiba-tiba saja sebuah buku dari rak terjatuh kelantai. Talia yang kaget mencoba menghampiri buku tersebut, dan ternyata buku itu adalah petunjuk selanjunya untuk talia.
Saat talia yang ingin kembali kekekamarnya, dinding yang awalnya bisa talia masuki dan saat disentuh kembali talia tidak bisa keluar dari ruang baca neneknya.
"Eh! Kenapa gak bisa? " ucap talia yang menyentuh dinding tersebut.
Talia yang merasa heran mencoba meraba raba dinding itu,lalu sebuah tulisan muncul didinding itu dan tulisan tersebut..
"Tunggu lah didalam ruangan ini sampai pagi tiba"ucap talia yang membaca tulisan yang ada didinding tersebut.
Talia pun terpaksa harus menunggu didalam ruangan itu, dan hanya duduk dilantai sembari melihat kearah didinding .Lalu tak lama kemudian, talia pun tertidur sambil memeluk buku yang ia dapatkan.
Flashback selesai
Begitu talia membuka buku keempat yang ia dapatkan malam itu, ternyata.......
...Terus dukung Redblack....
...Jagan lupa like, comment, hadiah, dan votenya,...
...Kilik juga tombol favoritnya....
...Agar redblack terus semangat....
...Salam cinta dari redblack....