
Talia yang menuju kerumahnya sedang tersenyum puas didalam mobil, karna mahkluk yang ada disampaingnya itu membantunya menyembunyikan rahasianya agar tidak ketahuan oleh Kayla yang memiliki bakat dalam membaca kebohongan siapapun.
16:10
Begitu sampai dirumahnya Talia yang diikuti oleh sosok wanita berambut panjang itu masuk kedalam rumah, setelah sampai didalam kamar...
"Terimakasih,, padahal aku tidak meminta mu untuk melakukan hal seperti tadi, tapi berkatmu aku tertolong"ucap Talia kepada sosok wanita berambut panjang itu.
Sosok wanita berambut panjang itu hanya tersenyum lalu ia pun menghilang begitu aja. Talia yang merasa heran hanya bisa memakluminya saja dan membiarkannya berlalu, tapi Talia tidak tau jika sosok tersebut sedang melakukan sesuatu yang tak pernah Talia kira nantinya.
Setelah Talia selesai berganti baju, ia mengambil boneka jelangkung yang Talia simpan didalam kotak dibawah tempat tidurnya. Begitu Talia buka kotaknya boneka jelangkung tersebut hilang entah kemana.
"Apa! Kemana pergi bonekanya? " ucap Talia yng kebingungan.
Begitu paniknya karna boneka jelangkung miliknya menghilang, Talia mencoba mencari disekitar kamar. Namun ia tidak menemukan apapun, saat Talia pergi menemui bi ima yang ada didapur Talia langsung menanyakan tanpa pikir panjang.
16:25
Didapur
"Bi Ima! apa bibi lihat boneka jelangkung Talia? " tanyanya yang sedang panik.
"Eh! Boneka apa yang non Talia bilang barusan?"ucap bi Ima yang kaget.
"Itu boneka je.. " sadar kembali. "Jerapah boneka jerapah yang diberikan oleh teman Talia gak ada, apa bi ima melihatnya? "ucap Talia.
".. (Hampir saja! untung pendengaran bi Ima kurang baik, kalau tidak pasti aku sudah ketahuan tadi) "ucap Talia dalam hatinya.
"Ooo jerapah, bi ima kira jelangkung ternyata jerapah toh. Memang ya telinga bi Ima ini kurang dengar"ucap bi Ima yng tertawa kecil.
"Jadi bi, apa bibi melihat boneka itu? " tanya Talia kembali.
"Maaf non, bibi tidak melihatnya, soalnya bibi gak membersikan kamar non Talia tadi karna dikunci"ucap bi Ima.
".. (Eh! Dikunci tapikan aku tidak menguncinya) "ucap Talia yang bingung.
"Ah! Mungkin Talia lupa dan tanpa sadar Talia mengunci pintunya,hehehe. Lain kali Talia gak akan menguncinya lagi"ucap Talia.
"Oh ya bi kalau begitu... Talia coba cari dikamar bacanya nenek dulu, mungkin aja Talia menaruhnya disana"ucap Talia yang begitu tergesa gesa.
"Baiklah non"
Begitu Talia tidak menemukannya setelah menanyakannya kepada bi Ima, ia langsung menuju kelantai atas.
"Kapan non Talia punya boneka jerapah ya? Setau ku non Talia tidak memilikinya"ucap bi Ima yang masih heran.
"Ya mungkin saja non Talia baru baru ini dihadiahkan oleh salah satu temannya atau mungkin pacar non Talia kali ya yang memberikannya"kesimpulan yang bi Ima buat.
"Kyaa kalau tuan dan nyonya tau pasti mereka akan terkejut"ucap bi Ima yang kegirangan sendiri.
...*****...
Setelah Talia sampai didepan pintu ruang baca neneknya, Talia langsung mengeluarkan kunci dan membukaknya.
Klekk
Kreeek
Begitu Talia masuk sesosok wanita berambut panjang yang membelakangi Talia sedang ada tepat didepan Talia. Saat Talia masuk dan mengunci pintunya kembali, Talia mencoba bertanya.
"Apa yang kau lakukan disini? " tany Talia tanpa ragu.
Begitu sosok itu berbalik melihat Talia, ternyata boneka jelangkung sedang dipegang oleh sesosok wanita berambut panjang itu.
"Bonekanya! Jadi kau yang mengambil boneka ku, kenapa kau mengambilnya? " tanya Talia.
Sesosok wanita itu hanya diam tanpa mengatakan apapun, ia hanya mengelus kepala boneka jelangkung yang terbuat dari tempurung kelapa itu. Talia yang tidak mengerti kepada sosok yang telah membantunya saat disekolah tadi malah mengambil boneka jelangkung miliknya. Talia mencoba mencari cara untuk mengetahui alasan kenapa wanita berambut panjang itu mengambil boneka jelangkungnya.
"Apa yang kau inginkan pada boneka itu, apa kau ingin aku memainkannya bersamamu? "tanya Talia.
"Ah! Ternyata begitu, ia hanya ingin aku bermain dengannya"gumam Talia.
"Baiklah ayo main! " ucap Talia.
Sosok wanita berambut panjang itu tersenyum seringai, lalu ia tiba-tiba saja menghilang bersama dengan boneka jelangkung milik Talia.
"Apa! Kenapa ia malah pergi"
Talia yang kebingungan mencoba mencarinya dan memanggil sosok tersebut.
"Hei kembalilah! Kau bilang ingin bermain dengan ku, kenapa kau pergi. Lalu kembalikan boneka jelangkung milik ku"ucap Talia.
Talia terus memanggil sosok wanita berambut panjang itu namun ia tidak kembali muncul, disaat Talia putus asa tiba-tiba saja buku terjatuh dari rak buku dan membuat Talia keget.
Brukk
"Apa! Buku lagi? Apa buku ini bisa membantu ku untuk mendapatkan boneka jelangkung milik ku kembali dari wanita berambut panjang itu? "
Saat Talia melihat judul dibuku yang merupakan buku kelima yang berisi petunjuk seperti buku buku sebelumnya, terdapat judul "Alam Bawah Sadar" kata yang dibaca Talia.
"Apa maksudnya alam bawah sadar? Aku gak paham"ucap Talia yang bingung.
Begitu Talia membuka bukunya benar saja terdapat kertas kecil didalam buku tersebut. Begitu Talia membuka dan membaca tulisannya "Dunia lain"
"Apa maksudnya dia meminta ku untuk datang kedunianya dan bermain disana? Apa dia menyuruhku mati? Yang benar saja"ucap Talia yang membuang buku tersebut.
"Tapi"mengambil kembali. " jika memang dia mencoba memberi tahuku akan sesuatu setelah datang kesana... Seperti tidak masalah jika mencobanya. Kalau begitu bagaimana caraku kesana tanpa harus meninggal? bukannya dunia itu hanya berisi orang orang yang telah mati saja"
"Ah! Apa mungkin dibuku ini bisa membantu ku untuk bisa kesana tanpa perlu mati, kalau begitu aku harus menyusun semua kata kata yang bergaris bawah yang ada didalam buku ini dulu"
Begitu Talia yakin akan keputusannya, ia segera keluar dan mengunci pintu kamar baca milik neneknya dan segera menuju kebawah, untuk menyusun kata kata dibuku tersebut didalam kamarnya.
...*****...
16:55
Begitu sampai didalam kamarnya Talia langsung mengunci pintu agar tidak ada yang masuk, lalu Talia menuju kemeja belajarnya dan membuka buku tulisan yang berisi petunjuk dari buku buku sebelumnya.
"Baiklah mari kita mulai menyusun kata katanya"ucap Talia yang sudah mengambil pena dan mulai menulis.
Saat Talia sudah sampai menulis satu kalimat, tiba-tiba saja suara pintu diketuk.
Tok tok tok
"Non Talia! Ini bi Ima, bi Ima dapat telpon kalau tuan dan nyonya akan sampai sebentar lagi"ucap bi Ima yang ada diluar kamarnya Talia.
Setelah Talia mendengar hal tersebut Talia buru buru menyimpan semua buku buku yang ia dapatkan kedalam kotak tempat boneka jelangkungnya, lalu menyimpannya dibawah tempat tidurnya.
"Baik bi, terimakasih sudah memberi tahukan Talia. Talia akan segera mandi dan bersiap untuk menyambut papa dan mama"ucap Talia.
"Kalau begitu bibi akan siapakan makan malam dulu "ucap bi Ima.
"Baik bi"
Begitu langkah kaki bi Ima yang sudah pergi Talia langsung bergegas mandi dan bersiap siap.
...*****...
17:30
Talia menunggu kepulangan kedua orang tuanya didepan rumah, saat mobil milik ayah dan ibunya Talia berhenti didepan Talia. Tiba-tiba saja dipintu mobil belakang keluar...
...Terus dukung Redblack...
...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Kilik juga tombol favoritnya, agar redblack terus semangat...
...Salam cinta dari redblack....