
Cahpter sebelumnya.
"Kejutan!! Selamat ulang tahun Kayla! Aisyah!"ucap serentak Talia, Putri, Kirana dan Mawar.
"Eh! Hari aku ulang tahun ya? Tapikan ulang tahun ku besok "ucap Aisyah.
"Iya tau. Ulang tahun mu esok, tanggal 06 april tapi sekalian aja hari ini dengan Kayla. Soalnya kalian paling terakhir bulan lahirnya"ucap Mawar.
"Mmm"cemberut. "Tapi gak apalah dapat kue, yeee"ucap Aisyah yang bersemangat.
"Kalau pasal makan nomor satu"ucap Mawar yang geleng-geleng kepalanya.
"Oh ya! kapan kalian buat kuenya? "Tanya Aisyah.
"Kami gak sempat buat soalnya sangat mendadak juga diberi tau oleh putri, jadi kami beli saja kue yang udah jadi"ucap Talia.
Kayla yang masih gak paham mencoba mencerna semua kejadian dan berfikir ulang. Setelah semuanya mulai paham, Kayla yang hanya diam dan melamun kembali sadar.
"Kayla!"memanggil. "Kau gak perlu khawatir tentang kuenya"ucap Putri yang berbisik
"Dari bentuk kuenya aku udah tau"berbisik pada putri. "Tapi yang gak kumengerti adalah saat waktu istirahat tadi, kalian cuma berakting doang? "ucap Kayla.
"Ya begitulah. Itu semua idenya Kirana yang cukup mendadak sih, tapi syukurlah kau gak nyadar"ucap Putri yang tersenyum.
Menyombongkan diri. "Fufufu bagaimana rencanaku bagus bukan "ucap Kiran.
"Ya.. kalau gak aku duluan yang mulai, Kayla pasti udah nyadar. Jadi ini semua berkatku"ucap Talia dengan nada sombong dan melipat kedua tangannya.
"Enak aja. Kan aku duluan yang mengusulin rencana kejutan untuk Kayla dan Aisyah"ucap Kirana yang gak mau ngalah.
"Disini akulah yang berperan banyak tau, kalau aku gak kayak tadi mana ada mereka percaya"ucap Mawar.
"Tapi kalian harus minta maaf karna memojokan aku tadi"ucap Mawar yang marah.
"Iya deh, maaf ya Mawar"ucap Talia.
"Aku gak mau tu"ucap Kirana yang mengejek.
Mawar mulai kesal dan menatap tajam kearah Kirana.
Plakk
"Kirana! ini adalah hari yang membahagiakan jangan dirusakin dengan permusuhan"ucap Putri yang menatap tajam kearah Kirana.
"Iya iya, tadi bercanda kok. Maaf ya Mawar untuk yang tadi"ucap Kirana.
"Ya baiklah"menghela nafas. "aku juga mintak maaf untuk kata kata ku tadi yang sedikit berlebihan. ucap Mawar
"Kan bagus berdamai"ucap Putri.
"Eh! bukannya yang kalian lakukan itu cuma bercanda, lalu kenapa pada mintak maaf"ucap Kayla yang bingung.
"Karna mendadak ingin buat kejutan, jadi yang kami lakukan tadi itu benar benar serius walau niatnya gak mau berlebihan. Tapi karna sudah terlanjur ya... kami lanjutkan"ucap Talia.
"Apa!? "Kayla dan Aisyah kaget.
"Itu karna Kirana yang menyuruhku mendadak untuk bertengkar dengan mereka dan aku gak dikasi tau kalau topiknya akan menyangkut presentasi kita saat kelas 2,jadi aku terbawa emosi juga sedikit"ucap Mawar.
"Kalian ini ada ada aja"menggelengkan kepala. "Tapi aku cukup terkejut kalian melakukannya dengan baik, sampai aku gak menyadarinya"ucap Kayla.
"Betul tu, rasanya kalian seperti berkelahi sungguhan"ucap Aisyah.
"Untuk selanjutnya jangan dilakukan lagi deh, aku gak suka jika idenya itu"ucap Kayla.
"Aku juga udah bilang sama mereka untuk tidak menggunakan cara seperti itu, tapi si Kirana ini susah dibilangin dan Talia malah ikut ikutan"ucap Putri.
"Ya deh untuk selanjutnya kita jangan gunakan cara ini lagi"ucap Talia.
"Iya aku juga"ucap Kirana.
"Baiklah bagaimana kita potong kuenya sekarang, udah lapar ni"ucap Aisyah.
"Baiklah ayo"
Talia, Putri, Kayla, Kirana, Mawar dan aisyah memotong kuenya bersama sama dan makan bersama sama, saling menyuapi satu sama lainnya. Persahabatan mereka begitu erat dan kokoh bagaikan sebuah pohon besar yang gak akan mudah dirobohkan.
Namun mereka tidak tau bahwa pohon tersebut sudah semakin tua dan juga mulai rapuh, akibat dari sesuatu yang selalu mereka rahasiakan dari satu sama lainnya. Membuat pohon besar itu mulai terkikis sedikit semi sedikit.
๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ
15:00
"Oh ya! Bagaimana jika kita foto bareng"ucap Kirana.
"Memang bawah HP?"ucap Kayla.
"Gak bawak sih, tapi... Mawar bawak"ucap Kirana yang melihat ke Mawar.
Mawar lalu mengambil Hpnya didalam tas yang ia letak dimeja sampingnya. Setelah ia mengeluarkan Hpnya dan menunjukan kepada yang lain.
"Lah! Kok Mawar bawah HP gak ketahuan oleh guru ya? " ucap Aisyah.
"Guru tau kok. Cuma aku udah izin tadi dan HPnya gak kuletakan dalam tas, aku menitipkannya sama bu Liza walikelas kita"ucap Mawar.
"Saat aku bilang gak mau nunggu yang lainnya dan ingin langsung pulang"ucap Mawar yang terseyum canda. ๐
"Ooo, jadi seklian ngambil HP keruang guru ya?"ucap Aisyah.
"Tepat sekali"ucap Mawar.
"Sudah! Ayo sekarang kita Foto bersama untuk kenang kenangan nantinya"ucap Kirana.
"Siapa yang megang HPnya ni? " tanya Putri.
"Mawar aja"ucap Kayla.
"Gak mau. Talia aja deh"ucap Mawar.
"Lah! kok aku yang kena sih"ucap Talia yang kaget.
"Ni ni kamu yang pegang"ucap Mawar yang memberikan Hpnya pada Talia.
"Cepat Talia! " ucap Aisyah.
"Sudah kau saja Talia! " ucap Kayla.
"iya ni.Kami udah siap"ucap Putri.
"Hah"menghela nafas. "Baiklah. Sekarang ayo berdekatan"ucap Talia yang memegang HPnya dan mengangkatnya keatas.
Semua temannya Talia mendekat, dan mengatur agar semuanya masuk kedalam kamera.
"Ok sudah ya. Kalau begitu aku akan mulai berhitung"melihat kekamera. "3... 2... 1"
Cekrikk
Sebuah Foto pun berhasil didapatkan didalam HPnya Mawar.
"Wah! Aku mau Lihat hasinya dong"ucap Aisyah.
Talia memperlihatkan hasil foto mereka bersama.
"Cantik juga aku difotoin"ucap Kirana yang nada sombongnya.
"Memang kau yang mana satu?"tanya Mawar.
"Kau gak lihat ya?. Aku ada disebelah kirinya Talia tau"ucap Kirana.
"Oh! Jelek amat"ucap Mawar๐.
Kirana marah. "Sini biar ku lihat punya mu"ucap Kirana yang megambil Hpnya ditangan Talia.
"Yang kanan ini ternyata gak bagus bagus amat"ucap Kirana yang melirik Mawar.
"Alah. Aku sih masih lumayan tu"ucap Mawar yang mengakat bahunya.
"Ha! "Marah.
"Hei kalian berdua sudah cukup berdebatnya, dari tadi gak ada yang galah melulu"ucap Putri.
"Mawar duluan yang mulai"ucap Kirana.
"Kau duluan"ucap Mawar.
Putri yang kesal karna Kirana dan Mawar terus bertengakar walau sudah dihentikan. Akhirnya karna Putri sudah geram kepada mereka berdua, Putri memukul Kirana dan Mawar.
Plakk Plakk
"Akh! "ucap Kirana dan Mawar yang kesakitan.
"Bertengakar lagi? " ucap Putri dengan nada marahnya.
"Ngak Putri! kami gak bertengkar lagi"ucap serentak Kirana dan Mawar sambil berlutut memohon ampun.
Kayla , Talia, dan Aisyah hanya tertawa melihat Kirana dan Mawar kena marah oleh Putri.
"Oh ya Kayla! Aisyah! Maaf aku gak ngasi apapun. Karna aku lupa jika kalian ulang tahun hari ini jadi aku gak nyiapin hadiah untuk kalian"ucap Talia yang murung.
"Gak perlu dipikirkan tentang itu Talia! Kalian yang sudah menyiapain ini saja sudah termasuk hadiah buat ku"ucap Kayla.
"Betul betul betul, aku sudah senang dapat kue yang enak ini dan juga dapat kejutan dari kalian, bagiku ini sudah cukup"ucap Aisyah yang tersenyum.
"Baiklah. Syukurlah kalian menyukainya"ucap Talia yang tersenyum kembali.
...Terus dukung Redblack...
...Jagan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Kilik juga tombol favoritnya....
...Agar redblack terus semangat...
...Salam cinta dari redblack....