
Berkah selalu buat pembaca, mohon dukungannya. Terimakasih......
...Happy reading...
...🍁...
...🍁...
...🍁...
...🍁...
...🍁...
Chapter selanjutnya
Kayla: “Do you have sisters or brothers? (Apakah kamu memiliki saudara perempuan atau saudara laki-laki?)”
Fardan: “Yes, I have one sister. (Ya, aku punya satu saudara perempuan.)”
Kayla: “Is she working? (Apakah dia sudah bekerja?)”
Fardan: “Yes, she is. (Ya, dia sudah bekerja.)”
Kayla: “What is her job? (Apa pekerjaannya?)”
Fardan: “She is a lawyer. (Dia seorang pengacara.)”
Kayla: “Why don't you follow her path? (Kenapa kamu tidak mengikuti jejaknya?)”
Fardan: “Well, I believe everyone has different interest. And I can assure you, I don't want to be a lawyer. (Ya, saya rasa semua orang memiliki minat yang berbeda. Dan saya bisa yakinkan Anda, saya tidak tertarik untuk menjadi pengacara.)”
Kayla dan Fardan melakukam percakapan Bahasa Inggris dengan begitu lncar, semua orang yang ada dikelas hanya kagum karna merek seperti mendengar orang luar negri berbicara alias orang bule.
Setelah beberapa menit kemudian, Kayla dan Fardan pun selesai melakukan percakapan mereka. Lalu mereka pun kembli ketempat duduk mereka masing masing.
Lalu bel pelajaran pertama pun telah selesai.
Ding Dong Ding Dong
“Baiklah, untuk hari ini sudah cukup. Bapak ingin kalian membuat tugas kegiatan harian kalian dalam bahas inggris, apa yang kalian kerjaan hal apa yang kalian lakukan dalam satu hari penuh itu. Tulis didalam buku latihan kalian! ” ucap Ramzah.
“Baik pak ” ucap seluruh siswa siswi kelas 3-2.
“Kalau begitu bapak sudahi Thanks you, assalamu'alaikum wr wb” ucap pak Ramzah.
“Wa'alaikumussalam wr wb”
Setelah pak Ramzah keluar semua siswa siswi kelas 3-2 mulai mengeluarkan pelajaran selanjutnya.
“Kapan istirahatnya sih, aku udah lapar ni” ucap Aisyah yang mengerutu disamping Kayla.
“Sabar napa, masih lama jam istirahatnya. Kita masih ada dua pelajaran lagi” ucap Mawar.
“Aduh aku gak tahan, mau mati rasanya” ucap Aisyah yang kembali mengoceh ngoceh.
Seseorang yang ada didepan Aisyah langsung berbalik badan sambil memegang sebuah kotak transparan yang berisikan kue “Aisyah, aku ada bawa kue. Apa kau mau? ” ucap Melati.
Mendengar hal tersebut Aisyah langsung bersemangat dengan ekspresi yang begitu ceria bagaikan matahari yang bersinar terang dilangit “Mau, aku mau. Apa tidak masalah? ” tanya Aisyah.
“Iya tidak masalah, ambillah” ucap Melati yang menodongkan tempat yang keberisi kue pada Aisyah.
“Wahh, terimakasih banyak melati” ucap Aisyah yang mengambil satu potong kue milik Melati dan langsung makannya.
Setelah kue tersebuh masuk kedalam mulut Aisyah kaget karna rasanya luar biasa, “Wah enak sekali ” ucap Aisyah yang telah menghabiskan kue yang ia makan.
“Benarkah? ” tanya Melati.
“Iya enak, lebih enak dari pada donat yang ada dikantin ” ucap Aisyah yang begitu semangat.
“Syukurlah kalau enak”ucap Melati.
Mendengar Aisyah mengatakan kue dari Melati enak, membuat Kayla juga pengen mencicipinya “Apa hanya Aisyah saja kah? ” tanya Kayla yang sangat penasaran akan rasa kue dari Melati.
“Kayla juga mau? ” tanya Melati.
“Heheh, kalau dibolehkan ” ucap Kayla.
“Boleh kok silahkan” ucap Melati yang menodongkan tempat yang berisi kue pada Kayla.
“Kalau begitu aku akan ambil satu, terimakasih Melati ” ucap Kayla yang mengambil satu potong kue Melati.
“Sama sama” ucap Melati.
“Melati, aku juga mau dong” ucap Mawar yang juga ingin mencicipi kue Melati.
“Terimakasih” ucap Mawar yang mengambil satu potong kue milik Mawar.
Begitu Kayla dan Mawar memakan kue yang dibawa oleh Melati, ekspresi mereka seolah kaget dan merasa tidak percaya. Karna rasa kuenya sangat enak seperti apa yang Aisyah katakan.
“Enak sekali” ucap serentak Kayla dan Mawar.
Mendengar perkataan enak dari Kayla dan Mawar membuat siswa siswi kelas 3-2 lain melihat kearah mereka karna penasaran, lalu semuanya langsung mengerumuni tempat Melati.
“Apa yang enak ni, kami juga mau dong ”
“Iya aku juga mau doang”
“Aku juga”
Semua siswa siswi kelas 3-2 mulai heboh ingin mencicipi kue yang Melati bawa, namun Melati sedikit resah karna dia sebenarnya membawa kue untuk dijual kepada teman temannya.
Melihat Melati yang gelisah dan resah membuat Kayla yang merupakan anak yang peka langsung menghentikan kehebohan tersebut.
“Teman teman, harap duduk guru sudah datang. ” ucap Kayla.
Mendengar suara langkah kaki dari luar kelas membuat siswa siswi kelas 3-2 langsung kembali ketempat duduk mereka masing masing, lalu pelajaran kedua pun dimulai dengan tertib dan tenang.
🍁🍁🍁🍁🍁
10:05
Bel istirahat
Begitu jam istirahat dimulai, semua siswa kembali mengerumuni tempat duduk Melati.
“Kayla, Mawar, tadi kalian bilang enak memangnya kalian makan apa? ” tanya salah satu teman kelas Kayla namanya Jiah, Jiahana Kristiani.
“Itu, tadi kami membeli kue yang Melati bawa dan rasanya snagat enak sekali” ucap Kayla.
Mendengar perkataan dari Kayla membuat Mawar langsung menyadarinya dan mulai bemain sandiwara bersama. “Benar sekali, kuenya sangat enak sekali, kalau kalian penasaran beli saja. Benarkan Aisyah? ” ucap Mawar yang menegur Aisyah.
“Benar, rasanya enak sekali ” ucap Aisyah yang memberikan jari jempol kepada teman temannya.
“Kalau begitu aku mau beli dong Melati, berapa harganya? ” tanya teman Melati bernama Aida, Aida Octavia Maharani.
“Satu potong kue cuman seribu kok” ucap Melati.
“Kalau begitu aku beli 5 ribu” ucap Aida.
“Aku juga mau 5 ribu”
“Aku 10 ribu ”
Semua siswa siswi kelas 3-2 mulai berebutan dan menggantri untuk membeli kue dari Melati. Setelah beberapa menit kemudian, semua kue yang Melati bawa langsung habis tanpa tersisa satu pun.
“Terimakasih Kayla, Mawar dan Aisyah. Berkat kalian semua kue ku habis terjual hari ini” ucap Melati.
“Sama sama Melati, sudah semestinya sesama teman saling tolong menolong. Bukankah begitu Mawar, Aisyah! ” ucap Kayla.
“Benar sekali, gak perlu sungkan” ucap Mawar.
“Benar benar, apa lagi kue yang kau bawa sangat enak sekali. Sampai sekarang aja aku masih belum bisa lupa akan rasanya” ucap Aisyah dengan senangnya.
“Sebagai tanda terimakasih ku pada kalian, besok aku akan bawa lagi untuk kalian secara gratis ” ucap Melati.
“Tidak perlu, Melati kalau kami ingin besok kami beli saja. ” ucap Kayla.
“Tidak apa apa kok, aku ikhlas ingin memberikan pada kalian secara gratis, please jangan ditolak ya” ucap Melati.
Atas permintaan dari Melati, akhirnya Kayla menerima niat baik dari Melati. “Baiklah, kalau begitu terimakasih ” ucap Kayla.
“Sama sama ” ucap Melati dengan senyumnya.
“Gak sabar menunggu besok, karna bisa makan kue yang dibawa oleh Melati lagi” ucap Aisyah yang begitu happy nya.
“Kau ini hanya makan dipikirkan” ucap Mawar.
Kayla, Melati, Aisyah dan Mawar pun tertawa lepas bersama didalam kelas mereka.
...Terus dukung Redblack....
...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Kilik juga tombol favoritnya, agar redblack terus semangat....
...Salam cinta dari redblack....
Halo para pembaca, jika berkenan mampir dinovel horor ku yang kedua ini. Terimakasih banyak.....