
Berkah selalu buat pembaca, mohon dukungannya. Terimakasih......
...Happy reading...
...🍁...
...🍁...
...🍁...
...🍁...
...🍁...
Chapter selanjutnya
Dikelas 3-3, Talia, Putri dan Kirana yang dari tadi menunggu kedatangan Kayla, Mawar dan Aisyah yang tidak kunjung kunjung datang padahal bel waktu istirahat sudah dari tadi berbunyi.
“Kemana, Kayla, Mawar dan Aisyah sih, kok lama bangetnya, apa masih dikelas? ” tanya Kirana.
“Mungkin saja, lebih baik kita susul dari pada nunggu kelamaan” ucap Talia.
“Benar, yuk kita kekelas mereka, sekalian ingi ku jitak tu kepala mereka” ucap Putri.
Talia, Putri dan Kirana pun pergi kekelas Kayla, Mawar dan Aisyah. Sesampainya mereka sampai, Talia, Putri san Kirana ngak sengaja menabrak Melati yang hendak keluar kelasnya.
“Brukkk”
“Ukh, ah” ujar kesakitan Melati dan Talia.
“Maaf” ucap serentak Talia dan Melati.
“Ngak papa kan? ” tanya Talia.
“Ya aku baik baik saja” ucap Melati.
“Lah kok kalian kemari?, padahal kami baru saja mau kekelas kalian” ucap Kayla yang melihat Talia, Putri dan Kirana.
“Kalian lama sekali jadi kami susul deh, ” ucap Kirana.
“Oh maaf, maaf gak terasa banget tadi sampai lupa waktu.
“Ya udah, yuk! Kita segera kekantin nanti gak keburu” ucap Talia.
“Melati mau ikut gak?, Put, Tal, Na Melati boleh ikut kita kekantin gak? ” tanya Aisyah.
“Iya boleh silahkan, gak larang kok. Lebih ramai lebih seru” ucap Talia.
“Mm maaf, aku gak kekantin deh, aku mau perputakaan ” ucap Melati.
“Oh ya udah, kami kekantin dulu. ” ucap Kayla.
“Iya”
“Yuk kantin! ” ajak Kayla pada teman temannya.
Talia, Putri, Kayla,Kirana, Mawar Dan Aisyah pun pergi kekantin bersama, sedangkan Melati pergi menuju kearah perpustaakan.
Diperjalanan menuju kekantin.
“Kalian kelihatan dekat dengan Melati memangnya ada apa? ” tanya Talia.
“Memangnya kami gak boleh dekat dengan yang lain selain kalian gitu? ” tanya Kayla.
“Hei, Talia cuma nanya kenapa nada bicara mu gitu? ” ucap Putri.
“Aku juga tanya, kenapa kalian marah sih” ucap Kayla.
“Sudah sudah, gak perlu marah marah. Lupakan apa yang ku tanya kan tadi” ucap Talia.
Perjalan menuju kekantin terasa sepi karna Talia, Putri, Kirana, Kayla, Mawar dan Aisyah hanya diam dan tidak bicara apapun.
Sesampainya dikantin mereka pun mulai duduk dikursi, namun tidak ada percakapan apapun yang mereka lakukan. Setelah memesan makanan masing masing, Kayla yang merasa sesak akan kesunyian tersebut langsung memulaui pembicaraan “Bicara sesuatu jangan diam diam aja” ucap Kayla.
“Hah, ” menghela nafas panjang. “Sudahlah jangan hanya masalah kecil kita bertengkar ” ucap Mawar.
“Ya deh ya, Kay sorry gue tadi bentak lo” ucap Putri.
“Iya gak papa lah, aku juga salah. Maaf ya, maaf juga ya Talia? ” ucap Kayla.
“Iya Kay, aku gak marah kok” ucap Talia yang tersenyum.
“Kan enak pada damai semua gak diam diam kek dikuburan aja, sunyi dan sepi” ucap Aisyah.
Semua teman Aisyah pun mulai tertawa bersama, begitu juga Aisyah yang juga ikut tertawa. Tak lama kemudian, makanan yang dipesan pun datang. Talia, Putri, Kayla, Kirana, Mawar dan Aisyah pun mulai menyantap makan mereka masing masing.
🍁🍁🍁🍁🍁
10:25
Jam istirahat pun selesai, Talia, Putri, Kayla, Kirana, Mawar dan Aisyah pun kembali kekelas mereka.
“Jadi kalian lama, karna itu ya? ” tanya Kirana.
“Iya, kami membantu menjual semua kue miliknya sebagai tanda terima kasih kami padanya karna sudah mencicipi kue miliknya” ucap Mawar.
“Sepeti apa sih rasanya aku perasaan ” ucap Putri.
“Pokonya enak deh, kau gak akan rugi kalau membelinya” ucap Aisyah.
“Ih, aku pengen banget ngerasainnya. Apa masih ada lagi? ” tanya Kirana yang mulai ngiler.
“Udah habis, tapi kata Melati besok dia akan bawa lagi. Jadi kalian jangan lupa beli” ucap Aisyah.
“Ok, ”
Setelah sampai dikelas 3-3 Talia, Putri dan Kirana pun masuk kekelas mereka. Sedangkan Kayla, Mawar dan Aisyah pun kembali kekelas mereka.
“Talia, kau kenapa dari tadi diam aja? Seperti memikirkan sesuatu hal yang besar saja” ucap Putri yang dari tadi melihat Talia diam saat kembali kekelas.
“Gak, gak ada apa apa kok” ucap Talia yang tersenyum. “.. (Ni anak peka amat dah, padahal tadi Kayla diam aja) ”ucap Talia dalam hati.
“Yakin? ” ucap Putri yang masih kurang percaya.
“Iya, aku gak apa apa kok serius” ucap Talia.
“Ya udah deh” ucap Putri yang duduk ditempat duduknya.
Pelajaran pun dimulai, semua siswa siswi bersiap siap melakukan kelas mereka masing masing.Dikelas 3-1 sedang melakukan pelajaran Bahasa indo, Dikelas 3-2 melanjutkan dengan pelajaran bahasa arab, dan dikelas 3-3 melanjutkan pelajaran dengan Ppkn.
Semua siswa dan siswi melakukan pelajaran begitu tertib sampai waktu habis dan tak terasa waktu pulang pun terasa singkat.
14:00
Setelah waktu berlalu dengan cepat, siswa siswi cempaka putih pun pulang kerumah mereka masing masing.
Dilorong kelas Talia, Putri, Kayla, Kirana, Mawar dan Aisyah, berjalan menuju kegerbang sekolah.
“Aduh, ada juga PR hari ini. Padahal aku pengen santai santai” ucap Mawar.
“Benar sekali” ucap Aisyah.
“Memangnya pelajaran apa yang kalian ada PRnya? ” tanya Kirana.
“Bahasa inggris ” ucap Kayla.
“Alah, bahasa inggris ternyata. Mudah sekali” ucap Putri dengan penuh percaya dirinya.
“Ya mudah lah bagi kalian yang merupakan bule, kami yang orang arab arab bagaimana bisa” ucap Aisyah dengan nada candanya.
“Siapa yang bule? ” tanya Putri.
“Kau dan Kayla kan bule dalam bahasa inggris, sangat lancar sekali dalam pelafalannya. Benar tidak? ” ucap Kirana.
Talia, Mawar dan Aisyah menganggukan kepala mereka menandakan setuju akan apa yang Kirana katakan.
“Oh ya jangan lupa Fardan, dia juga salag satu bule juga” ucap Mawar.
“Ya benar tu, sangat benar” ucap Aisyah.Semuanya pun ikut tertawa ketiwi dilorong sekolah, setelag berjalan cukup lama akhirnya mereka sampai didepan gerbang sekolah.
“Pulang dulu ya semuanya” ucap Talia yang sudah ada didalam mobil nya.
“Ok hati hati beb” ucap serentak Putri, Kayla, Kirana, Mawar dan Aisyah. Setelah berpamitan pada semua temannya,Talia lalu menotop kaca mobil dan mulai berjalan pergi menjauh.
Setelah mobil Talia telah pegi, putri langsung menanyakan sesuatu pada Kayla. “Hei Kay! ” panggil Putri.
“What? (Apa?) ” balas Kayla.
“Tadi saat kita dari kantin menuju kekelas apa kau tidak menyadari sesuatu dari Talia?, dia terus diam seperti memikirkan sesuatu. Tadi saja dia lebih banyak diam saat dilorong kelas” ucap Putri.
“Tidak ada tu, aku hanya lihat Talia bisa bisa saja gak ada hal yang aneh pada sikapnya” ucap Kayla.
“Kau yakin Kay, dari apa yang Putri bilang sikap Talia hari ini sangat berbeda menurutku. Contoh seperti saat kita dikantin dan semua pada diam, biasanya Talia pasti yang akan memecah keheningan. Tapi saat itu dia hanya diam saja” ucap Mawar.
“Benar, aku juga merasa begitu ” ucap Kirana, dan Aisyah yang hanya menganggukan kepala saja.
“Kay, biasanya kau selalu peka akan hal ini. Tapi kenapa sekarang kau lelet banget coba. Kau baik baik saja kan? ” tanya Putri.
“Aku baik baik saja, tapi aku merasa aneh saja. Entah sejak kapan aku gak bisa melihat atau membaca pergerakan kalian semua apa lagi Talia, aku gak tau kenapa” ucap Kayla.
Putri, Kirana, Mawar dan Aisyah hanya menatap satu sama lainnya dengan ekspresi bingung karna tidak tau akan apa yang terjadi dengan Kayla.
Namun yang sebenar terjadi adalah penglihatan Kayla saat ini sedang ditutupi oleh sesosok makhluk yang sering muncul dan bermain dengan Talia. Dialah yang membuat kayla gak bisa melihat atau membaca pergerakan orang lain.
Sesosok mengerikan tersebut terus mengikuti Talia kesekolah untuk menempel pada Kayla, saat waktu pulang ia juga akan ikut pulang bersama Talia. Tapi tidak untuk hari ini, sosok mengerikan itu tidak pulang kerumah Talia dan masih tetap dibelakangnya Kayla sambil tersenyum ngeri dengan kedua tangan yang menutup mata Kayla.
...Terus dukung Redblack....
...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Klik juga tombol Favoritnya, agar kalian tidak tertinggal informasi chapter selanjutnya....
...Salam cinta dari redblack....