
Berkah selalu buat pembaca, mohon dukungannya. Terimakasih......
...Happy reading...
...🍁...
...🍁...
...🍁...
...🍁...
...🍁...
Didalam mobil
“.. (Dia tidak mengikuti ku pulang, kenapa malah tetap bersama Kayla ya?)”ucap Talia dalam hati yang berfikir keras.
“.. (Sudahlah untuk apa aku pikirkan, yang penting dia tidak melakukan hal aneh apapun pada Kayla nantinya) ” ucap Talian dalam hatinya kembali.
Disisi lain didepan gerbang sekolah, Kayla dan Kirana sedang menunggu jemputan dari orang tua mereka. Saat mereka berdua menunggu, Kayla gak sengaja melihat Kirana seperti kedinginan sambil memeluk tubuhnya sendiri.
“Ada apa Kirana? Kau kelihatan agak aneh! ”tanya Kayla.
“Aku gak tau, tiba-tiba saja aku merasa dingin dan gak sedap hati. Seperti ada perasaan aneh gitu” ucap Kirana.
“Perasaan seperti apa maksud mu? ”tanya Kayla.
“Perasaan gak enak gitu lo, terasa ada sesuatu yang ada disekitar sini namun tidak terlihat oleh mata kita” ucap Kirana.
“Mungkin itu hanya perasaan mu saja, atau mungkin kamu mulai gak enak badan. ” ucap Kayla.
“Mungkin saja” ucap Kirana yang mengiyakan apa yang Kayla katakan.
Setelah orang tua Kayla datang, Kayla pun berpamitan pada Kirana untuk pulang duluan.
“Kau yakin gak mau bersama ku pulangnya, sekalian ku antar pulang? ” ucap Kayla yang menawarkan tumpangan pada Kirana.
“Gak apa apa Kay, ayah ku sebentar lagi datang kok” ucap Kirana.
“Ya udah deh, aku duluan ya” ucap Kayla yang masuk kedalam mobil.
“Iy” ucap Kirana.
Saat Kayla masuk kedalam mobil, sosok yang menempel Kayla juga ikut masuk kedalam mobil. Lalu saat mobil sudah berjalan, Kirana merasa aneh lagi.
“Aneh, kenapa gak merasakan perasaan merinding lagi ya? ” ucap Kirana yang berfikir keras dan merasa bingung.
Ketika Kirana mencoba melihat kearah perginya mobil Kayla yang pergi, Kirana sangat kaget melihat dari jendela mobil belakang yang tembus sehingga melihat sesosok berbaju putih disamping Kayla.
Ketika Kirana mencoba mengucek ngucek matanya, anehnya sosok berbaju putih dengan rambut panjang tidak kelihatan lagi oleh Kirana. “Apa aku tadi salah lihat ya?, sepertinya aku perlu periksa mata ku deh” ucap Kirana.
Lalu setelah beberapa saat kemudian orang tua Kirana pun datang, lalu Kirana pun pulang kerumah nya.
🍁🍁🍁🍁🍁
14:15
Talia yang pulang sekolah sudah sampai kerumah.
Keluar dari mobil, “Assalamu'alaikum, Talia pulang! ” ucap Talia yang langsung masuk kedalam rumah.
“Wa'alaikumussalam, selamat datang non” ucap bi Ima.
Talia dengan segera kekamar dan menganti semua pakaian sekolahnya. Setelah selesai, Talia langsung kedapur dan mulai makan dimana sudab tersedia diatas meja.
“Non! ” panggil bi Ima.
“Iya bi, ada apa? ” tanya Talia.
“Bibi izin mau pulang kerumah, mungkin besok pagi bibi baru kembali. ” ucap bi Ima.
“Baik bi, nanti Talia sampaikan pada papa dan mama saat mereka pulang. ” ucap Talia.
“Terimakasih non, bibi pamit y” ucap bi Ima.
“Iy bi, hati hati ya bi” ucap Talia.
“Wa'alaikumussalam ” ucap Talia yang mrmbalas.
Setelah bi Ima pergi, Talia melanjutkan makan siang nya. Setelah selesai, Talia membereskan semua piring kotor miliknya.
“Akhirnya aku sendirian dirumah” ucap Talia yang kesenangan.
“Baiklah, sekarang apa yang harus ku lakukan ya? ” ucap Talia yang berfikir.
Saat Talia mencoba berfikir ia mulai teringat akan malam dimana suara misterius yang menyuruhnya untuk tidak meminum susu pemberian dari mamanya.
“Coba ku cari deh, mungkin sesuatu yang ditambahkan oleh mama ada dikamarnya” ucap Talia.
Talia segera kekamar milik orang tuanya segera.
🍁🍁🍁🍁🍁
Sesampainya dikamar milik orang tuanya, Talia segera mencari cari kesegala tempat.
“Gak ada, apa mungkin bukan disini ya mama papa simpannya. Atau mungkin mereka membawanya kekantor agar gak ditemui oleh ku? ” ucap Talia.
“Seandainya dia ada disini, mungkin dia bisa membantu ku” ucap Talia kembali.
“Hei, kau bisa mendengar ku gak. Aku butuh bantuan mu untuk menemukan sesuatu yang ingin ku cari” ucap Talia.
Setelah berdiam cukup lama, tidak ada respon apapun, tiba-tiba saja Talia merasakan hawa dingin disekitarnya.
“Hei apa kau ada disini?, bisakah kau membantu ku?. Aku sedang mencari sesuatu yang dimasukan kedalam susuku malam itu” ucap Talia.
Setelah menunggu beberapa menit kemudian, tiba-tiba saja dilemari milik orang tua Talia berbunyi keras, seperti ada sesuatu didalam lemari yang mencoba keluar. Ketika Talia mencoba membuka pintu lemari tersebut, jatuhlah sebuah botol yang berisikan obat.
“Apa ini!? ” ucap Talia yang mengambil botol yang berisikan obat. Ketika Talia terus memperhatikan botol yang berisikan obat, tiba-tiba saja dikiri kanan Talia dibisikin oleh sesosok mengerikan dengan muka yang hancur.
“Ingatlah, kau harus membayar semua yang telah kulakukan” ucap sesosok mengerikan tersebut dan langsung menghilang seketika.
Talia yang mendengar langsung terkejut sambil melirik kearah kanan, namun tidak ada siapapun karna sudah pergi. Talia kembali memperhatikan obat tersebut, kemudian dibukanya dan diambil satu butir obat tersebut.
Setelah itu, Talia kembali meletakan obat tersebut ketempat dimana obat itu jatuh tadi. Dengan segera Talia langsung pergi dan kembali kekamarnya dengan membawa satu butir obat yang ia ambil.
🍁🍁🍁🍁🍁
Sesampainya didalam kamar, Talia dengan segera menutup pintu kamar dan langsung kemeja belajarnya.
Sambil mengambil ponsel miliknya, Talia dengan segera mencari nama dari obat tersebut digogle.
Setelah mengambil gambar, hasil yang dicari tidak Talia dapatkan. “Apa aku perlu mengambil botol itu ya? ” ucap Talia yang berfikir.
Setelah mengambil keputusannya, Talia dengan segera pergi kekamar orang tuanya. Sesampainya disana, Talia dengan segar mengambil botol obat tadi yang ada dilewari baju milik orang tuanya.
Setelah mendapatkan foto dari obat tersebut dengan segera Talia meletakannya kembali dan lalu pergi kekamarnya.
Begitu sampai dikamarnya, Talia lalu mencari nama obat tersebut digogle. Setelah dicari cari sampai kebawah akhirnya Talia menemukan kandungan dari obat yang ada dikamar milik orang tuanya itu.
Talia cukup terkejut akan informasi dari kandungan obat yang disimpan oleh kedua orang tuanya, dan juga yang lebih membuat Talia gak percaya lagi adalah obat tersebut yang diberikan oleh dua orang tua Talia padanya selama ini.
Talia tidak tau sejak kapan dan berapa lama Talia sudah meminum obat tersebut. Karna obat tersebut bisa membuat seseorang lupa ingatan jika diminum dengan teratur. Namun ingatan yang hilang hanya sebatas ingatan yang tidak ingin diingat oleh pasien yang meminumnya.
“Mungkinkah, ingatanku yang tidak kuingat saat berumur 5 tahun karna obat ini? ” ucap Talia yang menduga duga.
“Tapi kenapa papa dan mama memberikan obat ini padaku?, hal apa yang tidak boleh kuingat sehingga papa dan mama mengungkapkan obat ini? ” ucap Talia yang terus bertanya pada dirinya sendiri.
Talia terus merasa bingung sambil melihat satu butir obat yang ia ambil dengan tatapan yang penuh dengan pertanyaan didalam pikirannya, namun Talia gagal mendapatkan jawaban dari alasan kenapa kedua tua sampai menggunakan obat tersebut pada anak mereka satu satunya.
Penasaran akan jawaban dan alasan dari semua misterius yang semakin terselesaikan?, dengan teka teki yang mulai terpecahkan?.
Kita lanjut dichapter selanjutnya, byeee....
Terimakasih banyak untuk para pembaca yang selalu setia menemani dan menunggu akan cerita novel redblack, padahal update nya sangat lama sampai membuat kalian mungkin bosan menunggunya.
Redblack minta maaf yang sebesar besarnya pada para pembaca tercinta, dan terimakasih atas segala dukungan dan semngatnya.
...Terus dukung Redblack....
...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya. Klik juga tombol Favoritnya, agar kalian tidak tertinggal informasi chapter selanjutnya....
...Salam cinta dari redblack....