
Ruang makan
18:30
"Bagaimana sekolah mu sayang?"tanya ibunya Talia.
"Seperti bisanya ma! Baik baik saja kok"ucap Talia dengan tersenyum.
"Mmm"
"Talia! Papa ingin bertanya"ucap ayah Talia yang sedikit ragu.
"Tanya apa pa! "
"Itu... Sayang apa Talia masih penasaran sama foto kemari "tanya ayahnya Talia.
"..!!.. Tidak! Talia tidak penasaran lagi kok, lagian itu hanya sebuah foto bisa saja. Talia saja yang berlebihan "ucap Talia yang begitu tenang nya.
"Begitu ya, baiklah"wajah ayah Talia yang merasa lega.
".. (Kan pasti ada sesuatu dengan foto itu.) "ucap Talia dalam hati yang curiga akan ayahnya.
Talia mecoba bersikap tenang dan bergegas makan karna talia penasaran ingin tau tulisan dikertas yang ia dapat diruang neneknya tadi. Karna mungkin saja itu bisa menjadi petunjuk yang berkaitan dengan foto dirinya bersama neneknya.
๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ
19:00
"Kalau gitu Talia kekamar dulu ya mau ngerjain PR"ucap Talia yang sudah selesai makan.
"Baiklah. rajin rajin ya belajarnya"ucap ayah Talia.
"Baik"Talia yang pergi menuju kekamar.
...........
"Seperti Talia udah nyerah tentang foto itu Pa!"Ucap ibu Talia.
"Sepertinya begitu, untuk sekarang kita bisa bernapas lega" ucap ayah Talia.
"Benar"
Didalam kamar.
Setelah Talia sampai didalam kamarnya, ia mengambil kertas yang Talia simpan didalam buku milik neneknya yang ia letak diatas meja belajarnya.Sambil duduk dikursi meja belajar, Talia membuka kertas dan membaca tulisan yang ada didalamnya. Isinya adalah...
".. (Aku tidak sendiri) "membaca dalam hati. "... (Apa maksudnya Nenek sendirian?kenapa nenek menulis ini ya?) "ucap Talia yang binggung.
Talia yang tidak paham maksud mencoba melihat buku yang ia bawa dari ruang baca neneknya yang terdapat kertas tadi. Dan tulisannya, "...(Mereka selalu didekatmu) "ucap Talia yang membaca tulisan yang ada dibuku tersebut.
Talia merasa jika tulisan yang ada dikertas tersebut ada kaitannya dengan buku yang ia pegang. Lalu Talia mencoba mengabungkan tulisan yang ada dikertas dan Judul buku itu dan mendapatkan kesimpulan.
".. (Aku tidak sendiri karna mereka selalu ada didekatmu)"membaca "(.. Kalau begitu siapa yang dimaksud mereka oleh nenek ya? )"ucap Talia yang penasaran
Talia lalu mencoba membaca buku tersebut. Ia cukup terkejut krna dibuku horor itu telah ditandai oleh neneknya berupa garis garis di setiap halaman yang ada buku itu. Sesuai dengan dugaan Talia yang mana tulisan dikertas dan buku itu memang memiliki hubungan.
Akan tetapi garis garis dibuku tersebut hanya menggarisi 4-8 kata saja setiap halaman walau tidak semua halaman yang ada garisannya. Karna sulit dibaca Talia mencoba menuliskan dan menggabungkan semua kata yang ada disemua halaman itu menjadi sebuah kalimat.
...*****...
Setelah Talia selesai menggabungkan semuanya, sebuah kalimat pun terbentuk dan talia mencoba membacanya. Talia mencoba membacanya dalam hati....
Saat aku masih remaja aku merasa kesepian karna tidak ada teman satupun. Aku mencoba memanggil mereka yang kasat mata untuk bermain bersama ku.
Kalimat pertama yang Talia baca membuatnya kaget dan tidak percaya. Talia mencoba melanjutkan kalimat kedua...
Awalnya aku tidak berhasil. Tapi saat aku berusaha menggunakan cara lain untuk memanggil mereka, aku pun mendapatkan teman pertamaku.
Talia sungguh kaget mengetahui jika neneknya berteman dengan mereka yang tidak bisa dilihat siapaun.
Dia sangat baik, selalu menolongku saat aku meminta bantuan darinya dan selalu menemaniku hingga ku dewasa.Tapi suatu hari, tiba-tiba saja ia tidak datang lagi menemuiku saat aku menemukan seseorang yang kucintai dan hidup bersama selamanya.
Aku pun mengira jika ia pergi meninggalkan ku dan tidak lagi mau berteman dengan ku.Tapi suatu hari saat buah cintaku lahir kedunia ini ia pun datang sambil tersenyum pada anak ku.
Aku memang tidak bisa menghentikan nya. Walau begitu Sampai sekarang aku masing tetap mengingatnya. Selesai membaca.
".. (Tidak kusangka nenek punya kisah seperti ini apa mama tau ya tentang ini?)"ucap talia dalam hati .
PENJELASAN
Nenek Talia adalah orang tua dari belah ibunya Talia.
Saat Talia yang sibuk memikirkan, tiba-tiba saja diarah pintu...
Tok tok tok
"Talia! apa boleh mama masuk? "
Saat Talia menyadari ibunya datang, ia buru buru menyembunyikan kertas, buku horor dan tulisan yang ia buat dibawah tumpukan buku pelajaran nya.
"Iya Ma! masuk saja"ucap Talia yang mencoba bersikap tenang.
Ibu Talia pun masuk dan menghampiri Talia.
"Ini mama bawak kan susu hangat agar kamu lebih semangat lagi belajarnya"ucap ibunya Talia meletakakan segelas susu diatas meja belajar Talia.
"Terimakasih ya maa"ucap Talia yang mengambil dan meminum susu hingga habis.
"Sama sama"ibu Talia diam sambil melihat sekeliling meja belajarnya.
"Ada apa ma? "tanya Talia yang menduga bahwa mama sedang memastikan sesuatu.
"... Bukan apa apa sayang"
"Kalau begitu lanjut lagi ya belajarnya"ucap ibu Yalia yang mengambil lagi gelas sususnya.
"Baik maa"
Ibu Talia pun pergi meninggalkan kamar Talia .
"Fiuuh.. Tadi itu hampir saja"ucap Talia yang lega dengan suara pelan.
"Sepertinya mama sedang mencari sesuatu deh"ucap Talia.
Talia mengeluar kan lagi kertas, buku dan tulisan tersebut.
"Mama tidak boleh tau tentang buku, kertas dan juga tulisan ini. Jika mama tau buku ini pasti mama akan membukanya dan akan melihat tanda yang nenek buat. Untung saja aku menyembunyikannya"ucap Talia yang lagi memegang buku tersebut.
".... Oh ya! Aku hampir lupa juga tentang tulisan itu"ucap Talia yang mengambil sesuatu dalam tasnya.
Saat ini Talia sedang memegang buku yang ada tulisan cara untuk bisa melihat hantu, yang selalu Talia bawa kesekolah karna takut ketahuan bi ima yang selalu membersihkan kamar Talia.
"Sepertinya aku akan minta bantuan mereka seperti yang nenek lakukan. Dengan begitu aku akan lebih mudah dan cepat mengetahui semua yang disembunyikan oleh papa dan mama dariku"ucap Talia yang memegang buku cara untuk bisa melihat hantu yang ia tulis
Rasa penasaran Talia yang begitu besar untuk mencari kebenaran dari sebuah foto membuatnya melakukan hal yang akan berujung penyesalan nantinya. Tapi Talia tidak tau jika sebenarnya merekalah yang sedang menunggu kesempatan ini.
Selesai
Kutipan
...Apakah semuanya akan baik -baik saja? Jika Talia meminta bantuan dari mereka, apa mereka akan membantu Talia?. Kita tidak tau apa yang akan terjadi kedepannya dan kita hanya bisa menebak saja....
...Karna apa yang kita duga duga bisa saja berubah dan tidak sesuai dengan apa yang kita pikirkan....
...Jadi jika kalian penasaran apa yang akan terjadi Silahkan baca dicahpter berikutnya....
...Terus dukung Redblack...
...Jagan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Kilik juga tombol favoritnya....
...Agar redblack terus semangat...
...Salam cinta dari redblack...