
bahagian 2
Talia yang masih didalam mobil yang menuju arah pulang kerumah yang masih memikir sikap teman temannya.
".. (Sepertinya aku memang gak bisa membohongi Kayla, anak itu kepekaannya cukup tinggal)"ucap Talia dalam hati dengan ekspresi yang gelisah
".. (Sekarang aku hanya harus menyembunyikan bukti bukti ini agar teman temanku tidak tau.)"ucap Talia yang memegang tasnya.
".. ( jika aku ketahuaan meminta bantuan mereka maka sampai kapan pun aku gak akan tau kebenaran tentang fotoku bersama nenek, dan juga ingatan ku yang terlupa saat umurku 5 tahun). "Ucap Talia dalam hati yang dengan wajah suram.
PENJELASAN
Mereka yang dimaksud adalah Makhluk Halus (hantu).
"Non Talia apa anda baik baik saja? "Tanya pak Izwan yang lagi nyetir.
".... Talia baik baik saja kok pak!"ucap Talia sambil tersenyum.
"Benarkah? Bapak lihat non Talia sedikit gelisah. Apa terjadi sesuatu saat disekolah?"Tanya pak Izwan yang melihat Talia dari kaca mobil.
"Aaa.. itu tadi saat latihan soal Talia tidak mendapatkan jawabannya karna sulit,jadi guru menjadikannya PR. Saat ini Talia masih mencoba memikirkan jawabannya. "Ucap Talia yang mencoba menyakinkan pak Izwan.
"Begitu ya non! Bapak kira non ada masalah"ucap pak Izwan.
"Tentu saja tidak. Pak izwan gak perlu khawatir."ucap Talia dengan tersenyum dan didalam hatinya merasa lega.
.......
๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ
14:45
Setelah Talia sampai dirumah ia langsung masuk kekamar untuk berganti pakaian.Saat dikamar Talia melihat kursi yang menghadap cermin berbalik lagi.
"Kenapa kursinya berpindah lagi? "Talia yang merasa bingung mencoba untuk mengembalikan posisi kursi itu kembali.
Alangkah terkejutnya kursi tersebut kembali lagi membelakangi cermin. Lalu saat Talia mencoba sekali lagi membalikkan kursi tersebut dan duduk menghadap cermin.
Tiba tiba saja muncul sesosok wanita berambut panjang berada dibelakang Talia yang terpantul melalui cermin.Tanpa rasa takut sedikit pun Talia mencoba bertanya kepada sosok wanita berambut panjang itu.
"Apa kau teman nenek ku? "Tanya Talia pada wanita berambut panjang tanpa ragu ragu.
Wanita itu tidak menjawab dan hanya mengelus rambut Talia. Lalu saat suara bik ima memanggil Talia untuk makan, sosok wanita berambut panjang itu pun menghilang.
Talia mencoba melihat sekitar kamarnya namun ia tidak menemukan wanita itu. Akhirnya Talia bergegas menukar baju sekolah dan langsung keluar kamar menuju ruang makan.
๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ
Ruang makan
"Oh ya non Talia! tadi bibi dapat telpon dari tuan katanya hari beliau gak pulang"ucap Bi Ima.
"Eh! kenapa? Apa ada banyak pekerjaan? "ucap Talia yang lagi makan.
"Iya non! kata tuan hari ini akan berangkat langsung kebandung dan selama 3 hari disana"ucap Bi Ima.
"Begitu ya. Kalau mama? Apa tidak ada pesan dari mama untuk Talia? "Tanya Talia.
"Kalau nyonya! Tidak ada non. "Ucap Bi Ima.
"Baiklah. Terimakasih ya bi udah ngasi tau Talia. Nanti Talia hubungan lagi mama dan papa apa mereka udah sampai atau belum"ucap Talia.
"Sama sama non"
Setelah selesai makan , Talia langsung kekamar dan menelepon kedua orang tuanya.Saat Talia nelpon , ayah dan ibunya baru saja sampai dan sedang menunggu taxi untuk menuju kehotel.
Mereka pun berbicara cukup lama satu sama lainnya.Lalu Talia pun menyudahi percakapan dan membiarkan ayah dan ibunya untuk istirahat.
.....
15:30
"Da papa! Da mama! Kalian jaga kesehatan ya disana! Talia sayang kalian. "Ucap Talia yang menutup telponnya.
"... (Aku merasa jika hari ini adalah keberuntungan ku)" ucap Talia dalam hati yang senang.
Talia lalu pergi mencoba duduk dikursi dan menghadap cermin. Setelah sekitar 30 menit berlalu sesosok wanita berambut panjang tersebut tidak lagi menampakan dirinya.
"Dia tidak muncul lagi?"Ucap Talia yang merasa sedih.
Karna sosok wanita itu tidak muncul lagi Talia pun pergi keruang baca neneknya dan mencoba lagi mencari sesuatu perunjuk lain.
๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ
Saat Talia sampai didepan pintu dan membukanya.
Kilik
Kreeek...
Talia yang sedikit kaget karna wanita berambut panjang itu ada disana, dengan keberanian yang Talia miliki ia pun bertanya pada sosok tersebut.
"Apa kau temannya nenekku? "Tanya Talia yang sambul berjalan mendekati wanita berambut panjang.
Wanita tersebut hanya diam saja. Lalu tiba-tiba tangannya menunjukan kearah depan, Talia pun memandangi arah yang tunjuk wanita berambut panjang itu.
".. (Apa dia mau memberi tau sesuatu padaku? ) "ucap talia dalam hati.
Talia pun berjalan ketempat yang diarahkan oleh wanita berambut panjang itu. Saat Talia berhenti tepat didepan lemari piala, Talia melihat semuanya secara teliti.
".. (Tidak ada apapun,apa benar ada petunjuk disini? )" ucap Talia yang yang tidak menemukan apapun.
Setelah selesai melihat Talia mencoba berbalik melihat arah sosok wanita yang ada dibelakang nya dan mencoba bertanya lagi.
"... Apa ada sesuatu disini?" . Sesosok wanita itu mengelengkan kepalanya.
".. Kalau bukan dilemari piala.. mungkin kah dirak buku buku ini"ucap Talia yang bergeser beberapa langkah kekiri.
"Mmmm"
Talia berfikir sambil melihat buku yang begitu banyak nya. Karna Talia tidak tau dimana petunjuk yang sosok wanita itu tunjukkan, Talia mencoba bertanya lagi kepada sosok wanita tersebut.
Namun saat Talia berbalik arah melihat sosok wanita berambut panjang dibelakang nya, ia sudah tidak ada dikursi yang sebelumnya ia duduki. Talia yang bingung mencoba melihat tempat lain, dan ternyata sosok wanita berambut panjang itu sudah ada tepat disampingnya Talia.
Sosok wanita itu pun menujuk kearah sebuah buku lalu buku itu pun terjatuk kelantai, dan ia pun menghilang kembali dan entah pergi kemana tidak ada yang tau.
Talia pun mengambil buku yang yang terjatuh tersebut dan mencoba membukanya dan benar saja sebuah kertas yang berisi tulisan ada didalam buku tersebut.
Talia mencoba membuka halaman berikutnya dari buku tersebut untuk melihat apakah ada garis garis seperti buku sebelumnya. Namun tidak ada garis garis pada halaman buku itu maupun halaman berikut dan berikut nya.
Saat Talia mencoba membuka kertas untuk mengetahui apa isi yang tertulisan didalamnya,Lalu tiba-tiba terdengar suara yang begitu keras.
Praang!
Suara kaca pecah terdengar dari lantai dasar. Talia yang kaget langsung pergi kebawah dengan membawa buku dan surat tersebut.
Bi Ima dan Pak Izwan yang juga mendengar bergegas menuju sumber suara tersebut.
"Non Talia tadi itu suara apa"tanya Bi Ima yang begitu panik.
"Talia juga tidak tau, soalnya Talia ada dilantai atas untuk membaca buku nenek"ucap Talia yang cuma alasan.
"Sepertinya suranya berasal dari kamar non Talia"ucap Pak Izwan yang melihat arah kamar talia.
Talia, Bi Ima dan Pak Izwan membuka pintu dan melihat suara apa yang ada didalam kamarnya Talia Dan ternyata kaca yang Talia letak disudut ruangan pecah berkeping keping. Talia yang merasa bingung dan bertanya tanya pada dirinya.
"Kenapa kaca itu bisa pecah? Padahal tidak ada siapa pun didalam kamar ini. "ucap Talia dengan suara pelan.
Hal yang lebih membuat Talia bingung lagi adalah kursi yang disudut ruangan malah ada dimeja belajar Talia, seolah olah ada yang memindahkannya.
"Non Talia kenapa cermin nya ada disini? "tanya Bi Ima yang mengungut satu persatu kaca yang pecah tersebut yang dibantu oleh Pak Izwan.
"Talia hanya ingin menganti suasana saja kok bi"ucap Talia.
"Begitu ya non. Tapi lain kali jangan diletak disudut ruangan seperti ini, apa lagi didekat jendela nanti kena angin kan sangat berbahaya. Kalau sampai non kena pecahannya bagaimana? "Ucap bi Ima yang selesai membersihkan pecahan kaca tersebut.
"Maaf bi! Talia gak akan mengulanginya lagi"ucap Talia yang merasa bersalah.
"Kalau begitu bibi akan membuang kaca ini dulu. Non Talia jangan dekat dekat dulu disana mungkin masih ada tersisa pecahan nya. "Ucap Bi Ima.
"Baik bi"
Setelah itu bik ima membawa penyapu dan membersihkannya dan mengepel lantai agar serpihan kaca tidak ada lagi.
๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ
Malam hari
Didalam kamar
"Aneh kenapa tiba tiba cermin bisa pecah sendiri coba? "Ucap Talia yang masih kepikiran.
Saat Talia mencoba memikirkan kejadian tadi Talia teringat kembali tentang kertas yang ia dapatkan didalam buku saat diruang baca neneknya.
Talia mengambil buku yang ada kertas itu diatas meja belajarnya. Saat Talia mencoba membuka kertas tersebut, dan tulisan didalamnya adalah....
...Terus dukung Redblack...
...Agar redblack terus semangat...
...Jagan lupa like, comment, hadiah, dan votenya....
...Kilik juga tombol favoritnya....
...Salam cinta dari redblack....