I Am Not Alone

I Am Not Alone
Chapter 27 Kembalilah!



Chapter sebelumnya


"Aku merasa ada sesuatu yang dimasukan oleh mama dalam susu itu, tapi apa? Dan mengapa?. Akan ku mencari tau itu nanti"ucap Talia dengan ekspresi serius.


...*****...


21:35


Setelah 5 menit berlalu sesuai janji, Talia langsung membereskan meja belajarnya. Setelah mematikan lampu kamar ia langsung menuju kasur dan tidur .


Dikamar kedua orang tua Talia.



"Bagaimana sayang? Apa Talia udah minum susunya?"tanya ayah Talia.


"Sudah kok Pa, Talia sudah menghabiskannya"ucap Ibu Talia.


"Baguslah kalau begitu"ucap ayah Talia.


"Pa! Apa Talia akan baik baik saja? Mama gak ingin melakukan ini lagi, mama gak kuat"ucap Ibunya Talia.


"Papa tau mama khawatir, tapi ini demi kebaikan Talia. kita juga tidak bisa lagi kehilangan anak kita satu satunya karna itu kita tidak punya pilihan lain Ma! Jika Talia mengingat kejadian itu maka ia akan lebih menderita. Mama tidak ingin terjadi hal seperti itu lagi kan? " ucap ayah Talia.


"Tentu saja mama tidak mau, tapi mengunakan obat untuk menghilangkan ingatan Talia rasanya mama tidak sanggup Pa!. Kita sudah memberikan obat itu selama 4 tahun saat Talia berumur 13 tahun,dan saat Talia menginjak usia 17 kita berhenti memberikannya"


"Tapi sekarang kita mengunakannya lagi saat ia baru berusia 18 tahun, karna itu mama takut akan terjadi efek samping pada Talia Pa! Mama takut"ucap ibu Talia yang menangis.


"Kita tidak akan memberikannya setiap hari seperti dulu, sekarang cukup memberikannya seminggu 3 kali saja. Karna itu mama harus sedikit bersabar setelah sebulan, kita tidak akan memberikannya lagi"ucap ayah Talia yang sedang menenangkan ibunya Talia.


"Baik Pa! Mama akan bersabar sedikit lagi demi kebaikan Talia "ucap ibunya Talia.


...*****...


23:55


Saat waktu yang menunjukan hampir tengah malam diman semua orang sudah tertidur dengan lelap, didalam kamarnya Talia . Sosok anak kecil muncul disamping Talia yang ada bonekanya, ia terus memandangi boneka tersebut dan menyentuh tangan boneka beruangnya. Lalu sambil menatap tajam, sosok itu tersenyum lalu kembali menghilang lagi.


00:30


Saat waktu tengah malam sudah lewat, tiba-tiba saja Talia bermimpi yang membuatnya sedikit gelisah.


Didalam mimpi


Talia berada disuatu tempat yang sangat gelap seperti didalam hutan.


"Ini dimana? Kenapa aku ada disini? " ucap Talia yang melihat kesekelilingnya.


"Halo! "Berteriak. "Apa disini ada orang? " ucap Talia.


Saat Talia tidak menemukan apapun ia mencoba berjalan kedepan yang sangat gelap tidaka da cahaya sedikit pun. Lalu saat Talia berjalan semakin dalam tiba tiba-tiba saja ada suara dengung yang cukup keras.


Ngingggg


Talia menutup kedua telinganya karna suara tersebut sangat nyaring sekali. Lalu tiba tiba-tiba saja suara itu menghilang, dan terdengar suara bisik bisik yang entah datang dari mana.


"Siapa? Siapa yang ada disana? " ucap Talia yang mencoba mencari asal suara tersebut.


Namun Talia tidak menemukan siapa pun yang ada disekitarnya. Saat Talia kembali berjalan lebih kedalam, terdengar lagi orang yang berbisik bisik.


"Siapa? Siapa yang berbicara ? Keluar! Tunjukan diri kalian"ucap Talia dengan nada kerasnya.


Lalu keluarlah sosok makhluk halus dengan berbagai rupa muncul disekitarnya Talia dan membuat Talia kaget. Sosok wanita berambut panjang juga muncul didepan Talia dengan senyum seringainya.


"Kau! Apa kau yang mambawaku kesini? " tanya Talia.


Sosok itu hanya tertawa terkikih kikih didepan Talia.


"Kikikikiki kikikiki"


"Apa yang lucu ha? Katakan apa kau yang membawa ku kemari"ucap Talia dengan nada marahnya.


Namun sosok wanita tersebut hanya terus tertawa dan yang lannya juga ikut tertawa. Talia hanya bisa diam karna tidak bisa berbuat apapun.


Lalu semua makhluk halus tiba tiba-tiba saja berhenti tertawa, dan sosok wanita berambut panjang tmengatakan sesuatu pada Talia.


"Ayo main! " ucap sosok wanita berambut panjang itu.


"Main?! Main apa? " tanya Talia.


"Jelangkung"ucap sosok wanita itu kembali.


"Aku akan main, tapi kau harus menjawab dulu pertanyaan ku. Kenapa aku bisa ada disini? " tanya Talia.


"Main! " Sosok itu terus mengatakan main kepada Talia, dan makhluk lainnya juga ikutan mengatakan main.


"Aku tidak akan main sebelum kalian menjawab pertanyaan ku, kenapa aku ada disini? " ucap Talia dengan membentak.


Lalu sosok wanita berambut panjang marah dengan wajah menyeramkan sambil berkata. "Main!!! "Dengan suara langsung dan diikuti makhluk lainnya.


Talia yang merasa ada yang tidak beres mencoba melarikan diri dari sana, namun semua sosok makhluk mengejar Talia dari arah belakang.


"Tolong siapapun tolong selamatkan aku"ucap Talia yang berlari sekuat tenaga untuk menghindari makhluk halus yang mengejarnya.


"Main!! "Sosok sosok tersebut terus mengatakan main sambil mengejar Talia dengan amarah.


Saat sosok wanita berambut panjang hampir mengapai Talia, tiba-tiba saja Talia menghilang dari hadapannya. Sosok itupun berhenti dan berteriak membuat makhluk halus lainnya ketakutan dan menghilang.


Terlihat sekali sosok wanita berambut panjang itu sangat marah dan kelihatan kesal.


...*****...


Disisi lain Talia yang tiba tiba-tiba saja lolos dari kejaran makhluk halus dihutan yang gelap, malah berada dibelakang rumahnya Kayla.


"Apa! Kenapa aku ada dirumah Kayla? Apa aku masih bermimpi? " merasa heran. "Kalau begitu aku harus bangun "mencubit pipi.


"Ayo bangun! "Menampar. "Kenapa gak bangun bangun sih"ucap Talia yang mengerutu.


Saat Talia mencoba melihat sekelilingnya, ia melihat Kayla dan Putri mengenakan pakaian saat masih sekolah smp. Anehnya lagi saat mereka berjalan kearah Talia mereka malah menembus tubuhnya dan membuat Talia kaget.


"Benar ternyata ini mimpi, tapi kenapa aku malah memimpikan hal ini? " ucap Talia.


Lalu Talia mendengar seseorang memanggilnya.


"Talia tunggu aku! Kau terlalu cepat jalannya"


"Kau saja yang lamban"


Saat Talia mencoba melihat asal suara tersebut, ia sangat terkejut melihat sosok anak perempuan yang mirip sekali dengannya.


"Apa dia siapa? Kenapa ia sangat mirip dengan ku"ucap Talia yang kebingung.


"Ayo cepat sedikit T****"


Talia tidak mendengar apa yang dikatakan dirinya sendiri saat masih smp itu, seolah ada yang menghalanginya. Saat dirinya yang masih smp itu menembus tubuh Talia, anak satu lagi yang mirip dengannya tiba-tiba berhenti dihadapan Talia dan membuatnya kaget.


gadis yang tingginya sekitar 145 cm dari tingginya yang sekarang 168 cm, melihatnya begitu lekat. Namun anak yang awalany menatap lurus kedepan tiba-tiba saja melihat kearah Talia dengan tersenyum.


Sambil berkata. "Kembalilah! " ucap gadis itu.


Hari rabu


05:00


Lalu tiba-tiba saja Talia sadar dari tidurnya dimana azan subuh pun terdengar.


Allahu akbar allahu akbar...


"Sebenarnya siapa gadis itu? "ucap Talia yang masih gak mengerti.


...Terus dukung Redblack...


...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Kilik juga tombol favoritnya, agar redblack terus semangat...


...Salam cinta dari redblack....