GELORA ASMARA CEO

GELORA ASMARA CEO
Pertengkaran di Pagi Hari



Pagi hari yang cerah tapi tak secerah perasaan Aluna pagi ini. Aluna sudah terlihat cantik dengan pakaian kerjanya, Yaa pagi ini seperti biasa Aluna akan pergi ke Toko Roti miliknya. Aluna adalah Pemilik Toko Roti Aluna Bakery. Yang Dia bangun tanpa bantuan orang tuanya.


"Dua Minggu lagi.... Ya Tuhan Aku membenci hari itu. Andai Wira yang akan di jodohkan dan menikah dengan Ku aku pasti menjadi Wanita yang paling bahagia di muka Bumi ini." ucap Luna sambil berdandan didepan cermin.


Di ruang makan Papa Rahman, Mama Eva dan Kezia. Sedang menatapnya dengan penuh senyuman dan kebahagian.


"Ada apa Kalian Kok melihat ku seperti itu,? Apa Aku terlihat aneh hari ini,??" Aluna merasa heran dengan Orang Tua dan Adiknya pagi ini.


"Calon Suami sebentar lagi akan datang Lun, Aditya akan menjemputmu pagi ini. Kalian akan Fitting baju pengantin hari ini. Dan Mama minta kamu mulai besok tidak perlu bekerja lagi karena sebentar lagi kamu akan menikah, kamu pasti akan sibuk mempersiapkan pernikahan Mu." Ucap Mama Eva sangat antusias pada Putri sulungnya itu.


"Apa ???? Pria itu menjemput ku dan kami akan Fitting Baju pengantin.?? Mama kok tidak bilang sama Luna sih Kalo Dia Akan datang." Ucap Luna berhenti bicara karena Mama Eva terlihat melotot ke arah Luna.


"Calon Suami mu Lun, Kenapa kamu menyebutnya Pria itu, Kamu kok jadi tidak sopan seperti itu sih sayang, " Ucap Papa Rahman pada Aluna.


Tidak berapa lama dari Perbincangan itu suara mobil terdengar berhenti di halaman Rumah Keluarga Mahendra.


"Sepertinya Calon Suami Mu sudah datang Lun,? ucap Mama Eva pada Luna terlihat menggoda sang Putri dengan menyebut Aditya Calon Suami.


"Sana temui Calon suami Mu Kak, jangan membuat Dia terlalu lama menunggu" ujar Kezia pada sang Kakak sambil tersenyum


Mereka semua tertawa melihat Aluna yang sangat kesal atau bahkan sangat marah pagi itu.


Aditya sudah terlihat sangat marah di dalam mobil menunggu Aluna yang tak kunjung datang. sebelum melanjutkan kemarahannya. Aluna sudah terlihat keluar dari rumah dan berjalan mendekat ke arah mobil Aditya. Aluna membuka pintu mobil dan menutupnya dengan sangat kasar. Aluna terlihat sangat kesal mendengar mamanya menyuruhnya untuk fitting baju pengantin pagi ini.


"Kenapa Kamu lama sekali, Aku sudah sangat bosan menunggu Mu, kalo bukan karena Mama yang menyuruh ku menjemput mu dan menemani Mu pergi ke Butik untuk Fitting baju Pengantin Aku tidak akan Mau. "ucap Aditya mencoba menjelaskan pada Aluna.


"Sudah Diam Lah.., Jalan !!!" ucap Aluna ketus sambil melirik ke arah Pria tampan yang paling di bencinya itu."


"Astaga Kamu.... beraninya membentak Ku." Ucap Aditya tidak terima dengan ucapan Aluna.


"Kamu mau jalan atau tidak,,!!! Kalau tidak aku bisa pergi sendiri," ucap Aluna dan sudah membuka pintu mobil dan berniat mau keluar dari mobil Aditya namun Aditya segera mencegahnya.


Aditya dan Aluna hanya bisa saling memandang dan menatap satu sama lain dengan rasa tidak suka. Lalu memanglingkan kembali wajah mereka secara bersamaan ke sembarang arah. Aditya pun mulai menjalankan Mobilnya menuju Butik.


Jangan Lupa Like Yah 😊