
**Orang yang ikhlas, akan melalui segala macam ujian kehidupan dengan mudah. Bukan karena dia kuat, tapi karena tuhan yang maha kuat bersama dengan langkahnya.**
Sebagai satu-satunya Putra tunggal di dalam Keluarga Hadi Prasetyo. Aditya di beri tanggung jawab yang sangat berat dalam menjalankan dan meneruskan perusahaan yang di kelola Keluarganya. Dan kebebasannya seakan di renggut paksa oleh Orang tuanya. Sekarang Dia pun harus patuh dengan apa yang sudah di rencanakan Orangtuanya dengan Menikahi anak sahabat papanya. Mau tidak mau Aditya harus menurut. Itu semua karena sang Kekasih lebih mementingkan Karier sebagai Model dari pada menikah dengannya.
Aditya merasa seluruh tubuhnya sakit dan pikirannya kacau. sudah cukup Dia dipusingkan dengan urusan pekerjaan yang sedang dalam keadaaan bermasalah. Di tambah lagi permasalahan perjodohan dan pernikahan yang di berikan orang tuanya. Otak dan hatinya bisa meledak karena terlalu banyak beban yang dia pikirkan dan tanggung.
Sejenak Cindy tampak terdiam, Wanita itu bahkan terlihat mengetuk-ngetukkan ujung jari telunjuk di dagunya. Dia sungguh terlihat seperti seorang yang sedang memikirkan sesuatu dengan teliti dan tepat.
"Apakah rencana perjodohan itu tidak bisa dibatalkan,?" Akhirnya Cindy memutuskan untuk bertanya karena hati dan pikirannya tidak tenang semenjak Cindy memberi ide yang tidak masuk akal pada Aditya.
Cindy dan Aditya sedang makan siang di sebuah Restoran Jepang Favorit mereka.
"Selamat siang Tuan, Nona mau pesan apa? Hari ini kita Ada menu spesial untuk pasangan kekasih loh atau Tuan dan Nona mau pesan menu yang lain??" kata seorang Pelayan Restoran dengan nada sopan.
"Oo Yah, Saya mau dong, hmm tapi...., Kamu gak keberatan kan Sayang, Aku yang pilih menu Makan siang Kita ??" ucap Cindy pada Aditya
"Oke deh, Saya mau Sukiyaki, Takoyaki dan untuk minuman saya pesan seperti bisa minuman yang Best Seller di Restoran ini," ucap Cindy pada pelayan Wanita itu.
"Baik, Kalau begitu saya akan bacakan ulang pesanannya yah Tuan, Nona. Jadi Nona pesan Sukiyaki, Takoyaki dan untuk minuman yang Paling Best Seller di Restoran ini, Apa sudah benar Nona?" tanya Pelayan Wanita itu, memastikan pesanan yang ia tulis tidak salah.
" Yaa" ucap Cindy menanggukkan kepalanya.
Setelah Pelayan Wanita itu pergi, Aditya menatap Mata Cindy sang Kekasih semakin intens, seperti sedang meneliti setiap inci raut wajah kekasihnya yang duduk tepat di hadapannya saat ini. Aditya tak menyangka Wanita yang duduk dihadapanya ini menolak lagi lamarannya. Dan Mala memberikan Ide gila agar ia menikahi Wanita yang di jodohkan oleh orang tua nya.
"Maaf permisi ini pesanan Tuan dan Nona. Silahkan dinikmati," ucap Pelayan Wanita yang datang membawa nampan pesanan mereka.
"Yaa, terima kasih " ucap Cindy sembari melemparkan senyuman ramahnya ke arah Pelayan Wanita itu
Cindy bersikap ramah dan lembut pada semua orang yang ditemuinya. Itu semua karena Dia seorang Model yang mengharuskan menjaga sikap dan nama baiknya. Mereka pun menikmati makan siangnya sambil sesekali bercerita tentang pekerjaan.
**Belajar untuk menikmati setiap menit dari hidupmu. Kini, berbahagialah. Jangan menunggu sesuatu dari luar diri Anda yang membantu bahagia pada masa mendatang. Pikirkan betapa amat berharganya waktu yang Anda habiskan, entah itu di tempat kerja Anda atau bersama keluarga Anda. Setiap menit sebaiknya dinikmati dengan orang terkasih**