
**Ikhlas, bukan melepaskan sesuatu dengan air mata tetapi bisa merelakan sesuatu dengan senyuman**
Jam menunjukan pukul 07.00. Aluna menutup mulutnya karena menguap sambil mengeliatkan tubuhnya. masih merasakan ngantuk yang luar biasa badannya terasa sakit semua dikarenakan semalam Aluna menyapa para tamu undangan yang hadir di pernikahanya. seketika itu dia membuka mata tiba-tiba Aluna teringat jika Dia sudah menikah.
Masih dalam keadaan setengah sadar matanya di arahkan kearah samping ranjang, penglihatannya menangkap seseorang yang masih tertidur pulas. Pria itu membelakanginya, Aluna menelan salivanya dengan kasar. Dia tidak menyangka kebiasaanya tidur berpindah tanpa sadar itu terjadi lagi. Aluna memukul kepalanya merasa kesal, kenapa bisa di saat seperti ini kebiasaanya itu kumat lagi.
Aluna tidak sadar jika tengah malam Dia pindah ke ranjang Aditya.
"Aaaaa," ucap Aluna seketika langsung menutup mulutnya. takut jika pria itu terbangun dan bisa di pastikan akan ada peperangan di pagi hari ini.
secepat kilat Aluna Bangkit dari ranjang dan sedikit berlari ke arah Sofa. Aluna takut jika Aditya tau Dia tidur di ranjangnya bisa-bisa pria itu akan marah besar. Aluna merasa lelah jika Dia harus bertengkar lagi pada Pria yang sudah menjadi suaminya itu.
" Hampir sajaaaa," ucap Luna sambil mengatur nafasnya
Ting Ting Ting
tiba-tiba ponsel Aditya berbunyi.
"Yahh Hallo," sapa Aditya pada yang menelponnya.
"Sayang, Apa tidur Kamu nyenyak dan nyaman,?? Tanya Cindy pada kekasihnya.
Seketika Mata Pria itu terbuka lebar sedikit terkejut. karena dari semalam Dia lupa memberi kabar pada kekasihnya. Di karenakan terlalu sibuk menyambut dan menyalami tamu yang hadir di pernikahanya
"Sayang,,,," ucap Aditya sedikit manja kepada Cindy
Tanpa sengaja sebelum itu, Dia melihat Aluna yang tiba tiba sudah membuka mata dan menatap ke arahnya.
"sayang, Aku merindukanmu " ucap Aditya pada Cindy sambil menatap Aluna.
"Aku juga sangat merindukanmu Sayang, bahkan sangat rindu," ucap Cindy sedikit menggoda Aditya
"Benarkah,??? " tanya Aditya pada kekasihnya.
"Sungguh Sayang," ucap Cindy lirih.
"Aku Akan menemuimu hari ini sayang," ucap Aditya
"Sayang, apa Kamu lupa kalo saat ini kamu sudah menikah. Apa tidak terasa aneh jika Kamu meninggalkan Istri yang baru saja kamu nikahi itu demi berjumpa dengan Aku wanita yang sangat Kamu Cintai.
"Hmm Aku melupakan Dia Sayang" ucap Aditya
"Kalau begitu next time Aku berjumpa dengan Mu Sayang" ucap Aditya
" Aku pasti sangat menantikan saat itu" ucap Cindy dan tiba tiba sambungan telepon itu pun. terputus begitu saja
" Sangat mengelikan" tiba tiba Aluna berbicara sambil tertawa. Aluna tidak menyangka Adita Pria yang kaku dan dingin itu bisa bersikap seperti ABG ketika berbicara pada kekasihnya.
***Ada hari di mana kita harus berhenti sebentar menengok ke belakang, lalu bersyukur*
**Jalani hidup meski kadang ada bagian yang tidak disukai. Terimalah kenyataan yang ada, bersyukur, ikhlas dan sabar**
**Kebahagiaan bukanlah saat kamu memiliki kesempurnaan, namun ketika kamu dapat menerima ketidaksempurnaan dengan tulus dan ikhlas**