GELORA ASMARA CEO

GELORA ASMARA CEO
Sarapan Dengan Mertua



Selesai membersihkan diri, Aluna pun bersiap untuk meninggalkan kamarnya. Aluna hendak turun dari lantai atas tempat di mana kamarnya berada. tiba-tiba suara Pria yang paling sangat Dia benci terdengar dan berbicara seperti sebuah ancaman.


"Bersikaplah layaknya kamu adalah seorang istri yang baik" ucapan Aditya seperti sebuah peringatan, namun tentu saja hal itu tidak mudah di mengerti oleh Aluna.


"Maksud Kamu,???" tanya Aluna pada Pria yang semalam resmi menjadi suaminya itu.


"Kamu senang sekali mendengar aku mengulang perkataan Ku ha,?? ucap Aditya sedikit kesal.


"Aku..." ucap Aluna sedikit ragu.


"Kenapa kamu bertanya dan menatap ku seperti itu Lun,?? tanya Aditya pada Aluna.


"istri yang baik?? apa aku tidak salah dengar? apa maksud Dia sih? Dia selalu berbicara seperti menngancam seorang pencuri saja. bukankan lebih mudah jika berbicara santai pada Ku. Aku juga sudah lelah selalu bertengkar dengan Dia" gerutu Aluna dengan sedikit kesal.


Aluna dan Aditya pun melangkakan kami mereka keluar dari kamar, menuju ruang makan. Sementara dimeja makan sudah terlihat Papa Hadi dan Mama Rita tersenyum ke arah Putranya dan Menantunya. Keduanya terlihat berbincang- bincang ringan sambil menunggu pengantin baru itu turun dari kamar mereka.


Mama Rita menyentuh tangan sang suami saat melihat Putra dan menantunya menuruni anak tangga dengan bergandengan tangan. Papa Hadi pun tersenyum bahagia melihat pemandangan itu pertama kali dalam hidupnya. Yaa Aditya Mengandeng tangan Aluna agar Orang tuanya mengira hubungan mereka baik baik saja.


Dan yang sedang di bicarakan itu semakin mendekat, Aditya dan Aluna pun duduk berdekatan. Tak lupa pula Aditya menarikkan kursi untuk Aluna secara khusus agar terlihat romantis dan harmonis sebagai pengantin baru. Hal itu yang membuat kedua Orang tua Aditya sedikit terkejut, melihat apa yang dilakukan Putra nya. Mereka tidak menyangka Aditya bisa menerima perjodohan dan pernikahannya. Gerak gerik Aditya dan Aluna tidak luput dari penglihatan orang tua Aditya.


"Mulai hari ini, Aditya akan menerima apapun yang sudah terjadi. Aditya menerima Perjodohan, pernikahan, dan Aditya dengan senang hati dan ikhlas menerima Aluna sebagai Istri Aditya Ma Pa,!" entah apa yang terjadi sebelumnya hingga Aditya tiba-tiba berbicara seperti itu. Aditya berpikir agar orang tuanya tidak akan pernah tau hubungannya dengan Aluna yang sebenarnya.


"Sepertinya Aluna mampu membuat mood Aditya jauh lebih baik kn Pa?? tanya Mama Rita pada suaminya.


"Lun, Apa yang kamu lakukan pada suami mu ini, sampai Dia bersikap sangat manis pagi ini,? tanya Papa Hadi pada Aluna sambil tersenyum.


Namun Aluna hanya terdiam, Dia sedikit salah tingkah. Lalu hanya senyuman Aluna lah yang dia berikan pada mertuanya. untuk menutupi kebinggungan dengan sikap Pria yang semalam resmi menjadi suami ya itu.


Kedua mertuanya pun tertawa melihat sikap menantu mereka.


****Jangan terlalu yakin jika kita benar-benar mencintai pasangan kita, karena dalam pernikahan dibutuhkan jatuh cinta setiap harinya**


**Lelah itu biasa, kecewa itu wajar namun percayalah dalam pernikahan bukan tentang seberapa kali engkau lelah dan kecewa tetapi tentang seberapa lama dan kuat engkau bertahan****


Para pembaca yang baik. Jangan lupa tinggalkan Like, Komen, Vote dan Rate ya setelah membaca, Agar Author semangat nulisnya. Di tunggu Yaa 😊😊🙏🙏