
**Seseorang terkadang berpura-pura bahagia agar orang yang dia sayang tahu bahwa dia baik-baik saja.**
"Kamu pikir Aku mau, dan Aku bahagia dengan perjodohan ini, tapi kamu jangan khawatir Aku akan berpura-pura menjadi suami yang baik untuk Mu. Tapi ingat hanya pura-pura (Sedikit mengeja kata-kata yang ia Ucap). Dan satu lagi yang harus kamu tahu Aku sudah memiliki Kekasih. Dan Aku juga sangat mencintainya Dia sangat Cantik dan Sexy tidak seperti Mu." ucap Aditya menjelaskan kepada Aluna dengan Nada menyindir.
" Apaaa,!!!!" ujar Aluna sedikit berteriak
"Ya, Aku sudah memiliki Kekasih dan Kamu jangan berharap aku menyukai Mu atau mencintai Mu" ujar Aditya sedikit tersenyum.
"Sudah selesai bicaranya?? Kamu dengar baik-baik yah Tuan Aditya Hadi Prasetyo. Kamu bukan Tipe Pria seperti yang Aku inginkan. Dan jangan Kamu pikir Aku mau di Jodohkan sama Pria seperti Mu,??" Aku juga sudah punya Kekasih yang Baik bahkan lebih Tampan darimu ( Aluna berbohong pada Aditya, Aluna malah menjadikan Wira Kekasihnya ), " ucap Aluna tegas.
Sejak kapan Aku menjalin hubungan dengan Wira, bahkan Aku sudah mengecewakan Pria tampan dan penyayang itu demi perjodohan ini. Aku merasa bersalah padanya.
"Benarkah,??" ucap Aditya pada Luna.
"Yah...," ucap Luna sedikit ragu karena Dia berbohong masalah ini.
"Oke sekarang kita Adil. karena kita memiliki pasangan masing-masing. Dan pernikahan ini hanya formalitas saja di depan Kedua bela pihak. Aku harap tak ada yang boleh saling menganggu kehidupan pribadi kita masing-masing setelah kita menikah nanti." ucap Aditya terlihat sangat antusias.
"Oke, Tapi sampai kapan,???" tanya Aluna pada Aditya
"Oke Aku setuju ," ucap Aluna sambil tersenyum dengan perjanjian yang mereka buat.
Aluna dan Aditya pun tersenyum setelah membuat perjanjian itu. Dan sampailah mereka di sebuah Butik ternama. Sebelumya Orang tua mereka sudah memesan baju pengantin untuk Kedua calon pengantin. Aluna dan Aditya datang hanya untuk mencoba Jas dan Gaun pesanan Orang tua mereka. Yang akan mereka pakai di hari pernikahannya.
"Selamat datang Tuan dan Nona. Dari nama kalian saja sudah terdengar serasi dan wajah kalian juga terlihat sangat mirip. Tuan dan Nona pasangan yang paling serasi yang pernah saya temui,". ucap Nyonya Ana pemilik Butik itu sambil mempersilahkan Aluna dan Aditya mencoba pesanan Jas dan Gaun pengantinnya.
Aluna dan Aditya pun saling memandang. Mereka merasa tidak suka. Ketika mendengar pemilik Butik ini memuji Mereka pasangan serasi.
"Ayo silahkan Tuan dan Nona ke ruang ganti." ucap Nyonya Ana mengantarkan Aditya dan Aluna ke ruang ganti pakaian.
Aluna dan Aditya sama sama mencoba Baju mereka di ruangan berbeda. Luna keluar dari ruang ganti dengan memakai gaun berwarna putih yang terlihat sangat cantik di tubuhnya dan Luna pun tidak memakai kacamatanya karena di sarankan dari Nyonya Ana. begitu juga dengan Adit keluar dari ruang ganti memakai stelan jas berwarna hitam dia terlihat sangat tampan.
"Bagaimana gaun pengantin Nona Aluna ,??" tanya Nyonya Ana pemilik Butik tersebut pada Aditya
"Biasa saja menurutku, tidak menarik di pandang," Jawab Aditya hanya memandang Luna sekilas.