GELORA ASMARA CEO

GELORA ASMARA CEO
Kembali Ke Tanah Air



***


Aditya dan Aluna sudah kembali ke tanah air. setelah menghabiskan waktu selama seminggu di Singapura. Mereka sampai sore hari setelah Aditya yang mendadak ingin pulang karena ada urusan pekerjaan yang tidak bisa Dia tinggalkan.


Jam sudah menunjukan jam 07.00 Wib. Aluna beranjak dari Sofa yang menjadi tempat tidurnya, Aluna segera ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan Dia pun mempersiapkan diri untuk berangkat bekerja. Aluna melihat ke arah ranjang yang menjadi tempat tidur Pria yang menyebalkan itu ternyata kosong.


"Sepertinya Dia sudah berangkat bekerja," ucap Aluna sambil berlalu. Aluna mngerutu menyesali kebiasanya selalu bangun kesiangan. Apa yang akan dia katakan pada mertuanya jika mereka tau Aluna sering bangun kesiangan.


Tiba-tiba Aluna merasa ada yang hilang pagi ini. karena hampir seminggu ketika Dia bangun tidur pasti selalu merasa kesal, karena Aditya selalu mengajaknya bertengkar di pagi hari. Aluna berulang kali mengecek notifikasi pesan dari ponselnya yang sama sekali tidak ada panggilan dari Papa Mama dan Adiknya.


"Apa mereka sudah melupakan Aku," batin Aluna dalam hati.


***


Toko Aluna Bakery



Hari ini, Aluna sudah kembali bekerja setelah pesta pernikahan dan bulan madu. Aluna kini sedang melayani pelanggan, kebetulan Toko Rotinya hari ini ramai pembeli, hingga kedatangan seseorang yang mengejutkannya.


"Wiraaaa," panggil Aluna sambil menghampiri Wira yang tersenyum kepada nya.


"Hay Lun, apa kabar,?" tanya Wira pada wanita yang selalu mengisi hati dan pikirannya.


"Baik Raaa," ucap Luna dengan senyum terpaksa. Terasa ada yang menusuk hatinya ketika Aluna melihat Pria yang di Cintainya itu.


"Kapan Kamu kembali dari Singapura Lun,? Kenapa tidak memberitahu Ku,? Apa kita masih bisa bersahabat,? begitu banyak pertanyaan Wira pada Luna.


"Ayo Duduk dulu Raaa," ucap Aluna mempersilakan Pria yang dia cintai itu duduk agar Dia merasa nyaman.


"emm baiklah" ucap Wira pada Aluna tanpa melepaskan pandangannya dari wanita itu.


Aluna sangat kaget ketika mendengar Wira bertanya hal itu.


"Tentu saja tidak Raaa," ucap Aluna dengan tegas.


"Syukurlah, Kamu tinggalkan Dia Lun, Dia bukan Pria yang baik buat kamu," ucap Wira dengan menatap dalam wajah Aluna.


Aluna memejamkan matanya, ingin sekali Aluna menceritakan pada Wira sahabatnya itu .


"Aku tidak bisa Raaa, apa kata kedua orang tua kami jika pernikahan kami hanya seumur jagung," ucap Aluna pada Wira.


"hmm baiklah Lun, tapi kita masih bisa bersahabat kan,? tanya Wira penuh harapan


"hahah Kamu ini Raaa, Yah selamanya kita masih bisa bersahabat, Raaa" ucap Aluna pada Wira dengan tulus.


"Gimana kalo kita makan siang di luar," pinta Wira pada Aluna sedikit memohon.


"Baiklah" ucap Aluna dengan senyum manisnya pada Wira.




Dari kejauhan Aditya tidak sengaja melihat kebersamaan Isterinya itu dengan Pria lain. Matanya memancarkan kemarahan pada Wanita yang menjadi Isterinya itu. Tiba-tiba seperti ada pisau yang menusuk hatinya.


**Cinta itu tak harus memiliki. Cinta itu akan hadir disetiap hati seseorang, sekecil apapun itu. Dan cinta itu sebuah keikhlasan agar orang yang kita cintai merasa bahagia & nyaman walau dia tak memilih kita**


**Cinta bukan berarti harus saling memiliki ,terkadang dia rela untuk melihatmu bersama yang lain hanya karena dia ingin melihatmu bahagia.**


Para pembaca yang baik. Jangan lupa tinggalkan Like, Komen, Vote dan Rate ya setelah membaca, Agar Author semangat nulisnya. Di tunggu Yaa 😊🙏🙏