GELORA ASMARA CEO

GELORA ASMARA CEO
Keinginan Orang Tua



** Orang tua pasti mengharapkan yang terbaik untuk anaknya. Tapi terkadang harapan orang tua tak sejalan dengan keinginan anaknya**


Aluna masuk kedalam rumahnya, dilihatnya papa, mama, dan sang adik Kezia sedang sibuk menikmati hidangan makan malam.


"Selamat malam Pa, Ma, Kezia" ucap Aluna dengan sedikit tersenyum.


"sudah pulang sayang ?? Bagaimana pekerjaan Mu hari ini ?? Kamu terlihat lelah "


tanya Eva kepada putrinya.


Aluna tak menjawab pertanyaan sang mama.


Aluna melangkahkan kakinya mendekat menuju meja makan. Di meja makan tersebut sudah terlihat Papa Rahman, Mama Eva dan Sang Adik Kezia.


"Selamat malam semuanya, maaf Ma, Pa, Kezia, Luna terlambat pulang. dan Maaf juga sudah membuat kalian semua menunggu Ku terlalu lama " Ucap Aluna


"Bagus dong Kalau Kakak sadar sudah terlambat, Aku sudah sangat lapar menunggu kakak pulang" ucap Kezia dengan nada kesal.


Di dalam Keluarga Mahendra setiap hari harus makan malam bersama itu sudah menjadi kebiasaan Keluarga Mahendra untuk mempererat rasa kasih sayang di antara mereka.


" Sudah sudah jangan bertengkar, Aluna sini ayo duduk di samping Papa" ucap Papa Rahman sambil menarikan kursi untuk Luna. Luna pun duduk disamping Papa Rahman.


"Aluna Kenapa Kau baru Pulang jam segini ?? Kita semua menunggu Mu begitu lama " tanya Mama Eva.


"Maaf Ma..." ucap Aluna dengan nada lirih.


Seusai makan Papa Rahman mengajak Istri dan Anak-anaknya duduk di ruang keluarga sambil berbincang membicarakan perjodohan Aluna dengan Aditya. Pria yang sama sekali belum di kenal oleh Aluna.


"Kamu tahu maksud Papa, Lun" ucap Papa Rahman sambil memandang ke arah Sang Putri.


"Ya Pa. Aku tahu Papa ingin menjodohkan Ku dengan Putra Tunggal dari Keluarga Hadi Prasetyo. Bukan? " tanya Aluna


"Bukan menjodohkan saja tapi langsung menikahkan" ucap Papa Rahman dengan Tegas.


"Papa tahu cinta itu tidak bisa dipaksa" ucap Luna sedikit memohon kepada Papa Rahman.


"Papa dan Mama mengambil keputusan ini dengan menikahkan Kau dan Anaknya sahabat Papa karena ingin melihat kamu Bahagia sayang. Lagi pula Kami tak pernah melihat dan tahu kamu menjalin hubungan dengan seseorang, berbeda dengan Adik mu Kezia yang sudah memiliki Kekasih" ucap Mama Eva dengan sedikit menjelaskan pada Luna.


"Tapi Pa Ma" Ucap Luna terhenti.


"Papa tak ingin ada penolakan dan besok Kita semua Akan kedatangan Calon Mertua Kamu Lun " Ucap Papa Rahman dengan Tegas


Papa Rahman, Mama Eva dan Kezia langsung pergi meninggalkan Aluna yang masih terdiam. Kezia merasa senang karena sang Kakak yang akan di Jodohkan dan di Nikahkan dengan Pria yang tak di kenal mereka.


**Selalu ada alasan untuk setiap hal yang terjadi. Tidak ada seorang pun yang datang dan pergi di hidupmu tanpa seizin Tuhan.**


**Dimulai berdua, kalian nantinya akan membangun keluarga kecil seperti aku dan ibumu dulu. Untuk itu, tetaplah saling menjaga dan bertanggung jawab satu sama lainnya. Kalian adalah harta tak ternilai untuk masing-masing.**


Para pembaca yang baik. Jangan lupa tinggalkan Like, Komen, Vote dan Rate ya setelah membaca, Agar Author semangat nulisnya. Di tunggu Yaa 😊😊🙏🙏