GELORA ASMARA CEO

GELORA ASMARA CEO
Merasa Kesal



***


Aluna kini sedang berbaring di Sofa yang menjadi tempat tidurnya di kamar itu. Aluna baru saja menyelesaikan makan malam dengan mertuanya, yaaa Pria yang menjadi suaminya itu masih sibuk bekerja hingga melewatkan makan malam bersama.


Tiba-tiba pintu kamar terbuka, Aditya masuk ke dalam kamar, dengan wajah yang tidak bisa terbaca ketika orang melihat wajahnya saat ini. Aditya berjalan melewati Aluna yang terdiam ketika melihatnya. Seketika itu Aditya menghentikan langka kakinya. Pria itu pun menoleh ke arah Wanita yang baru saja seminggu yang lalu Dia nikahi. Aditya menatap tajam ke Arah Aluna, Aditya sangat kesal ketika melihat Aluna bersama kekasihnya tadi siang. berulang kali Aditya menepis pikiran yang ada di kepalanya bahwasanya Dia sedang tidak cemburu pada Pria yang menjadi kekasih istrinya tersebut. Sampai sekarang Aditya tidak mengetahui bahwa Wira bukan kekasih Aluna melainkan Sahabat istrinya itu.



"kenapa Kamu memasang wajah seperti itu, Lun ?? Aku tidak melihat wajah murung mu itu siang tadi. Mala aku melihat senyum bahagia mu ketika Kamu sedang kencan dengan kekasihmu.," sindir Aditya pada Aluna di sudahin senyuman.



"Maksud Kamu, Dittt,?" tanya Aluna dengan wajah polosnya.


"Jangan pasang wajah jelek mu itu di hadapan ku, Lun, ?" ucap Aditya mengejek Aluna. Melihat wajah polos Aluna membuat Aditya sedikit gemas ingin mencubit kedua pipi istrinya itu. Aditya berbohong ketika mengatakan wajah Aluna jelek, Aditya tidak menyangka bahwa Aluna lebih Cantik dan Manis dari pada Cindy kekasihnya. Seketika itu Aditya mengeleng-gelengkan kepalanya agar tersadar dari apa yang sedang Dia pikirkan saat ini. Seakan-akan menyangkal apa yang dia pikirkan.


Aluna terdiam mendengar apa yang Aditya katakan. Wanita itu masih mencoba mencerna maksud perkataan Pria Arogan yang ada di hadapannya saat ini.


"Apa Aditya melihat aku bersama Wira," batin Aluna bertanya-tanya. Aluna sedikit melamun menatap Pria Arogan itu.


"Kenapa diam, Lun,?" tanya Aditya sedikit meninggikan nada suaranya agar Wanita yang di hadapannya saat ini, terbangun dari lamunanya.


"Oh, Kamu melihat Aku dengan Wira ,?" Tanya Aluna pada Aditya. Pria itu tambah kesal ketika mendengar pertanyaannya yang tiba tiba muncul dari bibir mungil Istrinya itu.


"Haha, Wira datang ke Toko Roti menemuiku, Ditt," ucap Aluna sambil tersenyum pada Aditya.


"Untuk Apaaa Dia datang mencarimu,?" tanya Aditya pada Aluna dengan raut wajah tidak sabaran untuk mendengar jawaban Aluna.


"Yaa karena Wira merindukan Ku," jawab Aluna dengan senyum indahnya pada Aditya. Aluna sengaja menjelaskan jika Wira merindukanya. karena dari awal Aluna sudah berbohong bahwa Wira itu kekasih hatinya.


"Dengarkan Aku Lun, Aku tidak mau melihatmu bertemu atau berkencan dengar pria lain. khususnya pria tadi yang bersama denganmu," ucap Aditya tegas


"maksudku, Aku tidak mau kalo Mama dan Papa melihat Kamu dengan Pria lain. sedangkan Aku yang menjadi suami mu. Aku takut Mama dan Papa curiga dengan pernikahan kita," ucap Aditya sedikit menjelaskan pada Aluna, agar wanita itu mengerti.


Aluna dan Aditya sama sama larut dengan pikiran masing-masing.


****Cemburu adalah tanda bahwa cinta harus saling memiliki. Apabila memilikimu bukanlah hal yang penting, maka aku tidak akan pernah cemburu padamu**


**Cemburu itu artinya sayang, jika cemburu aku berlebihan, seharusnya kamu bersyukur berarti sayang aku juga berlebihan untuk kamu**


Para pembaca yang baik. Jangan lupa tinggalkan Like, Komen, Vote dan Rate ya setelah membaca, Agar Author semangat nulisnya. Di tunggu Yaa 😊🙏🙏


Author sangat berharap para pembaca mengklik 👍👍👍👍


Terima Kasih**