
***
Aluna tidak akan melupakan peristiwa yang Dia lalui hari ini. Aluna dan Aditya resmi menjadi sepasang suami istri hari ini. dan rasanya Aluna ingin menangis dan berteriak karena merasa tidak mengharapkan pernikahan ini terjadi.
Aluna menatap wajah pria yang kini menjadi suaminya. Aditya tersenyum sinis kepada Aluna. Seakan-akan Aditya sedang merencanakan sesuatu pada Luna.
"Selamat datang di rumah ku dan selamat datang di kehidupan barumu Lun, sebentar lagi aku akan memberi kejutan pada mu," ucap Aditya pada Aluna yang kini sudah menjadi istrinya.
Yaa mereka memutuskan tinggal di rumah Keluar Aditya. itu semua karena permintaan kedua orang tua Aditya yang tidak ingin berpisah dari Putra tunggalnya. Dengan berat hati Aditya dan Aluna Menyetujuinya.
"Aku tidak tertarik dengan kejutan yang akan kamu beri pada ku dit," ucap Luna pada Aditya yang kini sudah menjadi suaminya.
"Oh Yaa, terserah kamu mau berkata apa. Yang jelas aku akan membuat hidupmu bagai di neraka!" ucap Aditya
"hmm sepertinya kamu lupa yah. setelah kita menikah kamu tidak berhak mencampuri urusan pribadi ku begitu juga dengan aku. Aku tidak akan mencampuri urusan pribadi mu Tuan Aditya," ucap Luna tegas pada aditya
"hahah sepertinya Aku lupa. baru beberapa jam Aku menikah dengan mu Aku sudah sedikit pelupa, bagaimana kalo aku menghabiskan hari-hari ku selama setahun," ucap Aditya sedikit menyindir Aluna
"Dan satu lagi yang harus Kamu ingat Tuan, Aku tidak takut dengan Mu atau Ancaman Mu Tuan," ucap Luna tegas.
"Okee kita lihat saja nanti" ucap aditya
"Malam ini Kamu harus tidur di luar, aku tidak ingin dan tidak sudih tidur satu ranjang dengan Mu," ucap Luna terik pada Aditya
"hmmm," ucap Aluna sambil melihat Aditya.
"Apaaaa !! Kamu mau bilang Apa Lun" ucap Aditya penuh kemenangan karena merasa benar.
"Hmm, kalau begitu Kamu tidur di Sofa," ucap Luna sambil menunjuk sofa yang ada di kamar Aditya.
"Kamu Lagi becanda yah Lun. Ini kamar milik Ku, aku yang berhak menentukan Kamu harus tidur di mana. Sekarang aku sudah menentukannya, kamu yang harus tidur di sofa," ucap Aditya sambil tertawa riang.
"Oke, Baiklah" ucap Luna pasrah
Aditya Melempar bantal dan selimut ke arah Aluna. Dan lemparan itu tepat mengenai wajah Aluna. Aluna pun terlihat sangat kesal dan marah dengan perlakuan Aditya.
"Bisakah Kamu bersikap tidak kasar kepadaku dit,?" Tanya Luna pada Aditya.
"Percayalah Lun, Aku tidak sengaja," Aditya menjawab pertanyaan Luna sambil tertawa.
Malam ini Aditya sangat senang karena berhasil membuat Aluna marah. Aditya tidak pernah membayangkan jika Dia akan menikah dengan seorang wanita yang tidak Dia kenal dan menikah karena perjodohan. Aditya berharap satu tahun itu sangat lah singkat. dan Aluna akan segera pergi dari hidupnya, tentu saja ketika semua itu terjadi Dia akan menikah dengan kekasihnya yaitu Cindy Maryulis.
"hmm Aku merindukanmu Sayang," ucap Aditya lirih
**Pernikahan lebih dari sekadar menemukan orang yang tepat. Hal itu tentang menjadi orang yang tepat**