
Jantung Nissa terasa berdetak sangat kencang antara malu dan juga grogi bagaimana bisa dia bisa jatuh di pelukan sang Bos..
"Aduh aku ini kenapa si? Kenapa aku kok jadi dag dig dug kalau dekat dengan Pak Zaky?" ucap Nissa dalam hatinya..
Rapat pun telah usai tapi Zaky masih memilih untuk tetap berasa di ruang metting sembari memikirkan apa yang dia alami, tentang bagaimana caranya agar bisa menolak perjodohan dirinya dengan Delima.
"Bunda ada ada aja kenapa harus ada perjodohan segala emang aku anak kecil." gerutu Zaky kesal.
Zaky terus saja memikirkan bagaimana caranya agar Zaky bisa selamat dari perjodohan itu..
"Apa yang sebaikanya aku lakukan sekarang? Apa aku cari seseorang untuk aku kenalkan sama Bunda agar Bunda berhenti untuk berniat menjodohkan aku, tapi siapa?"ucap Zaky kesal..
Tiba tiba saja Zaky teringat pada Nissa office girl di kantornya itu..
"Kenapa aku gak manfaatin wanita itu saja ya? Dia juga lumayan manis dan juga kalau di poles dikit pasti okelah. Tapi aku harus cari cara dulu untuk membuatnya patuh padaku." Zaky mulai berfikir licik..
Zaky kembali kedalam ruangannya dan kemudian sengaja memanggil Nissa untuk keruangannya..
Zaky berpura pura kesal pada Nissa agar Nissa mau menuruti semua kemauannya.
Tok...tok..tok..
Nissa mengetuk pintu ruangan Zaky dan kemudian memasuki ruangan tersebut..
"Maaf Pak, Bapak memanggil saya?" ucap Nissa dengan lembut..
Zaky menatap Nissa dengan tatapan kesal..
"Kamu tadi yang membersihkan ruangan saya kan? Saya kehilangan uang dan apa kamu yang mengambilnya?"tanya Zaky dengan kesal..
Nissa kaget di tuduh mencuri uang milik Zaky..
"Maaf Pak, saya memang membersihkan ruangan Bapak tapi saya tidak mencuri karena saya bukan seorang pencuri." ucap Nissa dengan raut muka yang sangat sedih..
Zaky masih saja kesal pada Nissa, hal itu membuat Nissa menangis..
Nissa kaget mendengar bahwa dirinya akan di masukan ke penjara..
"Pak saya benaran tidak mencuri. Saya berani bersumpah." ucap Nissa mencoba menyakinkan Zaky..
Zaky pun tertawa dalam hatinya..
"Oke saya punya dua pilihan untuk kamu.
yang pertama aku masukin kamu ke penjara atau kamu mau menuruti satu permintaan saya. Bagaimana?" ucap Zaky dengan liciknya..
Nissa menatap Zaky dengan dalam dalam..
"Apa syarat yang kedua?"ucap Nissa pelan..
"Aku mau kamu menjadi pacar pura pura aku, dan kamu tenang saja aku akan melupakan semua ini dan aku juga akan memberikan mu sesuatu." ucap Zaky sembari tersenyum..
Nissa menatap Zaky..
"Baiklah aku terima tawaran Bapak, tapi aku mohon jangan masukin aku ke penjara karena aku benar benar tidak mencuri." ucap Nissa sembari memohon..
Zaky pun tertawa senang setelah mendengar jawaban Nissa..
"Kamu itu polos banget si Nissa."gerutu Zaky dalam hati..
Baiklah kalau begitu, oke nanti aku kabari lagi dan sekarang kamu boleh kembali bekerja." ucap Zaky bersorak gembira..
Nissa pun berpamitan keluar sembari menunduk..
Setelah Nissa keluar Zaky pun bersorak gembira dan kemudian tersenyum bahagia..
"Nissa kamu kok polos banget si, tapi kamu cantik juga kalau kamu sedang sedih begitu." ucap Zaky sembari tersenyum bahagia...
Sementara itu Nissa menjadi sangat sedih dengan ucapan Zaky yang menuduhnya mencuri tanpa adanya sebuah bukti, namun Nissa tak sadar bahwa Nissa hanya sedang dimanfaatkan oleh Zaky...