
Zaky tersenyum kearah Nissa dan sang Bunda yang masih asik berbincang.
"Assalamualaikum.." ucap Zaky dengan lembut..
Nissa dan Nyonya Henny yang sedang berbincang pun menatap kearah sumber suara.
"Waalaikumsalam.." ucap Nissa dan Nyonya Henny secara bersamaan..
Zaky pun tersenyum kearah Nissa dan kemudian mendekati sang Bunda untuk mencium tangan sang Bunda..
"Bunda masih disini?" tanya Zaky sembari mencium punggung tangan wanita paruh baya itu..
Nyonya Henny tersenyum kemudian bangkit dari duduknya..
"Kan tadi Bunda bilang mau jaga Nissa di sini tentu Bunda masih disini. Berhubung kamu sudah disini Bunda mau pergi dulu ada urusan." ucap Nyonya Henny sembari berjalan menuju sofa..
Zaky tersenyum senang karena biasanya Bundanya adalah wanita yang super sibuk namun kini beliau mau meluangkan waktu untuk menjaga Nissa..
"Iya Bunda. Bunda hati hati ya? Apa mau Zaky antar?" ucap Zaky sembari tersenyum dengan sangat manis..
Nyonya Henny tersenyum..
"Kalau kamu mau antar Bunda siapa yang mau jaga Nissa kamu disini aja. Nissa Bunda pulang dulu ya, kamu cepat sehat ya sayang." ucap Nyonya Henny sembari mencium kening Nissa..
Nissa pun tersenyum kemudian meraih tangan Nyonya Henny..
"Iya Bunda terima kasih, Bunda hati hati ya dijalan. Terima kasih karena Bunda telah menjaga dan nemenin Nissa.." ucap Nissa sembari tersenyum..
Nyonya Henny pun tersenyum..
"Kamu kan akan menjadi anak Bunda dan sudah sepantasnya Bunda jagain kamu. Ya sudah Bunda pergi dulu besok Bunda akan temenin Nissa lagi." ucap Nyonya Henny sembari tersenyum..
"Iya Bunda terima kasih." ucap Nissa lirih..
Zaky merasa sangat senang karena Bundanya bisa sangat dekat dengan wanita yang kini sangat di cintainya itu..
Zaky berkata dalam hati "Terima kasih Bunda karena Bunda telah menyayangi Nissa, Zaky sangat berharap Nissa bisa menjadi jodoh Zaky dan Nissa bisa menjadi menantu yang baik buat Bunda."
Zaky sangat berharap bahwa orang tuanya akan memberikan restunya untuk mereka..
Ketika Zaky sedang berada di dalam lamunanya Nyonya Henny mengagetkannya..
"Zaky kenapa kamu malah bengong? Ya sudah Bunda mau pulang dulu. Jagain Nissa ya." ucap Nyonya Henny sembari berlalu pergi meninggalkan ruangan Nissa..
🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤
Setelah sang Bunda pulang Zaky kembali tersenyum Kearah Nissa sembari mendekatinya..
"Niss, kamu mau makan apa?" tanya Zaky dengan lembut..
Nissa pun menggeleng menandakan bahwa Nissa tak menginginkan apapun..
Zaky pun duduk di kursi yang berada di sebelah ranjang Nissa..
"Apa kamu gak lapar? Kamu harus makan yang banyak supaya kamu cepat sehat." ucap Zaky dengan penuh kelembutan..
"Mas, Nissa sudah makan tadi di suapin Bunda dan Nissa masih kenyang." ucap Nissa sembari tertunduk..
Zaky pun tersenyum. Zaky tak menyangka bahwa Bundanya akan begitu perhatian kepada Nissa.
"Iya sudah kalau begitu kamu istirahat saja ya, kamu tidur biar badan kamu fress. Mas akan jaga kami disini Mas janji."ucap Zaky sembari merapikan selimut yang dipakai Nissa..
Nissa pun hanya tersenyum dan kemudian mulai menutup matanya...
Beberapa hari kemudian kondisi Nissa berangsur membaik, kini Nissa sudah di perbolehkan untuk pulang..
Nissa tak dapat menolak keinginan wanita paruh baya itu, Nissa pun mengikutinya..
Sesampainya di rumah Wijaya,Nissa di sambut dengan sangat ramah oleh semua asisten rumah tangga yang bekerja di rumah besar tersebut..
Nissa merasa malu mendapatkan perlakuan baik seperti itu..
Setelah beberapa hari Nissa tinggal di keluarga Wijaya Nissa mendapatkan telfon dari kampusnya bahwa Nissa mendapatkan bea siswa untuk menempuh S1 ke Luar Negri tepatnya di London University..
Nissa sangat bahagia mendengar berita itu karena Nissa bercita cita ingin menjadi seorang Dokter yang hebat..
Nissa mencoba membicarakan hal ith kepada keluarga Zaky, awalnya Zaky sangat keberatan dengan niat Nissa untuk meninggalkan dirinya, tapi Nissa bersi kukuh untuk melanjutkan S1 dan mengejar cita citanya..
"Aku gak setuju kamu meninggalkanku. Niss aku sangat mencintaimu dan aku i gin kamu menjadi pendamping hidupku." ucap Zaky dengan nada yang agak tinggi..
Nissa pun mencoba menyakinkan Zaky.
"Mas Nissa hanya pergi selama 3 tahun dan itu bukan waktu yang lama. Mas percayalah jika kita memang di takdir kan untuk bersama kita pasti akan selalu bersama Mas, walaupun kita jauh tapi kita masih tetap bisa berkomunikasi bukan?" ucap Nissa mencoba meyakinkan Zaky..
Zaky masih saja menolak keinginan Nissa untuk pergi..
Sang Bunda yang mendengar suara Nissa dan Zaky berantem pun mendekat kearah mereka berdua..
"Ada apa ini? Kok kalian ribut kenapa?" tanya Nyonya Henny sembari mendekat kearah Zaky dan Nissa..
Zaky menantap kearah sang Bunda begitupun dengan Nissa..
"Bunda Nissa mau pergi.." ucap Zaky sembari membuang muka dan kemudian tertunduk sedih..
Nyonya Henny bingung mendengar ucapan Zaky..
"Pergi kemana? Nissa saja masih disini?" tanya Nyonua Henny sembari membanting tubuhnya keatas sofa..
Nissa pun menjelaskan kepada Nyonya Henny bahwa Nissa mendapatkan bea siswa dan ingin meneruskan kuliah S1 di London. Awalnya Nyonya Henny pun kaget, namun Nyonya Henny tak bisa melarang Nissa untuk mengejar cita citanya..
"Zaky biarkan Nissa pergi, Nissa hanya ingin menuntut ilmu dan seharusnya kamu mendukungnya bukan melarangnya?" ucap Nyonya Henny sembari tersenyum..
Zaky masih trauma dengan masalalunya Zaky takut jika Nissa akan meninggalkannya suatu hari nanti ketika Nissa sudah mendapatkan kesuksesan..
"Bunda tak tahu perasaan Zaky, bukannya Zaky melarang Nissa untuk mengejar cita citanya tapi Zaky takut Nissa akan meninggalkan Zaky ketika Nissa sudah mendapatkan lelaki yang jauh lebih sempurna dari pada Zaky." gerutu Zaky dalam hatinya..
Nyonya Henny pun memanggil Zaky yang sedang bengong..
"Zaky Bunda berbicara denganmu? Kenapa kamu justru diam saja kenapa?" tanya Nyonya Henny pelan..
"Iya sudah aju izinin kamu untuk melanjutkan pendidikan kamu, tapi sebelum itu aku punya satu syarat." ucap Zaky dengan tiba tiba..
Nissa pun kaget dengan permintaan Zaky..
"Syarat apa yang harus aku penuhi?" tanya Nissa dengan polosnya..
"Aku mau kita bertunangan sebelum kanu berangkat ke luar negri bagaimana?"ucap Zaky sembari tersenyum..
Nissa kaget dengan permintaan Zaky.
"Apa bertunangan?" tanya Nissa dengan wajah kaget..
"Iya aku mau kita bertunangan terlebih dahulu sebelum kamu pergi?"ucap Zaky mengulangi ucapannya..
"Bunda setuju.." ucap Nyonya Henny sembari tersenyum bahagia..
Nissa pun tak punya pilihan lain untuk menolaknya mungkin setelah Nissa menjadi Dokter, Nissa akan merasa pantas untuk menjadi istri buat Zaky..
"Baiklah kalau itu syaratnya aku setuju." ucap Nissa sembari tertunduk...