
Nissa yang sedang di temani oleh Nyonya Henny di rumah sakit pun merasa sedikit bahagia karena sisi lain dari Nyonya Henny di lihatnya.. Di balik sikapnya yang jutek terdapat sisi yang sangat penyayang..
"Niss kamu mau makan apa biar Bunda sediakan untuk kamu?" tanya Nyonya Henny sembari tersenyum..
Nissa menggelengkan kepalanya dan kemudian tersenyum..
"Tidak Bunda aku tidak menginginkan apapun?" ucap Nissa sembari tertunduk..
Nyonya Henny pun tersenyum kemudian mendekat kearah Nissa..
Hati Nissa sangat bahagia berada di samping wanita paruh baya yang masih terlihat sangat cantik di isinya yang sudh tak muda lagi.. Nissa berharap bahwa semuanya hanyalah mimpi untuknya, karena Nissa tak ingin berharap terlalu tinggi pada kebaikan seorang Nyonya Henny Wijaya..
Nyonya Henny duduk di sebelah Nissa, kemudian Nyonya Henny pun tersenyum..
"Sayang kamu jangan menyembunyikan apapun dari Bunda, Nissa bolehkah Bunda meminta sesuatu?" tanya Nyonya Henny sembari menggenggam tangan Nissa..
Nissa menelan silvanya mendengar ucapan Nyonya Henny, Nissa susah bisa menebak bahwa kemungkinan besar kemauan Nyonya Henny adalah Nissa menjauhi Zaky..
"Iya Bunda katakan saja? InsyaAllah Nissa akan melakukannya untuk Bunda." ucap Nissa lirih...
Nyonya Henny tersenyum kemudian mencium kening Nissa dengan tiba tiba..
"Nissa maukah kamu menjadi putri Bunda? Maukah kamu menikah dengan Zaky? Bunda Ingin melihatmu dan Zaky menikah karena Bunda sangat tahu bahwa Zaky juga sangat mecintaimu? Dan Bunda sangat yakin bahwa Zaky tidak akan menolak untuk menikah denganmu Niss? Kamu mau kan? Bunda mohon." ucap Nyonya Henny sembari terus menggenggam tangan Nissa..
Nissa kaget kemudian Nissa menatap kerah Nyonya Henny..
"Maaf Bunda itu terlalu berlebihan buat Nissa, Nissa tak pantas buat Mas Zaky dan Nissa juga tak pantas untuk menjadi menatu Bunda." ucap Nissa sembari menahan kesedihannya..
Nyonya Henny nampak sedih mendengar ucapan Nissa. Nyonya Henny sasar mungkin Nissa kecewa karena pernah di tolak olehnya, mungkin Nissa marah karena dirinya yang membuat cucunya tiada seandainya waktu dapat di putar kembali Nyonya Henny tak akan pernah menolak Nissa dan justru akan menerima Nissa dengan senang hati..
Nyonya Henny nampak murung kemudian menitikan airmata..
"Mungkin sikap Bunda sangat keterlaluan kepada.u Niss, maafkan Bunda. Tapi Bunda mohon Niss terima Zaky, Bunda tidak ingin kejadian beberapa tahun lalu harus dialaminya kembali." ucap Nyonya Henny sembari menitikan airmata..
Nyonya Henny kemudian bercerita kepada Nissa tentang masalalu Zaky..
Zaky dan Zakia menjalin hubungan semenjak SMA, dan Zaky sangat mencintai Kia dengan sepenuh hatinya..
Lambat laut hubungan Zaky dan Kia pun mulai renggang semenjak Kia menjalin hubungan dengan Frans sahabat Zaky..
Zaky sangat terpukul semenjak itu dan Zaky memutuskan untuk melepaskan Kia karena Kia lebih memilih untuk menikah dengan Frans daripada dengan Zaky..
Selama bertahun tahun Zaky lebih memilih menjauh hidup di Amerika demi mengobati rasa sakit di hatinya..
Zaky bukanlah tipe lelaki yang suka bermain dengan banyak wanita bagi Zaky semua wanita itu sama..
Namun Nyonya Henny juga bercerita bahwa semenjak Zaky mengenal Nissa, Zaky menjadi berubah..
Mata Nissa berkaca kaca setelah mendengar cerita dari Nyonya Henny, Nissa tak pernah menyangka bahwa ternyata dibalik sikap angkuh dan tegasnya seorang Zaky Revandra ternyata hanyalah seorang lelaki yang rapuh..
Hati Nissa menjadi bimbang, dilain sisi Nissa kasihan terhadap Zaky dan Nissa juga tak bisa memungkiri bahwa Nissa sangat mencintai Zaky. Tapi disisi lain Nissa menyadari bahwa status dan derajatnya tak pantas untuk bersanding dengan Zaky..
Nyonya Henny pun bercerita bahwa Nissa adalah satu satunya wanita yang di kenalkan oleh Zaky langsung sebagai kekasihnya.Karen selama ini Zaky terlihat menutup diri dari wanita manapun bahkan Nyonya Henny pernah beberapa kali ingin menjodohkan Zaky dengan anak sahabat sahabatnya nemun Zaky selalu menolak..
Nyonya Henny menatap kearah Nissa dan kemudian menggenggam tangan Nissa dengan sangat erat..
"Nissa Bunda mohon, Bunda akan melakukan apapun untuk Nissa asalkan Nissa mau ya menikah dengan Zaky. Bunda janji Bunda akan menyayangi Nissa seperti Bunda menyayangi Zaky." ucap Nyonya Henny sembari memohaon..
Nissa masih terdiam belum memberikan jawaban apaapun, Nissa masih ragu akan keputusannya... Karena jika Nissa menolak Nissa akan mengecewakan banyak hati namun jika Nissa menerima Nissa merasa akan mempermalukan banyak orang..
"Bunda beri Nissa waktu, Nissa janji Nissa akan memberikan jawaban tapi tidak sekarang." ucap Nissa sembari menggenggam erat tangan Nyonya Henny..
Nyonya Henny pun tersenyum kepada Nissa setelah mendengar jawaban Nissa...
Jam berputar dengan sangat cepat kini jam menunjukan telah pukul 5 sore..
Sesuai janji Zaky, Zaky kembali lagi kerumah sakit untuk menemani Nissa..