
Zaky nampak jenuh berada di antara sang Bunda dan Tante Febi..
"Maaf Bunda, Tante.. Zaky mau kekamar dulu masih banyak kerjaan."ucap Zaky sembari berdiri dari duduknya..
"Ya sudah Zak silahkan." ucap Tante Febi sembari tersenyum..
Sesampainya di kamarnya Zaky langsung merebahkan tubuhnya di atas pembaringan hatinya merasa sedih ketika harus menuruti sang Bunda yang selalu saja ingin menjodohkan dirinya..
Zaky kembali mengingat masalalunya ketika bersama Kia sang kekasih yang tega meninggalkannya demi lelaki lain..
"Kia dimana kamu sekarang? Apakah kamu lupa denganku, apakah kamu lupa dengan janjimu? Apakah kamu lupa dengan cinta kita?" gerutu Zaky dalam hatinya..
Zaky teringat kembali penghianatan Zaskia yang tega meninggalkannya demi lelaki lain yang lebih darinya..
Zaky kembali mengingat masa suramnya masa dimana dirinya di khianati dan masa dimana dirinya terpuruk sendiri..
π€Flass On.. π€
Semenjak SMA Zaky telah berkenalan dengan Zaskia atau yang akrab di sapa Kia. Kia adalah seorang gadis yang sangat cantik primadona di sekolahnya masa itu..
Kia dan Zaky sebenarnya beda sekolah, namun karena salah seorang teman Kia akhirnya Zaky dan Kia berkenalan dan akhirnya berteman..
Dari pertemanan itulah tumbuh benih benih cinta di hati keduanya,Zaskia dan Zaky akhirnya menjalin hubungan cinta semenjak mereka kuliah bersama..
Zaky dan Kia sangat bahagia namun hubungan mereka hanya bertahan selama 5 tahun..
Selama Zaky dan Kia berhubungan, Zaky selalu saja menuruti semua kemauan Kia. Mulai dari belanja barang barang mahal, liburan dan yang lainnya..
Namun ternyata Kia justru menghiantai Zaky, di saat Zaky sedang melanjutkan S2 ke luar negri Kia malah berselingkuh dengan sahabat Zaky yang bernama Frans..
Zaky tak pernah percaya dengan cerita sahabat sahabatnya mengenai Kia, hingga saat itu Zaky memutuskan untuk kembali ke Indonesia untuk membuktikan sendiri kebenarannya..
Zaky seolah tak pernah percaya saat Zaky mempergoki Kia dan Frans di sebuah kamar hotel hal itu membuat Zaky hancur, wanita yabg begitu di cintainya, wanita yang begitu di sayanginya tega mengkhianati kepercayaannya..
Kia mengejar Zaky namun Zaky berlalu pergi begitu saja..
"Zaky tunggu aku bisa jelaskan semuanya." ucap Kia sembari terus mengejar Zaky..
Zaky menghentikan langkahnya kemudian menatap Kearah Kia..
"Apa yang mau kau jelaskan Kia? Apa yang mau kau katakan lagi tak cukupkah selama ini kesetiaanku? Tak cukupkah selama ini apa yang telah aku lakukan untukmu?" ucap Zaky dengan sedikit emosi..
Kia menangis dan berusaha meraih kembali kepercayaan Zaky namun semuanya sia sia..
"Maafkan aku Za, aku tahu aku salah. Tapi apakah kamu tahu aku melakukan ini karena aku juga butuh kasih sayang Za, kamu sibuk dengan kuliah kamu sementara aku? Aku harus menunggu kamu disini sendiri.." ucap Kia terpotong..
Zaky pun terdiam mendengar ucapan Kia..
"Coba kamu tanyakan pada hatimu apakah aku ada dan berarti untukmu Za? Aku pun ingin segera menikah tapi kamu justru sibuk dengan urusanmu belum lagi kedua orang tuamu yang tak pernah merestui hubungan kita. Maafkan aku Za aku mencintai Frans dan kami akan segera menikah." ucap Kia sembari pergi meninggalkan Zaky yang masih termenung...
Kia lebih memilih untuk hidup bersama dengan Frans sahabat dekat Zaky, hati Zaky sangat hancur karena penghianatan wanita yang sangat di sayangi nya dan juga sahabatnya...
π€Flassss.. Offπ€
Zaky nampak sedih ketika mengingat Kia, walaupun hal itu sudah 4 tahun berlalu namun Zaky masih belum bisa melupakan masalalunya..
"Kia bagaimana kehidupan mu sekarang? Aku masih mencintaimu hingga detik ini tapi kenapa kamu begitu tega meninggalkan aku demi Frans."ucap Zaky dengan penuh kekecewaan..
Zaky yang dulu hanya lelaki biasa yang penuh dengan kelembutan kini Zaky telah berubah menjadi lelaki yang penuh dengan kebencian..
Zaky yang sejak kecil selalu di tinggal oleh kedua orang tuanya dan Zaky yang telah terlanjur kecewa dengan yang namanya cinta membuat Zaky berubah menjadi lelaki yang dingin dan juga pendiam..
π€π€π€π€π€π€π€π€π€π€π€π€π€π€π€π€π€π€π€
Keesokan paginya Zaky telah berangkat kekantor pagi pagi sekali, Zaky merasa malas jika harus berdebat lagi dengan sang Bunda perihal Delima..
Jam menunjukan pukul 06.30 pagi Zaky telah berada di dalam kantor..
Kala itu Nissa yang baru saja sampai sampai di kantor kaget takkala melihat Zaky yang telah berada di dalam ruangannya..
Zaky yang melihat Nissa di luar ruangannya sedang membersihkan ruangan pin keluar dan kemudian memanggilnya..
"Nissa kesini..." ucap Zaky sembari melamabiakan tangannya..
Nissa yang melihat dan mendengar namanya di panggil pun mencari sumber suara..
"Iya Pak, Bapak memanggil saya?"tanya Nissa sembari menghampiri Zaky yang berdiri di ambang pintu ruangannya..
Zaky masuk kembali ke dalam ruangannya lalu duduk di kursinya..
"Tolong buatkan saya kopi, dan sekalian tolong belikan saya sarapan."ucap Zaky sembari mengambil uang di lacinya..
"Baik Pak, Bapak mau makan apa?"tanya Nissa dengan sopan.
Zaky menatap kearah Nissa, Zaky memperhatikan Nissa yang ternyata sangat cantik..
"Apa aja terserah kamu. Cepat aku sudah lapar." ucap Zaky lirih..
"Baiklah Pak saya akan belikan sekarang." ucap Nissa sembari berbalik badan lalu pergi...
Nissa pun berfikir makanan apa yang sebaiknya di belikan untuk Zaky..
Nissa baru ingat bahwa tadi pagi dirinya memasak makanan dan Nissa sengaja membawa lebih untuk di berikan kepada Zaky sebagai ucapan terima kasih karena telah mengantarnya ke kampus malam itu..
"Oh iya aku kan buat nasi goreng, aku kasih dia aja kali ya siapa tahu mau." ucap Nissa sbari tersenyum...
Nissa kembali ke pantry untuk membuat kopi dan menyiapkan nasi goreng buatannya di atas piring.
Nissa menyusun nasi gorengnya diatas piring lengkap dengan lalapan dan telur ceplok..
Dengan langkah penuh keyakinan Nissa membawa nampan berisi secangkir kopi dan nasi goreng kedalam ruangan Zaky..
tok...tok... tok...
"Iya masuk.." ucap Zaky tanpa menoleh kearah pintu..
Nissa pun masuk kedalam ruangan Zaky lalu meletakan nampan berisikan nasi goreng dan secangkir kopi diatas meja..
"Ini kopinya Pak, dan maaf saya membuatkan Bapak nasi goreng sebagai ucapan terima kasih saya pada Bapak. Saya harap Bapak mau memakannya." ucap Nissa sembari tertunduk..
Zaky menatap kearah Nissa lalu menatap kearah nasi goreng yang telah berada di hadapannya..
"Baiklah terima kasih banyak, ya sudah kamu boleh melanjutkan pekerjaan kamu." ucap Zaky sembari tersenyum..
Setelah berpamitan Nissa pun keluar dari ruangan Zaky, ada rasa dag dig dug yang kembali Nissa rasakan ketika dekat dengan Zaky..
"Ya Allah kenapa denganku? Kenapa jantung ini selalu berdetak kencang ketika berada di dekat Pak Zaky?" ucap Nissa dalam hatinya..