
Zaky baru saja sampai bandara 5 menit selepas pesawat yang di tumpangi Nissa take off, Zaky hanya bisa pasrah dengan takdir yang harus memisahkan mereka.
"Selamat jalan wanitaku bahagia lah kamu disana dan kejarlah cita cita kamu, aku akan setia menunggumu sampai nanti Allah menyatukan kita kembali." ucap Zaky sembari menatap pesawat yang telah tinggi di udara..
Hati Nissa kembali terasa sesak tiba tiba saja dia ingat akan Zaky, ingat dengan lelaki yang sangat di cintainya.
"Mas Zaky, Nissa pamit maafkan Nissa jika Nissa pernah memberi luka di hatimu. Bahagia lah kamu dengan wanita manapun yang kamu mau, tugasku hanya tetap mencintaimu dan biarkan waktu yang akan menjawab semuanya akankah cinta kita akan menyatu atau benar benar berpisah." ucap Nissa sembari menatap foto Zaky..
Nissa mencoba mengikhlaskan semuanya, ikhlas dengan apa yang telah terjadi kepadanya Nissa tahu bahwa semuanya akan indah pada waktunya..
Nissa merasa bahwa ini adalah awal dari perjalanan yang harus di lewatinya.
"Bissmillah semoga aku bisa melewati semua ini." bisik batin Nissa..
Zaky pun kembali ke rumahnya dengan wajah penuh dengan penyesalan, seandainya saja dia tidak terlambat pasti Zaky akan bisa melihat dan bertemu Nissa..
Zaky membanting tubuhnya di atas sofa tiba tuba saja suara seseorang membuyarkan lamunan nya..
"Zak kamu sudah pulang?"tanya sang Bunda yang ternyata telah berada di samping Zaky..
Zaky kaget mendengar ucapan sang Bunda,dan kemudian menatap kearah dang Bunda yang telah duduk di sampingnya..
"Sudah Bunda.." ucap Zaky sembari menatap kearah sang Bunda...
Nyonya Henny pun bertanya karena melihat Zaky sepeti sedang memikirkan sesuatu..
"Zak kamu kenapa? Apa ada masalah, bukankah kamu tadi mau menemui Nissa dimana dia apa dia telah berangkat?" tanya sang Bunda..
Zaky menarik nafas panjang kemudian membuangnya secara berlahan..
"Sudah Bunda, Zaky terlambat menemuinya Zaky masih belum percaya bahwa Nissa telah meninggalkan Zaky Bunda. Zaky harus bagaimana Zaky sangat mencintai Nissa dan Zaky gak mau jika harus kehilangan Nissa lagi." ucap Zaky dengan mata yang berkaca kaca..
Nyonya Henny pun menarik nafas panjang kemudian tersenyum..
"Kamu pasti bisa Zak, jika kamu yakin pada cintamu percayalah suatu saat nanti Nissa pasti akan kembali lagi kepadamu. Bunda sangat yakin kalian adalah pasangan yang telah disiapkan oleh Allah hanya saja kalian harus melalui proses yang panjang,Bersabarlah." ucap sang Bunda sembari tersenyum...
Zaky pun tersenyum sembari membayangkan wajah Nissa dan dengan membayangkan wajah Nissa, Zaky merasa sangat bahagia..
"Iya Bunda Zaky yakin Nissa adalah jodoh Zaky dan Zaky akan menunggu Nissa sampai kapanpun." ucap
Zaky sembari tersenyum..
Nyonya Henny merasa senang karena Zaky bisa kembali mendapatkan kepercayaan dirinya semoga saja Zaky tidak down seperti Zaky yang dulu..
"Semoga saja kamu kuat ya Zak, semoga saja kamu selalu percaya pada kekuatan cinta kalian. Bunda sangat berharap kalian akan di persatukan di kemudian hari."gumam hati Nyonya Henny..
🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤
Setelah lama tak terdengar kabarnya kini Zaskia dan Frans kembali ke Jakarta, setelah mereka menikah dan hidup bersama selama lima tahun kini mereka kembali lagi ke Jakarta untuk menetap di Indonesia.
Frans dan Kia kini telah di karuniai seorang anak perempuan cantik yang di beri nama Andara..
Setelah meninggalkan Zaky beberapa tahun lalu kini baik Frans atau Kia belum pernah bertemu dengan Zaky, bahkan Kia tak pernah tahu Zaky pernah begitu terluka karena keputusannya dahulu..
Frans menatap ke arah Kia kemudian tersenyum..
"Terima kasih ya sayang karena kamu telah menjadi wanita yang paling sempurna buat aku, dan terima kasih juga karena kamu telah memberikan putri yang sangat cantik yaitu Andara.." ucap Frans sembari mencubit pipi Kia..
Kia pun tersenyum kemudian kembali mencubit lengan sang suami..
"Iya Mas terima kasih karena kamu juga telah menjadi suami yang terbaik untukku dan juga menjadi Ayah yang baik buat Dara.." ucap Kia sembari tersenyum..
Dilain sisi Zaky yang baru saja selesai mempersiapkan diri untuk berangkat ke kantor. Zaky pun tersenyum melihat foto Nissa yang di pajang di meja dekat nakas kamarnya..
Zaky pun kembali merapikan jas yang dipakainya kemudian kembali menyentuh foto Nissa dan kemudian keluar dari dalam kamarnya untuk segera berangkat ke kantor.
Ketika keluar dari kamarnya Zaky berpapasan dengan sang Bunda yang kebetulan sedang berada di rumah..
Nyonya Henny pun menatap kearah Zaky, Zaky terlihat sangat bersemangat entah karena hal apa..
"Selamat pagi putra kesayangan Bunda? Kok hari ini terlihat sangat bahagia, tapi Bunda sangat senang melihat kamu yang seperti ini." ucap Nyonya Henny sembari tersenyum..
Zaky menoleh kearah sang Bunda dan kemudian tersenyum..
"Pagi juga Bundaku sayang, yuk kita sarapan Bunda, Zaky sangat lapar pagi ini." ucap Zaky sembari menarik tangan sang Bunda..
Nyonya Henny tersenyum melihat sang putra yang begitu bersemangat hari ini.
"Ya sudah ayo kita sarapan, oh iya Bunda lusa mau ke luar kota gak apa apa kan jika Bunda tinggal lagi?" tanya sang Bunda lirih..
Zaky pun hanya bisa menarik nafas panjang kemudian membuangnya secara berlahan..
"Iya sudah Bunda gak apa apa, Bunda hati hati aja ya di jalan karena hari inj juga Zaky mau ke Surabaya karena ada metting di sana dan lusa baru kembali." ucap Zaky sembari menatap kearah sang Bunda..
Nyonya Henny merasa sedih karena Zaky malah mau keluar kota padahal Nyonya Henny ingin sekali menghabiskan waktu dengan sang putra...
"Ya sudah kalau gitu, gak apa apa kamu juga hati hati di jalan ya sayang Bunda akan selalu mendoakan kesuksesan kamu." ucap Nyonya Henny sembari menikmati sarapan bersama Zaky..
🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤
London.
Nissa yang baru saja sampai di kota yang menjadi icon negara Inggris pun telah menikmati udara yang sangat segar baginya. Negara baru dan kehidupan baru pun akan segera Nissa lalui di sana.
"Selamat datang masa depan, semoga Allah akan memudahkan semuanya dan semoga juga aku akan segera bisa melupakan kamu Mas Zaky." ucap Nissa sembari menatap foto Zaky yang berada di dalam galeri ponselnya..
Hari hari yang akan Nissa lalui kini telah tiba, Nissa sedang membereskan tempat tinggal barunya.
Nissa sangat senang karena kini Nissa akan lebih dekat dengan cita citanya..
Nissa pun memulai membereskan semuanya dan kemudian Nissa pun tersenyum puas..
Hari hari Nissa pun kini terasa berwarna karena bisa mengejar cita citanya untuk menjadi seorang Dokter.
Hari pertama Nissa masuk ke Universitas pun berjalan dengan lancar. Nissa adalah seorang wanita yang mudah beradaptasi dengan siapapun sehingga tak membuat Nissa kesusahan..
Nissa pun mudah beradaptasi dengan siapapun, Nissa mempunyai teman bernama Aurelia seorang wanita yang sangat cantik dan sama sama berasal dari Indonesia dan pada akhirnya mereka kini menjadi sahabat..
Hari hari Nissa kini terasa bahagia tanpa mengingat Zaky dan mengingat akan masalalunya. Nissa dan Aurelia tinggal bersama di sebuah rumah yang mereka tempati..
"Nissa kamu mau makan apa? Kita masak yuk mumpung gak kuliah?" ucap Aurelia dengan suara yang khas orang Indonesia.
Nisaa yang masih sibuk dengan laptopnya pun menatap kearah sang sahabat..
"Ayo aja Lia, tapi aku masih banyak tugas yang harus ku kerjakan bagaimana kalau kamu yang masak? Nanti aku bantuin makan ya." ucap Nissa sembari tersenyum dengan sangat manis..
Aurelia menatap kearah Nissa..
"Ya sudah deh karena kamu sibuk biar aku yang masak aja, kebetulan aku juga sudah lapar." ucap Aurelia sembari mencari cari sesuatu yang bisa di masak..
Aurelia membuatkan makanan ala kadarnya yaitu nasi goreng khas indonesia dengan bumbu seadanya karena mereka belum sempat belanja..
Aurelia pun tersenyum kemudian dengan gesitnya membuatkan nasi goreng untuk Nissa dan dirinya sendiri.. Lima belas menit kemudian nasi goreng pun telah selesai di siapkan dan kini mereka pun telah siap menikmati sarapan sebelum mereka melanjutkan kegiatan mereka saat weekend..